Diskusi 1

Diskusi 1

Diskusi 1

by Mei Fatmila Sari -
Number of replies: 36

Setelah membaca materi serta mengikuti diskusi di kelas mengenai konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, tuliskan hal-hal penting yang Anda pelajari pada pertemuan ini dalam bentuk esai sebanyak 250–500 kata. Tulisan harus menggunakan bahasa Anda sendiri, mencerminkan pemahaman pribadi, serta tidak boleh sama dengan jawaban teman Anda. 

In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by ANNISHA AUGUSTINA -
Nama: Annisha Augustina
NPM: 2513046047
Psikologi Pendidikan adalah cabang psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam konteks pendidikan. Ruang lingkup kajian Psikologi pendidikan ada 4 yaitu, (1) Kajian biologis: Memahami perkembangan otak anak. (2) Kajian Perilaku/Behavorisme: Berfokus pada respons anak. (3) Kajian Kognitif: Mempelajari proses siswa untuk berpikir, mengingat, dan memahami. (4) Kajian Psikoanalitik: Memahami emosi siswa.
Psikologi pendidikan itu sangat berkaitan dengan kehidupan belajar kita sehari-hari. Belajar bukan cuma soal menerima materi dari guru, tapi juga tentang bagaimana siswa berpikir dan mempelajari lingkungan sekitarnya. Setiap siswa mempunya karakter dan latar belakang yang berbeda-beda. Karena itu, proses belajar tidak bisa disamakan untuk semua siswa.
Dengan mata kuliah psikologi pendidikan, kita bisa memahami bagaimana seseorang menerima dan mengolah informasi. Faktor-faktor seperti motivasi, emosi, dan lingkungan belajar mempunyai pengaruh besar terhadap hasil belajar siswa. Contohnya, siswa yang merasa nyaman biasanya lebih mudah fokus dan berani berpendapat. Sebaliknya, suasana belajar yang tegang justru bisa membuat siswa kurang percaya diri.
Psikologi pendidikan bukan hanya membantu memahami siswa, psikologi pendidikan juga penting bagi guru untuk menentukan cara mengajar yang tepat. Guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga perlu memahami kondisi mental dan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, pembelajaran bisa lebih nyaman untuk siswa dan tidak membosankan.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Nazwa Salsabila Putri -
Nama : Nazwa Salsabila Putri
Npm : 2513046003
Matkul : Psikologi Pendidikan


Psikologi Pendidikan Adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku dan proses berfikir manusia dalam situasi belajar mengajar. Bukan hanya fokus pada siswa tetapi pada guru dan hubungan keduanya.
Dalam Psikologi Pendidikan ada beberapa bidang penting yang menjadi dasar, yang pertama Adalah psikologi perkembangan yang membantu guru memahami tahap pertumbuhan siswa, baik dari segi emosi, sosial, maupun kemampuan berpikir. Lalu yang kedua ada psikologi sosial yang membahas tentang bagaimana lingkungan dan imteraksi dengan orang lain bisa memengaruhi cara siswa belajar. Selain itu ada prinsip pembelajaran seperti pentingnya perhatian, motivasi, keterlibatan aktif. Kalau guru memahami prinsip prinsip ini, proses belajar mengajar bisa menjadi lebih efektif.
Ruang lingkup psikologi Pendidikan juga sangat luas karena meleibatkan beberapa pendekatan. Yang pertama pendekatan biologis yang melihat hubugan antara otak dan system saraf dengan proses belajar. Yang kedua pendektan behaviorisme yang berfokus pada rangsangan atau respon yang mengggunakan penguatan dan hukuman untuk membentuk perilaku positif, kemudian yang ketiga yaitu pendekatan kognitif yang mempelajari proses mental siswa, seperti berpikir, mengingat, dan memahami. Yang terakhir pendekatan psikoanalitik yaitu perilaku dipengaruhi alam bawah sadar, konflik dan pengelaman masalalu.
Peran psikologi Pendidikan dalam kelas sangat penting dengan memahami kondisi siswa guru bisa menyesuaikan cara mengajar sesuai kebutuhan, minat dan kemampuan siswa. Pembelajaran juga lebih menjadi interaktif bukan hanya guru yang berbicara. Selain itu guru bisa merancang dan mengevaluasi pembelajaran dengan lebih tepat supaya tujuan belajar tercapai. Psikologi Pendidikan juga membantu guru memahami emosi siswa dan menangani masalah yang mungkin muncul selama proses pembelajaran berlangsung.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by keyla danis elpasha -
Nama :Keyla Danis Elpasha
Npm :2513046049
Pada pertemuan ini, saya mempelajari konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya. Saya memahami bahwa psikologi pendidikan adalah cabang ilmu yang mempelajari proses belajar dan mengajar serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Ilmu ini tidak hanya membahas siswa, tetapi juga peran guru, metode pembelajaran, serta lingkungan belajar.
Hal penting yang saya pelajari adalah bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi kemampuan, emosi, maupun latar belakang. Karena itu, guru perlu memahami perkembangan siswa agar dapat menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai. Pembelajaran tidak bisa dilakukan dengan satu cara yang sama untuk semua siswa.
Saya juga memahami bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan siswa. Motivasi yang tinggi membuat siswa lebih aktif dan bersemangat dalam belajar. Selain itu, lingkungan belajar yang nyaman dan hubungan yang baik antara guru dan siswa turut mendukung efektivitas pembelajaran.
Dari materi ini, saya menyimpulkan bahwa psikologi pendidikan sangat penting untuk menciptakan proses belajar yang efektif, manusiawi, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan memahami aspek psikologis, pembelajaran dapat menjadi lebih bermakna dan optimal.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Repi Mariska -
Assalamualaikum wr.wb
sikam Repi Mariska dengan NPM 2513046023 anjak kls 2A 
izin nyelesaiko tugas anjak ibu Mei Fatmila Sari

Setelah mempelajari materi dan mengikuti diskusi di kelas tentang konsep dasar psikologi, pendidikan, dan meliput ruangnya, saya menyadari bahwa psikologi pendidikan memainkan peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, terutama bagi para calon guru. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari cara berperilaku dan pikiran manusia. Pendidikan adalah upaya yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya. Saat kedua hal tersebut digabungkan, psikologi pendidikan membantu kita mengetahui cara siswa belajar, tumbuh, dan merespons lingkungan di sekitar mereka . Hal terpenting yang saya pelajari adalah bahwa setiap murid memiliki ciri dan sifat yang berbeda-beda. Mereka berasal dari keluarga yang berbeda, memiliki kemampuan yang beragam, minat yang berbeda, serta cara belajar yang tidak sama. Oleh karena itu, seorang guru tidak bisa berlaku sama terhadap semua siswa . Guru harus memahami perkembangan pikiran, perasaan, dan tindakan anak agar belajar berlangsung dengan baik. Dengan mengetahui perkembangan siswa, guru dapat menyesuaikan cara, strategi, dan pendekatan mengajar yang tepat. Selain itu, saya juga tahu bahwa bidang psikologi pendidikan memiliki cakupan yang sangat luas. Tidak hanya berbicara tentang cara belajar, tetapi juga mencakup semangat belajar, minat , kemampuan , bakat , penilaian pembelajaran, hingga berbagai masalah yang mungkin dialami siswa saat belajar. Mempelajari kelas membuat saya semakin yakin bahwa menjadi guru tidak hanya tentang memberi materi, tetapi juga tentang memahami perasaan dan pikiran siswa. Guru perlu membuat lingkungan belajar yang nyaman, aman , dan menyenangkan supaya siswa semangat belajar . Dari pertemuan ini, saya menyadari bahwa psikologi pendidikan sangat berguna bagi saya sebagai calon pendidik. Dengan memahami dasar-dasar psikologi, saya jadi lebih berhati-hati terhadap kebutuhan para siswa dan tidak mudah memberi label buruk ketika mereka kesulitan belajar. Saya menyadari bahwa sikap sabar , pemahaman , dan komunikasi yang baik sangat penting dalam proses belajar . Secara umum , pertemuan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian dan memajukan pertumbuhan peserta didik secara utuh. Psikologi pendidikan membantu kita memandang siswa sebagai orang yang berbeda dan penting , jadi sebagai seorang calon guru, saya harus terus belajar memahami mereka dengan lebih dalam.
Nehima nihan wassalamualaikum wr.wb
In reply to Repi Mariska

