MUNCULNYA BERBAGAI ORGANISASI MILITER DAN SEMI Diskusi MILITER MASA JEPANG (PRA KEMERDEKAAN)

Diskusi

Diskusi

Yusuf Perdana གིས-
Number of replies: 20

Jelaskan menurut pendapat anda urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer, dan analisislah organisasi militer bentukan jepang yang paling efektif menurut anda pada saat itu !

In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Farin Fatwa Sugesty གིས-
Izin menjawab pak. Saya Farin Fatwa Sugesty, Npm 1813033029.

Urgensi jepang membentuk organisasi militer dan semi militer adalah untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat, Jepang membutuhkan sumber daya Indonesia. Selama menduduki Indonesia, Jepang membentuk sejumlah organisasi militer dan semimiliter untuk mempersiapkan kaum muda menjaga pertahanan Jepang.

Menurut saya, organisasi militer/semi militer jaman pendudukan jepang yg paling berpengaruh adalah Pembela Tanah Air. PETA merupakan tentara sukarelawan yang dibentuk oleh Pemerintah Jepang saat mengusai bangsa Indonesia periode 1942 hingga 1945. PETA memiliki peran penting untuk menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia meski awalnya bertugas membantu Jepang dalam peperangan Asia Timur Raya. Bahkan PETA merupakan cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI).
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Novita Trisnawati གིས-
Saya Novita Trisnawati npm 1813033027, izin berpendapat pak. Perang Pasifik yang semakin mendesak kekuatan Jepang membuat Jepang mulai kembali memutar otak dan menemukan cara yaitu dengan meminta bantuan dari rakyat untuk menahan laju ofensif tentara Sekutu. Akhirnya pemerintah Jepang mulai memikirkan pengerahan pemuda-pemuda Indonesia guna membantu usaha peperangan nya. Jepang mulai beralih ke strategi defensif di mana Indonesia menjadi front depan. Tujuan dari dibentuknya gerakan militer ini adalah untuk membantu pasukan Jepang dalam perang Pasifik menghadapi Sekutu. Menurut saya, organisasi militer bentukan Jepang yang paling efektif yaitu Heiho. Heiho adalah prajurit Indonesia yang berlangsung ditempatkan di dalam organisasi militer Jepang baik Angkatan Darat maupun Angkatan Laut. Anggota Heiho lebih tertatih di dalam bidang militer dibanding Tentara Pembela Tanah Air (PETA), karena kedudukannya sebagai pengganti prajurit Jepang perang. Di antaranya terdapat anggota Heiho sebagai pemegang senjata anti pesawat, tank, artileri medan, pengemudi dan lain-lain. Sekian pak dari saya, terimakasih pak.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Roni Hermawan གིས-
Saya Roni Hermawan NPM 1813033011 Izin menanggapi, Urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer yaitu Untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat, Jepang membutuhkan sumber daya Indonesia. Selama menduduki Indonesia, Jepang membentuk sejumlah organisasi militer dan semimiliter untuk mempersiapkan kaum muda menjaga pertahanan Jepang. Organisasi semimiliter yang dibentuk antara lain : Barisan Pemuda Asia Raya, San A Seinen Kutensho, Korps Pemuda, dan sebagainya. Tujuan Jepang melakukan hal tersebut adalah untuk menguatkan barisan dalam menghadapi Perang Pasifik dengan dalih berusaha bersama-sama sebagai bangsa Asia melawan bangsa Barat. Dengan demikian, tujuan sebenarnya Jepang membentuk organisasi semi militer adalah mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang.

Organisasi militer bentukan jepang yang paling efektif menurut saya yaitu Pembela Tanah Air (PETA) merupakan organisasi bentukan Jepang untuk memperkuat Heiho pada 3 Oktober 1943 atas usulan Gatot Mangkupraja kepada Letnan Jenderal Kumakici Harada. Pembentukan PETA didasarkan pada peraturan Pemerintah Jepang, yaitu Osamu Seinendan Nomor 44. Dimana, dalam melakukan perekrutannya berasal dari berbagai kalangan masyarakat hingga mencapai lebih dari 37 ribu orang dari Pulau Jawa dan lebih dari 20 ribu dari pulau Sumatera. Berbeda dengan Heiho, anggota PETA diperbolehkan memiliki jabatan dalam kemiliteran. Alhasil, PETA menghasilkan alumni yang kemudian menjadi pemimpin-pemimpin berkualitas dari Indonesia, terutama di bidang kemiliteran. Tokoh PETA yang terkenal dan membawa pengaruh besar di Indonesia di antaranya adalah Jenderal Sudirman, Jenderal Gatot Subroto, Supriyadi dan Jenderal Ahmad Yani.

