FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si གིས-
Number of replies: 21

Silahkan diskusikan yang telah dipresentasikan pada forum ini

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121004 Widia Putri Rahayu གིས-
Saya Widia Putri Rahayu 1914121004, izin bertanya kepada kelompok 3. Pada presentasi tersebut, mengapa bromealin buah nanas kadarnya dianalisis pada setiap waktu penyimpanan?
In reply to 1914121004 Widia Putri Rahayu

Re: FORUM DISKUSI

1914121005 Anggun Sari གིས-
Saya Anggun Sari 1914121005 dari kelompok 3. Izin menjawab pertanyaan dari widia. Bromealin pada buah nanas kadarnya harus dianalisis setiap waktu penyimpanan karena, bromealin sangat sensitif terhadap suhu tinggi, keasamam, dan lingkungan yang tidak mendukung sehingga daya kerja enzim bromealin mudah terganggu dan tidak optimal. Dengan demikian perlu dilakukan analisis pada setiap penyimpanan untuk memastikan kadar bromealin yang sesungguhnya dan sesuai sehingga bromealin dapat bekerja secara optimal dan stabil.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121003 Agfharinda Azwa གིས-
Assalammu'alaikum, izin bertanya saya Agfharinda Azwa, NPM 1914121003. Izin bertanya pada kelompok 3. Apakah yang menyebabkan kandungan bromealin dalam jus nanas tidak signifikan? terimakasih sebelumnya.
In reply to 1914121003 Agfharinda Azwa

Re: FORUM DISKUSI

1914121011 Ulivia Alfina Zahra གིས-
Izin menjawab, berdasarkan hasil penelitian pada jurnal, diketahui bahwa waktu penyimpanan tidak berpengaruh signifikan atau berbeda nyata terhadap penurunan kadar bromelain pada 1 jam, 2 jam, 3 jam, ......, 8 jam penyimpanan. Dengan kata lain, meskipun terjadi penurunan namun berdasarkan uji statistik dapat dikatakan bahwa kadar bromelain pada setiap waktu penyimpanan relatif sama. Penyebabnya kemungkinan karena tingginya kadar bromelain yang terkandung dalam buah nanas, sehingga meskipun telah disimpan selama beberapa waktu, penurunan bromelain tidak signifikan. Selain itu, diketahui bahwa bromelain ini merupakan suatu enzim, dimana, pada suhu 10°C enzim tidak akan mengalami denaturasi sehingga meskipun telah disimpan dalam beberapa waktu kandungan bromeilin tidak menurun secara drastis.

Terimakasih atas pertanyaannya, Arin.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121005 Anggun Sari གིས-
Saya Anggun Sari 1914121005. Izin bertanya ke kelompok 2, Mengapa bisa terjadi pemisahan puncak yang parah, tailing, dan elusi awal dapat terjadi jika ekstrak ini langsung disuntikkan ke sistem HPLC tanpa perawatan lebih?
In reply to 1914121005 Anggun Sari

Re: FORUM DISKUSI

1914121004 Widia Putri Rahayu གིས-
saya Widia Putri Rahayu, NPM 1914121004. Izin menjawab, terjadi pemisahan puncak yang parah, tailing, dan elusi awal dapat terjadi jika ekstrak ini langsung disuntikkan ke sistem HPLC tanpa perawatan lebih disebabkan karena pelarut sampel memiliki kekuatan yang lebih tinggi daripada fase gerak HPLC. Namun, ini tidak menimbulkan masalah setelah ekstrak diencerkan dengan air suling.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121011 Ulivia Alfina Zahra གིས-
Izin bertanya kepada kelompok 2, saya Ulivia Alfina Zahra 1914121011. Mengapa kandungan katekin pada teh hijau lebih tinggi dibandingkan pada teh oolong? Terimakasih.
In reply to 1914121011 Ulivia Alfina Zahra

Re: FORUM DISKUSI

1914121003 Agfharinda Azwa གིས-
saya Agfharinda Azwa, NPM 1914121003. Izin menjawab, yang menyebabkan kandungan katekin pada teh hijau lebih tinggi dibandingkan pada teh oblong adalah karena teh hijau berasal langsung dari pengeringan dan pengukusan daun teh segar. Dengan demikian, tidak terjadi fermentasi. Teh Oolong berasal dari daun segar yang mengalami tahap fermentasi parsial sebelum dikeringkan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121032 Sabila Azzahra གིས-
Saya Sabila Azzahra 1914121032, izin bertanya pada kelompok 1. Pada analisis vitamin B3, didapatkan hasil bahwa vitamin B3 terdeteksi pada semua sampel, namun didapatkan hasil yang berbeda antara sampel asal jeruk dan kayu putih, dan disebutkan bahwa asal botani madu mempengaruhi kandungan Vitamin B3 nya begitu, kenapa hal tersebut dapat terjadi?
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1954121001 Karimah གིས-
Saya Karimah NPM 1954121001 dari kelompok 4, izin bertanya pada kelompok 1. Mengapa dipilih metode RP-HPLC untuk menganalisis vitamin dalam madu? Apakah keunggulan metode RP-HPLC tersebut sehingga metode ini divalidasi menjadi metode untuk menganalisis vitamin dalam madu dibandingkan dengan metode lainnya?
In reply to 1954121001 Karimah

Re: FORUM DISKUSI

1914121051 Widi Riski Pebianti གིས-
Saya Widi Riski Pebianti 1914121051 izin menjawab. Metode RP-HPLC dipilih untuk menganalisis vitamin dalam madu dikarenakan keunggulannya yang sudah divalidasi secara sederhana dan cepat untuk penentuan simultan lima vitamin yang larut dalam air. Sebenarnya terdapat metode lain yang biasa digunakan untuk menganalisis vitamin dalam madu, tetapi metode tersebut hanya bisa menganalisis satu jenis vitamin larut air dalam madu. Selain itu, metode RP-HPLC juga memberikan batas deteksi dan kuantifikasi yang rendah, linearitas yang sangat baik dalam interval konsentrasi yang besar, presisi yang sangat baik, dan tidak adanya bias.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121003 Agfharinda Azwa གིས-
Diskusi GCMS

Saya Agfharinda Azwa, NPM 1914121003. Izin bertanya pada kelompok 3. Mengapa buah stroberi dengan penambahan tiga jamur lebih cepat mengalami pembusukan dibandingkan dengan kontrol? Dan apakah ada faktor lain selain penambahan jamur tersebut yang dapat memeprcepat proses pembusukan buah stroberi? Terimakasih
In reply to 1914121003 Agfharinda Azwa

Re: FORUM DISKUSI

1914121005 Anggun Sari གིས-
Saya Anggun Sari 1914121005. Izin menjawab jadi penambahan jamur setelah di identifikasi menggunakan alat GCMS memang benar lebih cepat membuat buah strawberry busuk dibandingkan kontrol. Hal tersebut dikarenakan jamur dapat merusak bagian buah dan merupakan faktor pembatas utama dalam mempercepat pembusukan buah. Selain jamur ada juga pengaruh suhu dan kelembaban yang menyebabkan buah strawberry mudah membusuk. Suhu yang tinggi akan menyebabkan laju respirasi tinggi dan mempercepat pembusukan. Jadi pembusukan buah tidak hanya disebabkan oleh jamur tetapi faktor lingkungan juga dapat berpengaruh.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121004 Widia Putri Rahayu གིས-
DISKUSI GCMS

Saya Widia Putri Rahayu 1914121004, izin bertanya kepada Kelompok 3. Pada presentasi dijelaskan bahwa sebelum pengujian dilakukan, semua sensor dicuci dengan udara bersih yang disaring. Pertanyaannya, Apa yang terjadi jika tidak dicuci terlebih dahulu dengan udara bersih? apakah akan mempengaruhi hasilnya nanti?
In reply to 1914121004 Widia Putri Rahayu

Re: FORUM DISKUSI

1914121011 Ulivia Alfina Zahra གིས-
Izin menjawab, saya Ulivia Alfina Zahra 1914121011. Pencucian sensor GC-MS dengan udara bersih yang disaring dengan arang aktif bertujuan untuk menjaga agar sensor tetap sensitif terhadap senyawa volatil. Dengan demikian, ketika pencucian tidak dilakukan, maka dapat berpotensi mengurangi sensitivitas sensor terhadap senyawa volatil dan hasil pengujian dengan alat ini akan menjadi bias atau dapat membuat senyawa volatil menjadi tidak terbaca oleh sensor pada alat ini.

Terimakasih.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121005 Anggun Sari གིས-
Diskusi GCMS

Saya Anggun Sari 1914121005, izin bertanya kepada kelompok 2. Faktor apa yang dapat menyebabkan perbedaan komposisi kimia minyak atsiri gaharu pada
sampel A, B dan C ?
In reply to 1914121005 Anggun Sari

Re: FORUM DISKUSI

1914121003 Agfharinda Azwa གིས-
Saya Agfharinda Azwa, NPM 1914121003. Izin menjawab, faktor yang menyebabkan perbedaan komposisi minyak atsiri gaharu apda sampel A, B dan C adalah jenis atau asal usul pohon gaharu, cara perangsangan getah gaharu, dan cara ekstraksi minyak
gaharu. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa spesies yang berbeda memiliki komposisi
senyawa kimia yang berbeda.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: FORUM DISKUSI

1914121011 Ulivia Alfina Zahra གིས-
DISKUSI GC-MS

Saya Ulivia Alfina Zahra 1914121011, izin bertanya pada kelompok 2. Bagaimana cara menentukan hasil analisis GCMS pada jurnal yang kalian rujuk?
In reply to 1914121011 Ulivia Alfina Zahra

Re: FORUM DISKUSI

1914121004 Widia Putri Rahayu གིས-
Saya Widia Putri Rahayu 1914121004, izin menjawab. Cara menentukan hasil dari GCMS ditentukan berdasarkan total ion chromatography (TIC) dan massa chromatograms. Selanjutnya diidentifikasi menggunakan perpustakaan spektral massa National Institute of Standards and Technology (NIST) 2008.