TUGAS

KOLOM KOMENTAR

KOLOM KOMENTAR

by Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si -
Number of replies: 33

Apa yang kalian pahami dari vidio tersebut silahkan upload di siakadu dan vclass

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Muhammad Damiri khoir -
Syarat pembuatan media tanam yaitu: gembur dan poros, mengandung unsur hara mikro dan makro, dan pH tanah harus netral. Proses pembuatan media tanam: mengatur komposisi, memberikan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by ajeng maraaini -
Media tanam mempengaruhi keberlangsungan budidaya tanaman. Selain media tanam, keberhasilan budidaya dipengaruhi juga oleh pemupukan, perawatan, pemangkasan dll. Syarat media tanam yang baik adalah 1. gembur dan poros 2. mengandung unsur hara makro mikro serta mikroorganisme penyubur tanah 3. Ph tanah (6-7) Bahan media tanam terdiri dari bahan utama (tanah) dan bahan lain (pupuk kandag, sekam, sekam bakar, pasir). proses penting dalam media tanam adalah 1. mengatur komposisi media tanam 2. memberikan pupuk dasar 3. melakkkan fermentasi media tanam. contoh media tanam menggunakan tanah berat antara lain 1. Tanah berat : pupuk kandang sekam : pasir (1:1:2:1). contoh media tanam menggunakan tanah ringan antara lain 1. tanah ringan:pupuk kandang:sekam (1:1:1). Tips membuat media tanam adalah 1. pupuk kandang diganti kompos 2. media tanam dijemur 3. fermentasi menggunakan em4 4. usahakan jangan menggunakan kotoran unggas
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Erika Fadia Salsabila -
Persiapan Media Tanam
pada video tersebut menjelaskan cara membuay media tanam yang ideal dan dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman. Media tanam dapat dikatakan berkualitas apabila memiliki 3 syarat, yaitu 1) gembur dan porous, 3) mengandung unsur hara esensial serta mikroorganisme penyubur tanah, dan 3) pH tanah netral atau sekitar 6-7. Untuk membuat media tanam campuran kita membutuhkan tanah sebagai bahan utama, pupuk organik, sekam bakar atau pasir. Ada 3 tahap yang penting dilakukan dalam membuat media tanam, yaitu 1) mengatur komposisi bahan media tanam, 2) memberikan pupuk dasar, dan 3) melakukan fermentasi media tanam.

Untuk membuat komposisi yang tepat dan benar kita harus membedakan media tanam utama kita menjadi 2, tanah berat (tanah liat atau tanah yang kurang subur) dan tanah ringan (top soil). kalau kita menggunakan tanah berat, maka komposisi yang tepat adalah tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir dengan perbandingan 1:1:2:1. jika menggunakan tanah berat sebagai bahan utama, maka komposisi sekam harus lebih banyak untuk membuat tanah menjadi porous. kalau menggunakan tanah ringan sebagai bahan utama tidak perlu menggunakan pasir lagi. Pupuk dasar yang diperlukan agar tanaman terhindar dari serangan hama dan jamur. pupuk dasar yang digunakan terdiri dari NPK, kapur dolomit, dan fungisida. Fermentasi media tanam membutuhkan waktu hingga 2-4 minggu tergantung bahan yang digunakan.
Media tanam yang digunakan mempengaruhi 50% keberhasilan pertanaman. oleh karena itu, pemilihan media tanam penting sebelum melakukan penanaman.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Nur Azizah -
Cara membuat media tanam yang subur dan cocok untuk tanaman buah sayur dan bunga

Syarat media tanam yg berkualitas :
1. Gembur dan porous
Porous disini tidak banyak mengandung banyak air tetapi tidak becek, sehingga tidak membuat air tergenang
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah
3. Harus mempunyai ph yang netral yaitu di atas 5,5 (6-7)

Bahan media tanam terdiri dari media tanam utama yaitu tanah dan bahan lain seperti pupuk kandang, sekam, sekam bakar dan pasir

Tiga tahap penting dalam pembuatan media tanam:
1. Mengatur komposisi bahan media tanam
2. Memberikan pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media tanam

Dalam membuat komposisi campuran media tanam tergantung dari jenis media tanam utama yaitu tanah berat dan tanah ringan.
Tanah berat adalah tanah yg kurang subur dimana keras jika kering dan becek jika basah. Seperti tanah liat dan tanah merah.
Sedangkan tanah kering adalah tanah yang biasanya berada di topsoil, tanah lembang tanah humus, tanah hitam, tanah gembur dan tanah berpasir.
Tanah berat bewarna merah sedangkan tanah ringan lebih coklat dan kehitaman.

Komposisi media tanam dengan tanah berat
Campuran 1 = tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:2:1)
Campuran 2 = tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1)
Campuran 3 = tanah berat : pupuk kandang : sekam (1:1:3)
Sekam berfungsi untuk media tanam lebih porous.
Campuran 4= tanah berat : pupuk kandang : pasir (1:1:1)

