གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Inggrid Purwaningtyas

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Forum diskusi 5

Inggrid Purwaningtyas གིས-
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Kita perlu mengenal kearifan lokal adat pepadun karena kearifan lokal tersebut merupakan warisan bangsa yang berharga, terlebih bagi kita yang tinggal di Lampung. Pentingnya mengenal kearifan lokal adat pepadun agar kita para generasi muda bisa tetap melestarikan kebudayaan-kebudayaan tersebut di era yang semakin modern. Dengan mengenal kearifan lokal pepadun, kita juga bisa tahu ternyata ada beberapa perbedaan adat dengan sai batin. dengan begitu kita mengetahui bahwa ternnyata lampung memiliki adat yang bermacam-macam walaupun dalam satu provinsi. selain itu, jika kita dalami kearifan lokal adat pepadun, kita juga akan menemukan nilai-nilai penting yang dapat kita terapkan di kehidupan sehari-hari serta dapat kita telaah juga nilai-nilai sains ilmiah dari kearifan lokal tersebut yang dapat menambah wawasan kita.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Tugas latihan 5

Inggrid Purwaningtyas གིས-
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Kearifan lokal Lampung Pepadun antara lain:
1. Perkawinan adat
a. Rasan sanak: atas kehendak kedua muda mudi yang dilakukan dengan cara berlarian/sebambangan
b. Rasan tuho: dilakukan dengan cara lamaran atau pinangan dari pihak orang tua laki-laki kepada pihak orang tua perempuan

2. Budaya masyarakat dalam pernikahan
Cakak sai tuha (pertemuan keluarga),
Intar padang (lamaran),
Ngulom adat (izin kampung),
Kampung suku (pembentukan panitia),
Cangget muli meranai (tarian pelepasan masa lajang),
Khatam Al-Qur’an,
Akad nikah,
Bersimpuh kepada orang tua,
Toupang tawi (penawar segala marabahaya),
Musek (suap-suapan),
Begawi (pemberian gelar adat),
dan menjau kawin (kunjungan setelah menikah).

3. Falsafah Hidup Adat Lampung Pepadun
Piil pesenggiri
a. Juluk adek (prinsip keberhasilan)
b. Nemui nyimah (prinsip penghargaan)
c. Nengah nyappur (prinsip persamaan)
d. Sakai sambayan (prinsip kerja sama)

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Forum Diskusi 4

Inggrid Purwaningtyas གིས-
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Menurut saya, ketika suatu kearifan lokal bertentangan dengan keyakinan yang kita anut, cara menyikapinya adalah dengan memfilter kearifan lokal tersebut. Kita bisa mengambil nilai-nilai positifnya yang bisa diakulturasi dan diterapkan sesuai dengan keyakinan kita. Namun, nilai nilai yang tidak sesuai dengan keyakinan kita tetap harus kita hargai. kita tidak boleh lansung men-judge kearifan lokal tersebut. karena pada dasarnya kearifan lokal merupakan suatu budaya yang telah ada dan dilestarikan secara turun temurun. kearifan lokal tetap harus kita jaga karena merupakan harta negara kita.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Rangkuman 4

Inggrid Purwaningtyas གིས-
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

Kearifan lokal berasal dari dua kata, yaitu kearifan (wisdom) dan lokal (local). Local artinya setempat, sementara wisdom artinya bijaksana.
Kearifan lokal mengacu pada berbagai kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang dikenal, dipercayai, dan diakui sebagai elemen-elemen penting yang mampu mempertebal kohesi sosial di tengah masyarakat (Haba, 2007:11; Abdullah, 2008:7).

Ciri-ciri kearifan lokal:
1. Menjadi benteng yang menjaga eksistensi kebudayaan asli dari pengaruh perkembangan zaman maupun terpaan budaya luar
2. Mampu mengakomodasi unsur-unsur budaya luar.
3. Mampu mengintegrasikan unsur budaya luar ke dalam budaya asli
4. Kearifan lokal sebagai alat kontrol sosial
5. Pemberi arah perkembangan budaya.

Fungsi kearifan lokal:
1. Sebagai pelestarian sumber daya alam
2. Pemberdayaan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya upacara Saraswati, kepercayaan dan pemujaan pada Pura Panji.
3. Sebagai petuah, kepercayaan, sastra, dan pantangan.
4. Sebagai integrasi komunitas atau kerabat serta upacara daur pertanian
5. Sebagai makna etika dan moral, misalnya dalam upacara ngaben dan penyucian roh leluhur.

Macam-macam kearifan lokal di Indonesia:
1. Sasi dari Maluku
Sasi adalah suatu adat yang menjadisuatu pedoman dari tiap warga masyarakat Maluku didalam mengelola lingkungan yang termasuk pedoman dari pemanfaatan dari sumber daya alam

2. Hompongan di Jambi
Hompongan adalah suatu hutan belukar yang juga melingkupi suatu kawasan inti dari pemukiman Orang Rimba, atau lebih tepatnya di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas di provinsi Jambi. Hal tersebut dengan sengaja dijaga ketat keberadaaannya karena memiliki fungsi menjadi suatu banteng pertahanan dari gangguan pihak dari luar.

