Novita Anggarwati 2113053200
Kiriman dibuat oleh NOVITA ANGGARWATI
Media pembelajaran merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari sumber informasi kepada penerima (peserta didik) agar dapat menarik perhatian, pikiran serta dapat mendorong peserta didik dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik, seperti contoh media untuk kelas tinggi di bawah ini:
1. Portofolio
Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan alternatif cara belajar peserta didik aktif (CBSA) dan cara mengajar pendidik aktif (CMGA). Karena sebelum, selama, dan sesudah proses pembelajaran pendidik dan peserta didik dihadapkan pada sejumlah kegiatan (Fajar dalam Taniredja et al, 2011:8). Portofolio ini merupakan karya terpilih dari seorang peserta didik atau kelompok, atau karya satu kelas secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif. Sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran portofolio di samping memperoleh pengalaman fisik terhadap objek dalam pembelajaran, peserta didik juga memperoleh pengalaman atau terlibat secara mental. Pengalaman fisik berarti melibatkan peserta didik atau mempertemukan peserta didik dengan objek pembelajaran. Pengalaman mental dalam arti memperhatikan informasi awal yang telah ada pada diri peserta didik dan memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk menyusun (merekonstruksi) sendiri informasi yang diperolehnya.
2. Video
Menurut Pratiwi, dkk., video seperti pada YouTube membuat pembelajararan menarik. Video YouTube juga meningkatkan minat membaca peserta didik dan meningkatkan ide. Dengan ide, peserta didik secara langsung merangsang kemampuan berpikirnya, terutama kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi bertujuan menjadi bekal peserta didik yang menyongsong era global, kemajuan teknologi informasi,
1. Portofolio
Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan alternatif cara belajar peserta didik aktif (CBSA) dan cara mengajar pendidik aktif (CMGA). Karena sebelum, selama, dan sesudah proses pembelajaran pendidik dan peserta didik dihadapkan pada sejumlah kegiatan (Fajar dalam Taniredja et al, 2011:8). Portofolio ini merupakan karya terpilih dari seorang peserta didik atau kelompok, atau karya satu kelas secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif. Sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran portofolio di samping memperoleh pengalaman fisik terhadap objek dalam pembelajaran, peserta didik juga memperoleh pengalaman atau terlibat secara mental. Pengalaman fisik berarti melibatkan peserta didik atau mempertemukan peserta didik dengan objek pembelajaran. Pengalaman mental dalam arti memperhatikan informasi awal yang telah ada pada diri peserta didik dan memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk menyusun (merekonstruksi) sendiri informasi yang diperolehnya.
2. Video
Menurut Pratiwi, dkk., video seperti pada YouTube membuat pembelajararan menarik. Video YouTube juga meningkatkan minat membaca peserta didik dan meningkatkan ide. Dengan ide, peserta didik secara langsung merangsang kemampuan berpikirnya, terutama kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi bertujuan menjadi bekal peserta didik yang menyongsong era global, kemajuan teknologi informasi,