Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?
Nama: Yugi Utami
NPM: 2113053132
Dari kedua jenis evaluasi tersebut, evaluasi formatif lebih bagus. Evaluasi formatif memberikan manfaat bagi guru dan siswa. Bagi guru, evaluasi formatif membantu dalam mengetahui sejauh mana bahan pelajaran dikuasai dan memperkirakan hasil penilaian sumatif. Dengan mengetahui tingkat keberhasilan siswa, guru dapat membuat keputusan apakah suatu materi pembelajaran perlu diulang atau tidak. Selain itu, hasil penilaian formatif dapat digunakan sebagai bahan untuk memperkirakan penilaian sumatif. Bagi siswa, evaluasi formatif membantu dalam mengetahui susunan tingkat bahan pelajaran, butir-butir soal yang sudah dikuasai, dan butir-butir soal yang belum dikuasai. Siswa juga dapat menggunakan evaluasi formatif untuk memantau hasil belajar, menutup kesenjangan pemahaman konsep mereka, mempersiapkan diri dalam penilaian sumatif, memotivasi untuk belajar, menghargai standar akademik, dan untuk refleksi.
Evaluasi formatif juga memberikan manfaat dalam menyediakan informasi bagi perbaikan program, menilai manfaat atau nilai dari suatu bagian program, serta memberikan umpan balik yang berguna bagi orang tua siswa, pihak bimbingan dan penyuluhan di sekolah, serta pihak-pihak lain apabila siswa tersebut akan pindah ke sekolah lain, akan melanjutkan belajar, atau akan memasuki lapangan kerja.
Dengan demikian, evaluasi formatif memberikan manfaat yang lebih luas dan mendalam bagi guru dan siswa, sehingga dapat dikatakan bahwa evaluasi formatif lebih bagus daripada evaluasi sumatif.
NPM: 2113053132
Dari kedua jenis evaluasi tersebut, evaluasi formatif lebih bagus. Evaluasi formatif memberikan manfaat bagi guru dan siswa. Bagi guru, evaluasi formatif membantu dalam mengetahui sejauh mana bahan pelajaran dikuasai dan memperkirakan hasil penilaian sumatif. Dengan mengetahui tingkat keberhasilan siswa, guru dapat membuat keputusan apakah suatu materi pembelajaran perlu diulang atau tidak. Selain itu, hasil penilaian formatif dapat digunakan sebagai bahan untuk memperkirakan penilaian sumatif. Bagi siswa, evaluasi formatif membantu dalam mengetahui susunan tingkat bahan pelajaran, butir-butir soal yang sudah dikuasai, dan butir-butir soal yang belum dikuasai. Siswa juga dapat menggunakan evaluasi formatif untuk memantau hasil belajar, menutup kesenjangan pemahaman konsep mereka, mempersiapkan diri dalam penilaian sumatif, memotivasi untuk belajar, menghargai standar akademik, dan untuk refleksi.
Evaluasi formatif juga memberikan manfaat dalam menyediakan informasi bagi perbaikan program, menilai manfaat atau nilai dari suatu bagian program, serta memberikan umpan balik yang berguna bagi orang tua siswa, pihak bimbingan dan penyuluhan di sekolah, serta pihak-pihak lain apabila siswa tersebut akan pindah ke sekolah lain, akan melanjutkan belajar, atau akan memasuki lapangan kerja.
Dengan demikian, evaluasi formatif memberikan manfaat yang lebih luas dan mendalam bagi guru dan siswa, sehingga dapat dikatakan bahwa evaluasi formatif lebih bagus daripada evaluasi sumatif.
Nama : Muhammad Syeki Rabiansyah
NPM : 2113053252
Kelas : 6E PGSD
Izin menjawab pertanyaan dari Bapak, menurut pendapat saya, Keduanya memiliki peran yang berbeda. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Sementara evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran untuk menilai pencapaian akhir dan memberikan penilaian akhir. Keduanya penting; evaluasi formatif membantu perbaikan sepanjang proses, sedangkan evaluasi sumatif memberikan gambaran akhir. Pemilihan tergantung pada tujuan evaluasi dan konteks pembelajaran.
Sehingga pilihan antara evaluasi formatif dan sumatif tergantung pada tujuan dan kebutuhan spesifik dalam konteks pembelajaran. Keduanya dapat digunakan secara bersamaan untuk memberikan wawasan yang komprehensif tentang kemajuan siswa.
Sekian jawaban dari saya, terimakasih pak
NPM : 2113053252
Kelas : 6E PGSD
Izin menjawab pertanyaan dari Bapak, menurut pendapat saya, Keduanya memiliki peran yang berbeda. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Sementara evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran untuk menilai pencapaian akhir dan memberikan penilaian akhir. Keduanya penting; evaluasi formatif membantu perbaikan sepanjang proses, sedangkan evaluasi sumatif memberikan gambaran akhir. Pemilihan tergantung pada tujuan evaluasi dan konteks pembelajaran.
Sehingga pilihan antara evaluasi formatif dan sumatif tergantung pada tujuan dan kebutuhan spesifik dalam konteks pembelajaran. Keduanya dapat digunakan secara bersamaan untuk memberikan wawasan yang komprehensif tentang kemajuan siswa.
Sekian jawaban dari saya, terimakasih pak
Nama: Hana Janatan Salsabiela
NPM: 2113053120
Izin memberikan pendapat Pak, terkait pertanyaan di atas.
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang penting dalam pembelajaran. Namun menurut saya evaluasi formatif lebih baik diterapkan dalam konteks pembelajaran.
Evaluasi formatif memberikan keunggulan dalam memberikan umpan balik secara kontinu selama proses pembelajaran, memungkinkan guru untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik secara tepat waktu dan melakukan intervensi yang diperlukan.
Evaluasi formatif lebih berfokus pada proses pembelajaran daripada hasil akhir, sehingga memungkinkan guru untuk mengintervensi secara lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik sepanjang pembelajaran berlangsung.
Evaluasi formatif juga membantu peserta didik untuk memahami tingkat pemahaman mereka dan mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan hasil belajar.
Dengan demikian, evaluasi formatif tidak hanya membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menghargai proses pembelajaran dan bukan hanya hasil akhirnya.
NPM: 2113053120
Izin memberikan pendapat Pak, terkait pertanyaan di atas.
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang penting dalam pembelajaran. Namun menurut saya evaluasi formatif lebih baik diterapkan dalam konteks pembelajaran.
Evaluasi formatif memberikan keunggulan dalam memberikan umpan balik secara kontinu selama proses pembelajaran, memungkinkan guru untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik secara tepat waktu dan melakukan intervensi yang diperlukan.
Evaluasi formatif lebih berfokus pada proses pembelajaran daripada hasil akhir, sehingga memungkinkan guru untuk mengintervensi secara lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik sepanjang pembelajaran berlangsung.
Evaluasi formatif juga membantu peserta didik untuk memahami tingkat pemahaman mereka dan mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan hasil belajar.
Dengan demikian, evaluasi formatif tidak hanya membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menghargai proses pembelajaran dan bukan hanya hasil akhirnya.
Nama : Syifa Azzahra Riyadi
Npm - 2113053003
Kedua jenis evaluasi ini, yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, memiliki peran dan kegunaan yang berbeda dalam proses pendidikan. Tidak bisa dikatakan bahwa salah satunya lebih baik daripada yang lain, karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing tergantung pada konteks penggunaannya. Berikut adalah penjelasan tentang keduanya:
1. Evaluasi Formatif:
• Tujuan utamanya adalah untuk memberikan umpan balik (feedback) kepada siswa atau peserta didik secara terus-menerus selama proses pembelajaran sedang berlangsung.
• Biasanya dilakukan secara berkala dan fleksibel, sehingga memungkinkan penyesuaian dan perbaikan di tengah proses pembelajaran.
• Fokusnya adalah pada peningkatan pembelajaran dan pemahaman siswa serta pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif.
• Dapat membantu guru atau instruktur untuk mengidentifikasi kebutuhan individu siswa dan menyusun strategi pembelajaran yang sesuai.
2. Evaluasi Sumatif:
• Dilakukan setelah proses pembelajaran selesai, dengan tujuan memberikan penilaian akhir terhadap pencapaian siswa.
• Biasanya dilakukan dalam bentuk tes akhir, proyek akhir, atau penilaian komprehensif lainnya.