Komposisi media tanam dengan tanah ringan
Komposisi 1 = tanah ringan : pupuk kandang = sekam (1:1:1)
Komposisi 2 = tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:2:1)
Komposisi 3 = tanah ringan : pupuk kandang (1:1)
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Dea Tri Wiliyanti -
Keberhasilan pertumbuhan tanaman adalah 50% berasal dari media tanam.
Syarat media tanam yaitu :
1. Gembur dan porous
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta organisme penyubur tanah
3. PH tanah Netral atau 6-7
Bahan media tanam terdiri dari
1. Media tanam utama yaitu tanah yang terbagi menjadi tanah berat dan tanah ringan
2. Bahan lain yaitu pupuk kandang, sekam, sekam bakar, pasir
Tiga proses pembuatan yaitu
1. Mengatur komposisi media tanam
a. Membedakan jenis tanah yaitu tanah berat dan tanah ringan. Jika tanah berat maka komposisinya yaitu
- campuran 1: tanah berat: pupuk kandang: sekam: pasir dengan perbandingan 1:1:2:1
- campuran 2 : tanah berat: pupuk kandang: sekam bakar : pasir dengan perbandingan 1:1:3:1
- campuran 3 yaitu tanah berat:pupuk kandang:sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 3
-campuran 4 yaitu tanah berat : pupuk : pasir dengan perbandingan 1:1:1
Jika tanah ringan contohnya yaitu tanah ringan : pupuk kandang : sekam dengan perbandingan 1:1:1
2. Memberikan pupuk dasar seperti NPK, kapur dolomit atau fungisida lain nya
3. Melakukan fermentasi media tanam
Fermentasi media tanam biasa dilakukan 1 bulan
fermentasi buatan menggunakan EM4 + air + gula selama 2 minggu
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Athmarratu Wintani putri 1954161011 -
Dengan menggunakan media tanam yang sehat, subur dan benar akan menghindari kita dari masalah masalah pada saat kita berbudidaya tanaman, karena 50% keberhasilan seseorang dari berbudidaya adalah media tanam, jika media tanam sudah benar maka keberhasilan sudah 50 % dan sisanya adalah cara atau teknik perawatan. 3 syarat media tanam dikatakan berkualitas yaitu 1. Gembur dan porous, 2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanaman, 3. pH yang netral (6-7). Bahan media tanam terdiri dari media tanam utama ( tanah) dan bahan bahan lain ( pupuk kandang, sekam, sekam bakar, dan pasir). Terdapat 3 tahap dalam pembuatan media tanam yaitu, 1. Mengatur komposisi media tanm, 2. Memberikan pupuk dasar, 3. Melakukan fermentasi media tanam. Membuat komposisi campuran media tanam tergantung jenis media tanam utama ( tanah berat : tanah liat, tanah merah dan tanah ringan : tanah hitam, top soil). Campuran komposisi 1: tanah berat : pupuk kandang: sekam : pasir (1:1:2:1), campuran 2 : tanah berat: pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1 ), campuran 3 : tanah berat : pupuk kandang : sekam (1:1:3)
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Putri Rahmadani -
Cara membuat media tanam yang ideal adalah dengan memerhatikan 3 syarat agar media tanam kita menjadi berkualitas. 3 syarat itu adalah media tanam harus gembur dan poros, mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme yang dapat menyuburkan tanah, dan memiliki pH tanah yang netral biasanya 6-7. Biasanya media tanam terdiri dari media utama yaitu tanah (tanah berat yang biasanya kurang subur seperti tanah liat atau tanah ringan seperti tanah humus) dan bahan lain seperti pupuk kandang, sekam, pasir, dan lainnya. Pasir dan sekam akan membuat media tanam poros. Selain itu, 3 proses yang harus dilakukan dalam membuat media tanam yaitu mengatur komposisi bahan media tanam, memberikan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam. Tahap pertama yaitu menyiapkan komposisi media tanam. Jika menggunakan tanah berat maka komposisinya dapat = tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:2:1); tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1), tanah berat : pupuk kandang : sekam (1:1:3); tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:4); tanah berat : pupuk kandang : pasir (1:1:1) Media tanam yang poros akan menyebabkan aerasi pada tanah menjadi lebih baik dan tidak terjadi genangan air. Jika menggunakan tanah ringan maka biasanya tidak menggunakan campuran pasir sebab tanah ringan sudah mengandung pasir. Komposisi campuran apabila menggunakan tanah ringan yaitu tanah ringan : pupuk kandang : sekam (1:1:1); tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:2); tanah ringan : pupuk kandang (1:1). Tahap kedua yaitu membuat pupuk dasar yang terbuat dari NPK + kapur dolomit + fungisida. Tahap ketiga yaitu fermentasi media tanam biasanya selama sebulan, fermentasi menggunakan em4 + air + gula selama 2 minggu. Jika menggunakan pupuk kompos maka tidak perlu fermentasi. Biasanya media tanam dijemur terlebih dahulu sebelum digunakan. Hindari pupuk kandang kotoran ayam dan burung.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Desi Anggraeni 1914161007 -
pembuatan media tanam dengan benar dan subur bertujuan untuk menghindari masalah-masalah budidaya tanaman, karena 50% keberhasilan dalam budidaya tanaman berasal dan pembuatan media tanam, pemangkasan, pemupukan dan lain-lain.
syarat media tanam
1.gembur dan poros, agar tahan terhadap air
2. mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah yang dibutuhkan oleh tanaman
3. Ph tanah netral antara 6-7
bahan-bahan pembuatan media tanam antara lain tanah, puuk kandang, sekam, sekam bakar, dan pasir.

3 proses penting pembuatan media tanam
1. mengatur komposisi bahan tanam
2. memberikan pupuk dasar
3. melakukan fermentasi media tanam


komposisi yang tepat pembuatan media tanam
1 ember tanah berat : 1 ember pupuk kandang : 2ember sekam : I ember pasir
1 ember tanah berat : 1 ember pupuk kandang : 3 ember sekam bakar : I ember pasir
1 ember tanah berat : 1 ember pasir
untuk meminimlakan serangan jamur diberi pupuk dasar seperti NPK dan fungisida
kemudian semua bahan dicampurkan dengan rata dan dilakukan fermentasi media tanam agar tanaman yang ditanam tidak mati. 
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Fhatia Nur Aulia -
Terdapat beberapa syarat untuk media tanam dapat diaktakan berkualitas diantaranya yaitu : gembur dan poros, menagndung unsur hara makro dan mikro dan memiliki pH Netral. serta terdapat proses penting pembuatan media tanam yaitu mengatur komposisi bahan media tanam, memberikan pupuk dasar dan melakukan fermentasi media tanam. agar membuat komposisi yang benar yang harus dilakukan yaitu membuat komposisi campuran media tanam tergantung jenis media tanam utama. contoh untuk media utama (Tanah Berat), Tanah berat: Pupuk kandang: Sekam: Pasir (1:1:1:2:1). contoh menggunakan tanah ringan yaitu Tanah Ringan:Pupuk Kandang:Sekam Bakar (1:1:2). pembuatan pupuk dasar yaitu mengguakan NPK,Kapur, Dolomit dan Fungisida.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Diky ADISAPUTRA -
Langkah membuat media tanam yang baik untuk segala tanaman buah, sayuran, dan bunga
1. Harus memenuhi syarat yaitu gembur dan porous, mengandung unsur hara makro dan mikro, PH tanah antara 6-7.
2. Menyiapkan bahan yaitu yang utama adalah tanah kemudian bahan lainnya (sekam, sekam bakar, pupuk kandang, pasir).
3. Mengatur komposisi bahan media tanam, memberi pupuk dasar melakukan fermentasi media tanam.
4. Menentukan komposisi, contoh komposisinya yaitu Tanah Berat : Pupuk Kandang : sekam : pasir (1:2:2:1).
5. Perlu diberi fungisida, kapur dolomit, dan pupuk dasar contohnya NPK. Kemudian dicampurkan hingga merata.
6. Fermentasi media tanam sekitar 2 minggu menggunakan em4 – air – gula.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Jimmy Villian -
persiapan media tanam
Divideo tersebut dijelaskan cara membuat media tanam yang ideal dan dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman. Syarat pembuatan media tanam yaitu: gembur dan poros, mengandung unsur hara mikro dan makro, dan pH tanah harus netral. Proses pembuatan media tanam: mengatur komposisi, memberikan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam dan divideo terse menjelaskan beberapa komposisi agar tanah subur pada tanan berat, tanah ringan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Riska Yulisawati -
Syarat media tanam berkualitas, yaitu:
1. Gembur dan porous
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah
3. pH tanah netral yaitu 6-7
Membuat komposisi campuran media tanam tergantung jenis media tanam utama. Media tanam adalah tanah. Tanah dibagi menjadi 2, yaitu tanah berat dan tanah ringan. Tanah berat seperti tanah liat dan tanah merah. Tanah ringan seperti tanah hitam, top soil, tanah gembur, humus, dan tanah berpasir. Tanah berat berwarna lebih cerah dibandingkan dengan tanah ringan.