Re: Diskusi 1

by Thara khairunisa imama -
assalamualaikum wr.wb sikam Thara khairunisa imama dengan npm 2553046007 anjak kls 2A izin nyelesaiko tugas anjak ibu Mei Fatmila Sari
Pada pertemuan ini, saya belajar bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang sangat penting bagi calon guru. Dari materi yang dipresentasikan, saya memahami bahwa psikologi pendidikan membahas tentang bagaimana proses belajar terjadi serta bagaimana hubungan antara guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Ilmu ini membantu kita memahami perilaku siswa, cara mereka berpikir, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan belajar. Saya juga semakin paham bahwa pendidikan bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi tentang mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dari segi pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Setiap siswa memiliki latar belakang, kemampuan, dan karakter yang berbeda-beda. Karena itu, guru tidak bisa menggunakan satu cara yang sama untuk semua siswa. jadi pentingnya psikologi pendidikan, yaitu agar guru bisa menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan siswa. Selain itu, saya mempelajari ruang lingkup psikologi pendidikan yang cukup luas. Ada kajian biologis yang menjelaskan bahwa perkembangan otak dan kondisi fisik berpengaruh pada proses belajar. Ada juga kajian behaviorisme yang menekankan pentingnya stimulus, respons, serta penguatan dalam membentuk perilaku siswa. Kemudian, kajian kognitif menjelaskan bahwa siswa adalah individu aktif yang berpikir dan memproses informasi. Sementara itu, pendekatan psikoanalitik membantu kita memahami bahwa emosi dan pengalaman masa lalu juga dapat memengaruhi perilaku belajar.
Hal yang menurut saya paling penting adalah peran psikologi pendidikan dalam menciptakan interaksi edukatif yang efektif. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga harus memahami karakter, minat, dan kondisi emosional siswa. Dengan begitu, pembelajaran bisa lebih interaktif, tidak membosankan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Dari pertemuan ini, saya menyadari bahwa psikologi pendidikan menjadi dasar penting bagi seorang calon guru. Tanpa memahami aspek psikologis siswa, proses belajar bisa kurang maksimal. Oleh karena itu, mempelajari psikologi pendidikan sangat membantu kita agar nantinya mampu menjadi guru yang profesional, bijaksana, dan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman serta kondusif.
Neghima nihan wassalamu'alaikum wr.wb
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by ULTA SETIA -
NAMA : ULTA SETIA
NPM : 2513046029
MATKUL : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Psikologi pendidikan merupakan cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku individu dalam situasi pendidikan, khususnya proses belajar dan mengajar. Ilmu ini mengkaji bagaimana peserta didik berkembang, bagaimana mereka belajar, serta bagaimana guru dapat membantu mengoptimalkan potensi siswa. Konsep dasar psikologi pendidikan berangkat dari pemahaman bahwa setiap individu memiliki karakteristik, kemampuan, dan latar belakang yang berbeda sehingga pendekatan pembelajaran tidak dapat disamaratakan.
Salah satu hal penting dalam konsep dasar psikologi pendidikan adalah hakikat belajar. Belajar dipahami sebagai proses perubahan perilaku yang relatif permanen sebagai hasil dari pengalaman dan interaksi dengan lingkungan. Perubahan tersebut dapat berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap, maupun nilai. Dalam psikologi pendidikan, terdapat berbagai teori belajar seperti teori behavioristik yang menekankan penguatan (reinforcement), teori kognitif yang fokus pada proses berpikir, serta teori konstruktivistik yang melihat belajar sebagai proses membangun pengetahuan secara aktif.
Selain itu, perkembangan peserta didik juga menjadi bagian penting. Psikologi pendidikan mempelajari perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional siswa. Setiap tahap perkembangan memiliki karakteristik tersendiri yang harus dipahami guru agar dapat memilih metode, media, dan strategi pembelajaran yang sesuai. Misalnya, siswa usia sekolah dasar cenderung membutuhkan pembelajaran konkret dan menyenangkan, sedangkan siswa remaja mulai mampu berpikir abstrak dan kritis.
Hal penting lainnya adalah motivasi belajar. Motivasi merupakan dorongan yang menggerakkan siswa untuk belajar. Motivasi dapat bersifat intrinsik (datang dari dalam diri) maupun ekstrinsik (dipengaruhi faktor luar seperti hadiah atau pujian). Guru perlu memahami cara membangkitkan dan mempertahankan motivasi agar proses pembelajaran berjalan efektif dan siswa terlibat secara aktif.
Psikologi pendidikan juga membahas tentang perbedaan individual. Setiap siswa memiliki gaya belajar, minat, bakat, dan tingkat kecerdasan yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran yang inklusif dan bervariasi agar semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Pemahaman terhadap perbedaan individu membantu guru dalam memberikan bimbingan dan layanan yang tepat.
Ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup beberapa aspek utama. Pertama, proses belajar dan pembelajaran, termasuk teori, prinsip, serta strategi pembelajaran. Kedua, evaluasi dan penilaian hasil belajar, yaitu bagaimana mengukur dan menilai perkembangan siswa secara objektif dan adil. Ketiga, bimbingan dan konseling dalam pendidikan, yang membantu siswa mengatasi masalah belajar maupun masalah pribadi. Keempat, manajemen kelas dan interaksi edukatif, yaitu bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.

In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Mauli Annisa Jasfilani -
Nama : Mauli Annisa Jasfilani
Npm : 2513046011
Matkul : Psikologi Pendidikan

Setelah saya mengikuti kelas mengenai prinsip-prinsip dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, saya semakin menyadari bahwa psikologi pendidikan sangat berkaitan dengan pengalaman di kelas sehari-hari. Pada awalnya, saya beranggapan bahwa mengajar hanya sekadar menyampaikan materi dengan jelas. Namun, setelah proses belajar, saya mengerti bahwa ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan, terutama mengenai cara anak didik belajar dan berkembang. Saya menemukan bahwa psikologi pendidikan berkaitan dengan perilaku manusia dalam konteks pembelajaran, khususnya mengenai proses belajar itu sendiri. Dari diskusi di dalam kelas, saya menjadi sadar bahwa setiap siswa memiliki karakteristik yang unik. Metode siswa dalam memahami materi, menyelesaikan tugas, bahkan perilaku mereka di kelas, dipengaruhi oleh perkembangan, motivasi, dan konteks lingkungan mereka. Oleh karena itu, guru tidak dapat menerapkan metode pengajaran yang sama untuk semua siswa. Diskusi tentang tujuan psikologi pendidikan juga membuat saya merenungkan lebih jauh. Ternyata, sasaran utamanya bukan sekadar agar siswa meraih nilai baik, melainkan untuk mendorong guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan membantu siswa tumbuh sesuai potensi terbaik yang mereka miliki. Ini menunjukkan bahwa guru perlu lebih mengenal siswa, bukan hanya dalam konteks penyampaian ilmu. Saat guru memahami latar belakang dan kebutuhan siswa, suasana belajar akan menjadi lebih nyaman dan bermakna. Saya juga menikmati pembahasan tentang berbagai teori pembelajaran. Teori behaviorisme menyoroti hubungan antara tindakan atau pengalaman dan reaksi yang dihasilkan. Teori kognitivisme fokus pada cara individu berpikir dan memproses informasi. Teori konstruktivisme menekankan bahwa siswa membangun pemahaman mereka berdasarkan pengalaman yang mereka miliki. Sementara itu, pendekatan humanistik lebih menekankan pengembangan potensi dan keunikan masing-masing individu. Dari sini, saya mengetahui bahwa dalam pengajaran, guru dapat mengintegrasikan berbagai pendekatan sesuai dengan situasi di kelas. Secara pribadi, saya merasa bahwa pertemuan ini membuka mata saya bahwa menjadi seorang guru bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan pemahaman psikologi untuk dapat memahami beragam jenis siswa dan membantu mereka menghadapi tantangan dalam proses belajar. Materi ini sangat berarti bagi saya karena dapat memberi dasar untuk berperan sebagai pendidik yang tidak hanya mengajarkan, tetapi juga mampu memahami dan membimbing siswa dengan lebih efektif.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by yeni oktaria -
assalamualaikum wr.wb,izin ibu Mei Fatmila Sari, S.S., M.A.

sikam yeni oktaria anjak prodi pendidikan bahasa Lampung kelas 2A.

"membaca materi serta mengikuti diskusi di kelas mengenai konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, tuliskan hal-hal penting yang Anda pelajari pada pertemuan ini dalam bentuk esai sebanyak 250–500 kata. Tulisan harus menggunakan bahasa Anda sendiri, mencerminkan pemahaman pribadi, serta tidak boleh sama dengan jawaban teman Anda".

izin menjawab ibu..
Menurut saya, psikologi pendidikan itu ilmu yang membahas tentang bagaimana proses belajar dan mengajar bisa berjalan dengan baik di lingkungan sekolah. Dari yang saya pahami, dasar psikologi pendidikan itu menekankan bahwa setiap siswa punya karakter, kemampuan, minat, dan latar belakang yang berbeda-beda. Jadi, tidak bisa cara mengajarnya disamaratakan. Kalau semua diperlakukan sama tanpa melihat perbedaannya, pasti ada siswa yang merasa kesulitan.