Sekian terimakasih
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Delia Mulniyati གིས-
nama saya Delia mulniyati npm 1813033019 izin menanggapi pak
Tujuan Jepang untuk membentuk organisasi militer dan semi militer di Indonesia adalah untuk dapat mempergunakannya untuk kepentingan Jepang itu sendiri, yaitu mempertahankan indonesia dari pihak sekutu dan untuk dikirim ke daerah perang Jepang di luar negeri.
1. Heiho (Tentara Pembantu) Heiho dibentuk pada tanggal 2 September 1942 atas instruksi dari Markas Besar Angkatan Darat Jepang. Di dalam buku Perlawanan Supriyadi terhadap penjajahan Jepang di Blitar oleh Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (2008:49), disebutkan Jepang berusaha keras mengumpulkan kekuatan Militer, salah satunya pembentukan Heiho sejak tahun 1942. Menurut buku Modul Pembelajaran SMA: Sejarah Indonesia oleh Anik Sulistiyowati (2020:15), tujuan dibentuknya Heiho adalah membantu pekerja kasar militer berupa pembangunan membangun kubu-kubu pertahanan, menjaga kamp tahanan, dan membantu perang tentara Jepang di medan perang. Namun, dalam perkembangannya, Heiho kemudian dipersenjatai. Adapun syarat menjadi Heiho yaitu berumur 18 sampai 25 tahun, berbadan sehat, berkelakuan baik, dan minimal berpendidikan sekolah dasar. Dalam kontribusinya melawan Pasukan Sekutu, Heiho berperang sampai ke Morotai, Burma, dan beberapa daerah lain. Heiho terbagi atas pasukan Darat, Laut, dan Polisi (Kempeitei). Selain itu, Heiho dikelompokkan menjadi beberapa kompi, seperti kompi 16 bagian Jawa dan kompi 25 bagian atas daerah Sumatera. Dalam tugasnya, Heiho dibagi ke dalam beberapa bagian seperti pemegang senjata anti-pesawat, tank, artileri, dan pengemudi. Dikutip dari buku Bapak Kepolisian Negara Republik Indonesia: Jenderal Polisi R.S. Soekanto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang pertama oleh Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, 1945-1959 (2000:40), menurut Jenderal AH Nasution, Jepang melakukan pembubaran dan pelucutan senjata terhadap Peta dan Heiho pada tanggal 18, 19, dan 20 Agustus 1945. Namun, dalam perkembanganya setelah kemerdekaan, Heiho dileburkan ke dalam BKR. 2. Peta (Pembela Tanah Air) Peta dibentuk atas usulan tokoh bernama Gatot Mangkoepradja yang mengirimkan surat kepada Gunseikan (pemimpin militer tertinggi Jepang) di Jakarta. Isi surat tersebut adalah memohon dibentuknya pasukan para pemuda lokal untuk membela tanah air dari serangan Pasukan Sekutu dalam Perang Asia Timur Raya. Kemudian, pada tanggal 3 Oktober 1943, dibentuklah organisasi militer bernama Peta. Pembentukan ini berdasar kepada Maklumat Osamu Seirei No.44 yang berisi pengaturan terkait pembentukan organisasi militer bernama Peta. Dilansir dari laman Universitas Malahayati Bandar Lampung, pembentukan ini sebagai wujud simpati kepada rakyat Indonesia supaya membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya. Pelatihan Peta dilakukan di kompleks militer Bo-ei Giyugun Kanbu Resentai daerah Bogor (Jawa Barat). Hasil dari bentukan Peta menghasilkan 66 Batalyon di Jawa, 3 Batalyon di Bali, dan 20.000 pasukan di Bogor. Dikutip dari Jurnal of Indonesian History: Dari Rakyat Untuk Rakyat: Benih, Cikal-Bakal, dan Kelahiran Tentara Indonesia 1945-1947 oleh Nanda Julian Pratama A (2018:14), daerah Tangerang juga menjadi cikal bakal pendidikan Peta. Selain itu, Peta memiliki beberapa keunggulan yaitu muda, kuat dan energik. Hal ini senada dengan salah satu syarat menjadi Peta adalah berumur muda dan memiliki hubungan yang baik terhadap atasan. Peta dididik untuk anti terhadap Barat sebagai rasa nasionalisme. Organisasi ini berbeda dengan Heiho yang ikut berperang ke banyak daerah medan pertempuran. Peta bertugas sebagai pasukan pertahanan rakyat apabila sekutu menyerang dalam Perang Asia Timur Raya.
Yang paling efektif menurut saya yaitu Heiho
Selain organisasi militer, Jepang juga mendirikan organisasi-organisasi semi militer di Indonesia, antara lain:
Seinendan (Barisan Pemuda) ...
Keibodan (Barisan Pembantu Polisi) ...
3. Fujinkai (Himpunan Wanita) ...
4. Jawa Hokokai (Perhimpunan Kebaktian Rakyat Jawa) ...
Syuisintai (Barisan Pelopor)
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Lidia Millinia གིས-
Saya Lidia Millinia NPM 1813033031 izin menanggapi pak;
Urgensi Jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer ini memiliki tujuan adalah untuk membantu pasukan Jepang dalam perang Pasifik menghadapi Sekutu. Hal ini dikarenakan Perang Pasifik yang semakin mendesak kekuatan Jepang membuat Jepang mulai kembali memutar otak dan menemukan cara yaitu dengan meminta bantuan dari rakyat untuk menahan laju ofensif tentara Sekutu. Akhirnya pemerintah Jepang mulai memikirkan pengerahan pemuda-pemuda Indonesia guna membantu usaha peperangan nya. Jepang mulai beralih ke strategi defensif di mana Indonesia menjadi front depan.
Menurut saya organisasi militer bentukan Jepang yang paling efektif adalah PETA, Pendidikan militer ala PETA secara garis besar dikatakan keras, karena disana diajarkan disiplin yang penuh layaknya seorang tentara dan penuh dengan hukuman jika melanggar satu saja peraturan atau latihan. PETA juga memiliki beberapa keunggulan dan juga kekurangan. Beberapa hal yang bisa diajukan sebagai keunggulan PETA adalah mereka muda, kuat dan enerjik. Hal ini berkenaan dengan segi fisik karena memang yang menjadi syarat untuk menjadi anggota PETA adalah berumur muda. Selain itu mereka juga punya hubungan yang baik antara atasan dan bawahan. PETA pada umumnya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta jiwa anti-barat yang tinggi pula. Ini tidaklah mengherankan karena selain mendapat pendidikan secara militer, mereka juga mendapat pelajaran mengenai Nasionalisme yang pelajaran tersebut secara langsung diberikan oleh Sukarno. Diperkirakan jumlah tentara PETA mencapai angka 120.000 personil pada pertengahan 1945, dan ini menjadi tulang punggung personil tentara Indonesia nantinya. Kelemahan PETA yang terutama adalah yang sifatnya teknis, organisasi.
Sekian, terimakasih pak
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Amalia Sari གིས-
Nama saya Amalia Sari npm 1813033055 izin menanggapi pak, menurut pendapat saya lasan pembentukan dari organisasi militer dan semi militer adalah upaya Jepang untuk menarik simpati dan dukungan rakyat Indonesia, hal ini karena Jepang terdesak akan kehadiran Sekutu di Inonesia dan kekalahan Jepang dibeberapa tempat di Asia dan Pasifik. Tenaga Heiho banyak dikirim ke negara-negara yang telah dikuasai Jepang dengan tujuan mempertahankanya dari serangan sekutu. Hal ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan militer Jepang serta untuk menjaga kekuasaan wilayah Jepang. Dan bentuk organisasi yang paling berpengaruh yaitu organisasi PETA.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