• Fokusnya adalah pada pemberian nilai atau penilaian terhadap hasil belajar siswa secara keseluruhan.
• Hasil evaluasi sumatif sering digunakan untuk menentukan kemajuan siswa, keputusan promosi, atau untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran secara keseluruhan.
Dari penjelasan diatas menurut pendapat saya bahwa evaluasi yang lebih bagus adalah evaluasi formatif. Karena, memberikan umpan balik yang terus-menerus dan memungkinkan perbaikan di tengah proses pembelajaran. Ini membantu siswa untuk memahami kekuatan dan kelemahan mereka secara berkala, serta memungkinkan guru untuk menyesuaikan pengajaran agar lebih efektif Dengan demikian, evaluasi formatif memainkan peran yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan umpan balik yang berkelanjutan kepada siswa dan guru, serta memungkinkan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan hasil pembelajaran.
Sekian pendapat saya terima kasih...
Npm - 2113053003
Kedua jenis evaluasi ini, yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, memiliki peran dan kegunaan yang berbeda dalam proses pendidikan. Tidak bisa dikatakan bahwa salah satunya lebih baik daripada yang lain, karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing tergantung pada konteks penggunaannya. Berikut adalah penjelasan tentang keduanya:
1. Evaluasi Formatif:
• Tujuan utamanya adalah untuk memberikan umpan balik (feedback) kepada siswa atau peserta didik secara terus-menerus selama proses pembelajaran sedang berlangsung.
• Biasanya dilakukan secara berkala dan fleksibel, sehingga memungkinkan penyesuaian dan perbaikan di tengah proses pembelajaran.
• Fokusnya adalah pada peningkatan pembelajaran dan pemahaman siswa serta pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif.
• Dapat membantu guru atau instruktur untuk mengidentifikasi kebutuhan individu siswa dan menyusun strategi pembelajaran yang sesuai.
2. Evaluasi Sumatif:
• Dilakukan setelah proses pembelajaran selesai, dengan tujuan memberikan penilaian akhir terhadap pencapaian siswa.
• Biasanya dilakukan dalam bentuk tes akhir, proyek akhir, atau penilaian komprehensif lainnya.
• Fokusnya adalah pada pemberian nilai atau penilaian terhadap hasil belajar siswa secara keseluruhan.
• Hasil evaluasi sumatif sering digunakan untuk menentukan kemajuan siswa, keputusan promosi, atau untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran secara keseluruhan.
Dari penjelasan diatas menurut pendapat saya bahwa evaluasi yang lebih bagus adalah evaluasi formatif. Karena, memberikan umpan balik yang terus-menerus dan memungkinkan perbaikan di tengah proses pembelajaran. Ini membantu siswa untuk memahami kekuatan dan kelemahan mereka secara berkala, serta memungkinkan guru untuk menyesuaikan pengajaran agar lebih efektif Dengan demikian, evaluasi formatif memainkan peran yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan umpan balik yang berkelanjutan kepada siswa dan guru, serta memungkinkan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan hasil pembelajaran.
Sekian pendapat saya terima kasih...
Nama : Miftahul Zannah Raharjo Putri
NPM : 2113053174
Menurut saya kedua evaluasi tersebut sama bagusnya, karena baik evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki tujuan dan waktu pelaksanaan yang berbeda. Penilaian formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Sedangkan penilaian sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian sumatif dapat dilakukan di akhir proses pembelajaran
Sekian, terima kasih pak.
NPM : 2113053174
Menurut saya kedua evaluasi tersebut sama bagusnya, karena baik evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki tujuan dan waktu pelaksanaan yang berbeda. Penilaian formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Sedangkan penilaian sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian sumatif dapat dilakukan di akhir proses pembelajaran
Sekian, terima kasih pak.
Nama: Aminata Zuhriyah
NPM: 2113053067
Izin memberikan jawaban pada pertanyaan diatas.
Penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan pada saat program pembelajaran telah berakhir dan dianggap telah selesai. Jenis penilaian ini digunakan untuk mendapatkan klasifikasi penghargaan pada akhir dari proses pembelajaran, yang disusun untuk merekam pencapaian -pencapaian keseluruhan peserta didik secara sistematis. Penilaian ini tidak mempengaruhi pembelajaran secara langsung, tetapi hasil dari penilaian ini sering berdampak pada hasil belajar
peserta didik (Barokah, 2019).
Penilaian formatif merupakan penilaian dengan cara pengumpulan data mengenai peningkatan hasil belajar peserta didik atau siswa dalam memahami kompetensi atau bahan ajar yang telah dipelajari, merumuskan informasi tersebut, kemudian memutuskan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik yang paling efektif supaya peserta didik dapat memahami
kompetensi yang telah diberikan secara optimal. Penilaian formatif juga disebut sebagai assessment for learning atau penilaian untuk pembelajaran. Penilaian ini selain sebagai assessment for learning, juga berupa penilaian sebagai pembelajaran atau assessment as learning (Tim Pusat Penilaian Pendidikan, 2019).
Baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif memiliki peran dan kegunaannya masing-masing, dan keduanya sama-sama penting dalam proses evaluasi pembelajaran. Tidak ada yang bisa dikatakan lebih baik secara mutlak, karena keduanya memiliki tujuan dan konteks yang berbeda:
1. Evaluasi Formatif: Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan guru tentang kemajuan belajar, memperbaiki strategi pengajaran, dan membantu siswa dalam mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki. Evaluasi formatif membantu dalam meningkatkan pemahaman siswa secara bertahap dan memfasilitasi perbaikan berkelanjutan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, evaluasi formatif sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif.
2. Evaluasi Sumatif: Evaluasi sumatif dilakukan pada akhir periode pembelajaran atau program. Tujuan utamanya adalah untuk menilai pencapaian siswa pada akhir pembelajaran dan memberikan gambaran tentang seberapa baik tujuan pembelajaran telah tercapai. Evaluasi sumatif sering digunakan untuk memberikan penilaian formal, seperti nilai akhir atau sertifikat kelulusan. Meskipun tidak memberikan umpan balik yang segera kepada siswa, evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang hasil pembelajaran dan dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program secara keseluruhan.
Jadi, baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif sama-sama penting dalam konteks pembelajaran. Keduanya saling melengkapi dan mendukung proses evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Sebaiknya, kedua jenis evaluasi tersebut digunakan secara bersama-sama untuk memastikan pemahaman yang mendalam tentang kemajuan belajar siswa serta efektivitas pengajaran dan program pembelajaran.
Terima kasih.
NPM: 2113053067
Izin memberikan jawaban pada pertanyaan diatas.
Penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan pada saat program pembelajaran telah berakhir dan dianggap telah selesai. Jenis penilaian ini digunakan untuk mendapatkan klasifikasi penghargaan pada akhir dari proses pembelajaran, yang disusun untuk merekam pencapaian -pencapaian keseluruhan peserta didik secara sistematis. Penilaian ini tidak mempengaruhi pembelajaran secara langsung, tetapi hasil dari penilaian ini sering berdampak pada hasil belajar
peserta didik (Barokah, 2019).
Penilaian formatif merupakan penilaian dengan cara pengumpulan data mengenai peningkatan hasil belajar peserta didik atau siswa dalam memahami kompetensi atau bahan ajar yang telah dipelajari, merumuskan informasi tersebut, kemudian memutuskan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik yang paling efektif supaya peserta didik dapat memahami
kompetensi yang telah diberikan secara optimal. Penilaian formatif juga disebut sebagai assessment for learning atau penilaian untuk pembelajaran. Penilaian ini selain sebagai assessment for learning, juga berupa penilaian sebagai pembelajaran atau assessment as learning (Tim Pusat Penilaian Pendidikan, 2019).
Baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif memiliki peran dan kegunaannya masing-masing, dan keduanya sama-sama penting dalam proses evaluasi pembelajaran. Tidak ada yang bisa dikatakan lebih baik secara mutlak, karena keduanya memiliki tujuan dan konteks yang berbeda:
1. Evaluasi Formatif: Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan guru tentang kemajuan belajar, memperbaiki strategi pengajaran, dan membantu siswa dalam mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki. Evaluasi formatif membantu dalam meningkatkan pemahaman siswa secara bertahap dan memfasilitasi perbaikan berkelanjutan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, evaluasi formatif sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif.
