Analisis Video

Analisis Video

Analisis Video

Number of replies: 32

Setelah menyaksikan video yang telah ditayangkan, silakan buat analisis kesimpulan singkat mengenai isi video tersebut. Tulis poin-poin utama yang menurut Anda penting, kemudian simpulkan dengan bahasa sendiri secara ringkas, jelas, dan kritis

In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032045 2513032045 གིས-
NAMA:  RAHMA ULFA PANGESTU 
NPM: 2513032045

Dari Video Aliran -Aliran Pokok Pendidikan, itu sayaa dapat menyimpulkan bahwasanya ada 2 aliran yaitu ada konvesional dan gerakan/ aliran baru, serta pengerjaan proyek . yg di konvesional terdapat. a) Empirisme : manusia itu lahir dalam keadaan bersih, dan dalam perkembangannya lingkungan itu terlibat di dalam nya, b) Nativisme: Manusia yg lahir itu itu sudah mempunyai bakat dan tdk dapat di ubah lagi , c) Naturalisme: Semua ank yg lahir itu punya bakat yg bai, ypi lingkungan dapat merusaknya, d) Konvergensi: Di pengaruhi olh pembawaan dan pendidikan 
Sedangkan yang gerakan baru itu adalah upaya untuk melakukan perbaikan di dalam proses pembelajaran Ada 2 metode yaitu Pembelajaran alam sekitar: yang di ajarkan yg selinier dengan lingkungan, kebutuhan,kebiasaan yang ada di masyarakat, Pengajaran Pusat perhatian: Anak harus sudah mempunyai pengetahuan akan dirinya sendiri dan dunianya, Serta Sekolah Kerja: Dimana pendidikan itu harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat banya. sedangkan yang pengerjaan proyek dimana anak bebas menentukan pilihan atau jenis yang akan di garap serta anak mampu untuk memecahkan masalahnya.

In reply to 2513032045 2513032045

Re: Analisis Video

Jehuda Bwefar གིས-


Nama: jehuda Bwefar

Npm : 2513032066

Aliran pokok pendidikan sebagaj berikut

1.Aliran nativisme  berpendapata bahw perkembangan seseorang  sangat di pengaruhi sejak faktor bawaanya sejak lahir. Menurut pandangan ini,pendidikan tidak dapat banyak mengubah watak atau kemampuan seeorang karena  segala potensi suda atur tentukan faktor kuturunan.



2. Aliran impirisme sebaiaknya suda menekankan bahwa pengalaman dan lingkungan memiliki peran besar dalam membentuk kepribadian dan pengetahuan seseorang.pendidikan diangap dapat membentuk manusia sesuai dengan apa yang dialami dan pelajari.


3. Aliran konfergengsi merupakan gabungan antara nativisme dan empirisme. Aliran ini menyatakan bahwa perkembangan individu dipengaruhi oleh kedua faktor, yaitu bakat bawaan dan lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pendidikan berperan penting untuk mengembangkan potensi bawaan melalui pengalaman dan pembelajaran yang tepat.

In reply to 2513032045 2513032045

Re: Analisis Video

ELIS AGUSTINA གིས-

NAMA: ELIS AGUSTINA

NPM: 2513032052

Hasil dari analisis video yang saya lakukan tentang aliran pendidikan tersebut saya dapat menemukan beberapa point penting.

Terdapat dua macam aliran

1. Aliran Konvensional, Merupakan pandangan atau pendapat yang membahas faktor perkembangan manusia dan perilakunya. Aliran ini terbagi menjadi 4 macam:

Empirisme(Manusia dilahirkan dalam keadaan bersih), Nativisme(Manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan baik atau buruk dan pembawaannya tidak dapat di ubah), Naturalisme atau Negativisme(Beranggapan bahwa pendiikan itu tidak perlu dan anak diserahkan saja kepada alam), dan Konvergensi(Bakat seorang anak tidak berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan yang sesuai, dukungan tersebut seperti pendidikan dan lingkungan). Dalam hal ini saya terpacu akan aliran Naturalisme, dimana di dalam video ini menjelaskan bahwa pendidikan tidak perlu, anak diserahkan saja kepada alam agar pembawaan yang baik tidak menjadi rusak. Sebagaimana yang kita tahu bahwa aliran Naturalisme menekankan akan peran pendidikan yang menjadi fasilator untuk perkembangan seoarang anak, ini berbanding terbalik dengan penjabaran aliran Naturalisme di dalam video ini.

2. Gerakan Baru, Merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan. Adapun bebrapa model yang diajukan oleh gerakan baru pendidikan ini.

-Pengajaran Alam Sekitar, dimana pengajaran ini memiliki prinsip seperti peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas, menyatu dengan pengalaman anak, dan memberikan apersepsi emosional anak.

-Pengajaran Pusat Perhatian, "Sebutan untuk Hidup dan Oleh Hidup". Pengajaran ini memiliki beberapa metode seperti, metode global dan pusat minat.

-Sekolah Kerja. Ada beberapa bentuk sekolah kerja seperti, sekolah kerja sosiologis, sekolah kerja psikologis, sekolah kerja gabungan, dan sekolah kerja kepribadian.

-Pengajaran Proyek, dalam pengajaran ini anak dibebaskan menentukan pilihannya untuk mencari solusi sesuai keinginannya.

Artinya, Dalam Gerakan Baru ini terdapat banyak teori serta cara dalam pendekatan atau aliran pembelajaran di dunia pendidikan yang dapat menjadi landasan utama dalam berkembanganya seorang siswa dalam melakukan pembelajaran.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Devi Putri Maharani གིས-

NAMA : Devi Putri Maharani

NPM : 2513032039

 Aliran aliran pokok pendidikan ada 2 yaitu :

A. Aliran konvensional 

Membahas faktor perkembangan manusia dan kepribadiannya.

1. Empirisme, dikemukakan oleh John Locke di mana aliran ini berpandangan bahwa dari lahir manusia sebagai tabularasa yang berarti lembaran kosong atau kertas putih saat lahir dan dan karakter atau sifat terbentuk dari interaksi dari lingkungannya.

2. Nativisme, dikemukakan oleh Schopenhauer aliran ini berpandangan bahwa sejak lahir manusia itu membawa sifat bawaan (baik atau buruk ) dan sulit diubah.

3. Naturalisme, dikemukakan oleh John Jacke Rousseau aliran ini berpandangan bahwa manusia lahir dengan bawaan sifat dan lingkungan juga mempengaruhi.

4. Konvergensi, dikemukakan oleh William Stern. aliran ini berpendapat bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh genetik dan lingkungan, contohnya bakat yang dibawa sejak lahir tidak akan berkembang dengan baik tanpa dukungan yang sesuai untuk perkembangan bakat itu.

B. Gerakan (Aliran) Baru

Upaya meningkatkan dan memperbaiki mutu pendidikan terutama proses pembelajaran. Beberapa model perbaikan dari gerakan aliran baru yaitu :

1. Pengajaran alam sekitar oleh F.A Finger dan J. Ligthart. 

2. Pengajaran pusat perhatian oleh Ovideminat Decroly 

3. Sekolah Kerja oleh G. Kerschenteiner

4. Pengajaran Proyek oleh John Dewey

In reply to First post

Re: Analisis Video

Nadia Padilah Zaidah གིས-

Nama : Nadia Padilah Zaidah 

NPM : 2513032059


dari vidio diatas dapat  disimpulkan sebagai berikut:

Aliran aliran pokok pendidikan 

A. aliran konvensional 

1. aliran  empirisme, dipelopori oleh John Locke, aliran ini berpendapat manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa pembawaan dan lingkungannya lah yg akan menentukan hidupnya. 

2. aliran nativisme, dipelopori Schooenmur manusia dilahirkan telah membawa pembawaan dan tidak dapat diubah oleh lingkungan ataupun pendidikan.

3. aliran naturalisme, manusia lahir mempunyai pembawaan baik namun dapat rusak karna pengaruh lingkungan bahkan pendidikan yg diberikan orang dewasa

4. aliran konvergensi, dipelopori oleh willidam stern gabungan antara aliran empirisme dan nativisme setiap manusia mempunyai pembawaan tetapi ada yang bisa berkembang juga bisa tidak tergantung dengan dukungan yang sesuai dengan perkembangan bakat tersebut.

