Diskusi

Diskusi

Diskusi

Number of replies: 27

Terdapat evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. 
dari kedua jenis evaluasi tersebut, manakah yg lebih bagus? berikan alasannya?

In reply to First post

Re: Diskusi

by Mutiah Izatun Nisa -
Assalamualaikum wr.wb

Nama : Mutiah Izatun Nisa
Npm : 2113053233
Izin menjawab pak
Kedua jenis evaluasi memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif membantu dalam memberikan umpan balik secara terus-menerus kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka secara bertahap. Di sisi lain, evaluasi sumatif memberikan gambaran keseluruhan tentang pencapaian siswa pada akhir suatu periode pembelajaran.

Pentingnya salah satu jenis evaluasi tergantung pada konteks dan tujuan pembelajaran. Evaluasi formatif penting untuk memberikan umpan balik yang mendalam kepada siswa secara berkala, sementara evaluasi sumatif penting untuk menilai pencapaian siswa secara keseluruhan pada akhir suatu periode pembelajaran. Keduanya memiliki peran yang komplementer dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Terimakasih 
In reply to First post

Re: Diskusi

by Miftahul Ulum -
Nama : Miftahul Ulum
Kelas  : 6F
NPM   : 2113053177

Kedua jenis evaluasi yaitu formatif dan sumatif memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Tidak ada yang lebih bagus secara mutlak, karena keduanya memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda dalam proses pembelajaran.

Evaluasi Formatif
Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuannya adalah untuk memantau kemajuan belajar peserta didik, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran, serta memberikan umpan balik bagi peserta didik maupun guru. Evaluasi formatif bermanfaat untuk memperbaiki proses pembelajaran agar lebih efektif.

Evaluasi Sumatif
Evaluasi sumatif dilakukan di akhir periode pembelajaran seperti akhir semester, akhir tahun atau akhir jenjang pendidikan. Tujuannya adalah untuk mengukur pencapaian akhir peserta didik terhadap tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Evaluasi sumatif memberikan informasi tentang tingkat penguasaan peserta didik secara menyeluruh.

Kelebihan Evaluasi Formatif:
  1. Memberikan umpan balik yang cepat untuk perbaikan pembelajaran.
  2. Bersifat diagnostik sehingga dapat mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik.
  3. Mendorong keaktifan dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran.

Kelebihan Evaluasi Sumatif:
  1. Memberikan gambaran pencapaian akhir peserta didik secara komprehensif.
  2. Hasilnya dapat digunakan untuk menentukan kelulusan atau kenaikan tingkat.
  3. Bermanfaat untuk evaluasi program pembelajaran secara keseluruhan.

Jadi, keduanya saling melengkapi dan memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif bermanfaat untuk memperbaiki pembelajaran, sedangkan evaluasi sumatif untuk mengukur pencapaian akhir dan keberhasilan program secara keseluruhan.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Rahma Citra Dewi -
Assalamualaikum wr wb
Nama : Rahma Citra Dewi
Npm : 2113053031
izin menjawab pak

Menurut saya yang lebih bagus yaitu Evaluasi Formatif karena guru diharapkan untuk lebih banyak mengutamakan penilaian formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid. Namun, penilaian sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran.

Terimakasih
Wassalamualaikum wr wb
In reply to First post

Re: Diskusi

by INTAR KHOERUNISA -
Intar Khoerunisa 2113053160

Izin menjawab
Bagi saya yang lebih efektif digunakan yaitu evaluasi formatif karena evaluasi formatif digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran agar peserta didik menguasai materi dengan optimal.
In reply to First post

Re: Diskusi

by SITI. RANISSA -
Nama:Siti Ranissa
Npm:2113053104

Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Evaluasi formatif merupakan evaluasi yang dilakukan secara teratur dan terstruktur, yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi dan membantu siswa dalam memperbaiki kekurangan. Sedangkan evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan secara kumulatif, yang bertujuan untuk menilai prestasi akhir siswa pada suatu periode tertentu.

Evaluasi formatif biasanya dilakukan secara teratur dan terstruktur, sehingga dapat membantu siswa dalam memperbaiki kekurangan dan meningkatkan prestasi. Hal ini karena evaluasi formatif biasanya dilakukan secara teratur, sehingga dapat membantu siswa dalam memperbaiki kekurangan dan meningkatkan prestasi. Sedangkan evaluasi sumatif biasanya dilakukan secara kumulatif, sehingga dapat menilai prestasi akhir siswa pada suatu periode tertentu.