Langkah 1: membuat komposisi campuran tanah
Komposisi campuran tanah berat:
Campuran 1= tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1 : 1 : 2 : 1)
Campuran 2= tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1 : 1 : 3 : 1)
Campuran 3= tanah berat : pupuk kandang : sekam (1 : 1 : 3)
Campuran 4= tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar (1 : 1 : 4)
Komposisi campuran tanah ringan:
Campuran 1= tanah ringan : pupuk kandang : sekam (1 : 1 : 1)
Campuran 2= tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1 : 1 : 2)
Campuran 3= tanah ringan : pupuk kandang (1 : 1)

Langkah 2: membuat pupuk dasar
Pupuk dasar yang digunakan, yaitu NPK + kapur Dolomit + fungisida. Dosis pupuk dasar yang digunakan, yaitu 1-2 sdm NPK, 2-3 sdm Dolomit, dan 1/2 sdm fungisida. Campur semua pupuk dasar hingga merata.

Langkah 3: melakukan fermentasi media tanam
Fermentasi menggunakan em4 + air + gula selama 2 minggu. Masukkan 1 sdm gula ke air, kemudian larutkan em4 kedalam air, dan siramkan ke media tanam.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Fiki Oktavian 1914161057 -
3 syarat media yang berkualitas yaitu gembur dan poros, menggandung unsur hara makro dan mikro serta mengandung mikroorganisme penyubur tanah, dan memiliki ph yang netral (ph kisaran 6-7). Cara membuat media yang memenuhi ke 3 syarat tersebut harus menggunakan media yang sehat dan subur. Nah bahan yang digunakan yaitu tanah berat dan ringan, pupuk organik atau kompos, sekam,sekam bakar, dan pasir. Proses yang harus di ketahui dalam pembuatan media ini yaitu dengan mengatur komposisi yang sesui, memberikan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media. Nah komposisi yang baik digunakan dengan menggunakan tanah berat yaitu dengan komposisi tanah berat:pupuk kandang : sekam : pasir komposisinya 1:1:2:1. Nah selain itu ada juga komposisi tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir dengan perbandingan 1:1:3:1. Sekalin itu ada juga campuran lainya yang bisa digunakan dengan menggunakan tanah berat. Nah sedangkan cara membuat pupuk dasar yaitu dengan menyediakan unsur unsur yang siap untuk di serap oleh tanaman yaitu dengan menggunakan pupuk kimia berupa NPK, kapur dilomit, dan fungisida cakopi atau dengan fungisida lainnya. Penggunaan pupuk kimia digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang sangat besar yang di butuhkan oleh tanaman. Sedangkan dosis yang digunakan dalam pot 30-35 cm itu cukup 1-2 sendok NPK, 2-3 sendok dolomit dan setengah sendok fungisida. Nah sedangkan langkah terakhir yaitu langkah fermentasi. Fermentasi biasa atau alami dilakukan selama 1 bulan. Sedangkan fermentasi buatan dapat menggunakan EM4 dan air yang di taruh dengan gula dan di diamkan selama 2 minggu.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Lika Yuvita -
Pada video tersebut dijelaskan cara membuat media tanam yang ideal dan subur untuk tanaman hortikultura.
Terdapat 3 syarat media tanam yang berkualitas yaitu :
1. gembur dan porus:
2. Menganndung unsur hara makro dan hara mikro serta mengandung mikroorganisme tanah yang cukup untuk kesuburuan tanah.
3. Memiliki ph netral 6-7.

Untuk bisa memenuhi ketiga kriteria tersebut yaitu dengan cara membuat campuran media tanam yang subur seperti pada alam aslinya.

Media tanam yang biasa dipakai yaitu: tanah, pupuk organik (pupuk kandang), sekam bakar/pasir (agar porus).
Kemudian untuk memenuhi ketiga kriteria yang sudah disebutkan tadi terdapat proses penting dalam pembuatan media tanam yaitu mengetahui komposisi bahan media tanam, memberikan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam.
Tanah terdiri dari tanah ringan dan tanah berat. Tanah berat ini seperti tanah liat, tanah ringan seperti tanah humus.

Dalam video disebutkan juga beberapa campuran media tanam yang baik apabila menggunakan tanah berat, contohnya pada campuran 1 terdiri dari kompisi tanah berat, pupuk kandang dan sekam pasir dengan perbandingan 1:2:1.
Adapun untuk media tanam dengan tanah ringan biasanya tidak menggunakan pasir, karena sudah mengandung pasir pada tanahnya.
Contoh pada campuran 1 terdiri dari tanah ringan:pupuk kandng:sekam dengan perbandingan 1:1:1.
Langkah kedua dilakukan pembuatan pupuk dasar dengan campuran pupuk kimia. Agar unsur hara yang ada di pupuk dasar ini dapat bisa langsung diserap oleh tanaman. Pupuk dasar terdiri dari campuran 1-2 sendok NPK, 1-2 sendok kapur dolomit, dan 1/2 sendok fungisida.