B. Gerakan ( aliran ) baru

1. pengajaran alam sekitar, terkait pengajaran di sekolah sesuaikan dengan kehidupan yang dialami anak seperti aktivitas anak, menyatu dengan pengalaman anak

2. pengajaran pusat perhatian, menekan pada anak untuk harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri mengenai lingkungan tempat hidupnya di hari yang akan datang

3. sekolah kerja bertolak dari pandangan bahwa pendidikan tidak hanya demi kepentingan pribadi tetapi menjadi kepentingan masyarakat, sekolah akan membentuk 4 macam yaitu sekolah kerja sosiologis, psikologis, sosiologi-psikologis, dan kepribadian.

4. pengajaran proyek, dalam proyek ini anak bebas menentukan pilihannya, jenis proyek yang akan dikerjakan, merancang dan mempin proyek tersebut.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Ilham Dwi Saputra གིས-

Nama :Ilham Dwi Saputra

Npm :2513032061

Menurut pandangan saya sendiri,

Yang Pertama: aliiran konvensional, aliran ini adalah pandangan kepribadian seseorang , nah ,aliran ini ada 3 cabang aliran di dalamnya yang pertama, itu adalah aliran empirisme, di aliran empirisme itu menjelaskan bahwa, kepribadian seorang anak itu di tentukan dari lingkungannya, ntah itu baiknya ataupun buruknya, intinya tergantung lingkungannya, yang ke dua itu ada aliran nativisme, nah aliran ini menjelaskan bahwa kepribadian seorang anak itu dari bawaan nya, atau emang udah seperti itu, mau lingkungan nya baik ataupun buruk klo bawaan anaknya baik ya pasti baik dan sebaliknya, kemudian yang ke tiga ada aliran naturalisme, jadi di aliran ini menjelaskan bahwa semua anak itu baik, yang membuat dia buruk itu adalah lingkungannya atau pendidikan nya, Kemudian yang ke empat ada aliran konvergensi, jadi di aliran ini perkembangan anak itu di tentukan dengan bawaan dan pendidikan nya, jadi semisal bawaannya bagus tapi pendidikannya buruk ya berarti kurang untuk bagusnya, 

Yang ke dua: gerakan atau aliran baru, gerakan atau aliran ini adalah bentuk untuk membuat pendidikan seseorang menjadi lebih baik, nah di dalam ini juga ada beberapa cabang aliran , yang pertama, pengajaran alam sekitar, jadi di sini apapun yang di ajarkan oleh guru itu berhubungan langsung dengan kehidupan nyata, atau kata lainya pengalaman, kemudian yang ke dua di jelaskan bahwa anak itu harus mempunyai pandangan terhadap dirinya sendiri dan ke dunia tempat dia hidup, yang ke tiga ada sekolah kerja, di sini anak harus memiliki pandangan bahwa sekolah itu tidak hanya belajar doang, tapi juga harus di muamalahkan,dan yang ke empat pengajaran proyek, di sini anak di bebaskan untuk memilih tujuan hidupnya sendiri mau itu pekerjaan ataupun jalan hidupnya

In reply to First post

Re: Analisis Video

Farhana Nargis གིས-
Nama : Farhana Nargis
Npm : 2513032057

Aliran Pendidikan membahas 2 aliran pokok yaitu aliran konvensional dan aliran baru.

Aliran konvensional itu merupakan pandangan atau pendapat yang membahas faktor faktor yang dimana itu menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya. Aliran konvensional memiliki beberapa macam yaitu ada
1. Empirisme yang berpandangan manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai pembawaan sama sekali dari lahir, tetapi perkembangannya di tentukan oleh lingkungan.
2. Nativisme pandangan manusia yang ketika di lahirkan telah mempunyai pembawaan maupun itu prilaku atau sifat.
3. Naturalisme berpendapat bahwa semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik. tetapi pengaruh lingkungan ataupun pendidikan dapat merusak pembawaan baik itu sendiri.
4. Konveregensi berpendapat bahwa perkembangan anak di pengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan yang di mana jika ada bakat yang di bawa sejak ia lahir namun tidak berkembang dengan baik tanpa dukungan yang sesuai. Begitupun dengan lingkungan yang baik tidak akan menghasilkan pndidikan yang optimal jika tidak ada bakat yang memperkuat.
Aliran gerakan baru itu adalah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan khususnya dalam metode pembelajaran. Ada beberapa model perbaikan dalam gerakan baru pendidikan yaitu
1. Pengajaran alam sekitar yang dimana lebih menekankan kegiatan pengajaran di sekolah harus saling terhubung dengan kehidupan nyata. Ada prinsip" dalam Pengajaran alam sekitar yaitu ada peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas, menyatu dengan pengalaman anak , memberikan apersepsi emosional anak.
2. Pengajaran pusat perhatian adalah anak harus mempunyai pengetahuan atas dirinya sendiri dan tentang dunia nya mau itu lingkungan, sekolah. Metode salan pengajaran pusat perhatian ini ada 2 yaitu ada metode Global dan Pusat Minat.
3. Sekolah Kerja bertolak belakang pandangan bahwa pendidikan tidak hanya demi kepentingan diri sendiri tetapi demi kepentingan masyarakat juga.
4. Pengajaran Proyek dalam pengajaran ini anak" bebas menentukan pilihannya baik itu pekerjaan, merancang, ataupun memimpin kegiatan proyek.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Alika Keyda Azana གིས-
NAMA: Alika Keyda Azana
NPM: 2513032058

Aliran-aliran pokok pendidikan meliputi
A. Aliran Konvensional merupakan pandangan atau pendapat yang membahas faktor faktor yang menentukan perkembangan manusia. Macam-macam aliran konvensional meliputi,
1. Empirisme, aliran ini biasa disebut (tabularasa) yang berpandangan bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai pembawaan sama sekali, dan perkembangan anak ditentukan oleh lingkungan yang mengatur arah hidupnya.
2. Nativisme, berpandangan bahwa perkembangan individu sepenuhnya ditentukan oleh faktor bawaan atau genetik sejak lahir, dan pendidikan serta lingkungan tidak memiliki pengaruh yang terhadap potensi yang sudah ada.
3. Naturalisme berpendapat bahwa setiap anak lahir dengan sifat baik, tetapi sifat itu bisa rusak karena pengaruh lingkungan dan pendidikan yang salah dari orang dewasa.
4. Konvergensi berpendapat bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh bawaan sejak lahir dan lingkungan pendidikan. Bakat alami perlu didukung lingkungan yang baik agar berkembang, sebaliknya lingkungan baik tidak akan menghasilkan pendidikan yang optimal tanpa adanya bakat yang kuat.

B. Gerakan (Aliran) Baru
Gerakan baru dalam pendidikan adalah upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran. Ada beberapa model (bentuk) yang diajukan oleh gerakan baru pendidikan ini:
1. Prinsip Pengajaran Alam Sekitar, yang dimana pembelajaran melalui peragaan, aktivitas anak, pengalaman langsung, dan keterlibatan emosional.
2. Pengajaran Pusat Perhatian, didirikan oleh Ovideminat Decroly dengan semboyan “Sekolah untuk hidup dan oleh hidup”, berfokus pada minat dan pengalaman anak.
3. Sekolah Kerja, pendidikan diarahkan untuk kepentingan individu dan masyarakat.
4. Pengajaran Proyek, anak bebas memilih, merancang, dan memimpin proyek belajar.
In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032041 2513032041 གིས-
Nama : Fahmi Naufal Zaky
NPM : 2513032041

Dari Video materi tersebut. Materi ini membahas aliran-aliran dalam Pendidikan pemikiran atau teori-teori yang menjelaskan bagaimana pendidikan seharusnya dijalankan dan menjelaskan bagaimana manusia belajar dan berkembang.
Secara garis besar, aliran pendidikan dibagi menjadi dua yaitu Konvesional dan Gerakan baru. Terdapat beberapa aliran konvesional, seperti empirisme, nativisme, naturalisme, dan konvergensi.
a. Empirisme, Menekankan bahwa semua pengetahuan dan perkembangan seseorang berasal dari pengalaman dan lingkungan, bukan dari bawaan sejak lahir.
b. Nativisme, Berpendapat bahwa tiap orang dilahirkan sudah membawa sifat atau potensi bawaan, dan lingkungan hanya memainkan peran kecil.
c. Naturalisme, Pandangan ini percaya bahwa manusia pada dasarnya lahir baik, dan pendidikan sebaiknya mengikuti sifat alamiah anak, tanpa paksaan atau intervensi yang berlebihan.
d. Konvergensi, Aliran ini mencoba menggabungkan dua pandangan: bawaan dan lingkungan sama-sama penting dalam pembentukan manusia.