2. Evaluasi Sumatif: Evaluasi sumatif dilakukan pada akhir periode pembelajaran atau program. Tujuan utamanya adalah untuk menilai pencapaian siswa pada akhir pembelajaran dan memberikan gambaran tentang seberapa baik tujuan pembelajaran telah tercapai. Evaluasi sumatif sering digunakan untuk memberikan penilaian formal, seperti nilai akhir atau sertifikat kelulusan. Meskipun tidak memberikan umpan balik yang segera kepada siswa, evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang hasil pembelajaran dan dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program secara keseluruhan.
Jadi, baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif sama-sama penting dalam konteks pembelajaran. Keduanya saling melengkapi dan mendukung proses evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Sebaiknya, kedua jenis evaluasi tersebut digunakan secara bersama-sama untuk memastikan pemahaman yang mendalam tentang kemajuan belajar siswa serta efektivitas pengajaran dan program pembelajaran.
Terima kasih.
Nama : Fauriza Agustina
NPM : 2153053004
Izin menjawab..
NPM : 2153053004
Izin menjawab..
Sebenarnya kedua evaluasi tersebut sama-sama bagus, akan tetapi pada Kurikulum Merdeka, guru diharapkan untuk lebih banyak mengutamakan evaluasi formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid. Namun, evaluasi sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. Selain itu juga Dilansir dari Panduan Pembelajaran dan Assesment Kemendikbud, evaluasi formatif adalah evaluasi yang diutamakan daripada evaluasi
sumatif. Hal tersebut dikarenakan, evaluasi ini lebih berfokus pada perkembangan kompetensi pesert didik daripada hasil akhir. Harapannya, evaluasi ini akan meningkatkan kesadaran peserta didik bahwa proses
pembelajaran lebih penting daripada hasil akhir.
Terima kasih.
Nama: Ella Septiani
NPM: 2113053054
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebelumnya izin memberikan jawaban/pendapat mengenai pertanyaan diatas yaitu Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?
Meskipun sama-sama bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar peserta didik, evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki beberapa perbedaan penting, antara lain:
Evaluasi formatif dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung, baik di awal maupun sepanjang proses pembelajaran suatu materi/kompetensi tertentu. Sementara itu, evaluasi sumatif biasanya dilaksanakan pada akhir periode pembelajaran seperti akhir semester atau tahun ajaran. Berbeda dengan evaluasi formatif yang dilakukan sepanjang proses pembelajaran, evaluasi sumatif biasanya dilakukan pada akhir periode pembelajaran tertentu seperti akhir bab, semester, atau tahun ajaran. Tujuan utama evaluasi sumatif adalah untuk mengukur pencapaian standar dan tujuan pembelajaran serta menentukan kelulusan peserta didik.
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama penting untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Dan memiliki keunggulannya masing-masing. Evaluasi formatif berfokus pada pemantauan dan perbaikan proses pembelajaran itu sendiri. Sementara evaluasi sumatif lebih berfokus pada pengukuran pencapaian standar kompetensi sebagai dasar penentuan kelulusan peserta didik. Namun Idealnya, kedua jenis evaluasi ini dilakukan secara berimbang dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan peserta didik dapat mencapai standar kompetensi yang ditetapkan.
Sekian terimakasih
Wasallamualikum warahmatullahi Wabarakatuh
NPM: 2113053054
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebelumnya izin memberikan jawaban/pendapat mengenai pertanyaan diatas yaitu Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?
Meskipun sama-sama bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar peserta didik, evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki beberapa perbedaan penting, antara lain:
Evaluasi formatif dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung, baik di awal maupun sepanjang proses pembelajaran suatu materi/kompetensi tertentu. Sementara itu, evaluasi sumatif biasanya dilaksanakan pada akhir periode pembelajaran seperti akhir semester atau tahun ajaran. Berbeda dengan evaluasi formatif yang dilakukan sepanjang proses pembelajaran, evaluasi sumatif biasanya dilakukan pada akhir periode pembelajaran tertentu seperti akhir bab, semester, atau tahun ajaran. Tujuan utama evaluasi sumatif adalah untuk mengukur pencapaian standar dan tujuan pembelajaran serta menentukan kelulusan peserta didik.
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama penting untuk dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Dan memiliki keunggulannya masing-masing. Evaluasi formatif berfokus pada pemantauan dan perbaikan proses pembelajaran itu sendiri. Sementara evaluasi sumatif lebih berfokus pada pengukuran pencapaian standar kompetensi sebagai dasar penentuan kelulusan peserta didik. Namun Idealnya, kedua jenis evaluasi ini dilakukan secara berimbang dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan peserta didik dapat mencapai standar kompetensi yang ditetapkan.
Sekian terimakasih
Wasallamualikum warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Friska Aprilya Saputri
Npm : 2113053072
Pertanyaan.
Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?
Jawab:
Dari kedua evaluasi formatif dan sumatif manakah yg lebih bagus?
Menurut saya, dari kedua evaluasi formatif dan sumatif sama sama memiliki kelebihan masing-masing, dan evaluasi yang lebih bagus adalah evaluasi formatif karena evaluasi formatif ini dilakukan untuk mengulas tindak lanjut dari proses pembelajaran berlangsung yang dilaksanakan setiap awal kegiatan pembelajaran dan sepanjang proses kegiatan pembelajaran berlangsung sehingga dengan adanya evaluasi formatif ini dapat mengetahui apakah ada tingkat keberhasilan dari proses pembelajaran yang dilaksanakan dan evaluasi formatif juga memberikan dorongan untuk memberikan keputusan serta meningkatkan keberhasilan kualitas pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan di setiap akhir kegiatan pembelajaran yang ditentukan dengan menggunakan suatu survei dan tes untuk mengukur dari hasil kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berupa penentuan kenaikan kelas atau biasa dilakukan kegiatan Ulangan Akhir Semester (UAS).
Npm : 2113053072
Pertanyaan.
Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?
Jawab:
Dari kedua evaluasi formatif dan sumatif manakah yg lebih bagus?
Menurut saya, dari kedua evaluasi formatif dan sumatif sama sama memiliki kelebihan masing-masing, dan evaluasi yang lebih bagus adalah evaluasi formatif karena evaluasi formatif ini dilakukan untuk mengulas tindak lanjut dari proses pembelajaran berlangsung yang dilaksanakan setiap awal kegiatan pembelajaran dan sepanjang proses kegiatan pembelajaran berlangsung sehingga dengan adanya evaluasi formatif ini dapat mengetahui apakah ada tingkat keberhasilan dari proses pembelajaran yang dilaksanakan dan evaluasi formatif juga memberikan dorongan untuk memberikan keputusan serta meningkatkan keberhasilan kualitas pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan di setiap akhir kegiatan pembelajaran yang ditentukan dengan menggunakan suatu survei dan tes untuk mengukur dari hasil kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berupa penentuan kenaikan kelas atau biasa dilakukan kegiatan Ulangan Akhir Semester (UAS).
Nama : Irma Tri Susanti
NPM : 2113053069
NPM : 2113053069
Kelas : 6E
Mohon izin memberikan pendapat terkait pertanyaan diatas, Pak.
Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu apa pengertian dari evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif adalah penilaian yang dilakukan ketika proses pembelajaran atau penilaian setiap akhir pembahasan suatu materi guna untuk mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi pada setiap peserta didik sehingga dapat digunakan sebagai perbaikan pembelajaran selanjutnya. Sedangkan evaluasi sumatif adalah penilaian yang dilakukan ketika proses pembelajaran telah selesai atau penilaian pada akhir pembelajaran pada satuan program tertentu seperti UAS dan dari hasil evaluasi sumatif ini penilaiannya dimasukkan ke raport. Menurut saya, dari dua evaluasi tersebut lebih bagus evaluasi formatif hal ini dikarenakan bahwa dengan evaluasi formatif ini kita dapat melihat dan menilai bagaimana proses pembelajaran pada peserta didik itu terjadi apakah sudah baik atau belum, dan dengan adanya evaluasi ini kita juga dapat memperbaiki suatu pembelajaran kedepannya supaya lebih baik dan efektif lagi sehingga pembelajaran akan mengalami perbaikan dari masa ke masa. Dan evaluasi formatif ini juga akan berdampak pada baik buruknya penilaian pada evaluasi sumatif.
sekian, terima kasiih.
Mohon izin memberikan pendapat terkait pertanyaan diatas, Pak.
Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu apa pengertian dari evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif adalah penilaian yang dilakukan ketika proses pembelajaran atau penilaian setiap akhir pembahasan suatu materi guna untuk mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi pada setiap peserta didik sehingga dapat digunakan sebagai perbaikan pembelajaran selanjutnya. Sedangkan evaluasi sumatif adalah penilaian yang dilakukan ketika proses pembelajaran telah selesai atau penilaian pada akhir pembelajaran pada satuan program tertentu seperti UAS dan dari hasil evaluasi sumatif ini penilaiannya dimasukkan ke raport. Menurut saya, dari dua evaluasi tersebut lebih bagus evaluasi formatif hal ini dikarenakan bahwa dengan evaluasi formatif ini kita dapat melihat dan menilai bagaimana proses pembelajaran pada peserta didik itu terjadi apakah sudah baik atau belum, dan dengan adanya evaluasi ini kita juga dapat memperbaiki suatu pembelajaran kedepannya supaya lebih baik dan efektif lagi sehingga pembelajaran akan mengalami perbaikan dari masa ke masa. Dan evaluasi formatif ini juga akan berdampak pada baik buruknya penilaian pada evaluasi sumatif.
sekian, terima kasiih.
Nama : Masita Putri Kirana
NPM : 2113053182
Menurut pendapat saya bahwa kedua jenis evaluasi tersebut sama-sama memiliki peran yang penting dalam pendidikan. Evaluasi sumatif digunakan untuk menilai hasil akhir belajar, sedangkan evaluasi formatif memberikan umpan balik selama proses pembelajaran. Keduanya sama-sama penting karena evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian siswa secara keseluruhan, sementara evaluasi formatif membantu siswa dan guru untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran. Jadi, keduanya sebaiknya digunakan secara bersamaan untuk mendukung kemajuan belajar yang optimal.
Memilih hanya satu jenis evaluasi dalam pembelajaran tidak akan memberikan gambaran yang lengkap tentang kemajuan siswa. Menggunakan baik evaluasi sumatif maupun formatif secara bersamaan akan memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang pencapaian belajar siswa serta membantu untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dalam proses pembelajaran. Jadi, sebaiknya kedua jenis evaluasi digunakan secara bersamaan untuk mendukung pembelajaran yang efektif.
NPM : 2113053182
Menurut pendapat saya bahwa kedua jenis evaluasi tersebut sama-sama memiliki peran yang penting dalam pendidikan. Evaluasi sumatif digunakan untuk menilai hasil akhir belajar, sedangkan evaluasi formatif memberikan umpan balik selama proses pembelajaran. Keduanya sama-sama penting karena evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian siswa secara keseluruhan, sementara evaluasi formatif membantu siswa dan guru untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran. Jadi, keduanya sebaiknya digunakan secara bersamaan untuk mendukung kemajuan belajar yang optimal.
Memilih hanya satu jenis evaluasi dalam pembelajaran tidak akan memberikan gambaran yang lengkap tentang kemajuan siswa. Menggunakan baik evaluasi sumatif maupun formatif secara bersamaan akan memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang pencapaian belajar siswa serta membantu untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dalam proses pembelajaran. Jadi, sebaiknya kedua jenis evaluasi digunakan secara bersamaan untuk mendukung pembelajaran yang efektif.
Nama : Debi Elisa Prasasti
NPM : 2113053158
Kelas : 6E
Izin menjawab pertanyaan yang telah diberikan
Menurut dari pendapat saya, evaluasi formatif lebih dibutuhkan oleh pendidik karena untuk mendapatkan umpan balik dan untuk mengetahui perkembangan peserta didik, sehingga ketika pendidik melihat kemampuan peserta didik tersebut menurun maka dapat digunakan metode yang lain supaya tercapainya tujuan pembelajaran. Namun, evaluasi sumatif tetap digunakan untuk memberikan penilaian akhir dan pengambilan keputusan.
Sekian
NPM : 2113053158
Kelas : 6E
Izin menjawab pertanyaan yang telah diberikan
Menurut dari pendapat saya, evaluasi formatif lebih dibutuhkan oleh pendidik karena untuk mendapatkan umpan balik dan untuk mengetahui perkembangan peserta didik, sehingga ketika pendidik melihat kemampuan peserta didik tersebut menurun maka dapat digunakan metode yang lain supaya tercapainya tujuan pembelajaran. Namun, evaluasi sumatif tetap digunakan untuk memberikan penilaian akhir dan pengambilan keputusan.
Sekian
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ida Wahyuni
Npm : 2113053193
Kelas : 6E
Izin menjawab pak
Kedua jenis evaluasi tersebut, formatif dan sumatif, memiliki peran dan kegunaannya masing-masing tergantung pada tujuan evaluasi yang akan dilakukan. Evaluasi formatif lebih berfokus pada proses pembelajaran yang sedang berlangsung, sedangkan evaluasi sumatif lebih menilai hasil akhir dari proses pembelajaran. Jika ingin memberikan umpan balik secara berkala kepada peserta didik untuk membantu mereka memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka sepanjang proses pembelajaran, maka evaluasi formatif lebih sesuai. Namun, jika kita perlu menilai pencapaian akhir peserta didik dan membuat keputusan terkait pemberian nilai atau lanjutan program, maka evaluasi sumatif yang sesuai untuk digunakan.
Jadi, tidak ada yang lebih baik ataupun yang lebih bagus di antara kedua evaluasi tersebut. Keduanya memiliki peran yang sama pentingnya dalam pengukuran proses pembelajaran peserta didik.
Sekian, Terima Kasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ida Wahyuni
Npm : 2113053193
Kelas : 6E
Izin menjawab pak
Kedua jenis evaluasi tersebut, formatif dan sumatif, memiliki peran dan kegunaannya masing-masing tergantung pada tujuan evaluasi yang akan dilakukan. Evaluasi formatif lebih berfokus pada proses pembelajaran yang sedang berlangsung, sedangkan evaluasi sumatif lebih menilai hasil akhir dari proses pembelajaran. Jika ingin memberikan umpan balik secara berkala kepada peserta didik untuk membantu mereka memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka sepanjang proses pembelajaran, maka evaluasi formatif lebih sesuai. Namun, jika kita perlu menilai pencapaian akhir peserta didik dan membuat keputusan terkait pemberian nilai atau lanjutan program, maka evaluasi sumatif yang sesuai untuk digunakan.
Jadi, tidak ada yang lebih baik ataupun yang lebih bagus di antara kedua evaluasi tersebut. Keduanya memiliki peran yang sama pentingnya dalam pengukuran proses pembelajaran peserta didik.
Sekian, Terima Kasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ema Nofita Sari
NPM : 2113053108
Mohon izin menjawab
Menurut saya evaluasi yang lebih baik adalah evaluasi formatif karena pada proses evaluasi ini dilakukan diawal dan disepanjanga proses pembelajaran. Sehingga peserta didik dapat memperbaiki penguasaan pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari serta sebagai acuan pendidik selama memperbaiki proses pembelajaran pada unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari. Sehingga pendidik dapat mengetahui apakah materi tersebut perlu diulang kembali atau tidak. Sedangkan pada evaluasi sumatif biasa dilakukan diakhir pembelajaran sehingga pendidik tidak dapat mengulas kembali apa yang belum dipahami peserta didik.
Sekian terima kasih.
NPM : 2113053108
Mohon izin menjawab
Menurut saya evaluasi yang lebih baik adalah evaluasi formatif karena pada proses evaluasi ini dilakukan diawal dan disepanjanga proses pembelajaran. Sehingga peserta didik dapat memperbaiki penguasaan pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari serta sebagai acuan pendidik selama memperbaiki proses pembelajaran pada unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari. Sehingga pendidik dapat mengetahui apakah materi tersebut perlu diulang kembali atau tidak. Sedangkan pada evaluasi sumatif biasa dilakukan diakhir pembelajaran sehingga pendidik tidak dapat mengulas kembali apa yang belum dipahami peserta didik.
Sekian terima kasih.
Nama : Adilla Dwi Putri Lestari
NPM : 2113053255
Izin memberikan jawaban dari pertanyaan diatas pak
Dalam evaluasi terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, dari kedua jenis evaluasi tersebut tentunya terdapat beberapa perbedaan yang menonjol, seperti:
1. Waktu Pelaksanaan :
a. Evaluasi Formatif dilakukan selama pembelajaran berlangsung, memberikan umpan balik kontinu kepada siswa untuk perbaikan segera.
b. Evaluasi Sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai pencapaian akhir siswa.