Hal penting yang saya tangkap adalah tentang teori belajar, motivasi, perkembangan siswa, dan perbedaan individu. Teori belajar membantu kita memahami bagaimana siswa menerima dan memproses pelajaran. Motivasi juga penting banget, karena kalau siswa tidak punya semangat belajar, materi sebagus apa pun akan sulit dipahami. Selain itu, kita juga harus memahami perkembangan mereka, baik dari segi cara berpikir, emosi, maupun cara bersosialisasi.

Ruang lingkup psikologi pendidikan juga ternyata luas, bukan cuma soal belajar di kelas saja. Di dalamnya ada pembahasan tentang interaksi antara guru dan siswa, cara mengelola kelas, cara mengevaluasi hasil belajar, sampai bagaimana mengatasi masalah yang muncul saat pembelajaran. Dari sini saya menyadari bahwa psikologi pendidikan itu penting banget sebagai bekal supaya proses belajar mengajar bisa lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.


terimakasih, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to yeni oktaria

Re: Diskusi 1

by Amalia Al Saqina -
Assalamualaikum wr.wb
sikam Amalia al saqina dengan NPM 2513046067anjak kls 2A
izin nyelesaiko tugas anjak ibu Mei Fatmila Sari

Pengertian dan Konsep Dasar dari psikologi Pendidikan.
Psikolog, pendidikan ilmu yang mempelajari prilaku dan jiwa manusia khususnya dalam konteks belajar mengajar. berfokus Kepada siswa, guru dan Interaksi keduanya
Pendidikan proses pengembangan potensi peserta didik Secara menyeluruh
belajar perubahan Permanen dalam sikap, pergatahuan dan kemampuan berfikir metalui pengalaman
Ruang lingkup Kajian psikologi pendidikan
biologis hubungan Otak dan sistem Proses belajar memahami saraf dengan
Perilaku fokus pada rangsangan respons Mengunakan Penguatan & hukuman untuk membuat prilaku positif
Kognitif: mempelajarı proses mental suwa dalam berfikir mengingat dan memahami
Psikoanalıtık: peribaku dipengaruhi alam bawah sadar
Peran Psikologi Pendidikan dalam interası edukatif
membantu memahamı Karakteristik, kemampuan, minat dan tahap perkembangan siswa, sehingga pembelajaran bisa di sesuaikan dengan kebutuhan siswa-siswi membantu guru merancang melaksanakan perkembangan
pembelajaran yang efektif agar tujuan belajar tercapai
Kesimpulan tentang psikolog, pendidikan adalah Salah satu Cabang serta strategi pembelajaran kedua evaluasi dan penilaian hasil belajar, yaitu bagaimana mengukur dan menilai perkembangan siswa secara objektif dan adil. Ketiga, bimbingan dan konseling dalam pendidikan, yang membantu siswa mengatasi masalah belajar maupun masalah pribadi. Keempat, manajemen kelas dan interaksi edukatif, yaitu bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.
neghima nihan ibu, sikam akhiri wasalamualaikum,wr.wb
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Alyaroza Nabiila Zaki -
NAMA : Alyaroza Nabiila Zaki
NPM : 2513046035
TUGAS: MEMBUAT ESSAY PADA MATERI KONSEP DASAR PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA

Psikologi pendidikan merupakan cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam konteks pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan proses belajar dan mengajar.
Ilmu ini berfokus pada peserta didik, guru, serta interaksi yang terjadi di antara keduanya di lingkungan belajar. Bagi saya sebagai calon guru, memahami psikologi pendidikan sangat penting karena menjadi dasar dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif.

Pendidikan pada hakikatnya adalah proses untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari segi pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), maupun keterampilan (psikomotor). Namun, proses belajar tidak selalu berjalan secara otomatis. Setiap peserta didik memiliki latar belakang keluarga, kemampuan intelektual, minat, serta kondisi emosional yang berbeda. Perbedaan inilah yang menuntut guru untuk memahami karakteristik siswa agar tidak menyamaratakan perlakuan dalam pembelajaran.

Ruang lingkup psikologi pendidikan meliputi perkembangan peserta didik, motivasi belajar, evaluasi hasil belajar, serta interaksi antara guru dan siswa. itu, kajiannya juga mencakup aspek biologis, perilaku, kognitif, dan psikoanalitik. Aspek biologis berkaitan dengan perkembangan otak dan sistem saraf yang memengaruhi kemampuan belajar. Aspek perilaku menekankan pembentukan kebiasaan melalui stimulus dan respons. Aspek kognitif membahas proses berpikir, memahami, dan mengingat informasi. Sedangkan aspek psikoanalitik membantu memahami kondisi emosional dan konflik batin yang dapat memengaruhi perilaku siswa.

Dalam psikologi pendidikan juga terdapat beberapa teori belajar yang menjadi landasan dalam pembelajaran. Teori behaviorisme menekankan pentingnya penguatan dan hukuman dalam membentuk perilaku. Teori kognitivisme melihat siswa sebagai individu yang aktif dalam mengolah informasi. Teori konstruktivisme menegaskan bahwa pengetahuan dibangun sendiri oleh peserta didik melalui pengalaman dan interaksi sosial. Sementara itu, teori humanistik menekankan pengembangan potensi diri dan pemenuhan kebutuhan emosional peserta didik. Dengan memahami teori-teori tersebut, guru dapat memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa.

Sebagai calon guru, saya menyadari bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh kemampuan memahami kondisi psikologis peserta didik. Guru perlu menciptakan suasana belajar yang kondusif, memberikan motivasi, serta menghargai perbedaan individu. Dengan demikian, siswa dapat merasa nyaman, percaya diri, dan terdorong untuk berkembang secara optimal.

Kesimpulannya, psikologi pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Ilmu ini membantu guru memahami proses belajar, perkembangan peserta didik, serta dinamika interaksi di kelas. Dengan menerapkan prinsip-prinsip psikologi pendidikan, pembelajaran dapat berlangsung secara lebih efektif, terarah, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Meigita cahaya -
Nama : Meigita Cahaya Permata Hardani
Npm : 2513046053
Matkul : Psikologi pendidikan

Jawaban :

Psikologi pendidikan bukan sekadar sub-disiplin ilmu yang mempelajari perilaku manusia, melainkan sebuah instrumen vital yang menjembatani teori-teori psikologis dengan realitas di dalam kelas. Dari diskusi dan materi yang telah dipelajari, saya memahami bahwa esensi dari bidang ini adalah upaya sistematis untuk memahami proses belajar dan bagaimana faktor-faktor internal maupun eksternal memengaruhi efektivitas transfer ilmu tersebut.
Hal pertama yang sangat berkesan bagi saya adalah bagaimana psikologi pendidikan memandang setiap peserta didik sebagai individu yang unik. Kita tidak bisa menggunakan metode "satu ukuran untuk semua" (one size fits all). Ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup pemahaman mendalam tentang karakteristik siswa, mulai dari tahap perkembangan kognitif, bakat, minat, hingga latar belakang sosio-emosionalnya. Dengan memahami perbedaan individual ini, seorang pendidik tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai desainer pembelajaran yang mampu menyesuaikan materi dengan kesiapan mental siswa.
Ruang lingkup ilmu ini sangat luas, saya mencatat ada tiga faktor utama yang saling berkaitan:
1. Proses Belajar: Bagaimana informasi diterima, diproses, dan disimpan dalam memori. Ini melibatkan pemahaman tentang motivasi dan gaya belajar.
2. Situasi Belajar: Lingkungan fisik dan atmosfer kelas yang mendukung atau justru menghambat konsentrasi.
3. Metode Evaluasi: Bagaimana kita mengukur keberhasilan bukan sekadar dari angka, tetapi dari perubahan perilaku dan pemahaman yang mendalam.
Secara pribadi, saya menyadari bahwa menguasai materi pelajaran saja tidak cukup. Tanpa pemahaman psikologis, seorang guru mungkin akan merasa frustrasi ketika menghadapi siswa yang "sulit". Psikologi pendidikan memberikan "peta jalan" bagi pengajar untuk mendiagnosis masalah belajar, menciptakan iklim kelas yang inklusif, dan membangun komunikasi yang empatik. Kita belajar bahwa emosi positif dapat membuat siswa merasa aman dan dihargai secara psikologis.
pembelajaran ini menyadarkan saya bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang dinamis. Ia terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by NATASYA WULANDARI -
NAMA: NATASYA WULANDARI
NPM: 2513046037
Setelah mengikuti perkuliahan tentang konsep dasar psikologi pendidikan, saya jadi lebih paham bahwa pendidikan itu bukan sekadar kegiatan mengajar dan menerima materi saja. Di dalamnya ada proses memahami bagaimana cara berpikir, bersikap, dan berkembangnya seorang peserta didik. Psikologi pendidikan membantu saya melihat bahwa setiap siswa itu unik dan tidak bisa diperlakukan dengan cara yang sama.
Menurut saya, inti dari psikologi pendidikan adalah bagaimana guru bisa memahami kondisi mental dan emosional siswa sebelum menuntut mereka untuk memahami pelajaran. Kadang kita sebagai mahasiswa dulu juga pernah merasa tidak semangat belajar, dan ternyata itu bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti lingkungan, cara guru mengajar, bahkan keadaan pribadi siswa. Dari sini saya menyadari bahwa peran guru itu sebenarnya cukup kompleks.
Hal lain yang saya tangkap adalah pentingnya memahami perkembangan peserta didik sesuai tahap usianya. Cara mengajar anak SD tentu berbeda dengan remaja SMA. Kalau guru tidak memahami tahap perkembangan ini, pembelajaran bisa jadi tidak efektif. Selain itu, motivasi belajar juga sangat berpengaruh. Guru harus bisa membangun motivasi dari dalam diri siswa, bukan hanya memberi tekanan lewat nilai.
Secara pribadi, materi ini membuat saya berpikir bahwa menjadi guru itu bukan pekerjaan yang sederhana. Dibutuhkan kesabaran, empati, dan kemampuan memahami karakter siswa yang beragam. Saya merasa psikologi pendidikan sangat penting karena menjadi dasar agar saya nanti tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga pada proses dan perkembangan siswa secara menyeluruh.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Anies Fitriyani -
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Anies Fitriyani Npm 2553046001
Izin menjawab ibu mei fatmila sari

