Kiriman dibuat oleh Fathan Naufal Ahsan

S1 Teknik Sipil C -> Komentar

oleh Fathan Naufal Ahsan -
Nama : Fathan Naufal Ahsan
NPM : 2115011108
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya akan menanggapi artikel diatas

Pancasila dan etika merupakan dua citra yang tidak dapat dipisahkan antara isinya, yaitu suatu sistem yang menciptakan suatu kesatuan yang padu dan padu.
antara lain yang dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.
Peran dan kedudukan Pancasila sebagai sistem etika yaitu sebagai arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dimana kelima nilai tersebut dapat menciptakan budi pekerti pada diri warga negara, yang kemudian dapat diaplikasikan/direalisasikan dalam berbagai aspek kehidupannya.
Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Menurut Christian Siregar (2014) Pancasila sebenarmya sebagai fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.Oleh karena itu pada kaitannya menggunakan nilai etika ini lah yang tercantumpada pancasila adalah sekumpulan bidang yang di angkat berdasarkan prinsip nilai kehidupan dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila harus diuraikan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang kentara, hal itu secara nyata diuraikanpada tertib hukum Indonesia. Akan tetapi, pada perwujudannya pun membutuhkan suatu kebiasaan dan moral yang menjadi dasar pijak perwujudan tertib aturan di Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Mungkin Itu saja yang bisa saya sampaikan
waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

S1 Teknik Sipil C -> Komentar

oleh Fathan Naufal Ahsan -
Nama : Fathan Naufal Ahsan
Npm : 2115011108
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya akan menanggapi artikel “IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA”
Pengertian Pancasila menurut Ir.Soekarno Pancasila adalah kekokohanmasyarakat Indonesia dari nenek moyang turun kepada anak cucu lamanya tertanamgagu oleh kultur barat. Dengan begitu, Pancasila bukan hanya menjadiprinsip negara, akan tetapi menjadipemikiran bagi bangsa Indonesia. Dari pernyataan yang telah
dijelaskanmaka dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjukperilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.

2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisakasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.

3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujudmakabegitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman apabila:

1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnyatercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat'
misalnyapenyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan.Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Sekian tanggapan saya, terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

S1 Teknik Sipil C -> Forum komentar

oleh Fathan Naufal Ahsan -
Nama : Fathan Naufal Ahsan
Npm : 2115011108
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya akan menanggapi pada video pembelajaran

Era Soekarno
Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag" gagasan tersebut merupakan penemuan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka.

Tantangan Pancasila Sebagai Sistem Filsafat:
1. Kapitalisme, aitu kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya sejahterakan masyarakat.Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila menekankan kebebasan individual secara berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumtif.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan

Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara

Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati HAM

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.