2. Tujuan :
a. Evaluasi Formatif bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dengan memberikan umpan balik yang berkelanjutan kepada siswa.
b. Evaluasi Sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian akhir siswa dan memberikan penilaian yang akurat terhadap pemahaman mereka.
3. Fokus :
a. Evaluasi Formatif berfokus pada proses pembelajaran dan perkembangan siswa.
b. Evaluasi Sumatif berfokus pada hasil akhir dan penilaian keseluruhan pencapaian siswa.
Tidak mungkin memilih satu jenis evaluasi yang lebih baik daripada yang lain karena keduanya memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif penting untuk membantu siswa memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka selama pembelajaran berlangsung, sementara evaluasi sumatif penting untuk memberikan gambaran akhir tentang pencapaian siswa. Oleh karena itu, keduanya sebaiknya digunakan secara bersamaan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kemajuan siswa dan memastikan efektivitas pembelajaran.
Sekian jawaban dari saya
Terimakasih
NPM : 2113053255
Izin memberikan jawaban dari pertanyaan diatas pak
Dalam evaluasi terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, dari kedua jenis evaluasi tersebut tentunya terdapat beberapa perbedaan yang menonjol, seperti:
1. Waktu Pelaksanaan :
a. Evaluasi Formatif dilakukan selama pembelajaran berlangsung, memberikan umpan balik kontinu kepada siswa untuk perbaikan segera.
b. Evaluasi Sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai pencapaian akhir siswa.
2. Tujuan :
a. Evaluasi Formatif bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dengan memberikan umpan balik yang berkelanjutan kepada siswa.
b. Evaluasi Sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian akhir siswa dan memberikan penilaian yang akurat terhadap pemahaman mereka.
3. Fokus :
a. Evaluasi Formatif berfokus pada proses pembelajaran dan perkembangan siswa.
b. Evaluasi Sumatif berfokus pada hasil akhir dan penilaian keseluruhan pencapaian siswa.
Tidak mungkin memilih satu jenis evaluasi yang lebih baik daripada yang lain karena keduanya memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif penting untuk membantu siswa memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka selama pembelajaran berlangsung, sementara evaluasi sumatif penting untuk memberikan gambaran akhir tentang pencapaian siswa. Oleh karena itu, keduanya sebaiknya digunakan secara bersamaan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kemajuan siswa dan memastikan efektivitas pembelajaran.
Sekian jawaban dari saya
Terimakasih
Nama : Septiana
NPM : 2113053139
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang berbeda.
Menurut Lorin W. Anderson dan David R.Katwohl, asesmen formatif bertujuan untuk memantau pembelajaran peserta didik dan memperbaikinya untuk kepentingan individu dan kolektif siswa. Hal ini memungkinkan melihat seberapa baik peserta didik Anda menguasai konten yang diajarkan dalam rencana pelajaran. Aspek yang dinilai dalam asesmen formatif merupakan hasil kemajuan belajar peserta didik yang meliputi: pengetahuan, keterampilan, dan sikap terhadap materi keagamaan yang disampaikan. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik dan memperbaiki pemahaman siswa.
Sedangkan Evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai hasil akhir, Tujuan evaluasi sumatif adalah menentukan nilai numerik berdasarkan tingkat hasil belajar peserta didik dan menggunakannya dirapor. Hasil asesmen sumatif juga dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran secara keseluruhan.
Tidak ada yang dapat dikatakan lebih baik secara mutlak, karena keduanya memiliki kegunaan yang berbeda. Evaluasi formatif membantu siswa dan guru memahami kemajuan selama proses pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran akhir atas prestasi siswa. Kedua jenis evaluasi sebaiknya digunakan bersama untuk memberikan pandangan komprehensif terhadap pembelajaran.
Sekian, terimakasih.
NPM : 2113053139
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang berbeda.
Menurut Lorin W. Anderson dan David R.Katwohl, asesmen formatif bertujuan untuk memantau pembelajaran peserta didik dan memperbaikinya untuk kepentingan individu dan kolektif siswa. Hal ini memungkinkan melihat seberapa baik peserta didik Anda menguasai konten yang diajarkan dalam rencana pelajaran. Aspek yang dinilai dalam asesmen formatif merupakan hasil kemajuan belajar peserta didik yang meliputi: pengetahuan, keterampilan, dan sikap terhadap materi keagamaan yang disampaikan. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik dan memperbaiki pemahaman siswa.
Sedangkan Evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai hasil akhir, Tujuan evaluasi sumatif adalah menentukan nilai numerik berdasarkan tingkat hasil belajar peserta didik dan menggunakannya dirapor. Hasil asesmen sumatif juga dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran secara keseluruhan.
Tidak ada yang dapat dikatakan lebih baik secara mutlak, karena keduanya memiliki kegunaan yang berbeda. Evaluasi formatif membantu siswa dan guru memahami kemajuan selama proses pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran akhir atas prestasi siswa. Kedua jenis evaluasi sebaiknya digunakan bersama untuk memberikan pandangan komprehensif terhadap pembelajaran.
Sekian, terimakasih.
Nama : Dina Damayanti
NPM : 2113053145
Kelas : 6E
Menurut saya kedua jenis evaluasi, baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif, memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Tidak dapat disimpulkan bahwa salah satu jenis evaluasi lebih baik daripada yang lain, karena keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda.Keduanya saling melengkapi dalam rangka memberikan gambaran yang lengkap tentang kemajuan belajar siswa. Evaluasi formatif membantu memperbaiki dan mengarahkan pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian akhir dan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Oleh karena itu, keduanya penting dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.
sekian terimakasih
NPM : 2113053145
Kelas : 6E
Menurut saya kedua jenis evaluasi, baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif, memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Tidak dapat disimpulkan bahwa salah satu jenis evaluasi lebih baik daripada yang lain, karena keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda.Keduanya saling melengkapi dalam rangka memberikan gambaran yang lengkap tentang kemajuan belajar siswa. Evaluasi formatif membantu memperbaiki dan mengarahkan pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian akhir dan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Oleh karena itu, keduanya penting dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.
sekian terimakasih
Nama: Zahra Dika Ramadhona
Npm: 2113053156
Menurut saya evaluasi formatif dan sumatif merupakan evaluasi yang bagus. Evaluasi formatif dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik mengenai materi yang diajarkan pada hari itu, sedangkan untuk evaluasi sumatif merupakan evaluasi penilaian akhir yang juga berguna untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi - materi yang telah dipelajari sejak awal masuk hingga ujian. Namun, saya lebih memilih evaluasi formatif. Karena, dengan evaluasi formatif kita bisa lihat sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajari pada hari itu juga, sehingga kita bisa langsung memberikan solusi kepada peserta didik yang dianggap kurang mampu memahami materi yang sedang dipelajari. Dengan begitu, peserta didik dapat memahami setiap materi yang disampaikan oleh pendidik. Dari pengalaman saya KKN, banyak peserta didik yang belom memahami materi dikarenakan jarangnya evaluasi formatif, sehingga saat evaluasi sumatif mendapat nilai kecil dan baru ketahuan bahwa peserta didik tersebut banyak yang tidak memahami materi selama kegiatan pembelajaran. Jadi pada intinya adalah, evaluasi formatif mendukung nilai hasil akhir peserta didik, jadi sangat bagus untuk selalu diterapkan.
Npm: 2113053156
Menurut saya evaluasi formatif dan sumatif merupakan evaluasi yang bagus. Evaluasi formatif dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik mengenai materi yang diajarkan pada hari itu, sedangkan untuk evaluasi sumatif merupakan evaluasi penilaian akhir yang juga berguna untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi - materi yang telah dipelajari sejak awal masuk hingga ujian. Namun, saya lebih memilih evaluasi formatif. Karena, dengan evaluasi formatif kita bisa lihat sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajari pada hari itu juga, sehingga kita bisa langsung memberikan solusi kepada peserta didik yang dianggap kurang mampu memahami materi yang sedang dipelajari. Dengan begitu, peserta didik dapat memahami setiap materi yang disampaikan oleh pendidik. Dari pengalaman saya KKN, banyak peserta didik yang belom memahami materi dikarenakan jarangnya evaluasi formatif, sehingga saat evaluasi sumatif mendapat nilai kecil dan baru ketahuan bahwa peserta didik tersebut banyak yang tidak memahami materi selama kegiatan pembelajaran. Jadi pada intinya adalah, evaluasi formatif mendukung nilai hasil akhir peserta didik, jadi sangat bagus untuk selalu diterapkan.
