Kiriman dibuat oleh Inggrid Purwaningtyas

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Tugas Latihan 4

oleh Inggrid Purwaningtyas -
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

1. Wayang Kulit
berfungsi dalam menanamkan budi luhur kepada para penonton maupun masyarakat sebagai penikmat wayang. wayang juga dapat dipakai sebagai sarana pendidikan terutama pendidikan mental karena di dalamnya benyak tersirat unsur - unsur pendidikan mental dan watak.

2. Tradisi suran
terdapat nilai religius, nilai estetika, nilai gotong royong, nilai moral dan nilai toleransi. Kearifan lokal yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat terwujud dalam bentuk seperangkat aturan, pengetahuan, keterampilan serta tata nilai dan etika.

3. Ke-kean di Sumatera Selatan
Pengetahuan mengenai kekean merupakan suatu perhitungan waktu yang sesuai untuk bisa menanam berbagai jenis tumbuhan tertentu yang berkaitan dengan ilmu perbintangan

4. Hompongan di Jambi
Hompongan adalah suatu hutan belukar yang juga melingkupi suatu kawasan inti dari pemukiman Orang Rimba, atau lebih tepatnya di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas di provinsi Jambi. Hal tersebut dengan sengaja dijaga ketat keberadaaannya karena memiliki fungsi menjadi suatu banteng pertahanan dari gangguan pihak dari luar.

5. Sasi dari Maluku
Sasi adalah suatu adat yang menjadisuatu pedoman dari tiap warga masyarakat Maluku didalam mengelola lingkungan yang termasuk pedoman dari pemanfaatan dari sumber daya alam

6. Kearifan lokal Tradisi Maauwo di Danau Bakuok
tradisi Maauwo sebagai salah satu bagian dalam sistem pengelolaan sumberdaya perairan di danau masyarakat dilarang mengambil ikan dalam periode tertentu dilarang untuk menyetrum maupun meracuni ikan serta menanami sawit di tepi danau baku titik penerapan aturan tersebut memiliki nilai konservasi lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekologi di Danau Bakuok.

7. Repong Damar di Lampung Barat
Repong Damar ini adalah model dari pengelolaan pada suatu lahan bekas lading didalam suatu bentuk wanatani yang kemudian dapat dikembangkan oleh masyarakat Lampung Barat di Krui. Tradisi ini menanami lahan bekas lading dengan berbagai macam jenis tanaman, contohnya yaitu seperti karet, damar, durian dan juga kopi.

8. Pamali Memancing Ikan Di Maluku Utara
Pamali memancing ikan adalah suatu aturan adat yakni berupa larangan maupun boboso. Dan pamali memancing ikan ini juga secara yurisdiksi sangat terbatas kepada adat, nilai-nilai dan juga agama.

9. Koko dan Tattakeng di Sulawesi Selatan
Koko merupakan suatu lahan perladangan yang bisa diolah dengan cara berpindah. Sementara Tattakeng merupakan suatu lahan bekas perladangan yang tengah diberakan.

10. Moposad Dan Moduduran di Sulawesi Selatan
Moposad dan Moduduran adalah suatu pranata mengenai tolong menolong yang sangat penting untuk dapat menjaga sebuah keserasian dari lingkungan sosial.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Test formatif 3

oleh Inggrid Purwaningtyas -
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Pentingnya etnosains dalam pembelajaran IPA adalah agar peserta didik dapat belajar secara kontekstual sehingga pembelajaran IPA tidak lagi menjadi sesuatu yang abstrak dan asing tetapi sesuatu yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. dengan demikian, pembelajaran akan menjadi lebih bermakna.
Nilai penting etnosains dalam pembelajaran IPA K13 adalah dengan adanya etnosains, peserta didik dapat menerjemahkan pengetahuan sains asli di kebudayaan di sekitarnya ke dalam sains ilmiah. Lalu, etnosains digunakan untuk mengajarkan sains yang berlandaskan kebudayaan, kearifan lokal dan permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga peserta didik dapat memahami dan mengaplikasikan sains yang mereka pelajari di dalam kelas dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang mereka temui dalam kehidupan sehari–hari. Selain itu, etnosains penting untuk membentuk siswa yang memiliki karakter diantaranya mencintai lingkungannya, meningkatkan pemahaman terhadap budaya, memberikan wawasan potensi terhadap siswa tentang kebudayaan yang ada di lingkungan sekitarnya, dan pembentukan karakter nasionalisme untuk siswa.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Diskusi 3

oleh Inggrid Purwaningtyas -
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Dalam membelajarkan sains menggunakan etnosains, guru terlebih dulu harus menganalisis kompetensi dasar suatu mata pelajaran yang dapat dikaitkan dengan kearifan lokal suatu daerah. kemudian guru juga harus menganalisis dan memahami benar budaya-budaya atau kearifan lokal yang akan diterapkan dalam pembelajaran berbasis etnosains. guru juga harus menerapkan pembelajaran yang berpusat kepada siswa sehingga nantinya siswa akan dapat berkolaborasi dan dapat menerjemahkan pengetahuan sains asli di kebudayaan masyarakat ke dalam sains ilmiah serta memecahkan suatu masalah dalam kehidupan sehari-hari. dengan demikian, pembelajaran akan menjadi bermakna.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Tugas Latihan 3

oleh Inggrid Purwaningtyas -
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Etnosains penting dalam pembelajaran pada K13 karena pendekatan etnosains tersebut sangat relevan dengan landasan K13 yang mana pendidikan di Indonesia ini mengedepankan nilai-nilai budaya pada peserta didik pewaris budaya bangsa yang kreatif. Selain itu, pembelajaran berbasis etnosains dilaksanakan sesuai dengan kurikulum 2013 dengan kegiatan yang meliputi : mengamati, menanya, mengumpukan informasi, mencoba, dan mengkomunikasikan yang nantinya tidak hanya sesuai dengan perkembangan zaman namun juga bertujuan untuk membentuk siswa yang memiliki karakter diantaranya mencintai lingkungannya, meningkatkan pemahaman terhadap budaya, memberikan wawasan potensi terhadap siswa tentang kebudayaan yang ada di lingkungan sekitarnya, dan pembentukan karakter nasionalisme untuk siswa.