Langkah ketiga adalah dilakukan fermentasi media tanam selama 1 bulan dengan menggunakan em4, air +gula selama 2 bulan.

Hal yang perlu diperhatikan juga yaitu , Media tanam dilakukan fermentasi, dilakukan penjemuran media tanam sebelum digunakan, fermentasi media tanam sebaiknya menggunakan em4, menghindari menggunakan pupuk kandang dari unggas, dan menggunakan pupuk kandang yang sudah matang. Dengan tahapan tersebut dihaapkan dapat menghasilkan tanaman dengan pertumbuhan yang baik.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Dinasqi Aswi Sernia -
Tahap pembuatan media tanam sangat penting karena merupakan tahap awal dalam berbudidaya tanaman. Media tanam dikatakan berkualitas jika gembur dan porous, kaya akan hara makro dan mikro serta pH tanah ideal (6-7). Terdapat 3 proses penting dalam pembuatan media tanam yaitu mengatur komposisi bahan media, memberi pupuk dasar, dan melakukan fermentasi tanaman. Dalam mengatur komposisi media tanam agar dapat ideal tergantung dari jenis media utamanya (tanah berat atau ringan). Contoh komposisi yangh dapat diterapkan misalnya tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:2:1). Selanjutnya, pemberian pupuk dasar dengan campuran NPK yang mengandung banyak nutrisi dan kapur dolomit serta fungisida untuk menghindari serangan jamur. Fermentasi media tanam juga dilakukan untuk dapat meningkatkan kesuburan media tanam dengan cara buatan seperti menggunakan tambahan em4 dan gula selama 2 minggu. Namun, fermentasi biasa juga dapat dilakukan selama satu bulan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Masita Fitriah -
50% keberhasilan penanaman dipengaruhi oleh media tanam sehingga pembuatannya harus benar agar tanaman tumbuh sehat dan hasilnya bagus.
3 syarat media tanam : gembur dan poros tidak membuat air tergenang, mengandung unsur hara dan mikroorganisme, memiliki pH netral 6-7.
Untuk memenuhi syarat tersebut perlu dibuat campuran sehingga media tanam menyerupai tanah yang subur alami.
Bahan media tanam : tanah, pupuk kandang (sebaiknya pupuk kandang sapi atau kambing yang sudah matang), sekam bakar dan pasir.
Dalam membuat media tanam perlu diperhatikan mengenai :
1. Komposisi bahan tanam, yaitu membedakan tanah yang ringan dan tanah yang berat dapat dilihat dari warnanya. Untuk tanah yang berat, komposisi yang tepat adalah menggunakan bahan poros yang lebih dominan. Sedangkan untuk tanah ringan tidak perlu dikombinasikan dengan pasir karena sudah cukup berpasir.
2. Memberikan pupuk dasar, yaitu untuk menyediakan unsur hara dilakukan dengan memberikan NPK, kapur dolomit, dan fungisida. Pemberian pupuk dasar adalah hal penting untuk membuat media tanam subur dan siap ditanami.
3. Melakukan fermentasi media tanam, yaitu setelah ditentukan komposisi dan pemberian pupuk dasar, media tanam perlu difermentasi dengan fermentasi alami selama 1 bulan, dapat juga dengan menggunakan EM 4, air, dan gula selama 2 minggu, atau jika menggunakan pupuk kompos, media tanam tidak perlu difermentasi.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Rahma Oktavia -
Sebelum membuat media tanam campuran terlebih dahulu kita harus memenuhi syarat media tanam yang berkualitas yaitu :
1. Gembur dan porous ( dapat menyimpan air tetapi tidak menggenang )
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro yang cukup ( untuk meningkatkan kesuburan)
3. Ph netral (5,5 - 7)

Bahan yang digunakan untuk media tanam campuran yaitu :
- Bahan utama (tanah)
- bahan pendukung ( pasir, sekam, pupuk kandang, dan lain sebagainya)

Terdapat 3 tahap penting dalam pembuatan media tanam yang harus kita pahami yaitu :
1. Membuat komposisi media tanam campuran yang sesuai
2. Menambahkan pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media tanam

* Komposisi media tanam dapat dibuat berdasarkan karakteristik tanahnya.
Ex : - tanah berat : sekam : pupuk kandang : pasir (1:2:1:1)
- tanah berat : pupuk kandang : pasir (1:1:1)
- tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:4 )
- tanah ringan : pupuk kandang : sekam (1:1:1)
- tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:2)

( tanah ringan dapat dilihat dari teksturnya yang berpasir)

* membuat pupuk dasar dapat dilakukan dengan membuat campuran dolomit, NPK, dan fungisida. Dosis yang digunakan adalah 2-3 sendok dolomit + 1- 2 sendok NPK + 1/2 - 1 sendok fungisida.

* melakukan fermentasi media tanam campuran yang telah dicampurkan sebelumnya dan telah ditambah dengan pupuk biasa ( dolomit + NPK + fungisida )
Fermentasi dapat dilakukan selama 1 bulan, atau dapat dilakukan juga selama 2 minggu dengan menggunakan campuran 1 tutup botol em4 + 1 sendok gula yang dilarutkan dalam 1L air.

Beberapa tips agar media tanam berkualitas
1. Menggunakan pupuk kompos bukan pupuk kandang
2. Media tanam dijemur selama 1 hari sebelum digunakan
3. Melakukan fermentasi
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Fadila Ramadhani -
Persiapan media tanam dilakukan untuk menghindari masalah-masalah pada budidaya tanaman. Selain itu juga agar tanaman sehat, subur, dan sesuai dengan yang diharapkan

terdapat 3 sayarat media tanam yang berkualitas :
1. Gembur dan porous
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme yang dbtuhkan oleh tanaman dan media tanam itu sendiri
3. Ph tanah antara 6-7