Nama : Khusnul Khotimah
NPM : 211303122
Menurut pendapat saya diantara asesmen sumatif dan formatif memiliki peran yang sama-sama penting dalam pembelajaran. Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada guru maupun peserta didik agar dapat memperbaiki proses belajar. Asesmen ini dilakukan di awal pembelajaran, pertengahan pembelajaran, akhir pembelajaran, maupun sepanjang pembelajaran berlangsung. Asesmen formatif yang dilakukan di awal pembelajaran bertujuan untuk memberikan informasi kepada guru mengenai kesiapan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran sekaligus kesiapan mereka dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Sedangkan Asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memastikan tercapai tujuan pembelajaran secara keseluruhan. Itulah mengapa, asesmen ini sering dilakukan di akhir proses pembelajaran, seperti di akhir semester, akhir tahun ajaran, atau akhir jenjang pendidikan.
Dari kedua asesmen diatas saya berpendapat bahwa asesmen formatif lebih bagus dibandingkan dengan asesmen sumatif, karena asesmen formatif dapat membatu pendidik dalam memahami peserta didik, Memberikan informasi mengenai kebutuhan belajar peserta didik, Mengetahui tingkat penguasaan materi dan kelemahan serta unit materi yang belum dikuasai peserta didik, Mengetahui tingkat pemahaman peserta didik sekaligus memudahkan guru untuk meramalkan seberapa jauh tingkat keberhasilan peserta didik saat asesmen sumatif, Dapat memperkirakan berhasil atau tidaknya suatu program pembelajaran saat diberikan pada peserta didik, Memudahkan guru dalam merencanakan dan menetapkan topik-topik pembelajaran, Menjadi bahan evaluasi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik.
Berdasarkan hal tersebut maka saya berpendapat bahwa asesmen formatif lebih bagus dibandingkan dengan asesmen formatif,
sekian terimakasih.
NPM : 211303122
Menurut pendapat saya diantara asesmen sumatif dan formatif memiliki peran yang sama-sama penting dalam pembelajaran. Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada guru maupun peserta didik agar dapat memperbaiki proses belajar. Asesmen ini dilakukan di awal pembelajaran, pertengahan pembelajaran, akhir pembelajaran, maupun sepanjang pembelajaran berlangsung. Asesmen formatif yang dilakukan di awal pembelajaran bertujuan untuk memberikan informasi kepada guru mengenai kesiapan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran sekaligus kesiapan mereka dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Sedangkan Asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memastikan tercapai tujuan pembelajaran secara keseluruhan. Itulah mengapa, asesmen ini sering dilakukan di akhir proses pembelajaran, seperti di akhir semester, akhir tahun ajaran, atau akhir jenjang pendidikan.
Dari kedua asesmen diatas saya berpendapat bahwa asesmen formatif lebih bagus dibandingkan dengan asesmen sumatif, karena asesmen formatif dapat membatu pendidik dalam memahami peserta didik, Memberikan informasi mengenai kebutuhan belajar peserta didik, Mengetahui tingkat penguasaan materi dan kelemahan serta unit materi yang belum dikuasai peserta didik, Mengetahui tingkat pemahaman peserta didik sekaligus memudahkan guru untuk meramalkan seberapa jauh tingkat keberhasilan peserta didik saat asesmen sumatif, Dapat memperkirakan berhasil atau tidaknya suatu program pembelajaran saat diberikan pada peserta didik, Memudahkan guru dalam merencanakan dan menetapkan topik-topik pembelajaran, Menjadi bahan evaluasi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik.
Berdasarkan hal tersebut maka saya berpendapat bahwa asesmen formatif lebih bagus dibandingkan dengan asesmen formatif,
sekian terimakasih.
Nama: Irhan Aditya
NPM: 2113053183
Baik evaluasi formatif dan sumatif keduanya memiliki peran yang sama pentingnya sebab jenis evaluasi formatif yang dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran dan evaluasi sumatif yang terjadi setelah proses pembelajaran berakhir, memegang peran yang tak tergantikan dalam konteks pendidikan. Evaluasi formatif memberikan umpan balik berkelanjutan yang memungkinkan guru dan siswa untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran mereka sepanjang waktu, dengan fokus pada pemahaman siswa dan peningkatan kinerja. Di sisi lain, evaluasi sumatif menawarkan tinjauan holistik terhadap prestasi siswa secara keseluruhan, membantu dalam menilai pencapaian akhir dan efektivitas keseluruhan dari program pembelajaran.
Tidaklah tepat untuk mengatakan bahwa salah satu jenis evaluasi lebih unggul daripada yang lain, karena keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda. Evaluasi formatif membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan seiring berjalannya proses pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang hasil akhir pembelajaran. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal, penting bagi pendidik untuk menggunakan kedua jenis evaluasi secara simultan sebagai bagian integral dari siklus evaluasi yang komprehensif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat terus ditingkatkan dan diarahkan menuju pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal.
NPM: 2113053183
Baik evaluasi formatif dan sumatif keduanya memiliki peran yang sama pentingnya sebab jenis evaluasi formatif yang dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran dan evaluasi sumatif yang terjadi setelah proses pembelajaran berakhir, memegang peran yang tak tergantikan dalam konteks pendidikan. Evaluasi formatif memberikan umpan balik berkelanjutan yang memungkinkan guru dan siswa untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran mereka sepanjang waktu, dengan fokus pada pemahaman siswa dan peningkatan kinerja. Di sisi lain, evaluasi sumatif menawarkan tinjauan holistik terhadap prestasi siswa secara keseluruhan, membantu dalam menilai pencapaian akhir dan efektivitas keseluruhan dari program pembelajaran.
Tidaklah tepat untuk mengatakan bahwa salah satu jenis evaluasi lebih unggul daripada yang lain, karena keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda. Evaluasi formatif membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan seiring berjalannya proses pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang hasil akhir pembelajaran. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal, penting bagi pendidik untuk menggunakan kedua jenis evaluasi secara simultan sebagai bagian integral dari siklus evaluasi yang komprehensif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat terus ditingkatkan dan diarahkan menuju pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal.
Nama : Wulan Erliana Safitri
NPM : 2113053185
Kelas : 6E
Dari kedua jenis evaluasi sama sama memiliki fungsi yang berbeda,
Evaluasi formatif adalah proses berkelanjutan yang melibatkan pengumpulan umpan balik dan data selama pengembangan program, produk, atau layanan. Tujuan dari evaluasi formatif adalah untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan membuat perubahan yang diperlukan untuk memastikan bahwa produk atau layanan akhir memenuhi tujuan dan sasaran yang diinginkan. Evaluasi formatif biasanya dilakukan pada tahap awal pengembangan dan sering digunakan untuk memandu pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas produk akhir.
Evaluasi sumatif , sebaliknya, dilakukan pada akhir suatu program, produk, atau layanan untuk menentukan efektivitas dan keberhasilan dalam mencapai tujuan dan sasarannya. Evaluasi sumatif biasanya dilakukan dengan menggunakan kriteria yang telah ditentukan dan melibatkan pengumpulan data melalui survei, tes, atau metode lain untuk mengukur hasil program. Tujuan dari evaluasi sumatif adalah untuk memberikan umpan balik mengenai efektivitas keseluruhan program, produk, atau layanan dan untuk menginformasikan keputusan tentang masa depannya.
Jadi menurut saya yang lebih baik yaitu evaluasi sumatif
NPM : 2113053185
Kelas : 6E
Dari kedua jenis evaluasi sama sama memiliki fungsi yang berbeda,
Evaluasi formatif adalah proses berkelanjutan yang melibatkan pengumpulan umpan balik dan data selama pengembangan program, produk, atau layanan. Tujuan dari evaluasi formatif adalah untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan membuat perubahan yang diperlukan untuk memastikan bahwa produk atau layanan akhir memenuhi tujuan dan sasaran yang diinginkan. Evaluasi formatif biasanya dilakukan pada tahap awal pengembangan dan sering digunakan untuk memandu pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas produk akhir.
