Diskusi 15

interaksi antara struktur, agensi, dan dinamika sosiokultural dalam membentuk sikap masyarakat

interaksi antara struktur, agensi, dan dinamika sosiokultural dalam membentuk sikap masyarakat

by Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd. -
Number of replies: 0

Pertanyaan 1: Wacana menyatakan bahwa dengan tidak adanya institusi sosial (pranata), struktur sosial dapat kehilangan atribut kohesif mereka dan berpotensi condong ke arah anarkisme. Melakukan analisis yang menjelaskan perlunya kerangka kerja sosial yang stabil (seperti pola hubungan hierarkis di Indonesia) untuk mengintegrasikan struktur seperti unit keluarga dan sistem pendidikan untuk menegakkan pola perilaku yang dapat diprediksi. Konsekuensi apa yang terjadi pada sikap sosial individu jika salah satu dari lembaga-lembaga ini mengalami disfungsi atau ketidakstabilan?

Pertanyaan 2: Sikap sosial secara inheren cair dan dibudidayakan melalui proses sosiokultural yang mungkin asosiatif (konstruktif) atau disosiatif (fragmentasi). Memberikan analisis komprehensif tentang bagaimana elemen kompetitif (dinamika disosiatif) dalam kerangka pendidikan dapat dikelola secara efektif untuk mencegah eskalasi menjadi konflik atau disposisi etnosentris, sementara secara bersamaan menumbuhkan semangat “persaingan sehat” seperti yang ditentukan oleh paradigma pendidikan.

Pertanyaan 3: Para penulis menggarisbawahi perlunya melengkapi siswa untuk secara mahir menavigasi proses sosial dengan “kebijaksanaan” untuk menumbuhkan sikap adaptif dan kritis. Merumuskan argumen yang menggambarkan bagaimana pemahaman siswa tentang status dan peran (elemen struktural) di samping nilai intrinsik kasih sayang (pra-agama) dapat berfungsi sebagai perlindungan terhadap pengaruh merugikan dari proses sosial negatif yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara apa integrasi ketiga elemen ini dapat menghasilkan warga yang mewujudkan toleransi di tengah-tengah keragaman yang signifikan?