saya mempelajari bahwa psikologi pendidikan merupakan cabang ilmu psikologi yang secara khusus mengkaji proses belajar dan mengajar dalam konteks pendidikan. Psikologi pendidikan tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga mencakup peran guru, lingkungan belajar, kurikulum, serta interaksi sosial yang terjadi di dalamnya. Konsep dasar yang saya pahami adalah bahwa setiap individu memiliki karakteristik, potensi, serta gaya belajar yang berbeda, sehingga pendekatan pembelajaran tidak bisa di samaratakan.
Selain itu, saya juga memahami pentingnya asesmen dalam proses pendidikan. Evaluasi tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai alat untuk memperbaiki proses pembelajaran. Dengan melakukan refleksi terhadap hasil evaluasi, guru dapat menyesuaikan metode, media, maupun pendekatan yang digunakan.

Wasaalamualaikum Wr.Wb
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by IKRIMA ASYSA'DIYAH -
Nama: Ikrina Asysa'diyah
NPM: 2413045041

Konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkup merupakan hal yang sangat penting dipelajari bagi seorang guru. Karena, materi ini menjelaskan bagai mana seorang guru mengajarkan anak didiknya, memahami karakteristiknya, mengkondisikan suasana kelas, dan masih banyak lagi. Ruang lingkup psikologi pendidikan ada 4 yaitu, (1) kajian biologis: memahami perkembangan otak anak. (2) kajian kognitif:memahami emosi siswa. (3) kajian perilaku:berfokus pada respon anak. (4) kajian psikoanaliktik: memahami layar belakang siswa.
Mempelajari psikologi pendidikan penting bagi guru untuk menentukan cara mengajar yang tepat. Guru tidak hanya memahami materi, tetapi juga memahami kondisi siswa supaya pembelajaran lebih nyaman dan tidak membosankan. Dengan mata kuliah psikologi pendidikan, kita bisa memahami bagaimana seseorang menerima dan mengolah informasi.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Azwa kodrati nisa -
Nama: Azwa kodrati nisa
Npm: 2553046003
Matkul: psikologi pendidikan

Setelah mempelajari konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, saya semakin memahami bahwa psikologi pendidikan bukan sekadar teori tentang belajar, tetapi merupakan landasan penting dalam memahami bagaimana proses pembelajaran berlangsung secara efektif. Psikologi pendidikan membantu guru dan calon pendidik memahami karakteristik peserta didik, baik dari segi kognitif, emosional, sosial, maupun moral. Dengan pemahaman tersebut, proses pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan siswa.
Salah satu hal penting yang saya pelajari adalah bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik yang unik. Tidak semua siswa belajar dengan cara yang sama atau dalam kecepatan yang sama. Di sinilah pentingnya memahami teori perkembangan, seperti yang dijelaskan oleh tokoh-tokoh seperti Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Piaget menekankan tahapan perkembangan kognitif anak, sementara Vygotsky menyoroti pentingnya interaksi sosial dan peran lingkungan dalam proses belajar. Dari sini saya menyadari bahwa pembelajaran tidak bisa disamaratakan, melainkan perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan dan konteks sosial siswa.
Selain itu, saya juga memahami bahwa motivasi memegang peranan besar dalam keberhasilan belajar. Siswa yang memiliki motivasi intrinsik cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan motivasi tersebut, misalnya dengan menciptakan suasana kelas yang positif, memberikan umpan balik yang membangun, serta menghargai usaha siswa, bukan hanya hasil akhirnya.
Ruang lingkup psikologi pendidikan juga mencakup evaluasi pembelajaran dan pengelolaan kelas. Saya belajar bahwa evaluasi bukan hanya tentang memberi nilai, tetapi juga tentang memahami sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai dan apa yang perlu diperbaiki. Sementara itu, pengelolaan kelas yang baik bukan berarti bersikap keras, melainkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
Secara keseluruhan, pertemuan ini membuat saya menyadari bahwa menjadi pendidik tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Seorang guru juga harus memahami bagaimana siswa berpikir, merasa, dan berkembang. Psikologi pendidikan memberikan bekal untuk melihat siswa sebagai individu yang utuh, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara lebih manusiawi, efektif, dan bermakna.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Yuliza rana munandar -
assalamualaikum wr.wb sikam Yuliza tana munandar dengan npm 2513046059 anjak kls 2A izin nyelesaiko tugas anjak ibu Mei Fatmila Sari
Pada pertemuan ini, saya belajar bahwa Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku,Pembelajaran , dan Kemunikasi guru siswa.

Ilmu ini focus pada faktor psikologis yang mendorong proses belajar seperti Perkembangan Kognitip, emosional, don sosial lingkup ilmu berikut yoitu biologis, perilaku,dan Kognitif yang mendorong pendidik untuk merancang, mekalsanakan,dan menilai proses belajar dengan benar.

Peran prikologiPendidikan Sangat penting untuk mengatur interaksi dilingkungan pendidikan, guru juga dapat menyesuaikan gaya belajar Sesuai dgn lingkungan sekolah. Strategi ini dapat menciptakan lingkungan balajar yang aktif, empati, dan positip.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Apriyansah Eko Saputra -

Nama : Apriyansah Eko Saputra 

Npm : 2513046009

Kelas : 2A Pbl

Setelah mempelajari materi dan mengikuti diskusi kelas mengenai konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, saya memperoleh pemahaman yang lebih utuh tentang pentingnya psikologi dalam proses pendidikan. karena kita tidak hanya mempelajari teori-teori tentang psikologi pendidikan melainkan juga mempelajari tentang prilaku manusia, memahami perilaku peserta didik secara menyeluruh. yang saya pelajari pertama adalah tentang pengertian psikologi pendidikan sebagai cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku individu dalam konteks pendidikan. Ilmu ini berfokus pada bagaimana peserta didik belajar, berkembang, dan berperilaku di lingkungan belajar. Selanjutnya, ruang lingkup psikologi pendidikan memberikan gambaran aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam pembelajaran.Ruang lingkup tersebut mencakup perkembangan peserta didik, perbedaan individu, proses belajar dan pembelajaran, motivasi belajar, serta evaluasi hasil belajar. hal-hal penting yang saya pelajari adalah memahami bahwa perbedaan individu merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan. setiap peserta didik memiliki kemampuan, minat, gaya belajar, dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, guru dituntut untuk bersikap bijaksana dan tidak menyamaratakan peserta didik. Dan motivasi belajar menjadi salah satu faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan.