Evaluasi sumatif , sebaliknya, dilakukan pada akhir suatu program, produk, atau layanan untuk menentukan efektivitas dan keberhasilan dalam mencapai tujuan dan sasarannya. Evaluasi sumatif biasanya dilakukan dengan menggunakan kriteria yang telah ditentukan dan melibatkan pengumpulan data melalui survei, tes, atau metode lain untuk mengukur hasil program. Tujuan dari evaluasi sumatif adalah untuk memberikan umpan balik mengenai efektivitas keseluruhan program, produk, atau layanan dan untuk menginformasikan keputusan tentang masa depannya.
Jadi menurut saya yang lebih baik yaitu evaluasi sumatif
Nama: Niki Sasi Kirani
NPM: 2113053027
Izin memberikan alasan pak,
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama bagus dan penting untuk pembelajaran peserta didik. Evaluasi sumatif memberikan ukuran pencapaian dan kemajuan peserta didik, sedangkan evaluasi formatif memungkinkan pendidik mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik dan menyesuaikan pengajaran. Sehingga, sebenarnya kedua evaluasi ini saling melengkapi.
Akan tetapi, menurut saya evaluasi formatif lebih mendominan dalam proses pembelajaran sebab memungkinkan pendidik mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan peserta didik sejak dini. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk menyesuaikan pengajaran dan memberikan peserta didik dukungan yang mereka butuhkan untuk berhasil. Evaluasi formatif dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti pemberian pekerjaan rumah, diskusi kelas, dan penilaian informal.
Selain itu, penilaian formatif bermanfaat untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran yang dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.
Penilaian formatif ini lebih menunjukkan informasi perkembangan dan kendala apa saja yang dihadapi oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dan asesmen ini dilakukan sejak tahun ajaran dimulai tanpa menggunakan indeks angka untuk mengukur pemahaman siswa.
Terima kasih
NPM: 2113053027
Izin memberikan alasan pak,
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama bagus dan penting untuk pembelajaran peserta didik. Evaluasi sumatif memberikan ukuran pencapaian dan kemajuan peserta didik, sedangkan evaluasi formatif memungkinkan pendidik mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik dan menyesuaikan pengajaran. Sehingga, sebenarnya kedua evaluasi ini saling melengkapi.
Akan tetapi, menurut saya evaluasi formatif lebih mendominan dalam proses pembelajaran sebab memungkinkan pendidik mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan peserta didik sejak dini. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk menyesuaikan pengajaran dan memberikan peserta didik dukungan yang mereka butuhkan untuk berhasil. Evaluasi formatif dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti pemberian pekerjaan rumah, diskusi kelas, dan penilaian informal.
Selain itu, penilaian formatif bermanfaat untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran yang dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.
Penilaian formatif ini lebih menunjukkan informasi perkembangan dan kendala apa saja yang dihadapi oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dan asesmen ini dilakukan sejak tahun ajaran dimulai tanpa menggunakan indeks angka untuk mengukur pemahaman siswa.
Terima kasih
Nama : Daffa Syifaa Nabiilah
NPM : 2153053016
Izin menjawab pertanyaan yang telah diberikan pak...
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki perbedaan dalam tujuan, waktu pelaksanaan, dan output. Formatif evaluasi dilakukan secara teratur selama proses pembelajaran dan membantu meningkatkan proses pembelajaran dan kemajuan siswa. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan pada periode akhir pembelajaran atau mencakup materi yang telah dipelajari dalam jangka waktu, dan memberikan gambaran yang menyeluruh tentang pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
NPM : 2153053016
Izin menjawab pertanyaan yang telah diberikan pak...
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki perbedaan dalam tujuan, waktu pelaksanaan, dan output. Formatif evaluasi dilakukan secara teratur selama proses pembelajaran dan membantu meningkatkan proses pembelajaran dan kemajuan siswa. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan pada periode akhir pembelajaran atau mencakup materi yang telah dipelajari dalam jangka waktu, dan memberikan gambaran yang menyeluruh tentang pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
Menurut saya, Pada pelaksanaan kurikulum merdeka pada saat ini , guru diharapkan untuk lebih mengutamakan penilaian formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid. Namun, penilaian sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. Pada umumnya, evaluasi formatif lebih tepat untuk meningkatkan proses pembelajaran dan kemajuan siswa, sedangkan evaluasi sumatif lebih tepat untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran dan meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan.
Terima Kasih.
Terima Kasih.
Nama : Valentina Setiyawati
NPM : 2113053024
Izin menjawab,
Menurut saya, keduanya bagus karena memiliki kriteria dan tujuan evaluasi masing-masing. Namun, menurut saya yang lebih bagus adalah evaluasi formatif. Dengan melakukan evaluasi formatif setelah selesai pelajaran, guru dapat mengetahui tingkat pemahaman peserta didik pada materi yang baru saja diajarkan. Sehingga, guru dapat mengetahui hasil proses pembelajaran pada saat itu, juga dapat mencari solusi/strategi lain yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan peserta didik, supaya peserta didik dapat memahami pembelajaran dengan lebih baik kedepannya.
Selain itu, dengan adanya evaluasi formatif guru dapat memberikan umpan balik langsung yang berkelanjutan pada peserta didik selama proses pembelajaran, guru dapat fokus pada perbaikan dan pengembangan pembelajaran selanjutnya, memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki pemahaman mereka, mengidentifikasi kesalahan, dan meningkatkan kinerja mereka, serta guru dapat memantau perkembangan siswa secara berkala selama pembelajaran berlangsung.
Terima kasih Pak
NPM : 2113053024
Izin menjawab,
Menurut saya, keduanya bagus karena memiliki kriteria dan tujuan evaluasi masing-masing. Namun, menurut saya yang lebih bagus adalah evaluasi formatif. Dengan melakukan evaluasi formatif setelah selesai pelajaran, guru dapat mengetahui tingkat pemahaman peserta didik pada materi yang baru saja diajarkan. Sehingga, guru dapat mengetahui hasil proses pembelajaran pada saat itu, juga dapat mencari solusi/strategi lain yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan peserta didik, supaya peserta didik dapat memahami pembelajaran dengan lebih baik kedepannya.
Selain itu, dengan adanya evaluasi formatif guru dapat memberikan umpan balik langsung yang berkelanjutan pada peserta didik selama proses pembelajaran, guru dapat fokus pada perbaikan dan pengembangan pembelajaran selanjutnya, memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki pemahaman mereka, mengidentifikasi kesalahan, dan meningkatkan kinerja mereka, serta guru dapat memantau perkembangan siswa secara berkala selama pembelajaran berlangsung.
Terima kasih Pak
Nama : Andini Putri Oktaviana
NPM : 2113053016
Izin menjawab bapak,
Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada guru maupun peserta didik agar dapat memperbaiki proses belajar. Asesmen ini dilakukan di awal pembelajaran, pertengahan pembelajaran, akhir pembelajaran, maupun sepanjang pembelajaran berlangsung. Sedangkan asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memastikan tercapai tujuan pembelajaran secara keseluruhan. Itulah mengapa, asesmen ini sering dilakukan di akhir proses pembelajaran, seperti di akhir semester, akhir tahun ajaran, atau akhir jenjang pendidikan. Sehingga assesmen sumatif ini mempengaruhi nilai rapor.
Menurut saya, asessmen yang lebih baik yaitu asessmen formatif. Karena assesmen formatif ini focus pada proses pembelajaran dan buka terhadap hasil. Jika asesmen dalam proses belajar peserta didik baik maka sudah dapat dipastikan asesmen sumatifnya akan baik pula. Assesmen ini dilakukan diawal pembelajaran dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada guru mengenai kesiapan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran yang akan dipelajari. Selanjutnya, jiaka dilakukan di pertengahan, akhir, atau sepanjang pembelajaran berlangsung bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik tetntang materi yang disampaikan. Berdasarkan dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kemendikbud, asesmen formatif adalah asesmen yang diutamakan daripada asesmen sumatif. Hal ini dikarenakan, asesmen ini lebih berfokus pada perkembangan kompetensi peserta didik daripada hasil akhir. Oleh karena itu, asesmen formatif penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif. Hal ini membantu peserta untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, memperbaiki pemahaman yang belum baik, dan mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik.