siska - གིས-
Saya Siska NPM 1813033007 Izin menjawab bapak, urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer bertujuan untuk memperkuat kedudukannya di tanah jajahan dan posisinya di Asia dalam upaya memerangi sekutu. Utamanya armada perangnya, dimana Jepang mendirikan organisasi-organisasi militer Indonesia agar pasukan militer Jepang untuk melawan Sekutu bertambah. Organisasi bentukan Jepang tersebut antara lain Heiho, PETA, Seinendan, Keibodan, Fujinkai, Jawa Hokokai, dan Jibakutai. Keberadaan organisasi ini tidak hanya mampu memperkuat armada perang Jepang, tetapi juga mampu menjadi alat doktrin bagi rakyat Indonesia. Dan untuk organisasi militer bentukan jepang yang paling efektif menurut saya pada saat itu ialah Pembela Tanah Air (PETA), kehadiran organisasi bentukan Jepang PETA ini justru  menjadi pemantik perjuangan pembebasan kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia. Tokoh PETA yang terkenal dan membawa pengaruh besar di Indonesia di antaranya adalah Jenderal Sudirman, Jenderal Gatot Subroto, Supriyadi dan Jenderal Ahmad Yani. Sekian tanggapan yang dapat saya berikan, terimakasih bapak.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Ayu Fitri Anggraini གིས-
Saya Ayu Fitri Anggraini NPM 1813033049 Izin menanggapi pak
Jepang membentuk beberapa organisasi militer dan semi militer guna membantu dalam perang Asia Timur Raya. Dimana pada saat itu Jepang berusaha mengerahkan rakyat Indonesia terutama para pemuda ke berbagai macam organisasi yang sifatnya militer maupun semi militer. Kemudian bangsa Jepang menganggap bahwa para pemuda Indonesia yang tinggal di daerah masih belum terpengaruh oleh pikiran Barat.
Menurut saya organisasi militer bentukan jepang yang efektif pada saat itu yaitu PETA, Karena anggotanya merupakan seorang pelajar yang telah menyadari arti pentingnya kemerdekaan dengan menyerukan sikap patriotisme yang dibutuhkan untuk setiap jiwa yang ingin merdeka. Anggota dari tentara sukarela PETA dilatih dalam bidang militer agar dapat menguasai taktik perang dan cara penggunaan senjata modern. Kita ketahui bahwa lahirnya TNI sendiri berasal dari orang-orang yang mendapatkan pendidikan militer di PETA. Sehingga dapat dikatakan bahwa PETA merupakan cikal bakal terbentuknya TNI.
Terimakasih, Sekian tanggapan saya, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Christine Amellia Putri གིས-
Saya Christine Amellia Putri npm 1813033025 izin menjawab pak, menurut saya urgensi Jepang dalam membentuk organisasi militer dan semi militer tentu saja diutamakan untuk kepentingan pribadi pihak Jepang, yaitu untuk mempertahankan Indonesia yang waktu itu merupakan salah satu daerah jajahan Jepang dari pihak Sekutu dan juga untuk menghimpun kekuatan militer yang dalam bentuk tentara maupun pekerja sosial untuk dikirim ke wilayah perang Jepang. Kemudian menurut saya organisasi bentukan Jepang yang paling efektif pada saat itu adalah Heiho. Hal ini dikarenakan Heiho dianggap memiliki kemampuan terbaik dibandingan dengan organisasi militer bentukan Jepang yang lain. Heiho mendapat pelatihan khusus dari Jepang sehingga memungkinkan mereka untuk lebih ahli di medan perang. Hal ini juga terkait dengan peran mereka terhadap kemerdekaan Indonesia, para anggota yang dibekali banyak kemampuan ini akan sangat membantu Indonesia dalam meraih kemerdekaan.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Novi Handayani གིས-
Saya Novi Handayani, Npm 1813033009. Izin menanggapi pak
Urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer adalah untuk dapat mempergunakannya untuk kepentingan Jepang itu sendiri, yaitu mempertahankan indonesia dari pihak sekutu dan untuk dikirim ke daerah perang Jepang di luar negeri. Jepang memanfaatkan sumber daya manusia Indonesia yang begitu banyak untuk membentuk beberapa organisasi, bertujuan membantu mereka dalam kepentingan peperangan. Dimana, untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat, Jepang membutuhkan sumber daya Indonesia. Selama menduduki Indonesia, Jepang membentuk sejumlah organisasi militer dan semimiliter untuk mempersiapkan kaum pemuda menjaga pertahanan Jepang.