In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by YAYANG MARSHA LARASATI -
Nama : Yayang Marsha Larasati
NPM : 2513046065

Pertemuan perkuliahan kali ini dilaksanakan secara daring dengan kegiatan presentasi dan diskusi mengenai Konsep dasar psikologi pendidikan serta ruang lingkupnya. Meskipun dilakukan secara daring, suasana belajar tetap terasa aktif dan interaktif. Melalui aplikasi Google Meeting, saya dapat menyimak materi, bertanya, dan berdiskusi tanpa harus berada di ruangan yang sama.
Dalam presentasi, dijelaskan bahwa psikologi pendidikan merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana peserta didik belajar serta bagaimana perilaku mereka dalam proses pembelajaran. Materi ini membuat saya dan teman-teman lebih memahami bahwa menjadi seorang guru tidak hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga memahami karakter, kemampuan, dan kebutuhan setiap siswa. Setiap peserta didik memiliki cara belajar yang berbeda, sehingga guru perlu menyesuaikan pendekatan pembelajaran.
Selain itu, dijelaskan pula ruang lingkup psikologi pendidikan, seperti teori-teori belajar, perkembangan peserta didik, motivasi, minat, bakat, serta evaluasi hasil belajar. Penjelasan tersebut membuat saya merasa relate dengan pengalaman belajar saya sehari-hari. Saya jadi lebih sadar bahwa faktor psikologis sangat memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran.
Diskusi yang dilakukan setelah presentasi berjalan cukup aktif. Kami saling berbagi pendapat dan opini, baik melalui fitur chat maupun secara langsung. Walaupun terdapat kendala teknis seperti jaringan internet, hal tersebut tidak mengurangi esensi pembelajaran.
Secara keseluruhan, pertemuan daring ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya psikologi pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami semakin menyadari bahwa pemahaman terhadap psikologis peserta didik sangat penting untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Ruli Ayu Ningtyas -
Nama: Ruli Ayu Ningtyas
NPM: 2513046001

Psikologi pendidikan adalah cabang psikologi yang khusus mempelajari tingkah laku manusia dalam konteks pendidikan. Setelah mempelajari materi ini, saya bisa memahami bahwa psikologi pendidikan bukan hanya sekedar materi, namun sebagai alat bantu guru untuk memahami bagaimana siswa belajar, berkembang, dan merespons lingkungan belajarnya.
Hal paling mendasar yang saya pelajari adalah bahwa psikologi pendidikan berfokus pada subjek didik (siswa) sebagai individu yang unik. Proses belajar tidak bisa disamaratakan karena setiap siswa memiliki karakteristik, kemampuan motivasi, dan latar belakang emosional yang berbeda. Oleh karena itu, tugas utama pendidik bukan hanya mentransfer ilmu, melainkan memahami proses mental dan perilaku siswa agar pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Ruang lingkup psikologi pendidikan sangat luas, namun secara garis besar mencakup tiga komponen utama: siswa (pelajar), proses belajar, dan situasi belajar.
Siswa: Memahami perkembangan anak, kepribadian, gaya belajar, serta perbedaan individual.

Proses Belajar: Menganalisis bagaimana informasi diproses, diingat, dan diterapkan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar.

Situasi Belajar: Mencakup lingkungan kelas, metode pengajaran, evaluasi hasil belajar, dan interaksi sosial antara guru dan siswa.
Saya juga memahami bahwa konsep dasar ini penting untuk membantu guru dalam mengatasi masalah-masalah di kelas, seperti rendahnya motivasi, kesulitan belajar, atau masalah perilaku. Psikologi pendidikan memberikan panduan bagaimana guru dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif (lingkungan yang aman dan suportif) serta menyusun strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan anak.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Dina Vyolita Putri -
Nama: DINA VYOLITA PUTRI
Npm: 2513046045
Kelas: 2A
Yang saya pahami adalah psikologi pendidikan tidak hanya sekedar membuat proses terjadinya pembelajaran di kelas melainkan mempelajari perkembangan perilaku serta psikologis anak memengaruhi proses pembelajarannya,Psikologi pendidikan membantu guru memahami karakteristik siswa, baik dari segi kognitif, emosional, maupun sosial, sehingga pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.Salah satu yg sangat sy perhatikan adalah setiap anak memiliki cara belajar dan memahami yg berbeda,oleh karna itu guru tidak bisa menggunakan satu pendekatan/sama rata kan kepada semua siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Jesica hanyta Pratiwi -
Nama : Jesica hanyta pratiwi
Npm : 2513046025
Prodi : Pendidikan Bahasa lampung kelas 2 A

Psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana peserta didik belajar, bagaimana perilaku mereka, serta bagaimana proses berpikir dan perkembangan mereka selama berada di lingkungan pendidikan.
Hal penting yang saya pelajari adalah setiap peserta didik itu berbeda. Mereka memiliki kemampuan, minat, dan cara belajar yang tidak sama. Ada peserta didik yang cepat memahami materi, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama. Ada yang lebih suka belajar dengan membaca, ada juga yang lebih suka praktik langsung. Dari sini saya memahami bahwa guru tidak bisa menyamakan semua peserta didik, tetapi harus menyesuaikan cara mengajar agar semua peserta didik bisa memahami materi dengan baik.
Selain itu, saya juga belajar tentang pentingnya motivasi dalam belajar. Motivasi sangat berpengaruh terhadap semangat peserta didik. Jika peserta didik memiliki motivasi yang tinggi, mereka akan lebih aktif dan semangat dalam belajar. Sebaliknya, jika motivasi mereka rendah, mereka cenderung malas dan tidak tertarik untuk belajar. Oleh karena itu, guru harus bisa memberikan dorongan, semangat, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar peserta didik termotivasi.
Saya juga memahami bahwa psikologi pendidikan membahas perkembangan peserta didik. Setiap peserta didik mengalami perkembangan, baik secara fisik, mental, maupun emosional. Guru perlu memahami hal ini agar bisa memperlakukan peserta didik dengan tepat. Selain itu, evaluasi juga penting untuk mengetahui apakah peserta didik sudah memahami materi atau belum.
Dari pembelajaran ini, saya menyadari bahwa menjadi guru tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga harus memahami peserta didik. Guru harus sabar, mengerti perbedaan peserta didik, dan membantu mereka agar bisa berkembang dengan baik. Menurut saya, psikologi pendidikan sangat penting dipelajari, terutama bagi calon guru, karena ilmu ini dapat membantu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Muhammad Afrizal -
Nama : Muhammad Afrizal
Npm : 2513046021
Setelah belajar tentang konsep dasar psikologi pendidikan, saya merasa lebih paham tentang bagaimana orang belajar dan apa yang mempengaruhi proses belajar itu sendiri. Psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang proses belajar dan pembelajaran, serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses tersebut.

Saya belajar bahwa psikologi pendidikan memiliki ruang lingkup yang luas, mencakup aspek-aspek seperti perkembangan kognitif, sosial, dan emosional individu. Saya juga memahami bahwa psikologi pendidikan tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga pada lingkungan belajar dan bagaimana lingkungan tersebut dapat mempengaruhi proses belajar.

Saya juga mempelajari tentang teori-teori belajar, seperti teori behaviorisme, kognitivisme, dan konstruktivisme. Teori-teori ini membantu saya memahami bagaimana individu belajar dan bagaimana proses belajar dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal.

Dalam praktiknya, psikologi pendidikan dapat membantu guru dan pendidik untuk memahami kebutuhan dan kemampuan siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif. Saya juga menyadari bahwa psikologi pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Saya merasa bahwa memahami psikologi pendidikan dapat membantu saya menjadi lebih baik dalam proses belajar dan pembelajaran.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Devita Amelia -
Nama :Devita Amelia
Npm :2513046055
Matkul :Psikologi Pendidikan

jawab :

Setelah saya membaca materi yang dipelajari, saya mengerti bahwa psikologi pendidikan bukan hanya teori, tapi menjadi dasar penting bagi guru untuk memahami karakter, kebutuhan, dan potensi setiap siswa.

Saya mengerti yaitu untuk memahami proses belajar seorang guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tapi juga harus memahami kondisi psikologis siswa agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

Ruang lingkup psikologi pendidikan juga cukup luas, meliputi perkembangan peserta didik, motivasi belajar, dan interaksi antara guru dan siswa. Saya paham bahwa setiap siswa memiliki tahap perkembangan yang berbeda-beda, sehingga pendekatan pembelajaran pun harus disesuaikan. Selain itu, motivasi belajar menjadi faktor penting karena tanpa dorongan internal maupun eksternal, siswa akan sulit mencapai hasil belajar yang maksimal.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Destika Dinda Paramitha -
Assalamu'alaikum wr.wb
Izin menjawab Tugas Diskusi yang diberikan oleh Ibu Mei Fatmila Sari, S.S.,M.A.
Nama : Destika Dinda Paramitha
Npm : 2513046017
Psikologi Pendidikan adalah cabang atau ilmu psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam konteks pendidikan. Jadi fokus pada proses belajar dan perkembangan peserta didik.
Tujuan Psikologi Pendidikan terbagi menjadi 3 yaitu :
1. memahami proses belajar peserta didik
2. membantu guru menciptakan pembelajaran efektif
3. mengembangkan potensi siswa secara optimal.
Objek kajian psikologi pendidikan terdapat
1.peserta didik
2.guru dan tenaga pendidik
3.proses pembelajaran
4.lingkungan belajar.