Pada dasarnya, kedua evaluasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan tidak ada evaluasi yang lebih bagus dari evaluasi lain. Hal ini karena setiap evaluasi memiliki tujuan yang berbeda, dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, pilihan evaluasi yang lebih bagus tergantung pada kebutuhan dan tujuan penggunaannya.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Riza Nafisah Salsabila Wijaya -
Nama : Riza Nafisah Salsabila Wijaya
NPM : 2113053048

jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang berbeda dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif dilakukan secara berkelanjutan selama pembelajaran berlangsung untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan guru tentang kemajuan belajar. Sementara itu, evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai pencapaian siswa secara keseluruhan.

Kedua jenis evaluasi ini memiliki keunggulan masing-masing. Evaluasi formatif membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa secara langsung dan memberikan kesempatan untuk koreksi dan perbaikan sepanjang proses pembelajaran. Di sisi lain, evaluasi sumatif memberikan gambaran menyeluruh tentang pemahaman dan prestasi siswa pada akhir pembelajaran, yang dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pengajaran dan kurikulum.

Jadi, tidak ada yang bisa dikatakan lebih baik antara kedua jenis evaluasi ini. Keduanya memiliki peran yang penting dalam menilai pembelajaran siswa secara efektif, dengan masing-masing memberikan kontribusi yang berbeda dalam proses pembelajaran.

terimakasih
In reply to First post

Re: Diskusi

by Deta Shadiqah -
Nama : Deta Shadiqah
Npm : 2113053034

Izin menjawab menurut saya lebih bagus evaluasi formatif karena untuk memeriksa proses pelaksanaan apakah sesuai dengan rencana dan ada tidaknya tanda kemajuan ke arah tujuan program. Dapat dilakukan diawal maupun sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Maka dari situ jika sudah dilaksanakan evaluasi formatif tersebut evaluasi sumatif memungkinkan keberhasilan tujuan program yang dapat dicapai.
In reply to First post

Re: Diskusi

by NOVIA DWI RAMADHANI -
Izin menjawab
Nama : Novia Dwi Ramadhani
NPM : 2113053141

Assesment formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan memantau dan meningkatkan pembelajaran, serta menilai ketercapaian tujuan pembelajaran. Sedangkan Assesment sumatif adalah penilaian yang mengevaluasi sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran dan/atau hasil pembelajaran (CP).

lebih bagus Assesment formatif karena menjadi instrumen untuk mengukur pemahaman murid di dalam proses pembelajaran hingga menjadi acuan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas. Namun dalam menentukan hasil selama pembelajaran tetap menggunakan assesment sumatif

terimakasih
In reply to First post

Re: Diskusi

by RIZKI ANA SAPUTRI -
Nama : Rizki Ana Saputri
NPM : 2113053194

Izin menjawab
Penilaian formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran.
Sedangkan penilaian sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan.

Menurut saya di Kurikulum Merdeka, pendidik diharapkan untuk lebih banyak mengutamakan penilaian formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid. Tetapi, penilaian sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by ANISA 21 -
Nama : Anisa
NPM 2113053246
Izin menjawab pertanyaan nya pak
Penilaian formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.

Sedangkan penilaian sumatif yakni sebuah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Kedua jenis evaluasi ini saling melengkapi dan sama pentingnya dalam memberikan gambaran pembelajaran yang lengkap. Namun, jika saya harus memilih, evaluasi formatif cenderung dianggap lebih penting karena memberikan umpan balik yang berkelanjutan dan memungkinkan intervensi tepat waktu untuk meningkatkan pembelajaran. Ini membantu mencegah masalah yang mungkin timbul selama proses pembelajaran, sehingga memastikan pencapaian yang lebih baik pada evaluasi akhir. Oleh karena itu, evaluasi formatif dapat dianggap unggul karena dampak langsungnya terhadap pembelajaran berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Shita El Qolby -
Nama : Shita El Qolby
NPM: 2113053165
Kelas: 6F
Izin menjawab pertanyaan dari bapak
Baik evaluasi formatif maupun sumatif memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga tidak ada yang "lebih bagus" secara mutlak. Keduanya memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda, dan keduanya penting untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pembelajaran.
- Evaluasi formatif berfokus pada kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan dan bertujuan untuk memberikan umpan balik kepada guru dan siswa sehingga pembelajaran dapat dioptimalkan.
- Evaluasi sumatif berfokus pada pencapaian hasil belajar siswa di akhir suatu periode pembelajaran. Evaluasi ini biasanya dilakukan dalam bentuk tes dan bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan siswa terhadap materi yang telah diajarkan.

