Saudara mahasiswa setelah kalian menyusun makalah tentang standar proses pendidikan, sekarang silahkan diskusikan hal-hal penting terkaitmateri tersebut.
Baik Bu
Assalamualaikum wr wb. Disini kelompok satu akan mempresentasikan mengenai standar proses pendidikan. Sebelumnya saya yohana lestari sebagai moderator akan memandu jalannya diskusi hari ini. Baiklah penyampaian materi pertama dari saudari novi handayani, silahkan
Waalaikumsalam baik moderator
Waalaikumsalam, baik moderator
Baiklah itu sekilas tentang materi kelompok satu. Disini kami akan membuka sesi tanya jawab bagi audiens yang ingin bertanya saya persilhkan untuk 3 orang penanya
Izin bertanya moderator
Oke moderator
izin bertanya moderator
izin brrtanya
Silahkan untuk saudari delia mulniati pertanyaannya
Baik terimakasih moderator atas kesempatan nya, saya Delia Mulniyati NPM 1813033019 izin bertanya di makalah kelompok 1 ada kalimat pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, nah di zaman pandemi covid seperti ini bagaimanakah cara pemerintah meningkatkan mutu pendidikan, terimakasih
izin bertanya
Izin bertanya moderator
Izin bertanya
Izin bertanya moderator
Izin bertanya moderator
Izin bertanya moderator
izin bertanya moderator
Silahkan untuk pertanyaan kedua dari saudari hermia wati, saya silahkan
Pertanyaan terakhir untuk erika sukma silahkan
Baik terimakasih moderator atas kesempatannya. Saya Erika Sukma Lestari npm 1813033021izin bertanya..
Apakah yg menjadi standar proses pendidikan di Indonesa? Dan apakah pendidikan di Indonesia telah sesuai dengan standar yang di tentukan? Padahal jika kita lihat mutu pendidikan di Indonesia masih tertinggal dri negara-negara lain, bukankah itu artinya standar pendidikan di Indonesia masih rendah..
izin bertanya moderator
Izin bertanya moderator
Izin bertanya moderator
Izin bertanya moderator
Izin bertanya
Baiklahh karena sudah ada 3 pertanyaan saya akan tutup, bagi peserta diskusi yang lain silahkan mencari jawaban dari pertanyaan pertanyaan diatas. Berilah waktu kelompok kami untuk mendiskusikan jawaban
baik moderator
baik moderator
Baik moderator
Kami akan menjawab pertanyaan dari delia silahkan untuk saudari farin fatwa
Dan akan ditambahkan juga oleh saudari dhea putri silahkan
baik moderator
Saya farin fatwa akan menjawab pertanyaan dari saudari delia mulniyati. Untuk menjaga kualitas pendidikan selama masa pandemi ini tentu saja diperlukan penyesuaian dari berbagai macam aspek. Salah satunya yaitu ketersediaan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh guru dalam pembelajaran. Selama pembelajaran daring dilakukan banyak masalah yg didapatkan oleh guru. Kendalanya yaitu ketersediaan fasilitas hardware maupun software. Tidak semua guru dan murid memiliki perangkat yang memenuhi syarat kelayakan. Fasilitas internet pun belum merata keberadaannya di Indonesia. Hal yg lebih substansi lagi yaitu menjaga kualitas standar isi yaitu kurikulum. Selama kbm secara online hanya merupakan konsep sebagai perangkat teknis belum berkembang menjadi cara berpikir dan paradigma pembelajaran. Dengan itu selama pendidikan jarak jauh yang memungkinkan perampingan atau integrasi materi ajar. Misalnya mata pelajaran serumpun dapat di sinergikan lalu diajarkan saat bersamaan. Kurikulum sekarang perlu disisir untuk menemukan bagian penting yang mesti perlu dipenuhi belajar fokus pada materi yang penting sehingga beban kurikulum pada guru dan siswa bisa berkurang sehingga anakanak tidak dibebani dgn kurikulum yang berat, serta mendapatkan subsidi kuota belajar. Sekian dari saya, saya kembalikan pada amoderator
Izin menambahkan jawaban dari saudara Farin, Saya Dhea Putri Utami NPM 001 . Pendidikan saat pandemi ini bisa dibilang merupakan kebiasaan baru yang terpaksa bagi guru dan siswa. Kita ketahui saat ini pendidikan dialihkan berbasis daring semuanya dimana guru dan siswa melakukan pembelajaran jarak jauh yang memerlukan sebuah media baru, ruang kelas baru yaitu kelas online, Mungkin dari pemerintah sudah berusaha mengoptimalkan kondisi perkuliahan saat ini, dengan pemberian kuota gratis, pembelajaran virtual melalui televisi, dan pemberian keringanan ukt bagi mahasiswa. mungkin barulah sekedar itu, tapi pemerintah pasti berusaha mengoptimalkan pendidikan dikala pandemi ini. terimakasih saya kembalikan ke moderator
Silahkan untuk yang lain jika ada yang ingin menambahkan
izin menambahkan moderator
izin menambahkan moderator
Silahkan saudari siska tambahannya