Jadi psikologi pendidikan itu berusaha memahami perilaku,perkembangan,dan cara berfikir peserta didik agar proses pembelajaran itu bisa berlangsung lebih efektif.
Lingkup psikologi pendidikan mencakup penelitian dalam aspek biologis,perilaku,kognitif,dan psikoanalitik,yang memberikan fondasi ilmiah bagi para pendidik dalam merancang,melaksanakan,dan menilai proses pembelajaran secara efisien.
Setiap tahap perkembangan memiliki karakteristik berbeda yang harus dipahami pendidik. perbedaan individu, karena setiap siswa memiliki gaya belajar, kemampuan, minat, dan latar belakang yang tidak sama. Memahami perbedaan ini membantu guru menyesuaikan pendekatan pembelajaran.
Ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup berbagai aspek. Di antaranya adalah motivasi belajar, yang menjelaskan alasan siswa ingin atau tidak ingin belajar. Selain itu, psikologi pendidikan mencakup strategi pembelajaran, seperti bagaimana metode, media, dan teknik mengajar memengaruhi pemahaman siswa. Ruang lingkup lainnya termasuk evaluasi pembelajaran, manajemen kelas, hubungan guru–siswa, serta pengaruh lingkungan sekolah dan keluarga terhadap hasil belajar.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Chika Puitis Salsabilla -
Nama: Chika Puitis Salsabilla
NPM: 2513046039
Mata Kuliah: Psikologi Pendidikan

Tabik semakungni Bu, Izin menjawab Setelah membaca materi dan mengikuti diskusi kelas tentang psikologi pendidikan, saya semakin paham bahwa menjadi guru itu bukan hanya soal bisa menjelaskan materi. Psikologi pendidikan mengajarkan bahwa di balik setiap siswa ada latar belakang, emosi, cara berpikir, dan pengalaman yang berbeda-beda. Jadi, tugas guru bukan sekadar mengajar, tetapi juga memahami.

Saya belajar bahwa psikologi pendidikan adalah cabang ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia dalam situasi belajar mengajar. Fokusnya bukan hanya pada siswa, tetapi juga pada guru dan interaksi di antara keduanya. Dalam proses belajar, ternyata banyak faktor yang memengaruhi, seperti perkembangan usia, kondisi keluarga, motivasi, bahkan kesehatan fisik dan emosional siswa. Hal ini membuat saya sadar bahwa tidak adil jika guru memperlakukan semua siswa dengan cara yang sama tanpa mempertimbangkan perbedaan mereka.

Ruang lingkup psikologi pendidikan juga cukup luas. Ada aspek biologis yang membahas hubungan perkembangan otak dan sistem saraf dengan kemampuan belajar. Ada aspek perilaku yang menekankan pentingnya stimulus dan respons, termasuk penggunaan penguatan dan hukuman untuk membentuk perilaku positif. Selain itu, aspek kognitif membahas bagaimana siswa berpikir, memahami, dan mengingat informasi. Sedangkan aspek psikoanalitik membantu kita memahami bahwa perilaku siswa kadang dipengaruhi oleh perasaan atau konflik batin yang tidak terlihat.

Saya juga memahami beberapa teori belajar yang sering digunakan dalam pembelajaran. Teori behaviorisme menekankan pentingnya penguatan agar perilaku positif terbentuk. Teori kognitivisme melihat siswa sebagai individu aktif yang mengolah informasi. Teori konstruktivisme menekankan bahwa pengetahuan dibangun melalui pengalaman dan interaksi. Sementara itu, teori humanistik lebih fokus pada pengembangan potensi diri dan kebutuhan emosional siswa. Dari sini saya belajar bahwa tidak ada satu metode yang paling benar, semuanya bisa digunakan sesuai situasi dan kebutuhan siswa.

Bagi saya pribadi, hal terpenting yang saya pelajari adalah bahwa keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru memahami karakteristik siswa. Guru perlu menciptakan suasana kelas yang nyaman, memberi motivasi, serta melakukan evaluasi secara adil dan objektif. Selain itu, peran bimbingan dan konseling juga penting untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar maupun masalah pribadi.

Kesimpulannya, psikologi pendidikan memberikan bekal yang sangat penting bagi calon guru. Ilmu ini membantu saya melihat siswa bukan hanya sebagai peserta didik, tetapi sebagai individu yang unik. Dengan memahami psikologi pendidikan, saya merasa lebih siap untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga manusiawi dan berpusat pada kebutuhan siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Lidya chelsea ramadani -
Nama:Lidya chelsea ramadani
Npm:2513046015
Psikologi Pendidikan adalah ilmu psikologi yang mempelajari prilaku,proses mental,dan perkembangan peserta didik dalam konteks pendidikan atau pembelajaran.
setelah mempelajari materi dan mengikuti diskusi tentang konsep dasar serta ruang lingkup psikologi pendidikan, saya memahami bahwa psikologi pendidikan membahas bagaimana proses belajar terjadi dan bagaimana guru dapat berperan secara tepat dalam membantu siswa mencapai hasil belajar optimal.
dalam pertemuan tersebut saya belajar bahwa setiap perserta didik memiliki perbedaan dalam kemampuan ,karakter,dan latar belakang. oleh karna itu, guru perlu memahami tahap perkembangan siswa baik dari aspek berpikir,emosional,maupun sosial. pemahaman ini penting agar metode pembelajaran yang digunakan sesui dengan kebutuhan dan tingkat perkembangan.
selain itu saya juga mempelajari ruang lingkup psikologi pendiidkan yang mencakup teori teori belajar perkembangan individu pengelola kelas serta evaluasi hasil belajar semua aspek tersebut saling berkaitan dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran.
melalui pembelajaran ini saya menyadari bahwa tugas seorang guru bukan hanya menyampaikan materi tetapi juga memahami kondisi psikologis siswa agar dapat menciptakan suasana belajar yang efektif nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by muhammad Ghony -
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH. Bu berikut hasil diskusi Sikam. ibu Mei Fatmila Sari, S.S., M.A.

Mohon maaf mengganggu waktuni bu, sikam Muhammad Ghony NPM 2553046005 jak prodi Pendidikan Bahasa Lampung kelas 2A Haga ngejuk panday, bu berikut hasil diskusi sikam

Psikologi pendidikan merupakan cabang ilmu psikologi yang mempelajari bagaimana proses belajar terjadi serta faktor-faktor yang memengaruhinya di lingkungan pendidikan. Dari materi dan diskusi di kelas, saya memahami bahwa psikologi pendidikan tidak hanya membahas teori belajar, tetapi juga bagaimana teori tersebut diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah. Artinya, ilmu ini menjadi jembatan antara teori psikologi dan praktik mengajar.
Salah satu hal penting dalam psikologi pendidikan adalah pemahaman tentang perkembangan peserta didik. Setiap siswa memiliki tahap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial yang berbeda. Guru tidak bisa menyamaratakan cara mengajar untuk semua siswa. Misalnya, anak usia sekolah dasar tentu memiliki cara berpikir yang berbeda dengan remaja di sekolah menengah. Oleh karena itu, guru perlu menyesuaikan metode, bahasa, dan pendekatan pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik usia dan kebutuhan siswa.
Selain itu, psikologi pendidikan juga membahas teori-teori belajar, seperti behaviorisme, kognitivisme, dan konstruktivisme. Dari diskusi kelas, saya menyadari bahwa tidak ada satu teori yang paling benar untuk semua situasi. Behaviorisme menekankan pentingnya stimulus dan respons serta penguatan (reward dan punishment), sedangkan kognitivisme lebih fokus pada proses berpikir dalam diri siswa. Konstruktivisme menekankan bahwa siswa membangun sendiri pengetahuannya melalui pengalaman. Dalam praktiknya, guru dapat mengombinasikan berbagai teori tersebut agar pembelajaran menjadi lebih efektif.
Ruang lingkup psikologi pendidikan juga mencakup motivasi belajar, perbedaan individual, evaluasi pembelajaran, serta pengelolaan kelas. Motivasi menjadi faktor penting karena tanpa dorongan dari dalam diri siswa, proses belajar tidak akan berjalan optimal. Guru berperan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, aman, dan menantang agar siswa terdorong untuk aktif.
Secara pribadi, saya melihat bahwa psikologi pendidikan sangat penting bagi calon pendidik. Dengan memahami cara siswa berpikir, berkembang, dan belajar, guru dapat menghindari sikap otoriter atau menyalahkan siswa ketika hasil belajar kurang maksimal. Sebaliknya, guru akan lebih reflektif dan mencari strategi yang tepat. Jadi, psikologi pendidikan bukan hanya teori, tetapi bekal penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang manusiawi dan efektif.
nerima nihan bu wassalamuaikum warahmatullahi
In reply to muhammad Ghony

Re: Diskusi 1

by NICKY FADHILA -
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
Nama : Nicky Fadhila
NPM: 2513046019

TUGAS: KONSEP DASAR PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA

JAWAB:
Psikologi pendidikan adalah bagian dari ilmu psikologi yang membahas bagaimana manusia berpikir, belajar, bersikap, dan berkembang dalam dunia pendidikan. Ilmu ini penting karena membantu guru memahami apa yang sebenarnya terjadi pada diri peserta didik saat proses belajar berlangsung. Dengan pemahaman tersebut, guru tidak hanya fokus menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mampu menyesuaikan cara mengajar agar sesuai dengan kondisi, kemampuan, dan kebutuhan peserta didik, sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan lebih baik.

