RESPONSI SESI 13

RESPONSI 13

Re: RESPONSI 13

by April Liana Ayu Elita -
Number of replies: 0
Nama : April Liana Ayu Elita
NPM : 2511011058

1. Peran serikat pekerja dalam organisasi adalah sebagai wadah bagi pekerja untuk menyuarakan kepentingan bersama terkait upah, kondisi kerja, dan hak-hak lainnya. Serikat berfungsi sebagai penyeimbang agar keputusan manajemen tidak sepihak, sekaligus jadi saluran komunikasi formal antara pekerja dan perusahaan. Dengan adanya serikat, konflik bisa disalurkan lewat negosiasi dan penyelesaian sengketa, sehingga hubungan kerja lebih stabil dan produktivitas biasanya ikut terjaga.

2. 1. Perspektif Manajemen: Menjaga kelangsungan bisnis, memastikan produktivitas dan efisiensi biaya tenaga kerja, serta mempertahankan kendali operasional atas perusahaan tanpa gangguan aksi massa.
2. ​Perspektif Serikat Pekerja: Melindungi hak fundamental pekerja, memastikan upah yang adil, jaminan kepastian kerja (job security), serta lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.
3. ​Perspektif Masyarakat: Menjaga stabilitas ekonomi, mencegah kelangkaan barang/jasa akibat mogok massal, serta menekan angka pengangguran demi kesejahteraan sosial.

3. Hukum (seperti Undang-Undang Ketenagakerjaan) bertindak sebagai jaring pengaman dan aturan main resmi yang wajib dipatuhi kedua belah pihak. Pengaruh utamanya meliputi:
​Standar Minimum: Mengatur batas bawah upah minimum (UMR), jam kerja, hak cuti, dan standar keselamatan (K3).
​Legalitas Hukum: Mengatur keabsahan pembentukan serikat, mekanisme mogok kerja yang sah, dan tata cara PHK.

4. Proses organisasi serikat pekerja dimulai dari pembentukan kelompok pekerja, pemilihan pengurus, pembuatan aturan organisasi, lalu didaftarkan secara resmi agar dapat mewakili pekerja.

5. Negosiasi kontrak antara manajemen dan serikat pekerja dilakukan melalui perundingan untuk mencapai kesepakatan mengenai hak dan kewajiban kerja yang dituangkan dalam PKB.

6. Negosiasi dilakukan melalui perundingan bersama mengenai gaji, tunjangan, jam kerja, keselamatan kerja, dan hak serta kewajiban kedua pihak. Tahapannya meliputi persiapan, perundingan, kesepakatan, penandatanganan kontrak kerja bersama, dan pelaksanaan isi kontrak.

7. ⁠Pendekatan baru lebih menekankan kerja sama, komunikasi terbuka, dan hubungan kemitraan antara pekerja dan manajemen. Organisasi modern juga menerapkan fleksibilitas kerja, penyelesaian konflik secara musyawarah, serta peningkatan kesejahteraan dan pengembangan keterampilan pekerja.