Kemudian, organisasi militer bentukan jepang yang paling efektif pada saat itu adalah PETA. Dimana, pembentukan Tentara Sukarela PETA di Indonesia yang bertugas untuk membantu Tentara Pendudukan Jepang dalam menjaga Tanah Air Indonesia dari serangan Sekutu. Keanggotaan Tentara Sukarela PETA terdiri dari para pemuda berbagai tingkatan. Rata-rata anggotanya merupakan seorang pelajar yang telah menyadari arti pentingnya kemerdekaan dengan menyerukan sikap patriotisme yang dibutuhkan untuk setiap jiwa yang ingin merdeka. Tujuan lain di bentuknya Tentara Sukarela PETA, untuk Indonesia ialah membangkitkan semangat juang para pemuda-pemuda Indonesia. Selain itu, Pembentukan PETA oleh Jepang dimaksudkan untuk dipergunakan mempertahankan wilayah Jawa terhadap serangan tentara sekutu. Sistem pertahanan yang dipergunakan Jepang yakni: Pertahanan disusun dengan tiga lini. Lini terdepan, dipantai, terdiri atas kesatuan-kesatuan Indonesia. Dengan demikian merekalah yang akan menerima pukulan pertama dari pihak sekutu dalam serangan balasannya. Lini kedua terdapat pada dataran tinggi di tengah. Lini ketiga terdapat digunung-gunung dimana kelompok-kelompok tentara Jepang dan Indonesia akan melaksanakan perang gerilya.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Erika Sukma Lestari གིས-
Saya Erika Sukma Lestari npm 1813033021 izin menanggapi Pak. Urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer yaitu Untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat, Jepang membutuhkan sumber daya Indonesia. Selama menduduki Indonesia, Jepang membentuk sejumlah organisasi militer dan semimiliter untuk mempersiapkan kaum muda menjaga pertahanan Jepang. Organisasi semimiliter yang dibentuk antara lain : Barisan Pemuda Asia Raya, San A Seinen Kutensho, Korps Pemuda, dan sebagainya. Tujuan Jepang melakukan hal tersebut adalah untuk menguatkan barisan dalam menghadapi Perang Pasifik dengan dalih berusaha bersama-sama sebagai bangsa Asia melawan bangsa Barat. Dengan demikian, tujuan sebenarnya Jepang membentuk organisasi semi militer adalah mempersiapkan tenaga prajurit untuk membantu Jepang.