Selain aliran konvesional ada juga Gerakan (aliran baru)
1. Pengajaran alam sekitar
2. Pengajaran pusat perhatian
3. Sekolah Kerja
4. Pengajaran Proyek

Dari video materi yang disampaikan tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap aliran pendidikan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak ada satu teori yang paling benar, karena setiap pandangan memiliki peran penting dalam membentuk sistem pendidikan yang efektif. Oleh sebab itu, dalam praktiknya, guru sebaiknya menggabungkan berbagai pendekatan sesuai dengan situasi, karakter siswa, dan tujuan pembelajaran agar proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan bermakna.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Nopanda Delvia གིས-

Nama: Nopanda Delvia 

Npm:2513032042

Kls:25b

Aliran pokok pendidikan terbagi menjadi dua:

1.aliran konvensional 

2.gerakan baru

Aliran konvensional membahas faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya. Di dalamnya terdapat empat pandangan utama, yaitu Empirisme, Nativisme, Naturalisme, dan Konvergensi. Empirisme berpandangan bahwa manusia lahir seperti kertas putih dan lingkungan menentukan arah hidupnya. Nativisme menganggap manusia sudah memiliki pembawaan sejak lahir yang tidak bisa diubah oleh pendidikan. Naturalisme berpendapat semua anak lahir dengan pembawaan baik namun bisa rusak oleh pengaruh lingkungan, sedangkan Konvergensi menyatukan keduanya dengan menyatakan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan.

Gerakan baru muncul sebagai usaha memperbaiki mutu pendidikan terutama dalam proses pembelajaran. Beberapa bentuknya yaitu Pengajaran Alam Sekitar yang mengaitkan kegiatan belajar dengan kehidupan nyata anak, Pengajaran Pusat Perhatian yang disesuaikan dengan minat spontan anak, dan Sekolah Kerja yang menekankan pentingnya pendidikan bagi kepentingan individu dan masyarakat. Semua model ini bertujuan agar pembelajaran lebih nyata, aktif, dan relevan dengan kehidupan anak.

Selain itu, Pengajaran Proyek yang dipelopori oleh John Dewey dan W.H. Kilpatrick menekankan kebebasan anak untuk memilih proyeknya sendiri dan mencari solusi dari masalah yang dihadapi. Melalui pendekatan ini, anak belajar secara aktif dan bermakna sesuai pengalaman hidupnya. Jadi, baik aliran konvensional maupun gerakan baru sama-sama berperan penting dalam pendidikan, di mana aliran konvensional menekankan teori perkembangan manusia, sedangkan aliran baru fokus pada penerapan pembelajaran yang nyata dan menyatu dengan kehidupan anak.

In reply to First post

Re: Analisis Video

LYLLA RAUDAH RAHMA 2513032047 གིས-
Nama: Lylla Raudah Rahma
NPM: 2513032047

Video tersebut membahas mengenai aliran-aliran pendidikan, mulai dari aliran konvensional hingga gerakan aliran baru.
Aliran konvensional dibagi menjadi: Aliran empirisme bahwa pengetahuan anak lahir dari pengalaman, seperti kertas kosong; Aliran nativisme yaitu pengetahuan anak adalah bawaan dan dikembangkan melalui interaksi dengan lingkungan; Aliran naturalisme bahwa semua anak yang lahir mempunyai pembawaan baik; Aliran konvergensi perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan.


Gerakan aliran baru berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran, ada 4 model dalam aliran baru yaitu: pengajaran alam sekitar menekankan kegiatan pembelajaran yang terkait dengan kehidupan nyata; Pengajaran pusat perhatian berfokus pada minat anak, bukan paksaan; Sekolah kerja pendidikan bukan hanya kepentingan individu melaikan kepentingan masyarakat; Pengajaran proyek, anak bebas menentukan pilihannya, merancang, dan memimpin kegiatan proyek.
In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032043 2513032043 གིས-
Nama : As Syifa Salsa Meilanda
NPM : 2513032043

dari video yang berisi penjelasan aliran-aliran pokok pendidikan tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa, aliran pendidikan ada dua yaitu aliran konvensional dan gerakan (aliran) baru
A. aliran konvensional
pandangan yang membahas faktor perkembangan manusia dan kepribadiannya.
1. empirisme
aliran ini berpandangan bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan bersih seperti kertas yang disebut juga dengan tabularasa, sehingga perkembangan baik buruknya ditentukan oleh lingkungan nya
2. nativisme
manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan baik atau buruk. pembawaan yang sudah dibawa itu tidak dapat diubah oleh lingkungan atau pendidikan.
3. naturalisme
anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik, dan pembawaan baik itu bisa menjadi rusak karena pengaruh lingkungan.
4. konvergensi
perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan (gabungan antara empirisme dan nativisme)

B. Gerakan (aliran) baru
pandangan dalam pendidikan upaya mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran
1. pengajaran alam sekitar
pengajaran yang dilakukan harus terkait dengan kehidupan nyata yang dialami oleh anak
2. pengajaran pusat perhatian
kehidupan yang dihadapi anak harus diolah dan dipelajari. anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri dan tentang dunianya.
3. sekolah kerja
sekolah kerja bertolak dari pandangan bahwa pendidikan tidak hanya demi kepentingan individu tetapi juga demi kepentingan masyarakat
4. pengajaran proyek
dalam pengajaran proyek anak bebas menentukan pilihannya (jenis pekerjaan) merancang dan memimpin kegiatan proyek yang ditentukan sendiri oleh anak tersebut
In reply to First post

Re: Analisis Video

Rahmat Nurhakim གིས-
Nama: Rahmat Nurhakim
NPM: 2513032067

Dari video aliran - aliran pokok pendidikan yang telah saya tonton, dapat disimpulkan bahwa

Aliran-aliran pokok pendidikan terdiri dari dua kelompok yaitu Konvensional dan gerakan (aliran) baru.

Aliran konvensional meliputi:

1. Empirisme (John Locke) yaitu manusia lahir seperti kertas kosong, perkembangan dipengaruhi lingkungan.
2. Nativisme (Schopenhauer) yaitu perkembangan ditentukan oleh pembawaan lahir.
3. Naturalisme (Rousseau) yaitu anak lahir baik, namun rusak karena lingkungan.
4. Konvergensi (William Stern) yaitu perkembangan dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungan.


Gerakan (aliran) baru berfokus pada pembaruan pendidikan, yaitu:

1. Pengajaran alam sekitar (Finger & Ligthart) yaitu belajar dari kehidupan nyata
2. Pusat perhatian (Decroly) yaitu berdasarkan minat anak.
3. Sekolah kerja (Kerschensteiner) yaitu belajar sambil bekerja untuk diri dan masyarakat.
4. Pengajaran proyek (Dewey & Kilpatrick) yaitu anak bebas menentukan proyek dan memecahkan masalah secara aktif.
In reply to First post

Re: Analisis Video

WILDAN WAHYU ZANJABILLA 2513032037 གིས-

NAMA : Wildan Wahyu Zanjabilla

NPM : 2513032037

Terdapat Dua kelompok utama aliran pendidikan yaitu:
Aliran Konvensional
Aliran Baru
 Empat Aliran Konvensional:
1.Empirisme (Locke)     Anak lahir seperti kertas putih; lingkungan sepenuhnya membentuk kepribadian.
 Pandangan optimis terhadap pendidikan.
2.Nativisme (Schopenhauer)  Sifat manusia ditentukan sejak lahir; pendidikan tidak bisa mengubah pembawaan.Pandangan pesimis terhadap pendidikan.
3.Naturalisme (Rousseau)  Anak lahir dengan sifat baik, tetapi bisa rusak karena pengaruh lingkungan dan pendidikan yang salah.
 Pendidikan negatif, biarkan anak berkembang alami.
4.Konvergensi (William Stern) Gabungan antara pembawaan dan lingkungan; keduanya saling menentukan.
 Pandangan realistis dan positif terhadap pendidikan.
Aliran Baru (Gerakan aliran baru ): Fokusnya bukan pada apakah anak bisa dididik, tapi bagaimana pendidikan dilakukan agar berhasil.
1.Pengajaran Alam Sekitar (Evelyn & Jankowski)
2.Pengajaran Pusat Perhatian (Decroly) 
3.Sekolah Kerja (Kerschensteiner)
4.Pengajaran Proyek (John Dewey & Kilpatrick)


Pembawaan dan lingkungan secara seimbang mempengaruhi perkembangan anak secara seimbang. .  Pendidikan sangat penting jika metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan, dan pengalaman nyata siswa atau peerta didik.
Aliran baru menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada teori, tetapi pada praktik lapangan  pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Sabila Rismawati གིས-

Nama : Sabila Risma wati

NPM : 2513032055


ALIRAN-ALIRAN POKOK PENDIDIKAN

A. Aliran Konvensional

Aliran konvensional merupakan pandangan atau pendapat yang membahas faktor mengenai perkembangan manusia dan kepribadiannya. 

1. Empirisme (John Locke): Anak lahir seperti kertas putih dan perkembangannya ditentukan oleh lingkungan.

2. Nativisme (Schopenhauer) : 

Anak lahir dengan pembawaan tetap, pendidikan tak bisa mengubahnya.

3. Naturalisme ( John Jacke Rousseau): Anak lahir baik, tapi bisa rusak oleh lingkungan. 

4. Konvergensi (William Stern): Perkembangan dipengaruhi pembawaan dan lingkungan secara seimbang.

B. Gerakan (Aliran) Baru

Gerakan baru dalam pendidikan adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran.

1. Pengajaran Alam Sekitar (Finger & Ligthart): Belajar dikaitkan dengan kehidupan nyata anak.

2. Pengajaran Pusat Perhatian (Decroly): Belajar berdasarkan minat dan pengalaman hidup anak.

3. Sekolah Kerja (Kerschensteiner): Pendidikan untuk individu dan masyarakat melalui kerja nyata.

4. Pengajaran Proyek (Dewey & Kilpatrick): Anak bebas menentukan proyek dan belajar dari pemecahan masalah.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Indira Putri Mulyana གིས-

NAMA: Indira Putri Mulyana

NPM: 2513032054

Aliran pendidikan itu ada aliran konvensional yang artinya pendapat yang membahas tentang faktor yang menentukan perkembangan kepribadian manusia. adapun beberapa macam aliran Konvensional

1. Empirisme (manusia dilahirkan dalam keadaan suci) 

2.Nativisme (manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan (baik dan buruk)) 

3.Naturalisme (semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik) 

4. Konvergensi (perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan, tergantung lingkungannya) 


adapula gerakan aliran baru, merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan proses (bentuk) perbaikan, ada beberapa model (bentuk) perbaikan seperti pengajaran alam sekitar yang prinsipnya itu peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas, menyatu dengan pengalaman anak, dan memberikan apresiasi emosional. pengajaran pusat perhatian, anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri dan tentang dunianya. serta ada yang namanya sekolah kerja, yang berarti pendidikan itu juga bisa bertujuan untuk kepentingan dalam masyarakat. 


Tidak ada satu pendekatan yang paling benar untuk menangani semua masalah dalam dunia pendidikan. Tiap metode memiliki ciri-ciri baik dan buruknya sendiri. Oleh karena itu, penting untuk menggabungkan berbagai teori supaya pendidikan bisa lebih memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh. Dengan demikian, teori tidak hanya terhenti pada level konseptual saja, tetapi juga bisa diimplementasikan dalam metode pengajaran, penilaian, serta membangun suasana belajar yang lebih efisien dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.



In reply to First post

Re: Analisis Video

Delia Puspita གིས-
NAMA : DELIA PUSPITA
NPM : 2513032053

Materi ini membagi aliran pendidikan menjadi Aliran Konvensional dan Gerakan Baru.

A. Aliran Konvensional membahas penentu perkembangan manusia:

1. Empirisme (John Locke)
Anak lahir bersih seperti tabularasa; perkembangan sepenuhnya ditentukan oleh lingkungan.
2. Nativisme (Schopenhauer)
Anak lahir dengan pembawaan (bakat) yang tidak dapat diubah oleh lingkungan.
3. Naturalisme (Rousseau) Anak lahir baik tetapi dirusak lingkungan atau pendidikan; menyarankan anak diserahkan pada alam (Negativisme).
4. Konvergensi (William Stern)
Perkembangan dipengaruhi oleh gabungan pembawaan dan pendidikan yang saling mendukung.

B. Gerakan Baru fokus pada perbaikan proses pembelajaran:

1. Pengajaran Alam Sekitar
Kegiatan belajar harus terkait dengan kehidupan nyata anak.
2. Pengajaran Pusat Perhatian (Decroly)
Belajar disesuaikan dengan minat spontan anak "Sekolah untuk hidup dan oleh hidup".
3. Sekolah Kerja (Kerschenteiner) Pendidikan tidak hanya untuk individu tetapi juga untuk kepentingan masyarakat.
4. Pengajaran Proyek (Dewey dan Kilpatrick) Anak bebas menentukan dan memimpin proyek untuk memecahkan masalah secara aktif, mengintegrasikan mata pelajaran.
In reply to First post

Re: Analisis Video

MEIZA GAUTAMI DAS’AD གིས-

Nama: Meiza Gautami Das’ad

NPM: 2513032069



Dalam video Aliran Pendidikan oleh Drs. Syafril. M.Pd ini menjelaskan bagaimana pemikiran tentang pendidikan itu berkembang. Ada dua tahap besar: pertama, perdebatan filosofis tentang bagaimana kita terbentuk, dan kedua, tentang cara mengajar.

A. Aliran Konvensional

Awalnya, para ahli berdebat: apakah kita jadi seperti sekarang karena bawaan lahir atau lingkungan?

1. Empirisme (John Locke), yang yakin kita lahir dalam keadaan kosong (Tabula Rasa). Semua tergantung lingkungan dan pengalaman.

2. Lalu ada Nativisme, yang sebaliknya percaya kita sudah punya bakat sejak lahir, dan pendidikan tidak bisa mengubahnya.

3. Kemudian muncul Naturalisme (Rousseau), yang bilang anak itu sudah baik, tapi malah dirusak oleh campur tangan orang dewasa atau pendidikan.

4. Akhirnya, lahirlah solusi terbaik: Konvergensi (William Stern). Intinya, kita terbentuk karena gabungan bakat dan lingkungan. Bakat butuh dukungan lingkungan yang tepat untuk berkembang, dan lingkungan yang baik butuh bakat yang kuat agar hasilnya optimal.


B. Gerakan (Aliran) Baru

Gerakan Baru ini intinya menolak cara belajar yang kaku dan menghafal. Mereka semua menuntut pembelajaran harus aktif, nyata, dan relevan dengan siswa:

• Pengajaran Alam Sekitar (F.A Linger & J. Lighthart): Belajar harus dikaitkan dengan kehidupan nyata dan lingkungan di sekitar anak.

• Pengajaran Pusat Perhatian (Declory): Materi harus berdasar pada minat anak saat itu, bukan paksaan.

• Sekolah Kerja (G. Kerschenteiner): Sekolah harus menyiapkan siswa agar punya keterampilan yang berguna bagi dirinya dan masyarakat.

• Pengajaran Proyek (Dewey & Killpatrick): Metode paling modern. Siswa memilih dan mengerjakan proyek sendiri dari awal sampai akhir. Semua mata pelajaran digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan proyek itu. Ini adalah bentuk belajar paling aktif.


Kesimpulannya: ⁠Video “Aliran Pendidikan” oleh Drs. Syafril, M.Pd. menjelaskan bahwa perkembangan pemikiran pendidikan berawal dari perdebatan tentang faktor pembentuk manusia hingga ke metode mengajarnya. Pada tahap awal, muncul berbagai pandangan seperti Empirisme yang menekankan peran lingkungan, Nativisme yang menonjolkan bawaan lahir, Naturalisme yang menilai anak sudah baik secara alami, hingga Konvergensi yang memadukan keduanya sebagai dasar pembentukan kepribadian. 

Selanjutnya, fokus pendidikan bergeser pada cara mengajar yang lebih manusiawi dan relevan. Gerakan pendidikan baru menolak pembelajaran yang pasif dan menekankan pentingnya pengalaman nyata, minat siswa, serta keterampilan hidup melalui metode seperti pengajaran alam sekitar, pusat perhatian, sekolah kerja, dan proyek.

Secara kritis, perkembangan ini menunjukkan bahwa pendidikan yang baik tidak cukup hanya memahami teori tentang manusia, tetapi harus mampu mewujudkan proses belajar yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik agar benar-benar membentuk pribadi yang utuh dan mandiri.

In reply to First post

Re: Analisis Video

DAFFA ABID TAMA གིས-

Nama : DAFFA ABID TAMA 

NPM : 2513032056


Dari penjelasan video diatas dapat disimpulkan beberapa hal yaitu tentang aliran-aliran pokok pendidikan. Aliran pendidikan ini dibagi menjadi dua jenis yaitu aliran konvensional dan gerakan aliran baru. 

A. Aliran Konvensional, adalah pandangan atau pendapat yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya.

Macam-macam aliran konvensional ini dibagi menjadi empat yaitu: 

1. Empirisme (John Locke) mempunyai pengertian bahwa anak lahir seperti kertas kosong, perkembangan ditentukan lingkungan, bersifat optimis.

2. Nativisme (Schopenhauer) pengertiannya adalah anak lahir dengan pembawaan, tidak bisa diubah pendidikan, bersifat pesimis.

3. Naturalisme (Rousseau) memiliki pengertian bahwa anak lahir baik, rusak oleh lingkungan/pendidikan, pendidikan tidak perlu, biarkan alam.

4. Konvergensi (William Stern) adalah sebuah perkembangan yang dipengaruhi pembawaan dan lingkungan, pandangan positif terhadap pendidikan.


B. Gerakan (Aliran) Baru

Gerakan baru dalam pendidikan adalah upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran.

Macam-macam dari gerakan atau aliran baru ada empat yaitu:

1. Pengajaran Alam Sekitar (Finger & Ligthart) menyatakan bahwa belajar dikaitkan dengan kehidupan nyata anak.

2. Pengajaran Pusat Perhatian (Decroly), adalah belajar dari keseluruhan dan sesuai minat anak, semboyan “Sekolah untuk hidup”.

3. Sekolah Kerja (Kerschensteiner) adalah pendidikan untuk individu dan masyarakat, ada bentuk sosiologis, psikologis, gabungan, dan kepribadian.

4. Pengajaran Proyek (Dewey & Kilpatrick) pengertiannya adalah anak bebas memilih proyek, belajar aktif memecahkan masalah, mata pelajaran tidak dipisah.

In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032044 2513032044 གིས-

Nama: Zulfaa Adinda Hasnaa Isnaini

NPM: 2513032044

Aliran pendidikan terbagi atas 2, yakni:

1. Aliran Konvensional dimana aliran ini terbagi atas 4 aliran lain, yaitu

A. Aliran Empirisme, menganggap bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan bersih/kosong, sehingga disebut tabula rasa. Teori ini bersifat optimis serta menganggap lingkungan memberikan pengaruh dalam menentukan arah hidup. 

B. Aliran Nativisme, manusia dilahirkan dengan berbagai macam pembawaan dimana pembawaan tersebut tidak dapat diubah sekalipun dengan pendidikan. Sehingga teori ini dikenal memiliki sifat pesimis.

C. Aliran Naturalisme, menganggap setiap anak memiliki pembawaan yang baik, namun dapat dirusak oleh lingkungan. Sehingga disebut juga sebagai teori negativisme dan menganggap pendidikan tidak diperlukan sehingga anak diserahkan kepada alam agar pembawaan baik tidak rusak.

D. Aliran Konvergensi, pada aliran ini menggap perkembangan anak berdasarkan atas pembawaan lahir dan pendidikan yang dilalui oleh anak.


2. Gerakan (aliran) baru

Gerakan ini adalah salah satu upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan. Pada gerakan aliran baru ini terdapat 4 buah aliran, yaitu:

A. Pengajaran Alam Sekitar 

Pengajaran ini dilakukan terkait dengan kehidupan nyata anak agar lebih nyata dalam emosional dengan kehidupan dan kehidupan anak.

B. Pengajaran Pusat Perhatian 

Memiliki metode untuk memulai segala hal dengan pengertian dan menyesuaikan dengan minat spontan yang dimiliki anak.

C. Sekolah Kerja

Berangkat dari pandangan bahwa pendidikan tidak hanya untuk individu tetepai juga masyarakat sehingga aspek sosiologis psikologis dan kepribadian digabungkan.

D. Pengerjaan projek

Pengajaran dilakukan dengan projek yang dimana anak dituntun untuk memecahkan masalah sesuai dengan keinginannya.


Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa aliran konvensional (empirisme, nativisme, naturalisme, dan konvergensi) memiliki fokus pada pembawaan dan lingkungan dalam perkembangan anak. Yang dimana setiap aliran memiliki pandangan yang berbeda. Pada aliran konvensional ini memiliki aliran yang bersifat pesimis dan juga optimis. Aliran konvergensi lah yang menekankan pada keseimbangan kedua faktor tersebut dalam perkembangan setiap anak.

Sementara itu, aliran gerakan baru muncul sebagai upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan. Pada gerakan baru ini memuat metode pengajaran yang memiliki fokus pada anak guna mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Kharisya Syifa A. 2513032064 གིས-
Nama : Kharisya Syifa Anindita
NPM : 2513032064

ALIRAN-ALIRAN POKOK PENDIDIKAN
A. Aliran Konvensional
a. Empirisme
Dipelopori John Locke. Anak lahir seperti kertas putih (tabula rasa).
Perkembangan ditentukan oleh lingkungan dan pengalaman. Bersifat optimis terhadap pendidikan.
b. Nativisme
Dipelopori Schopenhauer. Anak lahir dengan pembawaan baik atau buruk yang tidak bisa diubah.
Bersifat pesimis terhadap pendidikan.
c. Naturalisme
Dipelopori Jean Jacques Rousseau. Anak lahir baik, tapi rusak karena lingkungan atau pendidikan.
Disebut juga Negativisme, anak sebaiknya dibiarkan berkembang alami.
d. Konvergensi
Dipelopori William Stern. Perkembangan dipengaruhi bawaan dan lingkungan.
Bersifat positif terhadap pendidikan karena keduanya saling melengkapi.

B. Gerakan (Aliran) Baru
Gerakan baru dalam pendidikan bertujuan memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran.
a. Pengajaran Alam Sekitar
Ditekankan bahwa kegiatan belajar di sekolah harus terkait dengan kehidupan nyata anak, agar lebih konkret dan bermakna.
Dipelopori oleh F.A. Finger dan J. Ligthart.
b. Pengajaran Pusat Perhatian
Dirintis oleh Ovide Decroly dari Belgia dengan semboyan “Sekolah untuk hidup dan oleh hidup.”
Anak harus memahami diri dan lingkungannya.
Metodenya meliputi:
Metode global (gestalt): belajar dimulai dari keseluruhan yang bermakna.
Pusat minat: pembelajaran disesuaikan dengan minat spontan anak.
c. Sekolah Kerja
Dipelopori oleh G. Kerschensteiner dengan nama Arbeitsschule di Jerman.
Pendidikan tidak hanya untuk individu, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat.
Bentuk sekolah kerja:
1. Sekolah Kerja Sosiologis (kebutuhan masyarakat)
2. Sekolah Kerja Psikologis (pengembangan bakat anak)
3. Sekolah Kerja Sosiologis–Psikologis (gabungan)
4. Sekolah Kerja Kepribadian (pembentukan pribadi)
d. Pengajaran Proyek
Dikemukakan oleh John Dewey dan W.H. Kilpatrick.
Anak bebas menentukan dan merancang proyeknya sendiri untuk melatih kemandirian serta pemecahan masalah.
Mata pelajaran tidak dipisah, tetapi disatukan dalam kegiatan proyek sesuai kebutuhan anak.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Dinda Damayanti གིས-
Nama: Dinda Damayanti
Npm: 2513032048

Dalam aliran pokok pendidikan terdapat aliran yang namanya aliran konvensional yang di mana aliran ini adalah pandangan tentang faktor yang menentukan suatu perkembangan manusia entah dari segi sikap kepribadian ataupun perilaku.

1.Aliran empirisme, aliran ini berpandangan jika manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa bawaan dan nantinya perkembangan pada anak tersebut itu akan ditentukan oleh lingkungan.
2.Aliran nativisme, aliran ini bertentangan dengan empirisme karena pada aliran nativisme manusia saat dilahirkan sudah mempunyai pembawaannya masing-masing entah itu baik atau buruk nah pembawaan ini nantinya tidak dapat diubah entah itu dari segi lingkungan ataupun pendidikan.
3.Aliran naturalisme, pada aliran ini semua anak yang baru lahir itu memiliki pembawaan baik tapi pembawaan ini mungkin nantinya bisa rusak karena faktor pengaruh lingkungan di sekitarnya.
4.Aliran konvergensi, anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan jadi ini adalah gabungan dari empirisme dan nativisme karena semua orang memiliki bawaan namun pembawaan ini nantinya akan bisa berkembang dan tidak, jadi semua itu tergantung lingkungan anak tersebut.

Gerakan (Aliran) Baru, ini adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Bagaimana mutu pendidikan terutama perubahan dalam proses pembelajaran Bagaimana bisa supaya pembelajaran yang dilakukan itu mampu berhasil dengan baik.
1.Pengajaran alam sekitar,
Kegiatan pengajaran yang dilakukan harus terkait dengan kehidupan yang dialami oleh anak.
2.pengajaran pusat perhatian, jadi di sini anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri yang di mana itu harus menjadi pikiran atau perhatian anak tersebut.
3.Sekolah kerja,
Nah ternyata sekolah kerja
Ini bertolak pandangan bahwa pendidikan Tidak hanya untuk kepentingan individu tapi juga untuk kepentingan masyarakat.
4.Pengajaran proyek, di sini anak bebas menentukan pilihannya serta anak bebas untuk merancang dan memimpin kegiatan proyeknya sendiri, maka ini akan membuat anak untuk mencari cara pemecahan masalah yang akan ditemui secara sesuai keinginannya.

Jadi Intinya, ada berbagai perspektif tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan manusia. Ada yang lebih menekankan peran lingkungan, ada yang lebih fokus pada bawaan, dan ada yang mencoba menggabungkan keduanya. dan gerakan aliran baru pendidikan muncul sebagai upaya untuk memperbaiki dan memodernisasi sistem pendidikan.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Bintang Adam Pamungkas གིས-

Nama : Bintang Adam Pamungkas

NPM : 2513032050

Kelas : 25B

liran konvensional menjelaskan bahwa perkembangan manusia dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan melalui empat pandangan utama: Empirisme, Nativisme, Naturalisme, dan Konvergensi. Empirisme menekankan peran lingkungan dan pendidikan, Nativisme percaya pada pembawaan sejak lahir, Naturalisme menganggap anak lahir baik dan sebaiknya tumbuh alami, sedangkan Konvergensi memadukan peran bawaan dan lingkungan. Gerakan Baru dalam Pendidikan kemudian muncul untuk meningkatkan mutu pembelajaran agar lebih bermakna, melalui gagasan seperti Pengajaran Alam Sekitar, Pengajaran Pusat Perhatian, Sekolah Kerja, dan Pengajaran Proyek. Semua gerakan ini menekankan pembelajaran yang kontekstual, berpusat pada anak, serta relevan dengan kehidupan nyata. Secara keseluruhan, perpaduan antara teori aliran konvensional dan inovasi gerakan baru menunjukkan bahwa pendidikan berperan penting dalam membentuk manusia yang cerdas, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032036 2513032036 གིས-
Nama :Ferdi Irnandes
Npm :2513032036

Dari video tersebut saya menyimpulkan bahawa video ini mencakup dua poin utama:

1.  Aliran Konvensional
Video ini menyimpulkan adanya empat pandangan utama mengenai faktor yang menentukan perkembangan dan kepribadian seseorang :

Empirisme : Perkembangan ditentukan sepenuhnya oleh lingkungan (konsep Tabula Rasa).
Nativisme : Perkembangan ditentukan oleh pembawaan (bakat) yang sudah ada sejak lahir; pendidikan tidak dapat mengubahnya.
Naturalisme : Anak lahir dengan pembawaan baik, tetapi dapat dirusak oleh pengaruh lingkungan dan pendidikan orang dewasa.
Konvergensi : Perkembangan dipengaruhi oleh gabungan antara pembawaan (bakat) dan lingkungan/pendidikan yang mendukung, di mana kedua faktor tersebut sama-sama berperan penting.

2. Gerak (Aliran) Baru
Gerakan ini berfokus pada upaya mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Gerakan-gerakan baru ini menekankan pada pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada anak:
Pengajaran Alam Sekitar : Menekankan pengajaran yang terkait dengan kehidupan nyata dan lingkungan yang dialami anak.
Pengajaran Pusat Perhatian : Pembelajaran harus dipusatkan pada hal yang sedang menjadi perhatian atau minat spontan anak.
Sekolah Kerja : Pendidikan bertujuan untuk kepentingan individu sekaligus kebutuhan masyarakat, dan dapat membentuk kepribadian peserta didik.
Pengajaran Proyek : Anak bebas memilih dan mengerjakan proyek secara aktif dan tuntas, yang mendorong pemecahan masalah dan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Prasasti Sendang Kinasih གིས-

Nama: Prasasti Sendang Kinasih 

NPM : 2513032038

Aliran-aliran pokok pendidikan dibagi menjadi 2 yaitu Aliran Konvensional dan Aliran Gerakan (aliran) baru.

1. Aliran Konvensional membahas tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan manusia dan kepribadiannya.

 Aliran ini terbagi menjadi empat yaitu:

A. Aliran Empirisme, Perkembangan anak sepenuhnya ditentukan oleh lingkungan dan pengalaman hidupnya.

B. Aliran Nativisme, beranggapan bahwa setiap manusia sudah memiliki pembawaan sejak lahir, baik atau buruk, dan pendidikan tidak dapat mengubah.

C. Aliran Naturalisme, berpendapat bahwa semua anak lahir dengan pembawaan yang baik,namun pembawaan itu bisa rusak karena pengaruh lingkungan.

D. Aliran Konvergensi, yang dikemukakan oleh William Stern, perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor bawaan dan juga pendidikan yang diterimanya.


2. Gerakan (Aliran) Baru merupakan gerakan untuk mencari perbaikan dan peningkatkan mutu pendidikan, Gerakan ini juga dibagi menjadi empat:

A. Pengajaran Alam Sekitar, menekankan bahwa kegiatan belajar di sekolah harus berhubungan dengan kehidupan nyata anak agar pembelajaran lebih bermakna.

B. Pengajaran Pusat Perhatian, oleh Ovide Decroly, berfokus pada minat spontan anak.

C. Sekolah Kerja, dipelopori oleh G. Kerschensteiner, berpendapat bahwa pendidikan tidak hanya untuk kepentingan individu, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat.

D. Pengajaran Proyek, oleh John Dewey, memberi kebebasan kepada anak untuk memilih, dan melaksanakan proyek belajar sesuai minatnya.


Dari pembagian aliran-aliran pokok pendidikan dapat disimpulkan bahwa setiap aliran memiliki cara pandang berbeda tentang bagaimana pendidikan berperan dalam proses itu.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Hindun Annisa གིས-
Nama : Hindun Annisa
NPM : 2513032068

A. Aliran Konvensional
1. Empirisme (John Locke), manusia dilahirkan dalam keadaan bersih tanpa mempunyai pembawaan sama sekali dari lahirnya, lingkunganlah yang akan menentukan arah hidupnya.
2. Aliran Nativisme (Schopenhauer), manusia lahir telah mempunyai pembawaan (baik atau buruk), tidak dapat diubah ke arah lain.
3. Aliran Naturalisme (John Jacke Rousseau), semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik, namun bisa menjadi rusak karena pengaruh lingkungan.
4. Aliran Konvergensi (William Stern), perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan. bakat yang di bawa sejak lahir tidak akan berkembang tanpa dukungan yang sesuai.

