Pertanyaan 1: Teks tersebut mengartikulasikan bahwa posisi geografis Indonesia di sepanjang Cincin Api memberkahi wilayah tersebut dengan “bahan vulkanik,” menjadikan kepulauan ini salah satu daerah yang paling produktif secara pertanian secara global. Menganalisis bagaimana fenomena geologi yang berpotensi berbahaya ini (aktivitas vulkanik) berfungsi sebagai elemen pendukung fundamental bagi gaya hidup agraria penduduk Indonesia. Hubungkan tanggapan Anda dengan konsep “berkat di balik bencana” dalam kerangka geografi fisik.
Pertanyaan 2:Medan fisik Indonesia yang beragam memaksa penduduknya untuk menumbuhkan “kebijaksanaan adat” sebagai mekanisme adaptasi, dicontohkan oleh sistem irigasi Subak di Bali dan pembangunan rumah panggung di daerah berawa. Dalam penilaian Anda, mengapa pemahaman komprehensif tentang topografi lokal penting dalam membentuk desain arsitektur dan metodologi irigasi tradisional? Ilustrasikan bagaimana kebijaksanaan asli ini menandakan bahwa manusia tidak hanya mengerahkan dominasi tetapi malah “menyelaraskan” diri mereka secara harmonis dengan lingkungan mereka.
Pertanyaan 3: Para penulis menekankan bahwa ada ketidakseimbangan lingkungan saat ini yang disebabkan oleh aktivitas manusia yang melampaui daya dukung alam, yang mengakibatkan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Jika Anda mengambil peran sebagai pembuat kebijakan, strategi pendidikan apa yang akan Anda usulkan untuk mengubah pola pikir siswa dari melihat diri mereka sebagai “penguasa lingkungan” menjadi mengenali diri mereka sebagai “komponen integral dari ekosistem”? Buat garis besar langkah-langkah khusus untuk menumbuhkan etika lingkungan yang berkelanjutan di dalam lembaga pendidikan.