Menurut saya organisasi militer bentukan jepang yang efektif pada saat itu yaitu PETA, Karena anggotanya merupakan seorang pelajar yang telah menyadari arti pentingnya kemerdekaan dengan menyerukan sikap patriotisme yang dibutuhkan untuk setiap jiwa yang ingin merdeka. Anggota dari tentara sukarela PETA dilatih dalam bidang militer agar dapat menguasai taktik perang dan cara penggunaan senjata modern. Kita ketahui bahwa lahirnya TNI sendiri berasal dari orang-orang yang mendapatkan pendidikan militer di PETA. Sehingga dapat dikatakan bahwa PETA merupakan cikal bakal terbentuknya TNI.
Terimakasih, Sekian tanggapan saya, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Yohana Lestari གིས-
Saya Yohana Lestari npm 1813033005 izin menanggapi pak :
Urgensi Jepang membentuk organisasi militer dan semimiliter adalah Jepang membutuhkan banyak sumber daya manusia Indonesia untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat. Sumber daya manusia yang dibutuhkan tentunya harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana strategi perang maka dari itu dibentuklah berbagai organisasi militer dan semimiliter agar dapat mempersiapkan kaum muda untuk menjaga pertahanan Jepang. Jadi alasan pembentukan dari organisasi militer dan semi militer adalah upaya Jepang untuk menarik simpati dan dukungan rakyat Indonesia, hal ini karena Jepang terdesak akan kehadiran Sekutu di Inonesia dan kekalahan Jepang dibeberapa tempat di Asia dan Pasifik. Sedangkan untuk organisasi militer yang paling efektif saat itu adalah PETA. Hal ini karena pada pembentukan PETA banyak pemuda dan pelajar bangsa Indonesia yang ikut dan bergabung menjadi tentara sukarelawan tanpa paksaan. Hal ini karena mereka memiliki tujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Anggota PETA tidak hanya memperoleh latihan fisik. Jepang juga mengajak anggota PETA untuk mencintai tanah air dan membangkitkan patriotisme. Bahkan organisasi ini merupakan cikal bakal dibentuknya TNI.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Resti Nurmaya གིས-
Saya Resti Nurmaya Npm 43 izin menanggapi pak,