Terimakasih moderator, saya Siska NPM 1813033007 akan menambahkan jawaban dari saudari Delia. Yaitu upaya apa yang dilakukan pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yakni, (1) Sertifikasi guru, tujuan utama bukan untuk mendapatkan tunjangan profesi, melainkan untuk dapat menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memiliki kompetensi sebagaimana disyaratkan dalam standar kompetensi guru. Tunjangan profesi adalah konsekuensi logis yang menyertai adanya kemampuan yang dimaksud. Dengan menyadari hal ini maka guru tidak akan mencari jalan lain guna memperoleh sertifikat profesi kecuali mempersiapkan diri dengan belajar yang benar untuk menghadapi sertifikasi. Berdasarkan hal tersebut, maka sertifikasi akan membawa dampak positif, yaitu meningkatnya kualitas guru. (2) Akreditasi sekolah, untuk dapat menyelenggarakan pendidikan yang bermutu, maka setiap satuan atau program pendidikan harus memenuhi atau melampaui standar yang dilakukan melalui kegiatan akreditasi terhadap kelayakan setiap satuan atau program pendidikan. (3) Standarisasi, berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Dan terakhir langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah selama ini adalah menyiarkan tayangan belajar dari rumah (BDR) melalui TVRI. Selain tu, Radio juga bisa dimanfaatkan oleh guru untuk mengajar.
Banyak halangan yang dihadapi baik oleh pemerintah, pendidik dan siswa untuk menjaga kualitas pendidikan. Kita tidak boleh menyerah dengan keadaan. Agar kualitas pendidikan nasional kita tidak menurun di tengah berlangsungnya pandemi, seluruh stakeholder pendidikan nasional harus ikut turun tangan menjadi solusi dan mengantisipasi potensi persoalan tersebut. Terimakasih moderator
izin menambahkan moderator
Selanjutnya saudari novita silahkan
izin menambahkan moderator
Terimakasih moderator atas kesempatannya. Saya novita trisnawati npm 1813033027, izin menambahkan dari pertanyaan saudari delia. Mutu pendidikan di Indonesia pada masa pandemi merupakan masalah yang krusial, karena adanya perubahan signifikan yang tadinya konvensional menjadi dalam jaringan. Hal ini menimbulkan banyak kendala yang mengharuskan pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk tetap mempertahankan kualitas mutu pendidikan di Indonesia sesuai dengan standar proses pendidikan. Kebijakan tersebut diwujudkan dengan adanya
- Memberikan keringanan biaya pendidikan. Bagi mahasiswa seperti pemotongan ukt, penundaan pembayaran, dan mencicil ukt dan bantuan dana bos bagi pelajar yang perekonomiannya terdampak pandemi.
- Memberikan bantuan subsidi kuota bagi pengajar dan pelajar.
- memperbaharui kurikulum sesuai dengan keadaan sekarang.
- mengeluarkan peraturan agar sekolah dan perguruan tinggi menyiapkan aplikasi guna menunjang pembelajaran jarak jauh.
- pemerintah melakukan sosialisasi terhadap pengajar untuk menggunakan aplikasi atau website guna menunjang KBM.
Sekian tambahan jawaban dari saya, termakasih. Saya kembalikan kepada moderator.
Saya kira cukup untuk pertanyaan delia, Kesimpulan dari pertanyaan delia mulniati yaitu bahwa peran pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan dalam masa pandemi ini yaitu dengan menyediakan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh guru dalam pembelajaran. Selain itu pemerintah jugaa memberikan bantuan kuota gratis, pembelajaran umum melalui tv dan lain-lain
Baik terimakasih moderator
Selanjutnya untuk pertanyaan hermia, akam dijawab oleh resti nurmaya silahkan
Izin menambahkan
Izin menambahkan
Silahkan bagi peserta yang ingin menambahkan
izin menambahkan moderator
Izin menambahkan moderator
izin menambahkan moderator
Silahkan saudara joko tambhannya
Terimakasih atas kesempatan yang diberikan moderator, Saya Joko Sutrisno NPM 1813033013 akan menambahkan jawaban atas pertanyaan dari saudari Hermia Wati, Standar proses pendidikan berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran yang dapat diartikan bahwa standar proses pendidikan merupan standar proses pembelajaran berlangsung. Penyusunan standar proses pendidikan bertujuan untuk menentukan kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru untuk mencapai standar kompetensi lulus. Dengan demikian, standar proses dapat dijadikan sebagai acuan oleh setiap guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran serta menentukan komponen – komponen yang dapat mempengaruhi keberlangsungan pendidikan. Oleh karena itu standar proses pendidikan sangat penting bagi mutu pendidikan di Indonesia karena, sebuah proses pendidikan, baik tingakatan nasional maupun tingkatan kelas akan dianggap sukses apabila kompetensi lulusan yang ditargetkan dapat tercapai dengan sempurna. Oleh sebab itu, diperlukan beberapa tahapan-tahapan dan serangkai strategi yang nantinya dijadikan pedoman untuk mencapai target tersebut. Sekian, saya kembalikan kepada moderator.
