Kiriman dibuat oleh DWI NUR AZIZAH

Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

Izin menyampaikan hasil analisis jurnal yang berjudul PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Artikel ini membahas mengenai
Media pembelajaran dapat merupakan wahana penyalur pesan dan informasi belajar. Media pembelajaran yang dirancang secara baik akan sangat membantu peserta didik dalam mencerna dan memahami materi pelajaran. Fungsi media dalam kegiatan
pembelajaran bukan sekedar alat peraga bagi guru melainkan sebagai pembawa
informasi/pesan pembelajaran. Masing-masing jenis media pembelajaran memiliki
karakteristik, kelebihan serta kekurangannya. Itulah sebabnya maka perlu adanya perencanaan yang sistematis untuk penggunaan media pembelajaran.
Di era globalisasi dan informasi ini, perkembangan media pembelajaran juga semakin maju. Penggunaan Teknologi Informasi (TI) sebagai media pembelajaran sudah
merupakan suatu tuntutan. Walaupun perancangan media berbasis TI memerlukan keahlian khusus, bukan berarti media tersebut dihindari dan ditinggalkan. Media pembelajaran berbasis TI dapat berupa internet, intranet, mobile phone, dan CD Room/Flash Disk. Adapun komponen utamanya meliputi Learning Management System (LMS), dan Learning Content (LC).
Penggunaan media pembelajaran ekonomi dapat memperlancar proses pembelajaran dan mengoptimalkan hasil belajar untuk itu sebagai pendidik seyogyanya mampu memilih dan mengembangkan media yang tepat agar proses pembelajaran dapat
berjalan lebih efektif dan efisien.

Nama : Dwi Nur Azizah

NPM : 2113053178 


Izin menyampaikan hasil analisis artikel yang berjudul PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Artikel ini membahas mengenai peningkatan hasil belajar siswa dengan adanya media pembelajaran: proses belajar mengajar menjadi mudah dan Menarik sehingga siswa dapat mengerti dan memahami pelajaran dengan mudah, efisiensi belajar siswa dapat meningkat karena sesuai dengan tujuan pembelajaran, membantu konsentrasi belajar siswa karena media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa, meningkatkan motivasi belajar siswa karena perhatian siswa terhadap pelajaran dapat meningkat, memberikan pengalaman menyeluruh dalam belajar sehingga siswa dapat memahami secara nyata dari materi yang diberikan lebih mengerti materi secara keseluruhan, siswa terlibat dalam proses pembelajarans Sehingga siswa aktif mengikuti dan terlibat dalam proses pembelajaran dan siswa memiliki kesempatan melakukan kreativitas dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Media pembelajaran diklasifikasikan menjadi : (a) Media auditif, yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara, seperti tape recorder. (b) Media Audio, yang mengandalkan kemampuan suara seperti radio, kaset (c) Media visual yaitu media yang menampilkan gambar diam seperti, foto, lukisan. (d)Media audiovisual, yaitu media yang menampilkan suara dangambar seperti film, video. (e) Kriteria yang perlu diperhatikan guru dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran, yaitu : tujuan, efektifitas, kemampuan guru dan siswa, fleksibilitas, kesediaan media, manfaat, kualitas. (f) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan adanya media pembelajaran yakni : proses belajar mengajar menjadi mudah dan menarik sehingga siswa dapat mengerti dan memahami pelajaran dengan mudah yakni dengan efisiensi belajar siswa meningkat karena sesuai tujuan pembelajaran, membantu konsentrasi belajar siswa karena media pembelajaran menarik dan sesuai kebutuhan siswa, meningkatkan motivasi belajar siswa, memberikan pengalaman menyeluruh dalam belajar sehingga siswa memahami secara nyata dari materi yang diberikan. Siswa terlibat dalam proses pembelajaran sehingga siswa aktif mengikuti proses pembelajaran dan siswa memiliki kesempatan melakukan kreativitas dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

Izin menyampaikan hasil analisis artikel 1 yang berjudul " Mendesain Pembelajaran PKn dan IPS yang Inovatif dan Kreatif dengan Menggunakan
Model Pembelajaran pada Tingkat Sekolah Dasar "

Ada artikel ini membahas mengenai Desain pembelajaran yang dirancang agar bisa proses pembelajaran menjadi lancar. artikel ini juga bertujuan untuk
mengeksplorasi atau menganalisis tentang pentingnya guru untuk mendesain pembelajaran ips dan pkn yang
inovatif dan kreatif pada pembelajaran di SDPembelajaran yang inovatif akan membuat siswa tertarik pada pembelajaran dan memicu munculnya kreatifitas pada siswa. Kriteria desain pembelajaran yang diharapkan disini adalah berpusat pada siswa. Mendesain pembelajaran ini harus diawali dengan studi pendahuluan
mengenai siswa. Beberapa hal yang perlu dipahami tentang siswa yaitu kemampuan dasar dan gaya belajar
yang masih banyak siswa tidak tertarik mengikuti pembelajaran. untuk mendesain pembelajaran ips dan pkn yang inovatif dan
kreatif pada siswa SD, guru diharapkan mampu memberikan inovasi pada pembelajaran yang
menarik yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Sebab dengan adanya inovasi dalam materi ips pkn tersebut dapat mengaktifkan siswa untuk berpikir kreatif sehingga bisa meningkatkan keahlian berpikir kreatif siswa dengan maksimal. Hal ini dapat terlaksana diiringi dengan keahlian guru dalam memfasilitasi siswa kemudian kerja sama siswa serta guru dalam mendesain pembelajaran ips pkn agar tujuan pendidikan
terwujud.

5G 2023 Pengembangan Pembelajaran PKN SD -> Forum 1

oleh DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

Pendidikan kewarganegaraan bertujuanagar siswa dapat berfikir secara kritis, kreatif cerdas dan bertanggung jawabsehingga Pendidikan kewarganegaraan tidak hanya mengedepankan kemampuan intelektual saja namun juga mengedepankan moralitas
peserta didik. Hal itu berbeda dengan Pendidikan kewarganegaraan yang berkembang dalam paradigma lama, bahwa Pendidikan moral dalam pembelajaran Pendidikan
kewarganegaraan merupakan indroktinasi nilai-nilai moral.
Model dan Desain pada pembelajaran PKN SD sebaiknya mencakup penggunaan pendekatan yang berorientasi pada siswa, konten yang relevan dengan kehidupan mereka, dan strategi pembelajaran yang interaktif. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemahaman konsep-konsep kewarganegaraan yang penting dan membangun sikap aktif sebagai warga negara yang bertanggung jawab.