Menurut saya urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer bertujuan untuk memperkuat kedudukannya di tanah jajahan dan posisinya di Asia dalam upaya memerangi sekutu. Jepang membentuk beberapa organisasi militer dan semi militer guna membantu dalam perang Asia Timur Raya. Dimana pada saat itu Jepang berusaha mengerahkan rakyat Indonesia terutama para pemuda ke berbagai macam organisasi yang sifatnya militer maupun semi militer. Kemudian, organisasi militer yang paling efektif saat itu adalah PETA. Hal ini karena pada pembentukan PETA banyak pemuda dan pelajar bangsa Indonesia yang ikut dan bergabung menjadi tentara sukarelawan tanpa paksaan. Hal ini karena mereka memiliki tujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Anggota PETA tidak hanya memperoleh latihan fisik. Jepang juga mengajak anggota PETA untuk mencintai tanah air dan membangkitkan patriotisme. Bahkan organisasi ini merupakan cikal bakal dibentuknya Tentara Nasional Indonesia
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Ida Ayu Komang Fitri Yani གིས-
Saya Ida Ayu Komang Fitri Yani NPM 1813033045, izin menanggapi pak...

Tujuan utama Jepang membentuk organisasi militer maupun semi militer di Indonesia adalah untuk kepentingan Jepang yang saat itu tengah berada dalam Perang Asia Timur Raya. Jepang mau membutuhkan banyak tenaga untuk menjadi pasukannya serta berbagai keperluan dan kebutuhan perang lainnya.
Organisasi militer bentukan Jepang yang paling menonjol (terutama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia) adalah PETA. PETA dibentuk oleh Pemerintah Jepang pada 1943 yang bertujuan untuk menghadapi perang Asia Timur Raya dari serangan blok sekutu. Anggota PETA mendapatkan pelatihan mengenai militer dan akhirnya merencanakan persiapan kemerdekaan. Tokoh-tokoh Indonesia, seperti Soekarno, Hatta dan lainnya sudah merencanakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Beberapa tokoh menginiasi pembentukan organisasi pemuda. Banyak pemuda Indonesia dapat memperoleh rasa intergritas kelompok melalui keanggotaan dalam beberapa organisasi yang dibentuk Jepang. Pada Maret 1944, Pemerintah Jepang merasa jika PETA melayani kepentingan Indonesia dari pada Jepang hingga menimbulkan pemberontakan di Blitar pada 14 Februari 1945 yang dipimpin Supriyadi.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Hermia Wati གིས-
Saya Hermia Wati npm 1813033023 izin menanggapi pak :

Menurut saya, urgensi jepang membentuk berbagai organisasi militer dan semi militer adalah untuk membantu Jepang dalam menghadapi Perang Asia Timur Raya dimana pada saat itu Jepang membutuhkan tenaga cadangan untuk memenangkan perang sehingga Jepang membentuk Organisasi Militer dan semi militer seperti PETA , seinedan dan lain sebagainya guna mendukung tujuan Jepang yaitu untuk memenangkan Perang Asia Timur Raya. Selain itu menurut saya Organisasi bentukan Jepang yang paling efektif pada saat itu adalah PETA karena organisasi ini terbukti memiliki eksistensi yang cukup baik pada saat itu dalam upaya membantu Jepang. Anggota PETA dilatih dalam bidang militer agar dapat menguasai taktik perang dan cara penggunaan senjata modern. Kita ketahui bahwa lahirnya TNI sendiri berasal dari orang-orang yang mendapatkan pendidikan militer di PETA. Sehingga dapat dikatakan bahwa PETA merupakan cikal bakal terbentuknya TNI.