Bahan media tanam terdiri dari media tanam utama berupa tanah dan juga bahan llain misalnya pupuk organik, sekam, dan lainnya. Terdapat 3 tahap penting pebuatan media tanam yaitu mengatur komposisi bahan media tanam dengan membedakan tanah yang berat dan ringan dapat dilihat dari warnanya, tanah yang ringan berwarna lebih gelap. tanah yang berat, komposisi yang tepat adalah menggunakan bahan poros yang dominan. Sedangkan untuk tanah ringan tidak perlu dikombinasikan. Memberikan pupuk dasar untuk menyediakan unsur hara, berupa NPK, kapur dolomit, dan juga fungisida. Melakukan fermentasi media tanam, media tanam difermentasi menggunakan EM 4, air dan gula selama 2 minggu atau 1 bulan secara alami
Penjemuran media tanam perlu dilakukan untuk membunuh penyakit yang kemungkinan ada pada media tanam.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Salwa Azzahra -
Pembuatan media tanam dengan benar akan mengurangi masalah-masalah budidaya tanaman. Media tanam dikatakan berkualitas apabila memenuhi tiga syarat berikut yaitu:
1. Gembur dan poros, poros artinya dapat menyimpan air tetapi tidak becek dan tetap meneruskan air
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah
3. Ph tanah harus netral yaitu 6-7.
Untuk membuat media tanam kita membutuhkan bahan-bahan seperti tanah, pupuk kandang, sekam, sekam bakar, dan kompos. Adapun tahap-tahap pembuatan media tanam yaitu:
1. Mengatur komposisi media tanam
2. Memberikan pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media tanam
Untuk dapat mengatur komposisi media tanam kita harus membedakan media utama yaitu tanah, tanah dibagi menjadi dua yaitu tanah berat dan tanah ringan. Apabila yang digunakan tanah berat maka campuran yang digunakan yaitu tanah berat : pupuk kandang : pasir dengan komposisi 1:1:1, sedangkan apabila yang digunakan tanah ringan maka campuran yang digunakan yaitu tanah ringan : pupuk kandang dengan komposisi 1:1
Memberikan pupuk dasar yaitu NPK+Kapur dolomit+Fungisida dengan dosis untuk NPK 1-2 SDM, Kapur dolomit 2-3 SDM, dan fungisida 1/2 SDM.
Fermentasi media tanam biasanya dilakukan selama 1 bulan, sedangkan apabila menggunakan EM 4+Air+Gula dilakukan selama 2 minggu.
Selain itu, ada beberapa tips dalam membuat media tanam yaitu
1. Mengganti pupuk kandang menjadi pupuk kompos
2. Menjemur media tanam sebelum dicampur selama 1 hari
3. Melakukan fermentasi media tanam dengan em4
4. Hindari menggunakan pupuk kandang dari unggas
5. Gunakan pupuk kandang yang sudah matang
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Mara Tashella 1914161031 -
3 syarat media tanaman dikatakan berkualitas yaitu gembur dan poros, mengandung unusr hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah, dan memilki pH tanah yang sesuai yaitu netral (6-7). dalam pembuatan media tanam tersebut terdapat 3 proses penting yaitu mengatur komposisi bahan media tanam, memberikan pupuk dasar, melakukan fermentasi media tanamn. untuk membuat media tanaman yang berkualitas tersebut di rumah bahan media yang diperlukan terdiri dari : media tanam utama (tanah) dan bahan bahan lain (pupuk kandang, sekam, sekam bakar dan pasir). tanah pada media tanaman terdiri dari dua macam yaitu tanamn berat ( tanah liat dan tanah merah) dan tanah ringan ( tanah hitam, top soil, humus, dan tanah berpasir).
bila menggunakan tanah berat contoh komposisi yang digunakan adalah campuran 1 : tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:1:1). bila menggunakan tanah kering contoh campuran yang di gunakan adalah campuran 1 : tanah ringan : [pupuk kandang : sekam ( 1:1:1).
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Ema Wati -
Pembuatan media tanam harus benar karena media tanam yang benar akan menghindarkan kita dari permasalahan dalam berkebun. 50% keberhasilan dalam berbudidaya dipengaruhi oleh media tanam. Oleh karena itu pembuatan media tanam perlu diperhatikan agar menciptakan media tanam yang baik untuk tanaman. Media tanam dikatakan berkualitas apabila memenuhi 3 syarat, yaitu gembur dan poros, mengandung unsur hara makro dan mikro serta organisme penyubur tanah, dan memiliki pH yang netral yakni di atas 5,5. Media tanam yang sehat dan subur dapat dibuat di rumah dengan beberapa tahapan yaitu membuat komposisi campuran bahan media tanam, menambahkan pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam. Bahan yang digunakan sebagai campuran media tanam dapat berupa tanah, pupuk organik (pupuk kandang), sekam, sekam bakar, dan pasir. Komposisi media tanam tergantung jenis tanahnya yang mana tanah terdiri dari 2 jenis yaitu tanah berat dan tanah ringan. Campuran tanah berat contohnya menggunakan tanah berat, pupuk kandang, sekam, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 2 : 1. Sekam, sekam bakar, dan pasir dapat membuat media tanam menjadi poros yaitu membuat tanaman menjadi lebih sehat karena media tidak tergenang air dan perakarannya pun lebih baik. Campuran tanah ringan contohnya menggunakan tanah ringan, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 :1. Penggunaan tanah ringan tidak perlu menggunakan pasir karena tekstur tanah ringan sudah berpasir. Dalam membuat pupuk dasar dapat menggunakan pupuk kimia, kapur dolomit, dan fungisida agar tanaman terhindar dari jamur. Fermentasi perlu dilakukan karena jika tidak dilakukan maka tanaman dapat rusak bahkan mati. Pupuk kandang yang digunakan dapat diganti dengan pupuk kompos.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Zuisda Febriani -
Ada 3 syarat pembuatan media tanam
1. gembur dan porous (bisa menyimpan air tetapi tidak becek
2. mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah
3. tanah mengandung Ph netral 6-7
Bahan media tanam terdiri dari : media tanam utama (tanah) dan bahan lain (pupuk kandang, sekam, sekam bakar, dan pasir)

3 tahapan pada pembuatan media tanam
1. mengatur komposisi bahan media tanam yang sesuai
2. memberikan pupuk dasar
3. melakukan fermentasi media tanam


1.Komposisi media tanam dengan tanah berat :
Campuran 1 : tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:2:1)
Campuran 2 : tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1)
Campuran 3 : tanah berat : pupuk kandang : sekam (1:1:3)
Campuran 4 : pupuk : pasir dengan perbandingan (1:1:1)
Sekam baik untuk poros akan membuat tanaman menjadi lebih sehat dengan aerasi / oksigenasi agar tumbuh lebih bagus dan baik.
2. Komposisi tanah ringan contohnya yaitu : 
Campuran 1 : Tanah ringan : pupuk kandang : sekam dengan perbandingan (1:1:1)
Campuran 2 : Tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:2)
Campuran 3 : Tanah ringan : pupuk kandang (1:1)

2. Pupuk Dasar
Pupuk dasar terdiri dari : NPK + Kapur Dolomit + Fungisida (tersedianya unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah cukup besar. Bisa juga diganti dengan pupuk kendang, namun lebih efektif dengan menggunakan pupuk kimia NPK).
dengan dosis : Pupuk dasar : 1-2 sdm NPK + 2-3 sdm Dolomit + setengah sdm fungisida.