Dasar utama psikologi pendidikan berangkat dari kenyataan bahwa setiap peserta didik itu berbeda. Ada yang cepat paham, ada yang butuh waktu lebih lama, ada yang semangat belajar, dan ada juga yang mudah merasa bosan. Perbedaan ini bisa dilihat dari kecerdasan, gaya belajar, minat, motivasi, serta latar belakang keluarga dan lingkungan sosial mereka. Proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan berpikir, tetapi juga oleh perasaan dan dorongan dari dalam diri siswa, serta dukungan lingkungan sekitar, termasuk cara guru mengajar di kelas. Karena itulah, psikologi pendidikan menjadi penghubung antara teori tentang perilaku manusia dengan praktik nyata di dunia pendidikan.

Ruang lingkup psikologi pendidikan cukup luas karena mencakup banyak aspek yang berhubungan langsung dengan kegiatan belajar mengajar. Ilmu ini membahas bagaimana peserta didik berkembang secara fisik, emosional, sosial, dan moral, sekaligus bagaimana mereka memahami dan mengolah pelajaran. Selain itu, psikologi pendidikan juga menyoroti pentingnya motivasi belajar, perbedaan kemampuan antar siswa, cara guru mengelola kelas, hubungan antara guru dan peserta didik, serta bagaimana menilai hasil belajar secara adil. Semua hal tersebut saling berkaitan dan sangat berpengaruh terhadap terciptanya suasana belajar yang nyaman dan efektif.

Pada akhirnya, psikologi pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan memahami konsep dan ruang lingkup psikologi pendidikan, guru dapat bersikap lebih bijaksana, sabar, dan profesional dalam menghadapi peserta didik. Pendidikan tidak hanya bertujuan mengejar nilai akademik, tetapi juga membantu peserta didik berkembang sebagai pribadi yang utuh, mampu mengenali potensi dirinya, dan tumbuh sesuai dengan kemampuan serta lingkungan yang mendukungnya.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Zulfia Zahra -
Nama : Zulfia Zahra
NPM : 2513046031

Psikologi merupakan ilmu tentang bagaimana mempelajari cara manusia berfikir cara manusia bertindak dan mental mempengaruhi perilaku dalam sehari hari.
Sedangkan psikologi pendidikan itu ilmu yang menyelidiki perkembangan peserta didik, bagaimana mereka belajar. Psikologi berfokus pada bagaimana seorang guru menganalisis sifat sifat dan kepribadian siswa untuk mengubah dan membimbing sikap dan perilaku siswa untuk mengembangkan potensi, serta hubungan antara guru dengan murid nya di lingkungan pendidikan.
Ruang lingkup kajian psikologi pendidikan :
1. Kajian biologis: memahami perkembangan otak anak dengan proses belajar
2. Kajian perilaku: fokus pada bagaimana siswa merespon
3. Kajian kognitif: mempelajari bagaimana siswa berfikir dan memahami pembelajaran
4. Kajian psikoanatik: perilaku yang dipengaruhi alam bawah sadar dan penting memahami emosi siswa

Psikologi sangat penting untuk memahami perkembangan, kemampuan dan minat siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Mela Amelia Rianda -

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Nama : Mela Amelia Rianda

Npm: 2513046061

Di pertemuan ini, saya jadi lebih paham kalau psikologi pendidikan itu sebenarnya dekat banget dengan kehidupan belajar sehari-hari. Dulu saya cuma tahu kalau psikologi berasal dari kata psyche dan logos yang artinya ilmu tentang jiwa. Tapi sekarang saya mengerti kalau psikologi sudah berkembang jadi ilmu yang mempelajari perilaku dan proses berpikir manusia secara ilmiah. Dari situ muncul psikologi pendidikan yang fokusnya ke bagaimana proses belajar itu terjadi, terutama di lingkungan sekolah.

Saya juga belajar bahwa dalam pendidikan, yang diperhatikan bukan cuma siswa. Menurut Muhibbin Syah, psikologi pendidikan membahas semua perilaku yang terlibat dalam proses belajar, baik dari sisi siswa maupun guru. Artinya, cara guru mengajar, cara berinteraksi dengan siswa, sampai suasana kelas itu punya pengaruh besar terhadap hasil belajar. Selain itu, John W. Santrock menjelaskan bahwa belajar itu adalah perubahan yang cukup menetap dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan karena pengalaman. Jadi belajar bukan cuma soal hafalan atau nilai bagus, tapi benar-benar ada perubahan dalam diri kita.

Saya juga jadi tahu ada beberapa pendekatan dalam psikologi pendidikan. Ada pendekatan biologis yang melihat pentingnya kondisi otak dan kesehatan tubuh dalam belajar. Ada pendekatan behaviorisme yang menekankan hubungan antara rangsangan dan respons, termasuk pentingnya reward dan punishment. Lalu ada pendekatan kognitif yang melihat siswa sebagai individu aktif yang membangun pemahamannya sendiri. Selain itu, pemikiran Sigmund Freud juga menjelaskan bahwa pengalaman masa lalu dan hal-hal yang tidak kita sadari bisa memengaruhi perilaku.

Dari semua itu, hal yang paling saya rasakan penting adalah bahwa setiap siswa itu unik. Cara belajarnya beda-beda, kebutuhannya juga beda. Ada yang lebih paham kalau diskusi, ada yang harus praktik langsung, ada juga yang butuh dukungan secara emosional. Jadi menurut saya, memahami psikologi pendidikan itu penting supaya guru bisa lebih peka dan tidak menyamaratakan semua siswa. Pada akhirnya, pendidikan bukan cuma soal angka di rapor, tapi tentang membantu siswa berkembang secara utuh, baik secara pemikiran, perasaan, maupun sikapnya.

In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Hani Stefani Putri -
Nama : Hani Stefani Putri
Npm: 2513046007

Hal penting yang saya peroleh pada pertemuan pertama pada mata kuliah ini adalah terkait psikologi pendidikan nahh Psikologi pendidikan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.Studi mengenai proses pembelajaran, baik dari sudut pandang kognitif maupun perilaku, mengizinkan ilmuwan untuk memahami perbedaan individu dalam hal intelegensi, perkembangan kognitif, afektif, motivasi, regulasi diri, konsep diri, serta peranannya dalam proses belajar. Bidang psikologi pendidikan banyak mengandalkan pengujian dan pengukuran dengan metode kuantitatif, untuk meningkatkan aktivitas pendidikan seperti desain pemberian instruksi, manajemen kelas, dan asesmen, yang bertujuan untuk memfasilitasi proses pembelajaran dalam berbagai setting pendidikan sepanjang hidup.Dan di beri pree test seputar materi ini dan gambaran kita sebagai tenaga pendik nanti nya berkat pree test ini membuat saya sendiri mencari tau lebi dalam lagi terkait psikologi pendidikan.

Terimakasih
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by SUCI RAHMADANI -
Nama: Suci Rahmadani
Npm: 2513046043
Matkul: Psikologi Pendidikan
Dosen Pengampu: Ibu Mei Fatmila Sari

Pada pertemuan ini, saya menyimpulkan bahwa psikologi pendidikan menjadi bekal penting bagi calon guru karena fokus pada proses belajar dan para peserta didik. Ilmu ini membantu kita tidak cuma mengajar, tetapi juga memahami, membimbing dan mengajar perkembangan siswa.

Saya juga belajar bahwa belajar itu tidak hanya soal otak atau kemampuan berpikir saja. Ada faktor lain seperti motivasi keluarga, minat, bahkan temen dan suasana kelasnya. Kalau siswa merasa nyaman, mereka pasti lebih semangat untuk belajar. Sebaliknya, kalau suasana kelas tegang, siwa bisa jadi takut dan malah sulit memahami pelajaran. Dengan memahami ilmu psikologi pendidikan ini, kita lebih sabar, lebih peka, lebih tau taktik cara mengajar yang seru, nyaman dan tidak mudah menyalahkan siswa ketika mengalami kesulitan. Saya merasa materi ini membuat saya lebih sadar bahwa tugas guru bukan hanya menyampaikan dan mengirimkan ilmu saja, tetapi juga kita membimbing dan memahami siswa sebagai kepribadian yang berkembang.

