Forum Diskusi Pertemuan 2

Konsep Dasar Distilasi

Konsep Dasar Distilasi

by Chansyanah Diawati -
Number of replies: 33

Pada forum ini ajukanlah pertanyaan terkait hal-hal yang belum dikuasai setelah menyelesaikan Kertas Kerja 1. Atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, diskusikanlah secara aktif antar mahasiswa. Penguatan terhadap proses diskusi akan diberikan oleh dosen dalam Forum Pertemuan 1

In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Deka Fitria -
Nama : Deka Fitria
NPM : 1913023002
Kelompok : 1

Izin bertanya, apakah dalam penentuan melting point bisa terjadi kesalahan? Dan untuk mencegah kesalahan tersebut hal apa yang harus diperhatikan? Terimakasih.
In reply to Deka Fitria

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Nurul Fauziah -
Nama : Nurul Fauziah
NPM : 1913023012
izin menjawab, menurut saya bisa terjadi kesalahan, jika mengamati proses pemanasan padatan murni tidak teliti dan menggambarkan kurva pemanasan tidak tepat. untuk dapat mencegahnya maka pengamatan sebaiknya dilakukan secara teliti dan melting point atau titik lebur dapat diketahui saat temperatur dalam keadaan konstan dan sampel padatan tersebut telah melebur. Terimakasih
In reply to Nurul Fauziah

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Nicky Tamara Ilmi -
Nama: Nicky Tamara Ilmi
NPM: 1913023004

saya sependapat dengan nurul, bahwa bisa saja terjadi kesalahan. Titik leleh adalah suhu yang teramati ketika zat padat mulai meleleh sampai semua partikel berubah menjadi cair. kesalahan dapat diperkecil dengan menggambarkan kurva menggunggunakan milimeter blok dengan teliti
In reply to Nurul Fauziah

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Saya sependapat dengan Nurul bahwa penentuan melting point bisa saja terjadi kesalahan jika dilakukan dengan tidak teliti dan terburu buru dan membuat hasil yang didapat nantinya tidak akurat, sehingga diperlukan keahlian dan ketelitian yang khusus agar pengukuran melting point tidak terjadi kesalahan
In reply to Nurul Fauziah

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 193023008

Saya setuju dengan Nurul.
Selain itu menurut saya karena cara menentukan melting point salah satunya menggunakan alat pengukur berupa kalorimeter yang terdiri dari beberapa rangkaian alat. kesalahan-kesalahan dalam menentukan melting point dapat saja terjadi dari alat-alat yang kita gunakan dalam pengukuran tersebut.
Sehingga menurut saya kalorimeter yang digunakan harus dikalibrasi dengan benar.
Terimakasih
In reply to Nurul Fauziah

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Devi Rosmita -
Nama : Devi rosmita
NPM : 1913023006
Saya setuju dengan pendapat Nurul, untuk mencegah kesalahan dalam penentuan melting point dapat dilakukan dengan teliti dan hati- hati agar mendapatkan hasil yang akurat. Serta harus memperhatikan alat-alat yang digunakan seperti salah satunya termometer. Kita tidak boleh percayasepenuhnya pada termometer kecuali jika sudah dikalibrasi dengan benar.
In reply to Devi Rosmita

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Reni Widi Astuti -
Nama : Reni Widi Astuti
npm : 1913023034
Saya setuju dengan Devi, termometer sebelumnya harus dikalibrasi terlebih dahulu sebelum digunakan, Kalibrasi dalam wadah berisi es dan air, setelah termometer dalam kesetimbangan termal maka masukkan thermometer ke dalam wadah yang berisi air yang sudah dipanaskan. Jika suhu rendaman jauh diatas suhu kamar (mendidih), permukaan atas raksa berhenti bergerak, ini adalah temperatur titik didih air atau titik uap.
In reply to Deka Fitria

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Sabrina Rizkya Susana -
Nama : Sabrina Rizkya
NPM : 1913023032

Saya sependapat dengan Nurul mungkin dalam penentuan titik lebur bisa terjadi kesalahan untuk mencegahnya kita perlu teliti lagi dalam mengamati proses pemanasan dan menggambarkan kurva pemanasan tersebut menggunakan milimeter block
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026

Izin bertanya pada kurva pendinginan tipe padatan murni, terdapat titik supercooling liquid. Apa yang terjadi pada titik tersebut, dan bagaimana perbedaannya saat kristal pertama terbentuk ?
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 1913023008