3. Fermentasi Media Tanam
Media tanam yang tidak difermentasi terlebih dahulu dapat menyebabkan tanaman menjadi mati. Fermentasi media tanam biasa dilakukan selama 1 bulan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Alya Fadhilah 1914161029 -
Izin menjawab Bu
Saya Alya Fadhilah 1914161029.

Media tanam sangat penting bagi keberhasilan budidadaya tanaman. Apabila media tanamnya sudah baik, maka 50% budidaya tanaman telah berhasil. Media tanam digunakan sebagai penunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Ada 3 syarat utama media tanam yang ideal:
1. Gembur dan poros
2. Mengandung unsur hara mikro dan makro serta mikroorganisme penyubur tanah.
3. Memiliki pH yang netral sekitar 6 sampai 7.

Bahan untuk membuat media tanam terdiri dari:
1. Tanah sebagai bahan utama
2. Bahan tambahan lainnya seperti sekam, sekam bakar, pupuk kandang, pasir, atau bahan lainnya.

Ada 3 proses penting dalam pembuatan media tanam:
1. Pengaturan komposisi bahan media tanam
2. Pemberian pupuk dasar.
3. Perlakuan fermentasi media tanam.

Tanah sebagai bahan utama terdiri dari:
a) Tanah berat berupa tanah liat, tanah merah, mengeras kalau kering, serta becek kalau kondisinya basah.
b) Tanah ringan berupa tanah hitam, topsoil, gembur, humus, serta tanah berpasir .

Ada bebagai macam komposisi yang bisa digunakan sesuai keinginan pelaku budidaya, dengan mengkombinasikan bahan utama dengan bahan tambahannya dalam membuat media tanam.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Citra Khoirrun Nisa -
Pembuatan media tanam yang sehat dan subur dengan benar akan menghindarkan dari masalah masalah budidaya tanaman.

3 syarat media tanam berkualitas :
1. Gembur dan porous
2. Mengandung unsur hara makro dan mimro serta organisme penyubur tanah
3.ph tanah netral

3 kriteria tersebut merupakan tanah subur misal dari hutan, maka untuk membuat media tanam layaknya di alam aslinya diperlukan campuran.
Bahan :
Tanah, pupuk organik (kandang), sekam, atau pasir.

Tahapan membuat
1. Buat komposisi media tanam yang sesuai
2. Menambah pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media

1). Membuat komposisi :
Jika digunakan tanah berat (lempung dll) komposisi yang tepat adalah tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir ( 1:1:2:1), atau tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1), atau tanah berat : pupuk kandang : sekam (1:1:3)

Tanah yang porous membuat aerasi baik sehingga perakaran tanaman baik dan tumbuhan sehat

Jika menggunakan tanah ringan (top soil, tanah hitam dll) komposisinya yaitu tanah ringan : pupuk kandang : sekam (1:1:1), tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:2), tanah ringan : pupuk kandang (1:1)

2). Pupuk dasar
Sediakan unsur hara yang siap dimanfaatkan oleh tanaman, maka itu beri campuran pupuk kimia, kapur dolomit dan fungisida agar tanaman terhindar dari serangan jamur. Dosis untuk pot ukuran 30-35 cukup 1 sdm NPK + 2 sdm dolomit + 1/2 sdm fungisida

3). Fermentasi media tanam
Media tanaman yang tidak difermentasi selain menyebabkan tanaman rusak bahkan bisa mati. Fermentasi media tanam biasanya berlangsung 1 bulan. Fermentasi buatan menggunakan em4 + air + gula, selama 2 minggu

Tips :
1. Jika menggunakan pupuk kompos sebagai pengganti pupuk kandang tidak diperlukan fermentasi
2. Jemur media tanam sekitar 1 hari sebelum dicampur dan digunakan agar hpt hilang
3. Lakukan fermentasi dengan em4 karna banyak kandungan mikroorganisme
4. Hindari pupuk kandang dari unggas, karna tanaman lebih mudah terserang penyakit
5. Harus benar benar gunakan pupuk kandang yang sudah jadi
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Ahmad Zaky Abyan 1914161047 -
terdapat 3 tahap penting dalam pembuat media tanam yaitu :
1. mengatur komposisi bahan media tanam
2. memberikan pupuk dasar untuk menyediakan unsur hara
3. melakukan fermentasi media tanam

A. syarat media tanam yang berkualitas diantaranya yaitu:
1. Gembur dan Porous, karena tanah yang gembur dapat menyimpan air dengan baik
2. mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanaman
3. memiliki Ph tanah netral yaitu 6 - 7

jika membuat media tanam dengan tanah berat maka salah satu komposisi yang baik yang dapat dibuat yaitu dengan perbandingan 1 : 1 : 2 : 1 ( tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir )

sedangkan pada tanah ringan bisa digunakan perbandingan 1 : 1 :1 ( tanah ringan : pupuk kandang : sekam )

B. Pupuk dasar yang dapat digunakan dalam media tanaman yaitu NPK + Kapur dolomit + fungisida

C. Pada fermentasi media tanam biasa 1 bulan, fermentasi menggunakan em4 + air + gula selama 2 minggu
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Aulia Sari 1914161037 -
Pembuatan Media Tanam