Contohnya adalah saat suasana kelas ribut, biasanya siswa jadi sulit fokus. Tapi ketika guru mampu menciptakan suasana yang nyaman dan tertib, proses belajar terasa lebih kondusif. Hal ini sering kita alami sendiri belajar di tempat yang tenang tentu lebih mudah dibandingkan di tempat yang berisik.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Fitri Yani -
Nama : Fitri Yani
Npm : 2513046027
Matkul : Psikologi Pendidikan
izin menyelesaiko tugas anjak ibu Mei Fatmila Sari

Psikologi pendidikan mempelajari perilaku manusia dalam konteks belajar. Disiplin ini fokus pada proses belajar dan perkembangan peserta didik. Kita dapat menggunakan tiga tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Pahami proses belajar siswa secara mendalam. Ciptakan strategi pembelajaran yang efektif. Kembangkan potensi siswa sampai batas maksimal.
​Objek kajian meliputi empat elemen kunci. Elemen tersebut adalah peserta didik, guru, proses belajar, dan lingkungan belajar. Kamu bisa memilih teori yang paling sesuai dengan kebutuhan kelas. Teori Behaviorisme fokus pada hubungan stimulus dan respons. Kamu menggunakan penguatan untuk membentuk perilaku siswa. Contohnya pemberian pujian meningkatkan motivasi belajar secara instan.
​Teori Kognitivisme menekankan proses berpikir dan pemahaman. Siswa mengolah informasi di dalam otak. Kita harus menyesuaikan materi dengan tingkat kematangan kognitif mereka. Teori Konstruktivisme mendorong siswa membangun pengetahuan sendiri. Vygotsky menekankan pentingnya interaksi sosial. Siswa belajar lebih baik saat terlibat aktif dalam diskusi kelompok.
​Pendidik yang menguasai psikologi pendidikan bertindak sebagai arsitek pembelajaran. Kita juga harus cerdas secara intelektual dan peka secara emosional. Teori ini memberikan kerangka kerja untuk melihat pendidikan sebagai proses pertumbuhan. Pendidikan merupakan proses transfer ilmu yang sangat kompleks. Dan juga perlu mengevaluasi metode mengajar secara rutin berdasarkan respons siswa.
​Gunakan data observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan individu di dalam kelas. Ciptakan lingkungan yang aman agar siswa berani mengambil risiko saat belajar. Komunikasi efektif antara guru dan siswa mempercepat pencapaian tujuan pendidikan. Implementasi prinsip psikologi secara konsisten menghasilkan perubahan perilaku yang nyata. Kamu membantu siswa membangun fondasi karakter yang kuat melalui proses instruksional. Setiap interaksi di kelas memberikan peluang untuk memperkuat motivasi intrinsik mereka. Penerapan strategi yang tepat memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang berkualitas.
Sekian, neghima nihan
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Kholivah Fatma Sari -
Nama : Kholivah Fatma Sari
NPM : 2513046033
Matkul : psikologi pendidikan

Pada materi ini saya memahami konsep dasar psikologi pendidikan, bahwa pendidikan bukan sekedar proses membagikan ilmu saja, melainkan sebuah interaksi yang melibatkan jiwa dan perilaku manusia.
Hal yang menurut saya sangat penting adalah peran psikologi pendidikan sebagai landasan ilmiah bagi pendidik. Seorang guru dapat melihat bahwa belajar adalah perubahan relatif permanen dalam sikap dan kemampuan berpikir yang dipicu oleh pengalaman, bukan sekedar hafalan materi.
Saya mempelajari bahwa psikologi pendidikan berakar pada beberapa cabang utama. Yang pertama adalah psikologi perkembangan yang membantu kita memahami tahap kognitif dan emosional siswa sesuai usianya, yang kedua psikologi sosial yang menekankan pentingnya interaksi individu dalam kelompok belajar.
Ruang lingkup kajiannya mencakup kajian biologis, yaitu bagimana otak dan sistem saraf mempengaruhi proses belajar, serta kajian perilaku yang berfokus pada pola respon dalam lingkungan belajar.
Pada bagian ini juga saya memahami prinsip prinsip dasar seperti motivasi, perhatian, dan keterlibatan aktif siswa. Saya sadar bahwa psikologi membekali untuk menghargai perbedaan individu sehingga pendidikan dapat bener bener mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik secara spiritual, kognitif, maupun moral. Itulah yang dapat saya pahami dari materi dan diskusi tersebut.
Saya ucapkan terimakasih.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by HANUM NURLAHTIFU -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Hanum Nurlahtifu
NPM : 2513046063
Mata Kuliah : Psikologi Pendidikan

Tabik ibu Mei Fatmila Sari, Sikam izin menjawab pertanyaan anjak tugas sai ibu berikan, hal penting yang saya dapat dari diskusi hari ini mengenai konsep dasar dan ruang lingkup kajian psikologi pendidikan yakni, Psikologi pendidikan adalah suatu ilmu yang mempelajari perilaku, karakteristik jiwa manusia dalam proses belajar dan mengajar, khususnya difokuskan pada siswa, guru atau keduanya.

Yang kedua yakni ruang lingkup kajian psikologi pendidikan, terdapat beberapa kajian, yang pertama ada kajian biologis yang membahas tentang bagaimana hubungan otak dan sistem saraf dalam proses belajar anak dan bagaimana cara memahaminya, kemudian ada kajian perilaku yang berfokus bagaimana cara merespon tindakan atau perilaku seperti memberikan hukuman agar memberikan efek jera dan membentuk perilaku yang positif. Ketiga ada kajian kognitif, yakni mempelajari proses mental siswa seperti cara berpikir, memahami, mengingat, dan merespon dengan baik informasi dan maksud dari apa yang disampaikan. Terakhir ada kajian psikoanalistik, yakni suatu perilaku yang dipengaruhi oleh ketidaksengajaan, atau efek trauma dari pengalaman masa lalu yang kadang memicu emosi pada anak.

Ketiga peran psikologi pendidikan dalam interaksi guru dan siswa.
-Membantu guru untuk mengevaluasi bagaimana pembelajaran yang efektif bagi siswa agar tujuan belajar dapat tercapai.
-Membantu guru untuk memahami siswa yang memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda beda begitupun dengan minat, bakatnya juga.
-Membantu guru menciptakan lingkungan belajar yang asik dikelas agar siswa lebih aktif dan kondusif.

Kesimpulannya, Psikologi pendidikan ini penting bagi guru dalam proses belajar mengajar siswa, membantu saya sebagai calon guru untuk mengetahui bagaimana cara memahami dan merespon siswa yang berkarakteristik berbeda beda, menyamaratakan dan membuat suasana lingkungan belajar siswa menjadi asik, tidak bosan dan juga kondusif, membuat siswa lebih enjoy dan aktif dalam belajar disekolah.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Diskusi 1

by Jessica Rahma Wati -
Assalamualaikum wr. wb
Nama: Jessica Rahma Wati
NPM: 2513046057

Izin menjawab ibu:
Pertemuan ini membahas tentang konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya. Saya belajar bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang proses belajar dan perkembangan manusia, serta bagaimana faktor-faktor psikologis mempengaruhi proses belajar tersebut.
Saya memahami bahwa psikologi pendidikan memiliki beberapa konsep dasar, seperti motivasi, perkembangan kognitif, emosi, dan kepribadian. Motivasi adalah faktor penting dalam proses belajar, karena dapat mempengaruhi seberapa besar usaha yang dilakukan siswa dalam mencapai tujuan mereka. Perkembangan kognitif adalah proses perubahan kemampuan berpikir dan memahami informasi yang terjadi seiring dengan usia dan pengalaman.
Saya juga belajar bahwa psikologi pendidikan memiliki beberapa ruang lingkup, seperti psikologi perkembangan, psikologi belajar, psikologi pendidikan, dan psikologi sekolah. Psikologi perkembangan mempelajari tentang perubahan dan perkembangan manusia sepanjang hidup, sedangkan psikologi belajar mempelajari tentang proses belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Saya memahami bahwa psikologi pendidikan sangat penting dalam proses belajar mengajar, karena dapat membantu guru memahami kebutuhan dan kemampuan siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan. Psikologi pendidikan juga dapat membantu guru mengatasi kesulitan belajar siswa dan meningkatkan motivasi mereka.
Saya juga belajar bahwa ada beberapa teori psikologi pendidikan yang penting, seperti teori perkembangan kognitif Piaget, teori belajar sosial Vygotsky, dan teori motivasi Maslow. Teori-teori ini dapat membantu guru memahami proses belajar dan perkembangan siswa, serta menciptakan strategi pengajaran yang efektif.
Dalam keseluruhan, saya memahami bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Dengan memahami konsep dasar psikologi pendidikan dan ruang lingkupnya, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan, serta membantu siswa mencapai tujuan mereka. Saya berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam praktik pengajaran saya di masa depan.