Izin menjawab pertanyaan Regita,
Selain temperatur cair dan temperatur evaporasi dari masing-masing elemen, perlu diperhatikan pula karakteristik masing-masing elemen bahan baku terhadap kaidah Hume-Rothery rules, yaitu
Jari-jari atom (r) elemen terlarut dan pelarut harus memiliki perbedaan kurang dari 15%:
% perbedaan = ((r terlarut-r pelarut)/(r pelarut)) x 100% ▁(<) 15 %
Struktur kristal elemen terlarut dan elemen pelarut harus mirip.
Kelarutan sempurna terjadi jika elemen terlarut dan elemen pelarut memiliki elektron valensi yang sama. Bahan logam dengan elektron valensi yang lebih besar akan lebih mudah melarutkan bahan logam dengan elektron valensi yang lebih kecil.
Elemen pelarut dan elemen terlarut harus memiliki kesamaan nilai elektronegatif. Jika perbedaan nilai elektronegatifnya terlalu besar, maka cenderung membentuk paduan intermetalik dibanding membentuk larutan padat.
Mohon koreksinya bila ada kurang atau salah..
Selain temperatur cair dan temperatur evaporasi dari masing-masing elemen, perlu diperhatikan pula karakteristik masing-masing elemen bahan baku terhadap kaidah Hume-Rothery rules, yaitu
Jari-jari atom (r) elemen terlarut dan pelarut harus memiliki perbedaan kurang dari 15%:
% perbedaan = ((r terlarut-r pelarut)/(r pelarut)) x 100% ▁(<) 15 %
Struktur kristal elemen terlarut dan elemen pelarut harus mirip.
Kelarutan sempurna terjadi jika elemen terlarut dan elemen pelarut memiliki elektron valensi yang sama. Bahan logam dengan elektron valensi yang lebih besar akan lebih mudah melarutkan bahan logam dengan elektron valensi yang lebih kecil.
Elemen pelarut dan elemen terlarut harus memiliki kesamaan nilai elektronegatif. Jika perbedaan nilai elektronegatifnya terlalu besar, maka cenderung membentuk paduan intermetalik dibanding membentuk larutan padat.
Mohon koreksinya bila ada kurang atau salah..