>> Keberhasilan tumbuh suatu tanam ditentukan oleh 50% media tanam dan 50% dari perawatan, pemupukan, dan lainnya.
>> Syarat media tanam yang berkualitas yaitu : Gembur dan poros, mengandung unsur hara makro dan mikro juga mengandung mikroba, serta memiliki pH netral (>5,5).
>> Bahan media tanam terdiri dari : Media tanam utama (tanah) dan bahan lain (pupuk kandang, sekam, sekam bakar dan pasir).
>> Tahapan penting dalam pembuatan media tanam yaitu :
1. Mengatur komposisi bahan media tanam. Media tanam utama (tanah) terbagi menjadi jenis yaitu tanah berat dan tanah ringan. Contoh campuran komposisi yang tepat dengan bahan tanah berat adalah (Tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir = 1 : 1 : 1 : 2). Sedangkan contoh campuran komposisi yang tepat dengan bahan tanah ringan adalah (Tanah ringan : pupuk kandang : sekam = 1 : 1 : 1).
2. Memberikann pupuk dasar. Contoh yang dapat digunakan yaitu ( NPK + Kapur dolomit + fungisida) dengan dosis ( 1-2 sdm NPK + 2-3 sdm dolomit + 1/2 sdm fungisida).
3. Fermentasi media tanam. Biasa dilakukan selama 1 bulan dengan menggunakan (em4 + air + gula selama 2 minggu).
>> Agar media tanam yang dibuat dapat berhasil maka ada beberapa tips yang dapat dilakukan seperti: mengganti pupuk kandang dengan kompos, penjemuran seluruh media tanam sebelum dicampurkan, melakukan fermentasi dengan em4, dan menghindari penggunaan pupuk kandang dari kotoran ayam dan burung karena dikhawatirkan akan membawa penyakit pada media tersebut.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Dian tika roisnahadi -
50 % dari keberhasilan dalam menanam ditentukan dari campuran media tanam. tiga syarat media tanam 1. gembur dan porous, 2. mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah, 3. ph tanah netral. bahan media utama ( tanah) dan bahan lain ( pupuk kandang, sekam, sekam bakar, dan pasir bahan bahan tersebut merupakan bahan agar media tanam menjadi porous. tiga proses penting yaitu 1. mengatur komposisi, 2. memberikan pupuk dasar, 3. melakukan fermentasi media tanam. bila dicampur dengan asal media tanam tidak akan memiliki sifat unggul yang diinginkan. tanah dibagi menjadi 2 yaitu tanah berat ( tanah liat, tanah merah, keras bila kering dan becek bila basah) dan tanah ringan ( tanah hitam, tanah humus, tanah berpasir).
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Evi Putriani -
-Syarat media tanam yang baik adalah :
1. Gembur dan porus
2. Mengandung unsur hara makro dan mikro,serta mikroorganisme penyubur tanah
3. Memiliki pH netral yaitu 6-7

-Bahan media tanam : Tanah,pupuk kandang,sekam,pasir
- Proses penting dalam pembuatan media tanam yaitu :
1. Mengatur komposisi bahan media tanam
2. Memberikan pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media tanam

- Contoh komposisi media tanam menggunakan tanah berat yaitu :
1. Tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:2:1)
2. Tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:3:1)
3. Tanah berat : pupuk kandang : pasir (1:1:1)

-Contoh komposisi media tanam menggunakan tanah ringan :
1. Tanah ringan : pupuk kandang : sekam (1:1:1)
2. Tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar (1:1:2)
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Nurhidayah 1914161015 -
Media tanam yang ideal dapat menghasilkan tanaman yang sehat dan subur. Terdapat tiga syarat media tanam dikatakan berkualitas yaitu 1) gembur dan poros, 2) mengandung unsur hara makro dan mikro, serta mikroorganisme penyubur tanah, 3) pH tanah netral (6-7). Dalam pembuatan media tanam terdapat tiga proses penting yaitu mengatur komposisi bahan media tanam, memberi pupuk dasar, dan melakukan fermentasi media tanam. Agar dapat membuat komposisi yang benar, tepat dan ideal harus membedakan jenis media tanam utama (tanah berat dan tanah ringan). Tanah berat akan keras apabila kering dan becek apabila basah, contohnya tanah liat dan tanah merah. tanah ringan adalah tanah yang berada di atas permukaan tanah biasanya disebut topsoil, contohnya tanah hitam, tanah gembur, humus, dan berpasir.
Contoh pencampuran media tanam yaitu:
Campuran 1= tanah berat : pupuk kandang : sekam bakar : pasir (1:1:2:1)
Campuran 2= tanah berat : pupuk kandang : sekam : pasir (1:1:3:1)
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: Komentar Video Media tanan

by THAHER RIFA'I -

Media tanam merupakan sarana tumbuh tanaman sehingga perlu diperhatikan faktor pendukung baik dari dalam maupun dari luar. Ada 3 syarat media tanam berkualitas :

1. Gembur dan poros

2. Mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme yang baik untuk tanaman

3. PH yang netral (6 atau 7)

Adapun langkah-langkah pembuatan media tanam yang baik adalah : pertama membuat komposisi tanah yang ideal contoh : tanah : sekam bakar : pupuk kandang (1:2:1), tanah : sekam : pupuk kandang (1:1:1). Langkah kedua berikan pupuk yang siap santap oleh tanaman (Npk). Langkah ketiga fermentasi media tanam. Sekian terimakasih 

In reply to THAHER RIFA'I

Re: Komentar Video Media tanan

by Wisma Adistira 1914161053 -
Media tanam menentukan keberhasilan dari suatu budidaya, karena 50% keberhasilan budidaya ditentukan oleh media tanam, dan sisanya ditentukan oleh teknik perawatan tanaman, benih dan lainnya.
3 Syarat media tanam dapat dikatakan berkualitas:
1. Gembur dan poros artinya dapat menyimpan air namun tetap dapat mengalirkan air.
2. Mengandung unsur hara mikro dan makro serta mikroorganisme penyubur tanah, agar tanaman tumbuh menjadi sehat
3. 3. Ph tanah yang netral (6-7)
Ketiga kriteria di atas merupakan kriteria tanah subur di habitat aslinya, karen itu tugas kita adalah membuat media tanam yang mirip, sehat dan subur seperti di habitat aslinya.
Bahan media tanam terdiri dari : media tanam utama (tanah) dan bahan-bahan lain (pupuk kendang, sekam, sekam bakar dan pasir).
3 Proses penting pembuatan media tanam
1. Mengatur komposisi bahan media tanam
2. Memberikan pupuk dasar
3. Melakukan fermentasi media tanam

