Kiriman dibuat oleh Fathan Naufal Ahsan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Fathan Naufal ahsan
NPM : 2115011108
Kelas : C
Prodi : S1 Teknik Sipil

Berdasarkan video mengenai "Perkembangan Demokrasi di Indonesia" diatas, saya memiliki beberapa analisa dari video tersebut.
Izin menyampaikan analisa saya mengenai video pertemuan ke-10.

Perkembangan Demokrasi di Indonesia, yaitu :

1. Perkembangan Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan, demokrasi pada masa ini masih sangat terbatas.

2. Perkembangan Demokrasi Parlementer (1945 - 1959), demokrasi pada masa ini mengalami masa kejayaan, karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia.
Namun, demokrasi parlementer ini gagal karena beberapa hal, yaitu :
- Aliran politik yang dominan, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik
- Basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah
- Persamaan kepentingan antara presiden Soekarno dengan kalangan Angkatan Darat, yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang berjalan.

3. Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959 - 1965), politik pada masa ini diwarnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada waktu itu.

4. Perkembangan Demokrasi dalam Pemerintahan Orde Baru, demokrasi yang diterapkan adalah Demokrasi Pancasila. Di 3 tahun awal, kekuasaan seolah-olah akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakat.
Setelah 3 tahun, yang terjadi adalah :
- Peran ABRI menjadi dominan
- Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
- Pembatasan peran dan fungsi partai politik
- Campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik
- Masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga non pemerintah.

5. Perkembangan Demokrasi Masa Reformasi (1998 - sekarang), demokrasi yang diterapkan adalah Demokrasi Pancasila, yang tentu saja dengan karakteristik yang berbeda dengan masa orde baru dan sedikit mirip dengan demokrasi parlementer (1950 - 1959). Demokrasi pada masa ini masih dalam tahap pencarian jati diri.
Berikut beberapa karakteristik demokrasi era reformasi, yaitu :
- Pemilu yang dilaksanakan pada tahun 1999-2004 jauh lebih demokratis dari yang sebelumnya
- Rotasi kekuasaan dilaksanakan mulai dari pemerintahan pusat sampai ke tingkat desa
- Pola rekruitmen politik untuk pengisian jabatan politik dilakukan secara terbuka
- Sebagian besar hak dasar bisa terjamin, seperti adanya kebebasan menyatakan pendapat

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fathan Naufal Ahsan
NPM : 2115011108

Izin menanggapi video, yang berjudul “Demokrasi Itu Gaduh, tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara ? ”
Dalam video tersebut demokrasi tempat yang berisik dan ribut hal ini dikarenakan untuk mencapai kesepakatan harus di musyawarah bersama pemikiran manusia itu berbeda beda. Sistem demokrasi memiliki kelebihan dan kelemahan, karena sistem demokrasi dapat mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang pada suatu negara. Demokrasi juga dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik. Misalnya, negara yang menerapkan sistem demokrasi biasanya memiliki skor penegakan HAM yang lebih tinggi, mempunyai angka harapan hidup yang tinggi, angka korupsi yang lebih rendah, serta warganya lebih bahagia dan sehat. Demokrasi juga tidak sesempurna itu, demokrasi memiliki kelemahan banyaknya sikut menyikut didalamnya. Dampaknya skor rating demokrasi menjadi menurun contohnya yaitu banyaknya para politikus yang menolok di kritik dan menampik kebebasan berpendapat, rendahnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, penurunnya anggota partai, serta regulasi pemerintahan yang tidak transparan.
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan.