Dampak Repelita di Pedesaan

Diskusi

Re: Diskusi

Monica Agustia Wiwit Rahayu གིས-
Number of replies: 0
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, perkenalkan saya Monica Agustia Wiwit Rahayu dengan NPM 2053033007. Izin untuk menjawab pertanyaan yang Bapak berikan.

Sejak permulaan pemerintahan Orde Baru di Indonesia, peranan birokrasi Pemerintah dalam pelayanan publik telah berkembang dengan sangat pesat. Pengeluaran pemerintah untuk sektor-sektor pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, perumahan dan perhubungan telah meningkat dari Rp. 414,3 milyar pada Pelita I menjadi Rp. 12.244,6 milyar dalam harga konstan tahun 1969 pada Pelita IV, suatu peningkatan sebesar hampir 30 kali.

1. Swasembada Beras
Sejak tahun 1968 sampai dengan tahun 1992, produksi padi sangat meningkat. Prestasi yang besar khususnya di sektor pertanian ini telah mengubah posisi Indonesia dari negara pengimpor beras terbesar di dunia dalam tahun 1970-an menjadi negara yang mencapai swasembada pangan sejak tahun 1984 dan kenyataan bahwa swasembada pangan yang tercapai pada tahun itu selanjutnya juga selama lima tahun terakhir sampai dengan tahun terakhir Repelita V
tetap dapat dipertahankan.

2. Kesejahteraan Penduduk
Strategi yang mendahulukan pembangunan pertanian disertai dengan pemerataan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat, yang antara lain meliputi penyediaan kebutuhan pangan, peningkatan gizi, pemerataan pelayanan kesehatan, keluarga berencana, pendidikan.

3. Masyarakat Tinggal Landas
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa negara tinggal landas adalah negara industri. Negara industri dapat berkembang karena dia menguasai dan mampu memanfaatkan teknologi modern.

Sekian terimakasih, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.