Terimakasih
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Agus Triyoga གིས-
Saya Agus Triyoga NPM 41 izin menanggapi pak, urgensi Jepang membentuk organisasi militer dan semi militer adalah Untuk memenangkan Perang Pasifik melawan negara-negara Barat, Jepang pada saat itu membutuhkan sumber daya Indonesia. Selama menduduki Indonesia, Jepang membentuk sejumlah organisasi militer dan semimiliter untuk mempersiapkan kaum muda menjaga pertahanan Jepang.
Organisasi militer bentukan Jepang yang paling efektif pada saat itu menurut saya adalah PETA, karena organisasi PETA pada saat itu merupakan organisasi yang paling mendominasi, dan selain itu juga dilihat dari banyaknya jenderal- jenderal dari mantan organisasi PETA, PETA juga merupakan salah satu organisasi cikal bakal terbentuknya TNI.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Salsabila Az Zahra གིས-

Saya Salsabila Az Zahra NPM 1813033037 izin menanggapi pak.


Tujuan Jepang membentuk organisasi militer maupun semi militer di Indonesia adalah untuk kepentingan Jepang yang saat itu tengah berada dalam Perang Asia Timur Raya. Jepang mau membutuhkan banyak tenaga untuk menjadi pasukannya serta berbagai keperluan dan kebutuhan perang lainnya selain itu juga adalah untuk memperkuat kedudukannya di tanah jajahan dan posisinya di Asia dalam upaya memerangi sekutu.

Kemudian, organisasi militer bentukan jepang yang paling efektif pada saat itu adalah PETA. Dimana, pembentukan Tentara Sukarela PETA di Indonesia yang bertugas untuk membantu Tentara Pendudukan Jepang dalam menjaga Tanah Air Indonesia dari serangan Sekutu. Keanggotaan Tentara Sukarela PETA terdiri dari para pemuda berbagai tingkatan. Rata-rata anggotanya merupakan seorang pelajar yang telah menyadari arti pentingnya kemerdekaan dengan menyerukan sikap patriotisme yang dibutuhkan untuk setiap jiwa yang ingin merdeka. Anggota dari tentara sukarela PETA dilatih dalam bidang militer agar dapat menguasai taktik perang dan cara penggunaan senjata modern. Kita ketahui bahwa lahirnya TNI sendiri berasal dari orang-orang yang mendapatkan pendidikan militer di PETA. Sehingga dapat dikatakan bahwa PETA merupakan cikal bakal terbentuknya TNI.

Sekian, terima kasih pak.

In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Joko Sutrisno གིས-
Izin menanggapi pak, saya Joko Sutrisno NPM 1813033013.

Tujuan Jepang untuk membentuk organisasi militer dan semi militer di Indonesia adalah untuk dapat mempergunakannya untuk kepentingan Jepang itu sendiri, yaitu mempertahankan indonesia dari pihak sekutu dan untuk dikirim ke daerah perang Jepang di luar negeri.

Menurut saya, organisasi militer/semi militer jaman pendudukan jepang yg paling berpengaruh adalah Pembela Tanah Air. PETA merupakan tentara sukarelawan yang dibentuk oleh Pemerintah Jepang saat mengusai bangsa Indonesia periode 1942 hingga 1945. PETA memiliki peran penting untuk menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia meski awalnya bertugas membantu Jepang dalam peperangan Asia Timur Raya. Bahkan PETA merupakan cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI).
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

Dwi Mawarni གིས-
Saya Dwi Mawarni npm 1813033033 izin menanggapi.
Perang Pasifik yang semakin mendesak kekuatan Jepang membuat Jepang mulai kembali memutar otak dan menemukan cara yaitu dengan meminta bantuan dari rakyat untuk menahan laju ofensif tentara Sekutu. Akhirnya pemerintah Jepang mulai memikirkan pengerahan pemuda-pemuda Indonesia guna membantu usaha peperangannya. Oleh karena itu, Jepang mulai membentuk organisasi-organisasi militer dan semi militer di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut saya organisasi yang paling efektif yaitu PETA. Banyak anggota PETA yang mendapatkan pelatihan merencanakan persiapan kemerdekaan. Karena banyak tokoh Indonesia yang merupakan lulusan PETA, seperti Jenderal Besar Soedirman, Soeharto, Ahmad Yani, dan Supriyadi.