Baik evaluasi formatif maupun sumatif saling melengkapi dan penting untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pembelajaran. Evaluasi formatif membantu guru untuk memantau kemajuan belajar siswa dan memberikan umpan balik secara real-time, sedangkan evaluasi sumatif membantu guru untuk mengukur hasil belajar siswa di akhir periode pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by UNING HAFIFAH -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Uning Hafifah
NPM : 2113053006

Izin menjawab pak
Dari keduanya, sebenarnya sama-sama bagus. Namun menurut saya pribadi lebih efesien dan lebih baik menggunakan evaluasi formatif. Mengapa demikian? Karena evaluasi formatif dilakukan saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Hal ini dapat memberikan interaksi yang baik antara peserta didik dan pendidik tentang kemajuan belajar peserta didik. Evaluasi formatif juga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dan membantu pendidik dalam penyusunan pembelajaran yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya. Dalam evaluasi formatif ini peserta didik akan lebih terlibat dalam proses pembelajaran karena mereka mendapatkan interaksi yang teratur dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki pemahamannya.

Terimakasih pak
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to First post

Re: Diskusi

by NANDITA YOSI ERISCA -
Nama : Nandita Yosi Erisca
NPM : 2153053023
Izn menjawab,
Keduanya penting, tetapi evaluasi formatif cenderung lebih efektif dalam membantu siswa memperbaiki pemahaman mereka secara bertahap. Karena evaluasi formatif itu sendiri adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by AMANDA NONISA PUTRI -
Nama: Amanda Nonisa Putri
npm:2113053066

izin menjawab bapak
menurut pendapat saya dari kedua evaluasi tersebut evaluasi yang bagus menurut saya yaitu evaluasi formatif karena penilaian formatif sendiri yaitu guru Memberikan tugas berupa projek kepada siswa, baik secara individu maupun kelompok. Setelah tugas selesai, guru memberikan tanggapan dan saran untuk perbaikan. Dengan memberikan projek langsung kepada siswa maka siswa akan lebih paham tentang materi yang di berikan karena siswa mencoba langsung untuk mempraktekkan serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, memperbaiki pemahaman mereka, dan memperbaiki kinerja mereka seiring waktu.. Tetapi kedua jenis evaluasi ini memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi formatif membantu siswa dan guru untuk memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang hasil akhir pembelajaran. Keduanya saling melengkapi dan penting untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Ismul Nurul Khasanah -
Nama : Ismul Nurul Khasanah
NPM : 2113053204

Izin menjawab Pak,
Dari kedua jenis evaluasi yang telah dipelajari, menurut saya evaluasi formatif lebih efektif digunakan karena penilaian tersebut dilakukan pada saat proses pembelajaran, baik pada awal proses pembelajaran maupun pada saat proses pembelajaran. Penilaian formatif dilakukan dengan tujuan memantau dan meningkatkan pembelajaran, serta menilai
ketercapaian tujuan pembelajaran. Dengan menggunakan penilaian ini, guru dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didiknya, hambatan atau kesulitan apa saja yang dihadapi, dan lebih memahami perkembangan
peserta didiknya. Selain itu, penilaian formatif dapat diterapkan untuk merefleksikan strategi pembelajaran yang digunakan dan meningkatkan efektivitas dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Terima kasih.
In reply to First post

Re: Diskusi

by AYU RAHMAWATI -
Nama : Ayu Rahmawati
NPM : 2113053064
Izin menjawab:
Menurut saya keduanya sama-sama baik karena Asesment sumatif memiliki peran penting dalam memberikan umpan balik kepada guru tentang kemajuan belajar siswa serta memfasilitasi penentuan nilai atau grade untuk membandingkan prestasi siswa dengan yang lainnya. Sedangkan asesmen formatif berguna untuk merefleksikan strategi pembelajaran yang digunakannya, serta untuk meningkatkan efektivitasnya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Asesmen ini juga memberikan informasi tentang kebutuhan belajar individu peserta didik yang diajarnya. Pada Kurikulum Merdeka, pendidik diharapkan untuk lebih banyak mengutamakan asesmen formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid. Namun, asesmen sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Eka Pramesti Putri -

Nama : Eka Pramesti Putri

NPM 2113053071

izin menjawab Pak..