1. KOMPOSISI MEDIA TANAM
Membuat komposisi campuran media tanam tergantung dari jenis media tanam utama (tanah berat atau tanah ringan). Tanah berat adalah jenis tanah yang kurang subur, yang memiliki karakteristik keras bila kering dan becek bila basah, biasanya berwarna cerah atau kecoklatan, misalnya tanah liat, tanah merah. Sedangkan tanah ringan adalah tanah yang berada di lapisan atas permuakaan tanah atau topsoil biasanya tanah ini berwarna hitam, misalnya tanah hita,. Top soil, tanah gembur, humus, tanah berpasir.
Apabila akan menggunakan tanah berat maka dapat menggunakan beberapa campuran berikut :
Campuran 1 : tanah berat : pupuk kendang : sekam : pasir = 1 : 1 : 2 : 1
Campuran 2 : tanah berat : pupuk kendang : sekam bakar : pasir = 1 : 1 : 3 : 1
Campuran 3 : tanah berat : pupuk kendang : sekam = 1 : 1 : 3
Campuran 4 : tanah berat : pupuk kendang : sekam bakar = 1 : 1 : 4
Campuran 5 : tanah berat : pupuk kendang : pasir = 1 : 1 : 1

Apabila akan menggunakan tanah ringan maka dapat menggunakan beberapa campuran berikut :
Campuran 1 : tanah ringan : pupuk kendang : sekam = 1 : 1 : 1
Campuran 2 : tanah ringan : pupuk kendang : sekam bakar : 1 : 1 : 2
Campuran 3 : tanah ringan : pupuk kendang = 1 : 1
Sekam berfungsi membuat media menjadi poros. Media tanam yang poros akan membuat tanaman menjadi lebih sehat, aersi menjadi lebih baik, serta air dapat mengalir dengan baik dan tidak tergenang.Apabila menggunakan tanah ringan biasanya tidak menggunakan media pasir lagi karena tekstur tanah ringan sudah berpasir.

2. PUPUK DASAR
Pupuk dasar terdiri dari : NPK + Kapur Dolomit + Fungisida
Pupuk kimia dibutuhkan untuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah cukup besar. Bisa juga diganti dengan pupuk kendang, namun lebih efektif dengan menggunakan pupuk kimia NPK.
Dosisnya :
Pupuk dasar : 1-2 sdm NPK + 2-3 sdm Dolomit + setengah sdm fungisida

3. FERMENTASI MEDIA TANAM
Media tanam yang tidak difermentasi terlebih dahulu dapat menyebabkan tanaman menjadi mati. Fermentasi media tanam biasa dilakukan selama 1 bulan. Apabila ingin lebih cepat dan media lebih subur fermentasi menggunakan em4 + air + gula selama 2 minggu. Hasil fermentasi media tanaam dapat digunakan apabila media tanam sudah mulai tumbuh gulma
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Muhammad Nur Rahim 1914161033 -
Pada vidio pembelajaran tersebut membahas mengenai pembuatan media tanaman yang ideal di dalam pot maupun polibag, untuk mendapatkan media tanam yang berkualitas, didapatkan 3 syarat yaitu Gembur dan poros, mengandung unsur hara mikro dan makro, dan pH tanah harus netral yaitu 6 sampai dengan 7. Pembuatan media tanam memiliki 3 proses penting, yang pertama yaitu mengatur komposisi bahan media tanam nya, yang kedua yaitu memberikan pupuk dasar, dan yang terakhir melakukan fermentasi media tanam, untuk mendapatkan komposisi media tanam yang ideal dan baik, kita harus dapat membedakan beberapa jenis tanah, pada vidio tersebut dibahas bahwa ada 2 jenis tanah, yang pertama adalah tanah berat dan tanah ringan. Contoh dari tanah berat yaitu tanah merah, dan tanah liat, sedangkan untuk tanah ringan yaitu: tanah top soil, tanah gembur, humus dan berpasir. Alternatif campuran untuk tanah berat pertama yang baik yaitu tanah berat: pupuk kandang: sekam: pasir dengan perbandingan (1: 1: 2: 1), alternatif tanah berat kedua yaitu tanah berat: pupuk kandang: sekam bakar: Pasir dengan perbandingan (1: 1: 3 :1), alternatif ketiga yaitu tanah berat: pupuk kandang: sekam dengan perbandingan (1: 1: 3). alternatif ke empat yaitu tanah berat: pupuk kandang: sekam bakar dengan perbandingan (1: 1: 4), yang kelima yaitu tanah berat: pupuk kandang: pasir dengan perbandingan (1: 1: 1). Sedangkan jika menggunakan tanah ringan, untuk campuran pertama yaitu tanah ringan : pupuk kandang: sekam dengan perbandingan (1: 1: 1), campuran kedua yaitu tanah ringan : pupuk kandang : sekam bakar dengan perbandingan (1: 1: 2), dan campuran terakhir yaitu tanah ringan: pupuk kandang dengan perbandingan (1: 1).
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: KOLOM KOMENTAR

by Putu eka Suyanti -
Membuat Media Tanam Yang Ideal
tiga syarat kualitas media tanam yaitu :
1. gembur dan porous
2. mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme penyubur tanah dan
3. PH tanah yang netral atau 6-7

3 Proses penting dalam pembuatan media tanam :
a. mengatur komposisi bahan media tanam
Mengatur komposisi tanah harus lah tepat agar mendapatkan media tanam yang bagus untuk pertumbuhan tanaman.
Tanah untuk media tanam dibagi menjadi 2 yaitu tanah berat ( tanah liat) dan tanah ringan.
b. memberikan pupuk dasar
pemberian pupuk dasar pada media tanam dapat menghindarkan tanaman dari penyakit jamur seperti menambahkan pupuk kimia : NPK + kapur dolomit + fungisida ( SACOP = nama brand)
c. melakukan fermentasi media tanam
media tanam dari pupuk kandang haruslah difermentasi Untuk mengurangi penyakit yang ada pada pupuk kandang dan untuk pupuk kandang sendiri jangan menggunakan kotoran dari unggas karena kebanyakan kotoran unggas terdapat penyakitnya kotoran yg baik yaitu kotoran sapi dan kambing, pupuk kandang harus lah sudah matang jangan yang masih basah.
Fermentasi media tanam biasa 1 bulan dan fermentasi menggunakan Em4 + gula + air dan dapat digunakan kurang lebih 2 minggu sudah siap digunakan sebagai media tanam dan sebelumnya media tanam dikeringkan terdahulu agar terhindar dari penyakit.