B. Gerakan (aliran) Baru
1. Pengajaran alam sekitar (F.A. Finger dan J. Ligthart), pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata anak agar lebih bermakna dan kongkrit.
2. Pengajaran pusat perhatian (Oviderminat Decroly), anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya sendiri. ada dua metode yaitu global dan pusat minat.
3. Sekolah Kerja (G. Kerschenteiner), pendidikan tidak hanya demi kepentingan individu tetapi juga demi kepentingan masyarakat. ada 4 bentuk sekolah kerja yaitu sosiologis (kebutuhan masyarakat), psikologis (pengembangan bakat anak), sosiologis-psikologis (gabungan), dan kepribadian.
4. Pengajaran Proyek (John Dewey dan W.H. Kilpatrick), anak belajar melalui kegiatan proyek yang di pilih sendiri, mengembangkan kreativitas serta pemecahan masalah.

Kalau dilihat dari berbagai aliran pendidikan di atas, sebenarnya semuanya punya tujuan yang sama, yaitu membantu anak berkembang sebaik mungkin, hanya saja caranya berbeda-beda. Dulu, aliran konvensional lebih banyak memperdebatkan mana yang lebih berpengaruh pembawaan dari lahir atau lingkungan sekitar. Tapi seiring waktu, muncul gerakan baru yang lebih menekankan pada bagaimana anak belajar dengan cara yang menyenangkan, nyata, dan sesuai dengan kehidupannya. Dari situ bisa disimpulkan bahwa pendidikan yang baik itu bukan hanya menekankan teori, tapi juga pengalaman langsung, memperhatikan minat anak, dan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta berguna bagi masyarakat.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Jihan Artha Anjani གིས-
Nama : Jihan Artha Anjani
NPM : 2513032049

Dari video yang telah di berikan , saya menyimpulkan bahwa ada dua pandangan besar tentang pendidikan. Aliran konvensional membahas soal apakah anak berkembang karena faktor bawaan sejak lahir atau karena pengaruh lingkungan. Ada yang percaya anak lahir tanpa bawaan (empirisme), ada yang yakin semuanya ditentukan sejak lahir (nativisme), dan ada juga yang gabungkan keduanya (konvergensi).

Sementara itu, aliran baru dalam pendidikan lebih menekankan pentingnya membuat pembelajaran yang dekat dengan kehidupan nyata anak. Anak dianggap sebagai pusat dari proses belajar, bukan sekadar penerima pelajaran. Pendekatan seperti belajar dari lingkungan sekitar, memilih proyek sendiri, atau sekolah yang menyesuaikan dengan minat dan kebutuhan masyarakat, jadi ciri khas aliran ini.

Secara umum, arah pendidikan sekarang cenderung lebih terbuka dalam menyelesaikan dengan kebutuhan anak dan zaman, bukan hanya fokus pada hafalan atau teori saja.
In reply to First post

Re: Analisis Video

ELIS AGUSTINA གིས-

NAMA: ELIS AGUSTINA

NPM: 25130302052

Hasil analis yang saya lakukan terhadap video tentang aliran aliran pendidikan tersebut saya dapat menemukan beberapa point.

1. Aliran Konvensional, Merupakan pandangan atau pendapat yang membahas faktor perkembangan manusia dan perilakunya. Adapun macam macam aliran konvensional:

Empirisme(Manusia dilahirkan dalam keadaan bersih dan perkembangannya ditentukan oleh lingkungan), Nativisme(Manusia ketika dilahirkan telah mempunyai pembawaan baik atau buruk, Pembawaan ini tidak dapat di ubah), Naturalisme(Pendidikan itu tidak perlu dan anak diserahkan saja kepada alam agar pembawaan yang baik tidak menajdi rusak), dan Konvergensi(Bakat seorang anak tidak berkembang dengan baik tanpa dukungan yang sesuai, dukungan tersebut berupa pendiikan atau lingkungan). 

Dari point point di atas tentang aliran konvensional saya terpacu terhadap aliran naturalisme. Di dalam video tersebut menjelaskan bahwa di dalam aliran naturalisme pendidikan tidak perlu, anak di serahkan saja kepada alam. Sebagaimana yang kita tahu, Aliran naturalisme menekankan bahwa pendidikan menjadi fasilitator dalam perkembangan dari seorang siswa ini berbanding terbalik dari penjelasan aliran naturalisme yang ada di dalam video.

2. Gerakan Baru, Merupakan upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan. Ada beberapa model yang diajukan oleh gerakan baru pendidikan ini.

-Pengajaran Alam Sekitar, Pengajaran ini memiliki prinsip seperti, peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas, menyatu dengan pengalaman anak, dan memberikan apersepsi emosional anak.

-Pengajaran Pusat Perhatian(Sekolah untuk hidup dan oleh hidup). Pengajaran ini memiliki dua metode seperti, metode global dan pusat metode.

-Sekolah Kerja, Ada beberapa bentuk sekolah kerja seperti, Sekolah kerja sosiologis, Sekolah kerja psikologis, Sekolah kerja gabungan, dan Sekolah kerja kepribadian.

-Pengajaran Proyek, Dalam pengajaran ini anak bebas menentukan pilihannya dalam mencari solusi sesuai dangan keinginannya.

Artinya, Dalam Gerakan Baru ini terdapat banyak teori dan cara di dunia pendidikan  yang dapat menjadi faktor dalam perkembangan seorang siswa dalam melakukan pembelajaran.

In reply to First post

Re: Analisis Video

Luna Khafidlatur Rhamah གིས-
NAMA : LUNA KHAFIDLATUR RHAMAH
NPM : 2513032062

Aliran pendidikan yaitu pandangan yang membahas faktor yang menentukan perkembangan manusia beserta kepribadiannya. Macam-macam aliran konvensional:
1. empirisme yaitu perkembangan anak ditentukan oleh lingkungannya.
2. nativisme yaitu manusia dilahirkan sudah mempunyai bawaan (baik atau buruk) dan tidak dapat dirubah.
3. naturalisme yaitu semua anak yang dilahirkan memiliki pembawaan baik namun dapat dirusak oleh lingkungan.
4. konvergensi yaitu dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan.
Aliran Baru adalah upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan meningkatkan mutu pendidikan.
1. pengajaran alam sekitar lebih menekankan pada pembelajaran di sekolah harus sesuai dengan kehidupan nyata yang dialami anak. Prinsip pengajaran alam sekitar peragaan, aktivitas anak, pengajaran totalitas menyatu dengan pengalaman anak, memberikan apresiasi emosional anak.
2. pengajaran pusat perhatian, anak harus mempunyai pengetahuan terhadap dirinya dan dunianya. Metode yang dipakai yaitu metode global dan pusat minat.
3. sekolah kerja, pendidikan tidak hanya demi kepentingan sendiri namun juga untuk kepentingan masyarakat.
4. pengajaran proyek, anak bebas menentukan pilihan, merancang dan pemimpin kegiatan proyek.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Heni Mufidah གིས-
Nama:Heni Mufidah
Npm:2513032040
Yang saya tangkap dari penjelasan materi yang ada didalam vidio dijelasakan bahwa aliran pendidikan terdapat dalam 2 jenis .

