Diskusi Pertrmuan 10

kompetensi komunikasi dan upaya kolaboratif dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

Re: kompetensi komunikasi dan upaya kolaboratif dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

oleh ananda edhies adellia -
Jumlah balasan: 0
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama: Ananda Edhies Adellia
NPM: 2313053036
Kelas: 6B

Izin menjawab pak
1. Menurut saya, penggunaan kode warna menjadi salah satu solusi yang cukup efektif dalam pembelajaran PKR karena guru tidak mungkin berada di semua kelompok dalam waktu yang bersamaan. Dengan adanya tanda seperti warna hijau untuk menunjukkan tugas sudah selesai dan warna merah untuk meminta bantuan, guru dapat mengetahui kondisi setiap kelompok hanya dengan melihatnya secara sekilas. Cara ini membuat guru lebih mudah menentukan kelompok mana yang harus didatangi terlebih dahulu tanpa harus bertanya satu per satu kepada siswa. Selain membantu guru, penggunaan kode warna juga membuat penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan teratur. Di kelas yang jumlah siswanya banyak, komunikasi verbal sering kali terhambat oleh suasana yang ramai. Melalui kode visual, pesan dapat disampaikan tanpa harus mengganggu kelompok lain yang sedang belajar. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih efisien dan waktu belajar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
2. Menurut saya, keberagaman usia dan kemampuan dalam kelas PKR justru memberikan banyak manfaat apabila dikelola dengan baik. Siswa yang lebih tua atau lebih mampu dapat membantu teman-temannya yang masih mengalami kesulitan. Saat menjelaskan materi kepada adik kelasnya, siswa senior tidak hanya membantu orang lain belajar, tetapi juga semakin memahami materi yang telah dipelajari sebelumnya. Di sisi lain, siswa yang lebih muda mendapatkan kesempatan belajar dari teman sebaya yang usianya tidak terlalu jauh dari mereka. Hal ini sering kali membuat mereka lebih nyaman untuk bertanya dan berdiskusi. Kondisi tersebut menciptakan suasana belajar yang saling mendukung, di mana setiap siswa dapat berperan sebagai pembelajar sekaligus pemberi bantuan. Karena semua anggota kelas memiliki kesempatan untuk berkontribusi, lingkungan belajar menjadi lebih demokratis dan menghargai kerja sama daripada persaingan.
3. Menurut saya, keterampilan komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan pembelajaran PKR. Ketika siswa mampu mengajukan pertanyaan dengan jelas, menyampaikan pendapat secara teratur, dan menjelaskan informasi kepada teman-temannya, proses belajar dalam kelompok akan berjalan lebih lancar. Sebaliknya, jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, kesalahpahaman akan lebih mudah terjadi dan pekerjaan kelompok menjadi kurang efektif. Kemampuan berkomunikasi juga berkaitan erat dengan kemandirian kelompok. Dalam PKR, siswa tidak selalu dapat bergantung pada guru karena guru harus membagi perhatian kepada beberapa kelompok sekaligus. Oleh sebab itu, setiap anggota kelompok perlu mampu menyampaikan kebutuhan, bertukar informasi, dan membantu menyelesaikan masalah bersama. Semakin baik kemampuan komunikasi setiap individu, semakin mudah pula kelompok bekerja secara mandiri tanpa harus terus-menerus menunggu arahan dari guru. Inilah yang membuat komunikasi fungsional menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian kolektif pada pembelajaran PKR.

Sekian Terimakasih,
Wassalamuaikum Warahmatullahi Wabarakatuh