Izin menjawab pertanyaan indah.
proses pendinginan sampel padatan murni terjadi apabila sampel padatan didinginkan maka suhu akan turun di bawah titik beku keseimbangan sehingga terbentuk kristal pertama yang dikenal dengan fenomena cairan super dingin atau supercooling liquid.
yang terjadi yaitu setelah mulai mengalami pendinginan sampel cairan akan mengalami penurunan temperatur yang sedikit signifikan dari awal pendinginan sampel yang jatuh di bawah titik beku kesetimbangannya, setelah mengalami supercooling berjalannya waktu sampai seharian ini akan mengalami pembekuan pada temperatur yang konstan hal ini dapat dilihat pada kurva 2-2 dimana terdapat garis lurus sampai titik pembekuan cairan secara keseluruhan dan akan semakin turun dan temperatur nya pada keadaan padatan yang dingin.
In reply to Wenda Yozarima

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Devi Rosmita -
Nama : Devi rosmita
NPM : 1913023006
Saya setuju dengan pendapat Wenda, bahwa supercooling liquid terjadi ketika suhu dibawah titik beku kesetimbangan (pencairan) sebelum kristal pertama muncul.Tingkat supercooling bervariasi dengan
sifat zat, tingkat pendinginan
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin mencoba menjawab, pada titik supercooling liquid suhu mungkin jatuh dibawah titik beku kesetimbangan (pencairan) sebelum kristal pertama muncul.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Wayan Lusi Oktaviana -
Nama : Wayan Lusi Oktaviana
NPM : 1913023016
Mohon maaf izin mencoba menjawab,
Supercooling liquid adalah keadaan dimana cairan akan memiliki ketidak stabilan karena atom²nya tidak dapat bergerak dan ikatannya menjadi semakin kuat karena ia memiliki suhu yang sangat dingin, sehingga ia dapat membentuk kristal pada suhu yang sangat dingin itu yang mana artinya pembentukan kristal terjadi saat cairan telah mencapai titik bekunya.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Eri Mitha Utami -
Nama: Eri Mitha
Npm: 1913023022
Izin menjawab,
Supercooling liquid adalah keadaan saat cairan akan tidak stabil karena atom-atomnya nya tidak dapat bergerak dan ikatannya menjadi semakin kuat dikarenakaa suhu semakin menurun sehingga keadaan semakin dingin, sehingga ia dapat membentuk kristal pada suhu yang sangat dingin itu yang mana artinya pembentukan kristal terjadi saat cairan telah mencapai titik bekunya.
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Reni Widi Astuti -
Nama : Reni Widi Astuti
Npm : 1913023034

Izin bertanya, mengapa kecenderungan perginya suatu molekul dalam padatan biasanya sangat rendah dibandingkan dengan cairan? Mengapa demikian?
In reply to Reni Widi Astuti

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026
Izin menjawab, menurut saya pada padatan interaksi antar molekulnya sangat kuat, dibandingkan dengan cairan, sehingga akan lebih mudah merusak interaksi pada cairan dibandingkan padatan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Nurul Fauziah -
saya sependapat dengan indah, susunan molekul yang lebih rapat pada padatan mempengaruhi kecepatan perginya molekul.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Annisa Hanun -
Saya Annisa Hanun npm 1853023001 sependapat dengan saudari indah ketika interaksi antar molekul semakin kuat maka akan semakin sulit karena seperti yang diketahui susunan molekul sangat mempengaruhi
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 1913023008

Saya sependapat dengan indah, kecenderungan perginya suatu molekul dalam padatan lebih rendah dari pada cairan karena dipengaruhi susunan molekul dari padatan maupun cairan yang mana dalam padatan memiliki susunan molekul yang lebih rapat sehingga interaksi antar molekulnya sangat kuat sehingga memiliki kecenderungan perginya molekul yang lebih sulit (rendah) dibandingkan dengan cairan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024
Saya sependapat dengan indah bahwa dalam padatan memiliki susunan molekulnya lebih rapat dibandingkan cairan sehingga interaksi antar molekul pada padatan kuat dibanding cairan sehingga kecenderungan perginya molekul padatan yang lebih sulit dibandingkan dengan cairan.
In reply to Reni Widi Astuti

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Mei Roza Fadillah -
Izin menjawab.
Menurut saya, Setiap wujud zat tersusun dari partikel partikel yang mempunyai jarak dan kebebasan gerak yang berbeda beda. Untuk kecenderungan Padatan melepaskan molekul lebih rendah bila dibandingkan dengan cairan karena susunan molekul yg rapat dan interaksi yg kuat sehingga lebih sulit melepaskan molekul bila dibandingkan dengan cairan
In reply to Mei Roza Fadillah

