Posts made by Windi Junistia 1953053015

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 5 C -> latihan dua

by Windi Junistia 1953053015 -
Nama: Windi Junistia
NPM: 1953053015
No. Absen: 30
Izin menjawab,
1. Kompetensi dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang bersumber pada KI yang harus dikuasai peserta didik.Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran.
Contohnya:
KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat,
membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Contoh:
Contohnya Rpp Tema 5 Ekosistem Subtema 2 Hubungan antara makhluk hidup dan ekosistem Pembelajaran 3 muatan pembelajaran PPKN
KOMPETENSI DASAR
1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosial budaya.
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.

2. Kompetensi dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang bersumber pada KI yang harus dikuasai peserta didik.Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran.
Contoh:
Contohnya Rpp Tema 5 Ekosistem Subtema 2 Hubungan antara makhluk hidup dan ekosistem Pembelajaran 3 muatan pembelajaran PPKN
KOMPETENSI DASAR
1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosial budaya.
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.

3. Indikator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Ini berarti indikator pencapaian kompetensi merupakan rumusan kemampuan yang harus dilakukan atau ditampilkan oleh siswa untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar (KD). Dengan demikian indikator pencapaian kompetensi merupakan tolok ukur ketercapaian suatu KD. Hal ini sesuai dengan maksud bahwa indikator pencapaian kompetensi menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
Contohnya:
Kelas 4 Tema 6 Cita-citaku, Sub Tema 1 Aku dan Cita-citaku Pembelajaran 5, muatan pembelajaran PPKn
KOMPETENSI DASAR
3.3 Menjelaskan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari.
INDIKATOR PENCAPAIAN
Menentukan manfaat dari keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari.

4. Rumusan indikator yang benar tergantung kepada kemampuan guru dalam memahami ketentuan dalam merumuskan indikator pencapaian KD. Perumusan indikator yang benar akan menjadi tolok ukur keberhasilan siswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan.
Dalam merumuskan indikator yang harus diperhatikan adalah:
1. Indikator dirumuskan dari KD.
2. Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur.
3. Indikator dirumuskan dalam kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
4. Tidak menggunakan kata yang bermakna ganda.
5. Hanya mengandung satu tindakan dan satu materi.
6. Memperhatikan karakteristik mata pelajaran, potensi dan kebutuhan siswa, sekolah, masyarakat dan lingkungan.
Berikut ini langkah-langkah merumuskan indikator
Pertama, menganalisis tingkat kompetensi yang digunakan pada KD
a. Memahami Kata Kerja Operasional dalam Taxonomi Bloom.
b. Menentapkan KD yang akan diturunkan menjadi indikator.
c. Menentukan kata kerja dari Kompetensi Dasar sesuai dengan Taxonomi Bloom.
Kedua, menganalisis Indikator berdasarkan tingkat UKRK (Urgensi,Kontinuitas, Relevansi, Keterpakaian) kompetensi pada KD.
a. UKRK dijadikan kiteria dalam memilih dan memilah ketepatan indikator kunci atau indikator penunjang.
b. Kategorikan Indikator:
1) Indikator Kunci
• Indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK.
• Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi minimal yang terdapat pada KD.
• Memiliki sasaran untuk mengukur ketercapaian standar minimal dari KD.
• Dinyatakan secara tertulis dalam pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
2) Indikator Pendukung atau indikator prasyarat
• Membantu peserta didik memahami indikator kunci.
• Kompetensi yang sebelumnya telah dikuasai siswa dikaitkan dengan indikator kunci yang dipelajari.
3) Indikator Pengayaan
• Mempunyai tuntutan kompetensi yang melebihi dari tuntutan kompetensi dari standar minimal.
• Tidak harus selalu ada.
• Dirumuskan apabila siswa berpotensi memiliki kompetensi yang lebih tinggi dan perlu peningkatan dari standar minimal.
Contohnya:
Kelas 4 Tema 6 Cita-citaku, Sub Tema 1 Aku dan Cita-citaku Pembelajaran 3, muatan pembelajaran PPKn
KOMPETENSI DASAR
3.3 Menjelaskan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari.(C2)
INDIKATOR PENCAPAIAN
3.3.1 Menuliskan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.Pendukung (C1)
3.3.2 Menjelaskan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.Inti (C2)
3.3.3 Menerapkan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari.Pengayaan
(C3)
Trimakasih,

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 5 C -> latihan

by Windi Junistia 1953053015 -
Nama: Windi Junistia
NPM: 1953053015
No. Absen: 30
Izin menjawab, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) merupakan pegangan seorang guru dalam menajar di dalam kelas. RPP dibuat oleh seorang guru untuk membantu dalam mengajar supaya selesai dengan Kompetensi Dasar Standar Kompetensi pada hari itu.
Setiap pedidik pada pendidikan berkewajiban menyusun RPP dengan lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, efisien, menyenangkan, menantang, inspiratif, motivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup untuk prakarsa, kreativitas, serta kemandirian yang sesuai bakat, minat, serta perkembangan fisik serta psikologis siswa.
Prinsip-pirinsip Pengembangan RPP
Pengembangan RPP mengikuti prinsip-prinsip berikut:
1. RPP adalah arti dari ide kurikulum bedasarkan siklus yang dikembangkan pada tingkat nasional ke dalam rencangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran.
2. RPP berkembang sesuai dengan yang telah dinyatakan oleh silabus konsidi pada pendidikan baik kemampuan awal persertaa didik, motivasi belajar,potensi, minat, bakat, gaya belajar, serta kemampuan emosi.
3. RPP harus mendorong dan berpartisipaso secara aktif dalam peserta didik.
4. RPP sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 agar dapat menghasilkan peserta didik yang tak berhenti belajar dan mandiri.
5. RPP harus dapat mengembangkan budaya baca dan menulis terhadap peserta didik.
6. Kegiatan belajar dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, serta berekspresi dalam bentuk tulisan.
7. RPP memiliki ranacangan program pemberian umpan balik positif, remedi, penguatan, umpan balik, serta pengayaan.
8. RPP dibuat dengan memperhatikan keterpaduan dan keterkaitan antara KD dan KI, materi pembelajaran, penilaian, sumber belajar, serta kegiatan belajar dalam keutuhan pengalaman belajar.
RPP dibuat dengan pertimbangan pernerapan teknologi komunikasi dan informasi dengan terintegarasi, sistematis, serta efektif sesuai dengan kondisi dan situasi.
Trimakasih,