Pertama ada aliran konvensional artinya adalah suatu pendapat yang memuat pemikiran tentang perkembangan manusia keperibadiannya dan cara berperilakunya
didalam aliran konvensional terdapat 4 aliran yaitu:
1. aliran empiris
yaitu Manusia saat lahir kedunia seperti kertas kosong (tanpa pembawaan bawaan). dan perkembangan manusia sepenuhnya ditentukan oleh lingkungan dan juga dari pengalaman hidupnya. pendapat ini dikemukakan oleh John Locke atau disebut Jenrup.
2.Aliran Natifisme menurut pendapat Schopenhauer
Manusia lahir sudah membawa pembawaan baik atau buruk yang tidak bisa diubah oleh lingkungan atau pendidikan. Yang mana aliran ini bersifat pesimis bahwa pendidikan tidak bisa mengubah perilaku yang sudah buruk sejak lahir
3.Aliran Naturalisme
Didalam aliran ini menrangkan bahwa anak lahir dengan pembawaan baik, tapi lingkungan dan pendidikan formal bisa merusaknya. Yang mana lebih baik anak dibiarkan tumbuh alami tanpa campur tangan dewasa.Pendapat ini Dipelopori oleh Jenjek Rusuk

4.Aliran Konvergensi
Didalam aliran ini dijelaskan bahwa perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan pendidikan dan lingkungan yang menjadi penggabungan antara emprisme dan nativisme setiap orang punya pembawaan tetapi bisa berkembang bisa juga tidak dan juga lingkungan yang tidak baik tidak akan menghasilkan pendidikan yang optimal jika tidak ada bakat hal ini menurut Wiliam Sheldon

Kedua itu ada aliran Baru yang merupakan sebuah pandangan pendidikan yaitu sebuah upaya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran supaya pembelajaran itu berhasil

Ada 4 model perbaikan yaitu:
1.konsep pengajaran alam sekitar yang menekankan sebuah pengajaran disekolah dikaitkan dengan kehidupan nyata yang dialami anak yang disesuaikan debgan kebutuhan anak dan kebiasaan
2.pengajaran pusat perhatian yaitu berfokus pada apa yang sedang menjadi perhatian atau minat anak saat itu, tetapu bukan hanya pengalaman umum
3.Sekolah Kerja
Cristian Taylor berpendapat bahwa sekolah kerja bertolak belakang dari pandangan pendidikan. yang tidak hanya demi kepentingan individu tapi juga demi masyarakat
4.Pengajaran proyek
John Dewey dan dilakukan oleh Gil Patry mengatakan dalam pengajaran proyek. anak bebas menentukan pilihanan proyeknya yang dibagi ke beberapa kelompok yang dilakukan oleh anak anak itu sendiri sehingga muncul dorongan agar anak itu dapat memecahkan masalahnya  sendiri
In reply to First post

Re: Analisis Video

2513032065 2513032065 གིས-
Nama : Dedek Huda Syifa Fu'Ady
NPM : 2513032065

Dari vidio yang telah saya lihat dan analisis saya menemukan beberapa point penting yaitu,

Terdapat dua jenis utama aliran pokok pendidikan: Konvensional dan Gerakan (Aliran) Baru.

Teori pendidikan konvensional mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan manusia, kepribadian, sikap, dan perilaku. Ada beberapa macam aliran konvensional yaitu,
  1. Empirisme : Aliran yang percaya bahwa individu dilahirkan sebagai lembaran kosong, dengan perkembangan mereka sepenuhnya ditentukan oleh lingkungan mereka. 
    Dipelopori oleh John Locke, pandangan optimis ini menekankan dampak dan nilai signifikan dari pengaruh lingkungan terhadap perkembangan masa depan seorang anak. 
  2. Nativisme  : Aliran yang percaya bahwa manusia dilahirkan dengan sifat-sifat bawaan yang tidak dapat diubah oleh faktor eksternal seperti pendidikan. 
    Dipelopori oleh Schopenhauer, memiliki pandangan pesimistis mengenai efektivitas pendidikan. 
  3. Naturalisme : Aliran yang percaya bahwa emua anak dilahirkan baik, tetapi kebaikan bawaan mereka dapat dirusak oleh pengaruh lingkungan dan bahkan pendidikan orang dewasa. 
    Dipelopori oleh John Jacques Rousseau, aliran ini juga dikenal sebagai negativisme, yang menyatakan bahwa pendidikan tidak diperlukan dan anak-anak harus dibiarkan tumbuh secara alami untuk menjaga sifat baik mereka. 
  4. konvergensi : Aliran yang percaya bahwa perkembangan anak dibentuk oleh kecenderungan bawaan dan pendidikan, menggabungkan unsur-unsur empirisme dan nativisme. 
    Dipelopori oleh William Stern,  yang percaya bahwa bakat bawaan dan lingkungan yang mendukung sangat penting untuk perkembangan optimal, dengan kedua faktor memainkan peran yang sama pentingnya. 

Gerakan (Aliran) Baru dalam pendidikan bertujuan untuk meningkatkan dan memperkaya kualitas pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran, agar lebih berhasil. 
Ada beberapa bentuk perbaikan yang diajukan oleh gerakan baru pendidikan, 
  1. Pengajaran Alam Sekitar : yang menekankan menghubungkan pelajaran sekolah dengan pengalaman nyata dan kebutuhan emosional anak-anak. 
    Dipelopori oleh Evan Trigger dan Jean-Jacques Rousseau, prinsip-prinsip pengajaran di lingkungan alam meliputi instruksi konkret, partisipasi aktif siswa, pengajaran holistik yang melibatkan semua aspek individu, dan integrasi dengan pengalaman anak-anak. 
  2. Pengajaran Pusat Perhatian : menekankan bahwa pendidikan harus fokus pada pengalaman dan minat siswa saat ini, dengan motto 'sekolah untuk hidup dan oleh hidup.
    Dipelopori oleh Decroly, mengembangkan metode global, yang dimulai dengan keseluruhan yang bermakna, dan metode 'pusat minat', di mana pembelajaran disesuaikan dengan minat spontan siswa, menjadikan kurikulum berpusat pada siswa. 
  3. Sekolah kerja : memandang pendidikan sebagai pelayanan kebutuhan individu dan masyarakat, yang mengarah pada sekolah kerja sosiologis, psikologis, dan gabungan, serta sekolah kerja yang berfokus pada kepribadian. Dipelopori oleh Kerschensteiner.
  4. Pengajaran Proyek : memungkinkan siswa untuk bebas memilih dan memimpin proyek, mendorong pemecahan masalah secara aktif dan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran sesuai kebutuhan untuk menyelesaikan proyek. Dipelopori oleh Kilpatrick.
In reply to First post

Re: Analisis Video

Yeni Septiyani གིས-
Nama : Yeni Septiyani 
NPM : 2513032046

jawaban :
Aliran - Aliran pokok pendidikan :
A. Aliran Konvensional (Aliran yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan perkembangan manusia dan kepribadiannya)
Macam - macam aliran konvensional:
1. Empirisme (John Locke) > manusia lahir dalam keadaan bersih,  lingkunganlah yang menentukan perkembanganya/ "Tabularasa" seperti kertas putih yang masih kosong.
2. Nativisme (Schopenhauer) > manusia memiliki pembawaan dari lahir, pendidikan dan lingkungan tidak dapat merubahnya.
3. Naturalisme (John Jacke Rousseau) > anak yang baru lahir mempunyai pembawaan baik, lingkungan dan pendidikan dapat merusak pembawaan baik itu atau disebut juga dengan "Negativisme" pendidikan tidak perlu, anak diserahkan saja kepada alam.
4. Konvergensi(wiliam stern) > perkembangan anak dipengaruhi oleh pembawaan dan pendidikan.
b. Gerakan (Aliran) Baru (upaya yang dilakukan untuk mencari perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan khususnya perbaikan dalam proses pembelajaran.)
1. Pengajaran Alam Sekitar (F.A.Finger dan J.Ligthart) > kegiatan pengajaran yang dilakukan di sekolah harus terkait dengan kehidupan nyata yang dialami oleh anak.
 prinsipnya : Peragaan, Aktivitas anak, Pengajaran totalitas, Menyatu dengan pengalaman anak.
2. Pengajaran Pusat perhatian (Ovideminat Decroly ) > pengetahuan anak terhadap diri sendiri dan dunianya. metode yang dikemukakan Dekroly:

- Metode global (gestalt) yaitu pendidikan hendaknya dimulai dari suatu keseluruhan yang punya pengertian

- Pusat minat yaitu dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan minat spontan yang dimiliki anak

3. Sekolah Kerja (G. Kerschenteiner) 

Bentuk Sekolah Kerja:

a. Sekolah Kerja Sosiologis (kebutuhan masyarakat)

b. Sekolah Kerja Psikologis (pengembangan bakat anak)

c. Sekolah Kerja Sosiologis-Psikologis (gabungan)

d. Sekolah Kerja Kepribadian (Pembentukan pribadi)

4. Pengajaran Proyek 

Konsep pengajaran proyek diletakkan oleh John Dewey dan dilaksanakan oleh W.H.Kilpatrick.

Dalam pengajaran proyek anak bebas menentukan pilihannya (jenis pekerjaan), merancang dan memimpin kegiatan proyek.