Posts made by NOURMA LAYYINNA WIJAYA

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NOURMA LAYYINNA WIJAYA -
Nama : Nourma Layyinna Wijaya
NPM : 2115061081
Prodi : S1 Teknik Informatika
Izin memberikan komentar dari video pembelajaran pada pertemuan 7

Dalam Pancasila, ada beberapa sumber yang menyebabkannya dijadikan ideologi negara.
1. Historis (Pancasila sebagai ideologi untuk menyelenggara negara selama negara tersebut berkuasa (berasal dari sejarang bangsa Indonesia))
2. Sosiologis (Berasal pada kehidupan bermasyarakat)
3. Politik (Sumber dari kehidupan berpolitik adalah Pancasila sebagai pedoman)
Pancasila sebagai urgensi saat ini menjadi suatu hal yang penting dikarenakan pengaruh globalisasi yang semakin besar dan semakin merebak di masyarakat. Perlu adanya dasar pada diri setiap warga negara untuk menghadapinya. Untuk itulah diperlukannya ideologi Pancasila yang berasal dari sumber agama, kebudayaan, nilai luhur, dan pemikiran para tokoh pejuang bangsa. Dalam hal ini, Pancasila juga merupakan suatu hal utama dalam menjalankan suatu negara atau kehidupan bermasyarakat.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NOURMA LAYYINNA WIJAYA -
Nama : Nourma Layyinna Wijaya
NPM : 2115061081
Prodi : S1 Teknik Informatika
Izin memberikan komentar dari video pembelajaran pada pertemuan 6

Dalam perumusannya, Pancasila sudah menjadi identitas dan ideologi bangsa Indonesia yang dimana seiring dengan perkembangan zaman, ideologi Pancasila tentu dipertemukan dengan banyak ideologi lain seperti komunis atau kapitalisme. Tentunya dengan adanya beberapa tantangan terhadap ideologi seperti ini, dipelukan suatu tindakan agar Pancasila tidak luput dari kepribadian bangsa, terutama untuk generasi muda yang banyak terpengaruh oleh gaya hidup dari ideologi lain. Yaitu adalah pembinaan ideologi. Tujuannya adalah agar masyarakat terutama generasi penerus bangsa mendapatkan penanaman dari ideologi Pancasila itu sendiri. Dimana pada dasarnya, Pancasila merupakan ideologi terbaik bagi bangsa Indonesia yang sudah berisi nilai-nilai penting dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembinaan ideologi ini digunakan agar masyarakat tetap bisa berkehidupan dengan mengedepankan aturan dan norma dalam Pancasila agar tetap teratur. Memang saat ini dikarenakan globalisasi dan arus budaya asing, nilai moral Pancasila banyak dilupakan sehingga masyarakat harus tetap mengamalkan dan mengedepankan Pancasila agar identitas bangsa tetap terjaga seiring dengan berkembangnya zaman.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NOURMA LAYYINNA WIJAYA -
Nama : Nourma Layyinna Wijaya
NPM : 2115061081
Prodi : S1 Teknik Informatika
Izin memberikan komentar dari video pembelajaran pada pertemuan 4

Pancasila pada dasarnya berisi pedoman atau arahan bagi bangsa Indonesia dalam berkehidupan, serta sebagai identitas. Pancasila berisi nilai-nilai yang dibutuhkan bagi bangsa Indonesia seperti nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Hal ini didasari oleh para pendiri negara yang merumuskan Pancasila dalam sidang BPUPKI sampai dengan PPKI yang menjadi rumusan Pancasila untuk pertama kalinya. Pada intinya, Pancasila yang dimana sebagai pandangan hidup bangsa memiliki fungsi identitas, nilai luhur, dan sebagai acuan dalam berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara Indonesia, tentulah Pancasila merupakan modal penting agar Indonesia tetap pada jati dirinya yang sejak dulu sudah dikemukakan dan tidak mudah terpengaruh dengan faktor internal maupun eksternal yang banyak bermunculan, demi bangsa yang utuh dan memiliki landasan yang kuat.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NOURMA LAYYINNA WIJAYA -
Assalamualaikum Wr. Wb
Nama : Nourma Layyinna Wijaya
NPM : 2115061081
Prodi : S1 Teknik Informatika
Izin memberikan komentar dari video pembelajaran pada pertemuan 3

Pancasila disusun berdasarkan perumusan pada usulan dari pendiri negara. Pancasila yang berasal dari nilai-nilai luhur dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagaimana sebagai pandangan hidup bangsa diterapkan pada seluruh sistem kehidupan berbangsa dan bernegara seperti pelaksanaan pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Hal ini memperlihatkan bahwa Pancasila sudah menjadi dasar masyarakat Indonesia. Terlebih lagi pada perkembangan zaman yang dimana memunculkan ideologi-ideologi baru yang bertentangan dan tidak searah dengan Pancasila, tentu setiap masyarakat di Indonesia wajib mengukuhkan kesadarannya sebagai bangsa dengan menerapkan prinsip dasar dari sila Pancasila dalam kehidupannya agar ritme dan identitas dari bangsa Indonesia tidak hilang akibat terkikis pengaruh perkembangan zaman.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NOURMA LAYYINNA WIJAYA -
Assalamualaikum Wr. Wb.

Izin memperkenalkan diri.
Nama : Nourma Layyinna Wijaya
NPM : 2115061081
Prodi : S1 Teknik Informatika

Izin memberikan komentar pada artikel pertemuan 14

Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambrambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas. iali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers; (ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan (iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.