NPM : 2113053016
Izin menjawab bapak,
Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memberikan informasi atau umpan balik kepada guru maupun peserta didik agar dapat memperbaiki proses belajar. Asesmen ini dilakukan di awal pembelajaran, pertengahan pembelajaran, akhir pembelajaran, maupun sepanjang pembelajaran berlangsung. Sedangkan asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memastikan tercapai tujuan pembelajaran secara keseluruhan. Itulah mengapa, asesmen ini sering dilakukan di akhir proses pembelajaran, seperti di akhir semester, akhir tahun ajaran, atau akhir jenjang pendidikan. Sehingga assesmen sumatif ini mempengaruhi nilai rapor.
Menurut saya, asessmen yang lebih baik yaitu asessmen formatif. Karena assesmen formatif ini focus pada proses pembelajaran dan buka terhadap hasil. Jika asesmen dalam proses belajar peserta didik baik maka sudah dapat dipastikan asesmen sumatifnya akan baik pula. Assesmen ini dilakukan diawal pembelajaran dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada guru mengenai kesiapan peserta didik dalam mempelajari materi pelajaran yang akan dipelajari. Selanjutnya, jiaka dilakukan di pertengahan, akhir, atau sepanjang pembelajaran berlangsung bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik tetntang materi yang disampaikan. Berdasarkan dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kemendikbud, asesmen formatif adalah asesmen yang diutamakan daripada asesmen sumatif. Hal ini dikarenakan, asesmen ini lebih berfokus pada perkembangan kompetensi peserta didik daripada hasil akhir. Oleh karena itu, asesmen formatif penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif. Hal ini membantu peserta untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, memperbaiki pemahaman yang belum baik, dan mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik.
Nama : Sekar Tyas Ayu Ningrum
NPM : 2113053011
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, yang mana evaluasi formatif dilaksanakan pada setiap akhir pokok bahasan, tujuannya untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap pokok bahasan tertentu, serta evaluasi formatif digunakan sebagai umpan balik bagi pengajar mengenai proses pengajaran. Sedangkan, evaluasi sumatiif dilaksanakan pada akhir satuan program tertentu, (catur wulan, semester atau tahun ajaran),dengan tujuan guna melihat prestasi yang dicapai peserta didik selama satu program yang secara lebih khusus hasilnya akan merupakan nilai yang tertulis dalam raport dan penentuan kenaikan kelas.
dari kedua evaluasi tersebut menurut saya bagus semua karena, masing masing evaluasi memiliki peran dan tujuannya masing-masing yang digunakan dalam pembelajaran yang diguna mengetahui atau melihat bagaimana respon dan hasil pembelajaran peserta didik selama mengikuti pembelajara disekolah.
NPM : 2113053011
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, yang mana evaluasi formatif dilaksanakan pada setiap akhir pokok bahasan, tujuannya untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap pokok bahasan tertentu, serta evaluasi formatif digunakan sebagai umpan balik bagi pengajar mengenai proses pengajaran. Sedangkan, evaluasi sumatiif dilaksanakan pada akhir satuan program tertentu, (catur wulan, semester atau tahun ajaran),dengan tujuan guna melihat prestasi yang dicapai peserta didik selama satu program yang secara lebih khusus hasilnya akan merupakan nilai yang tertulis dalam raport dan penentuan kenaikan kelas.
dari kedua evaluasi tersebut menurut saya bagus semua karena, masing masing evaluasi memiliki peran dan tujuannya masing-masing yang digunakan dalam pembelajaran yang diguna mengetahui atau melihat bagaimana respon dan hasil pembelajaran peserta didik selama mengikuti pembelajara disekolah.
Nama : Adella Shalsabila
NPM : 2113053259
Izin menjawab pak
Jenis evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki peran yang penting. Namun, evaluasi formatif lebih bagus. Evaluasi formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilakukan dengan tujuan meninjau serta memperbaiki proses pembelajaran, mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Evaluasi formatif bertujuan untuk memeriksa proses pelaksanaan apakah sesuai rencana dan ada tidaknya tanda kemajuan ke arah tujuan program. Evaluasi formatif memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk melakukan penyesuaian dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif dapat membantu mendapatkan nilai yang lebih baik dalam evaluasi sumatif serta mengoptimalkan kegiatan pembelajaran.
NPM : 2113053259
Izin menjawab pak
Jenis evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki peran yang penting. Namun, evaluasi formatif lebih bagus. Evaluasi formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilakukan dengan tujuan meninjau serta memperbaiki proses pembelajaran, mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Evaluasi formatif bertujuan untuk memeriksa proses pelaksanaan apakah sesuai rencana dan ada tidaknya tanda kemajuan ke arah tujuan program. Evaluasi formatif memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk melakukan penyesuaian dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif dapat membantu mendapatkan nilai yang lebih baik dalam evaluasi sumatif serta mengoptimalkan kegiatan pembelajaran.
Nama : Ririn Dwiyanti
Npm : 2153053044
izin memberii jawaban pak terkait pertanyaan di atas
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang penting dalam pembelajaran. namun menurut pendapat saya Pada penilaian formatif, evaluasi formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Tujuan dari evaluasi formatif adalah mengetahui perkembangan penguasaan siswa terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari. Berbeda dengan penilaian formatif, penilaian sumatif bertujuan untuk mengetahui pencapaian pembelajaran siswa pada pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi yang telah berakhir.
Sedangkan evaluasi sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
sekian pak,terimakasih
Npm : 2153053044
izin memberii jawaban pak terkait pertanyaan di atas
Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang penting dalam pembelajaran. namun menurut pendapat saya Pada penilaian formatif, evaluasi formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Tujuan dari evaluasi formatif adalah mengetahui perkembangan penguasaan siswa terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari. Berbeda dengan penilaian formatif, penilaian sumatif bertujuan untuk mengetahui pencapaian pembelajaran siswa pada pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi yang telah berakhir.
Sedangkan evaluasi sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
sekian pak,terimakasih
Nama: Andriyani Merkuri
NPM: 2113053247
Izin menjawab pak, menurut pendapat saya evaluasi formatif lebih bagus karena evaluasi formatif membantu penyesuaian selama pembelajaran, evaluasi sumatif memberikan gambaran kesuksesan siswa dan efektivitas pengajaran. Namun kedua evaluasi tersebut perlu digunakan seimbang untuk memberikan gambaran lengkap tentang proses dan hasil pembelajaran.
Sekian terima kasih
NPM: 2113053247
Izin menjawab pak, menurut pendapat saya evaluasi formatif lebih bagus karena evaluasi formatif membantu penyesuaian selama pembelajaran, evaluasi sumatif memberikan gambaran kesuksesan siswa dan efektivitas pengajaran. Namun kedua evaluasi tersebut perlu digunakan seimbang untuk memberikan gambaran lengkap tentang proses dan hasil pembelajaran.
Sekian terima kasih
Nama : Ditya Aslamiyah
NPM : 2113053291
Menurut saya keduanya sama sama bagus dan baik. Namun, perlu diakui bahwa asesmen formatif lebih unggul karena pada pelaksanaannya guru memberikan feedback berupa saran atau perbaikan. Hal ini dapat membantu peserta didik mengetahui kekurangannya, sehingga ia akan mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya.
Sekian, terima kasih.
Nama : Nur Anisa
NPM : 2153053018
Mohon maaf atas keterlambatan saya, Pak.
Evaluasi formatif merupakan evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus, biasanya dalam proses belajar. Sedangkan evaluasi sumatif merupakan evaluasi yang dilakukan setelah proses belajar selesai, biasanya dalam bentuk ujian. Menurut saya, antara evaluasi formatif dan evaluasi sumatif tergantung pada situasi dan tujuan dari evaluasi tersebut. Evaluasi formatif lebih baik untuk mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan siswa, sementara evaluasi sumatif lebih baik untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari.
Sekkian, terima kasih.
NPM : 2153053018
Mohon maaf atas keterlambatan saya, Pak.
Evaluasi formatif merupakan evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus, biasanya dalam proses belajar. Sedangkan evaluasi sumatif merupakan evaluasi yang dilakukan setelah proses belajar selesai, biasanya dalam bentuk ujian. Menurut saya, antara evaluasi formatif dan evaluasi sumatif tergantung pada situasi dan tujuan dari evaluasi tersebut. Evaluasi formatif lebih baik untuk mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan siswa, sementara evaluasi sumatif lebih baik untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari.
Sekkian, terima kasih.