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 5 C -> forum pertanyaan

by Windi Junistia 1953053015 -
Nama: Windi Junistia
NPM: 1953053015
No. Absen: 30
Izin menjawab, berikut Macam-macam penilaian:
1. Sikap
Penilaian sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri, penilaian antarteman, dan jurnal.
a. Observasi
Teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan format observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.
b. Penilaian diri
Teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri.
c. Penilaian antarteman
Teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan sikap dan perilaku keseharian peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik.
d. Jurnal Catatan Guru
Berupa catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku. Jurnal bisa dikatakan sebagai catatan yang berkesinambungan dari hasil observasi.

2. Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan.
a. Tes Tertulis
Merupakan tes yang soal dan jawabannya tertulis berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan, dan uraian.
b. Tes Lisan
berupa pertanyaan- pertanyaan yang diberikan guru secara ucap (oral) sehingga peserta didik merespon pertanyaan tersebut secara ucap juga, sehingga menimbulkan keberanian. Jawaban dapat berupa kata, frase, kalimat maupun faragraf yang diucapkan.
c. Penugasan
Merupakan penilaian yang dilakukan oleh pendidik yang dapat berupa pekerjaan rumah baik secara individu ataupun kelompok sesuai dengan karakteristik tugasnya.

3. Keterampilan
Penilaian keterampilan dapat dilakukan melalui kinerja/performance, projek, dan portofolio
a. Kinerja
Suatu penilaian yang meminta siswa untuk melakukan suatu tugas pada situasi yang sesungguhnya yang mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Misalnya tugas memainkan alat musik, menggunakan mikroskop, menyanyi, bermain peran, menari.
b. Projek
Penilaian terhadap tugas yang mengandung investigasi dan harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, pelaporan. Projek juga akan memberikan informasi tentang pemahaman dan pengetahuan siswa pada pembelajaran tertentu, kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan, dan kemampuan siswa untuk mengomunikasikan informasi. Penilaian projek sangat dianjurkan karena membantu mengembangkan ketrampilan berpikir tinggi (berpikir kritis, pemecahan masalah, berpikir kreatif) peserta didik.
c. Portofolio
Portofolio merupakan penilaian melalui sekumpulan karya peserta didik yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi yang dilakukan selama kurun waktu tertentu. Portofolio digunakan oleh guru dan peserta didik untuk memantau secara terus menerus perkembangan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam bidang tertentu. Dengan demikian penilaian portofolio memberikan gambaran secara menyeluruh tentang proses dan pencapaian hasil belajar peserta didik.

Buku lapor merupakan ringkasan hasil penilaian terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Adapun laporan perkembangan dan hasil belajar peserta didik secara rinci akan disajikan dalam bentuk portofolio pada buku laporan ini.
Pada buku lapor meliputi beberapa informasi yaitu, biodata peserta didik, nilai pencapaian kompetensi peserta didik serta informasi lain pendukung dokumen laporan hasil belajar.
Hasil belajar peserta didik melalui kegiatan penilaian dinyatakan secara kuantitas maupun kualitas. Secara kualitas, buku lapor peserta didik memuat kemajuan belajar peserta didik dalam bentuk angka dengan skala 0 – 10 atau 10 – 100. Ini dijadikan sebagai pernyataan nilai dalam matra kognitif (intelektual). Sedangkan simbol huruf A, B, C, dan D digunakan sebagai hasil belajar secara kualitas. Meliputi hasil penilaian dalam ranah sikap, tingkah laku (afektif), aspek keterampilan, dan kecakapan dasar (psikomotorik).
Fungsi buku lapor yaitu:
1. Dokumen tertulis siswa yang autentik
Buku rapor berfungsi sebagai dokumen tertulis autentik yang diberikan satuan pendidikan. Selain itu, buku rapor memuat data informatif, komunikatif dan komprehensif tentang peserta didik. Oleh sebab itu buku rapor tidak boleh diubah oleh siapa pun. Peserta didik perlu merawat buku lapor dengan baik.
2. Laporan dan pertanggungjawaban pihak sekolah
Hasil belajar peserta didik di sekolah perlu diketahui oleh pihak orang tua di rumah. Oleh sebab itu buku lapor menjadi bahan laporan pihak sekolah kepada orang tua tentang proses dan hasil belajar peserta didik. Rapor menjadi penghubung informasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.
3. Sebagai bahan administrasi bagi peserta didik
Buku lapor menjadi bukti sah bagi peserta didik dalam urusan dan keperluan tertentu. Misalnya, melanjutkan pendidikan, keikutsertaan dalam berbagai iven atau lomba, memperoleh beasiswa, dan lain sebagainya.
4. Bukti pencapaian kompetensi peserta didik
Kegiatan penilaian digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan dokumen buku lapor. Apakah terhadap peserta didik sudah diberikan proses yang memadai untuk mencapai kompetensi tertentu atau belum.
Trimakasih,