Terimakasih saudara joko, silahkan untuk saudari siti nurhasanah tambahannya
Terimakasih atas kesempatannya
Saya rasa cukup untuk pertanyaan hermia, Kesimpulan untuk pertanyaan hermia yaitu Standar Proses Pendidikan (SPP) sebagai standar minimal yang harus dilakukan memiliki fungsi sebagai pengendali proses pendidikan untuk memperoleh kualitas hasil dan proses pembelajaran yang baik. Proses ini merupakan alat untuk mencapai kompetensi yang harus dicapai, sebaik apapun rumusan kompetensi pada akhir keberhasilannya bergantung pada pelaksanaan proses pembelajaraanya yang dilakukan oleh guru. Jadi Standar Proses juga berfungsi sebagai alat mencapai tujuan pendidikan dan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan siswa. Faktor lainnya yaitu sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, penilaian, isi kurikulum, pengelolaan, pembiayaan dan lain lain
Baiklah pertanyaan terakhir dari saudari erika akan dijawab oleh saudari novi handayani, silahkan
Saya Novi Handayani Npm 1813033009, perwakilan dari kelompok 1 akan menjawab pertanyaan dari saudari Erika Sukma Lestari. Standar proses meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.
Untuk pendidikan di Indonesia, sesuai atau tidak dengan standar proses yang telah ada, salah satunya dilihat dari guru sebagai pemeran utama standart proses dalam pembelajaran. Guru memiliki “beban” yang sangat berat dan dituntut untuk terus menerus meningkatkan kompetensi keilmuan dan kreativitasnya terkait dengan kehalian proses pembelajaran yang minimal meliputi, penyusan Silabus dan RPP, model dan strategi pembelajaran, dan aspek lain.
Namun realitasnya, kita masih mendapatkan Guru yang tingkat kompetensinya belum mumpuni. Misalnya, mereka lebih memilih copy-paste Silabus dan RPP dari pada menyusun sendiri satuan perangkat perencanaan pembelajarannya. Bila sudah begitu, jangan berharap mereka mampu memberikan proses pembelajaran baik di sekolah. Sebab, sangat jelas sekali bahwa mereka tidak “merencakan” proses pembelajaran tersebut dengan baik.
Pemerintah memang berupaya keras untuk meningkatkan kualitas mutu guru terkait kamampuannya dalam melaksanakan proses pembelajarannya. Melalui progara sertifikasi guru, yang salah satunya menyaratkan seorang guru proa aktif dalam penyusan Silabus dan RPP.
Namun, praktek di lapangan mereka hanya copy-paste saja, untuk sekedar “memenuhi” persyaratan pengajuan sertifikasi tersebut. Padahal, silabus dan RPP merupakan tonggak utama sukses tidaknya sebuah proses pembelajaran. Dalam Silabus dan RPP itulah segala bentuk perencaan proses pembelajaran yang hendak dilakukan tersusun sehingga nantinya proses pembelajaran di kelas dapat terarah dengan baik, efektif dan efisien. Sekian dari saya, saya kembalikan pada moderator.
izin menambahkan moderator
Izin menambahkan moderator
Izin menambahkan
Silahkan jika ada yang ingin menambahkan
Izin menambahkan moderator
izin menambahkan moderator
Silahkan saudara agus tambahannya
Izin menambahkan moderator
Izin menambahlan
Bagaimana saudari erika apakah sudah dapat diterima jawaban dan tambahnnya?
Cukup jelas moderator.. Terimakasih atas jawabannya
Baiklah Kesimpulannya yaitu Standar proses meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Namun pelaksanaan nya di Indonesia masih menemui banyak kendala sehingga masih perlu ditingkatkan lagi.
Itulah presentasi dari kelompok 1 saya sebagai moderator mohon maaf apabila terdapat kesalahan selama presentasi, saya akhiri wassalamualaiku wr.wb
Selanjutnya saya kembalikan kepada ibu nur indah lestari selaku dosen pengampu mata kuliah ini. Terimakasih
baik, terimakasih moderator. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih moderator
Waalaikum salam wrwb. Terima kasih moderator
Waalaikumsalam terimakasih moderator
Waalaikumsalam wr.wb
Terimakasih moderator
Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, terimakasih moderator
Baik, terimakasih moderator
Waalaikumsallam warahmatullai wabarakatuh
Waalaikumsalam, terimakasih moderator
waalaikumsalam, terimakasih moderator
waalaikumussalam terima kasih
Waalaikumsalam wr.wb, Terimakasih moderator
Waalaikumsalam, terimakasih kelompok 1
Terimakasih kelompok 1
Waallaikummusalam wr wb