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Eri Mitha Utami -
Saya setuju dengan mei, pada padatan cenderung molekulnya tersusun lebih rapat dibandingkan pada susunan molekul pada cairan sehingga kekuatan interaalkksi pada padatan lebih kuat oleh karena itu lebih sulit melepaskan molekulnya
In reply to Reni Widi Astuti

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Wayan Lusi Oktaviana -
Nama : Wayan Lusi Oktaviana
NPM : 1913023016
Mohon maaf izin mencoba menjawab,
Itu karena gaya antar molekul pada padatan lebih kuat daripada cairan. Sehingga, suatu molekul dari cairan lebih mudah terlepas.
In reply to Reni Widi Astuti

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Sabrina Rizkya Susana -
Nama : Sabrina Rizkya Susana
NPM : 1913023032

Izin menjawab, kecenderungan perginya suatu molekul dalam padatan sangat rendah dibandingkan dengan cairan hal itu karena padatan memiliki susunan molekul yang rapat dengan jarak antar atom penyusun sekitar dua angstrom. Oleh karena itu, zat padat memiliki gaya antar atom yang sangat kuat sehingga interaksi pada padatan lebih sulit dirusak dibandingkan cairan
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024
Kelompok 5

Izin bertanya. Pada pemisahan antara dua senyawa mengapa jika tekanan semakin besar maka delta nya semakin kecil dan pemisahan sulit dilakukan, apa yang mendasari pernyataan tersebut bagaimana penjelasannya ?
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin bertanya, mengapa kualitas pemisahan akan semakin baik dengan tekanan yang tinggi daripada dengan tekanan rendah? terimakasih
In reply to Erliana Nurriza

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Jenia Hendiska -
Nama : Jenia Hendiska
Npm : 1913023038
Izin menjawab, berdasarkan literatur yang saya baca. waktu yang dibutuhkan untuk pemisahan senyawa akan lebih
singkat ketika tekanan yang diberikan tinggi, dan akan memakan waktu lama dengan
tekanan rendah. Pemisahan akan semakin baik jika terjadi distribusi yang merata dan
berkali-kali dalam jumlah tinggi, maka akan kualitas pemisahan akan semakin baik
dengan tekanan yang tinggi daripada dengan tekanan rendah
In reply to Erliana Nurriza

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Yuli Andini -
Nama: Yuli Andini
NPM: 1913023040
Izin menjawab, Pada tekanan tinggi perbedaan titik didih akan lebih kecil dibandingkan pada tekanan rendah.
Sehinggga kualitas pemisahan dua senyawa akan lebih baik bila pada tekanan rendah karena perbedaan titik didih akan lebih besar dan senyawa mudah untuk dipisahkan.
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Jenia Hendiska -
Nama : Jenia Hendiska
Npm : 1913023038
Izin bertanya, Bagaimana cara menggambarkan diagram fasa yang baik berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan?
In reply to Jenia Hendiska

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin mencoba menjawab, Diagram fasa sendiri merupakan diagram yang menggambarkan perubahan bentuk suatu zat pada berbagai keadaan tekanan dan suhu. Diagram fasa atau diagram P-T adalah diagram yang menyatakan hubungan antara suhu dan tekanan dengan fase zat. Untuk dapat menggambarkannya dengan baik bisa menggunakan kertas milimeter blok
In reply to Jenia Hendiska

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM: 1913023024

Izin mencoba menjawab pada saat kita menggambarkan diagram fasa sebaiknya kita menggunakan data yang akurat dan millimeter blok saat membuatnya kemudian kita tentukan terlebih dahulu komponen apa yang akan dimasukkan ke dalam diagram fasa , kemudian kita membuat kita hubungkan antara temperatur,komposisi diplot untuk mengetahui perubahan fasa yang terjadi.
Kemudian membuat garis liquid = menunjukkan temperatur terendah, dan garis solid = menunjukkan temperatur tertinggi.
In reply to Ghina Salsabila

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Reni Widi Astuti -
Nama : Reni Widi Astuti
npm : 1913023034

saya setuju dengan Ghina, ketika kita sudah mencatat hasil pengamatan, kita dapat menggambarkan kurva tersebut ke dalam milimeter blok, karena agar lebih akurat titik yang kita gambarkan
In reply to Ghina Salsabila

Re: Konsep Dasar Distilasi

by Lutfia Nurhana -
nama : lutfia nurhana
npm : 1913023020

saya sepandapat dengan ghina, bahawa mengambar diagram fasa sebaiknya menggunakan milimeter blok karena menggunakan milimeter blok minim untuk terjadi kesalahan (lebih akurat).