3. Repong Damar di Lampung Barat
Repong Damar ini adalah model dari pengelolaan pada suatu lahan bekas lading didalam suatu bentuk wanatani yang kemudian dapat dikembangkan oleh masyarakat Lampung Barat di Krui. Tradisi ini menanami lahan bekas lading dengan berbagai macam jenis tanaman, contohnya yaitu seperti
karet, damar, durian dan juga kopi.

4. Kearifan lokal Tradisi Maauwo di Danau Bakuok
tradisi Maauwo sebagai salah satu bagian dalam sistem pengelolaan sumberdaya perairan di danau masyarakat dilarang mengambil ikan dalam periode tertentu dilarang untuk menyetrum maupun meracuni ikan serta menanami sawit di tepi danau baku titik penerapan aturan tersebut memiliki nilai konservasi lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekologi di Danau Bakuok.

5. Pamali Memancing Ikan Di Maluku Utara
Pamali memancing ikan adalah suatu aturan adat yakni berupa larangan maupun boboso. Dan pamali memancing ikan ini juga secara yurisdiksi sangat terbatas kepada adat, nilai-nilai dan juga agama.

6. Koko dan Tattakeng di Sulawesi Selatan
Koko merupakan suatu lahan perladangan yang bisa diolah dengan cara berpindah. Sementara Tattakeng merupakan suatu lahan bekas perladangan yang tengah diberakan.

7. Moposad Dan Moduduran di Sulawesi Selatan
Moposad dan Moduduran adalah suatu pranata mengenai tolong menolong yang sangat penting untuk dapat menjaga sebuah keserasian dari lingkungan sosial.

8. Tembawai di Kalimantan Barat
Tembawai adalah sebuah hutan rakyat yang juga dikembangkan oleh rakyat Dayak Iban yang terletak di Kalimantan Barat. Didalam hutan tersebut juga memiliki berbagai jenis tumbuhan yang produktif seperti pohon durian

9. Pahomba di Nusa Tenggara Timur
Pahomba atau yang biasa disebut juga dengan gugus hutan merupakan suatu tempat yang dilarang keras untuk dimasuki, terlebih lagi dengan niatan untuk mengambil hasil hutannya. Pepohonan yang ada dipahomba dan disekitaran batang sungai memiliki fungsi menjadi suatu filter terhadap materi erosi dan juga secara sekaligus menjadi sempadan alamiah sungan yang berguna untuk pelestarian air sungai.

10. Rimba Kepungan Sialang di Riau
Para masyarakat melayu telah mengenal suatu pembagian hutan tanah yang juga terdiri atas 3 bagian, yaitu tanah perladangan, rimba larangan dan juga rimba kepungan sialang.

PSPB Etnosains B Ganjil 2021/2022 -> Test Formatif 4

Inggrid Purwaningtyas གིས-
Inggrid Purwaningtyas
1913024040

1. Wayang Kulit
berfungsi dalam menanamkan budi luhur kepada para penonton maupun masyarakat sebagai penikmat wayang. wayang juga dapat dipakai sebagai sarana pendidikan terutama pendidikan mental karena di dalamnya benyak tersirat unsur - unsur pendidikan mental dan watak.

2. Tradisi suran
terdapat nilai religius, nilai estetika, nilai gotong royong, nilai moral dan nilai toleransi. Kearifan lokal yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat terwujud dalam bentuk seperangkat aturan, pengetahuan, keterampilan serta tata nilai dan etika.

3. Hompongan di Jambi
Hompongan adalah suatu hutan belukar yang juga melingkupi suatu kawasan inti dari pemukiman Orang Rimba, atau lebih tepatnya di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas di provinsi Jambi. Hal tersebut dengan sengaja dijaga ketat keberadaaannya karena memiliki fungsi menjadi suatu banteng pertahanan dari gangguan pihak dari luar.

4. Sasi dari Maluku
Sasi adalah suatu adat yang menjadisuatu pedoman dari tiap warga masyarakat Maluku didalam mengelola lingkungan yang termasuk pedoman dari pemanfaatan dari sumber daya alam

5. Kearifan lokal Tradisi Maauwo di Danau Bakuok
tradisi Maauwo sebagai salah satu bagian dalam sistem pengelolaan sumberdaya perairan di danau masyarakat dilarang mengambil ikan dalam periode tertentu dilarang untuk menyetrum maupun meracuni ikan serta menanami sawit di tepi danau baku titik penerapan aturan tersebut memiliki nilai konservasi lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekologi di Danau Bakuok.