Menurut saya penilaian atau evaluasi Formatif yang lebih bagus, sebelum ke penjelasan saya akan menjabarkan kembali apa itu penilaian formatif. Penilaian Formatif ialah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Maka dari itu, saya lebih memilih penilaian formatif untuk proses pembelajaran, karena jika kita memakai penilaian sumatif itu akan banyak materi atau masalah yang tertinggal atau terlewat karena penilaian ini dilakukan diakhir semester. tetapi berbeda dengan penilaian formatif, dimana penilaiannya dapat dilakukan per bab. Jadi materi yang disampaikan maupun masalah yang dihadapi dapat langsung terselesaikan dengan runtut dan maksimal.

Pada Kurikulum Merdeka, pendidik juga diharapkan untuk lebih banyak mengutamakan penilaian formatif, untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan peserta didik. Namun, penilaian sumatif juga tetap digunakan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. 

In reply to First post

Re: Diskusi

by BERLYANA AMANDA -
Nama : Berlyana Amanda
Npm : 2113053100
Izin menjawab

Menurut pendapat saya kedua evaluasi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Akan tetapi, evaluasi formatif dikatakan lebih bagus karena evaluasi formatif mengumpulkan umpan balik dari guru dan siswa melalui survei dan kelompok fokus. Umpan balik tersebut digunakan untuk melakukan penyesuaian terhadap kurikulum untuk memastikan bahwa kurikulum tersebut memenuhi kebutuhan siswa dan efektif dalam mencapai tujuannya.

Terima kasih
In reply to First post

Re: Diskusi

by Riska Zulkarnaen -
Assalamualaikum Wr. Wb

Nama : Riska Zulkarnaen
NPM : 2113053295

Izin Menjawab,
Evaluasi formatif dan sumatif adalah dua pendekatan yang berbeda dalam mengevaluasi pembelajaran. Berikut adalah perbandingan keduanya:
Evaluasi Formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dengan tujuan untuk memberikan umpan balik yang dapat membantu siswa memperbaiki pemahaman mereka dan meningkatkan kinerja mereka. waktu yang digunakan pada evaluasi formatif yaitu dilakukan secara berkesinambungan selama proses pembelajaran, baik itu dalam bentuk pertanyaan sederhana, latihan, diskusi kelas, atau tes kecil. Fokus utama dari evaluasi formatif adalah untuk memonitor kemajuan belajar siswa, mendeteksi kesulitan yang mungkin mereka alami, dan memberikan bantuan yang sesuai agar mereka dapat mencapai tujuan pembelajaran.
Sedangkan Evaluasi Sumatif dilakukan pada akhir suatu periode pembelajaran (seperti akhir semester atau tahun ajaran) untuk menilai pencapaian akhir siswa terhadap tujuan pembelajaran.Evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran berlangsung, biasanya dalam bentuk tes akhir, proyek akhir, atau penugasan besar lainnya. Fokus utama dari evaluasi sumatif adalah untuk menilai sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, serta memberikan gambaran tentang pemahaman dan keterampilan yang telah mereka kuasai. Evaluasi sumatif biasanya berbentuk tes standar, ujian akhir, atau proyek penugasan besar yang dinilai secara objektif untuk menentukan tingkat pencapaian siswa.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa kedua jenis evaluasi ini memiliki peran yang berbeda dalam mendukung proses pembelajaran. Evaluasi formatif membantu siswa untuk terus meningkatkan pemahaman dan kinerja mereka selama pembelajaran berlangsung, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran pada akhir periode tertentu. Keduanya penting untuk memastikan efektivitas pembelajaran yang optimal.

Terimakasih
In reply to First post

Re: Diskusi

by FITA FATIMAH -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nama : Fita Fatimah
NPM : 2113053148

Izin menjawab:
Kedua penilaian tersebut tidak dapat dikatakan lebih bagus secara mutlak, karena keduanya mempunyai peran yang berbeda dan saling melengkapi. Penialaian formatif dilakukan selama pembelajaran berlangsung untuk memberikan umpan balik kepada peserta didik dan pendidik sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kinerja peserta didik. Sementara penilaian sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai pencapaian akhir peserta didik.

Terimakasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Diskusi

by KHUSNUL BUKHARY FANALDY -
Nama : Khusnul Bukhary Fanaldy
Npm : 2113053231
Kelas : 6F

Jika tujuan utama dari evaluasi adalah peningkatan pembelajaran, maka penilaian formatif lebih bagus karena ia dilakukan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran. Hal ini dapat membantu guru untuk mengetahui perkembangan penguasaan siswa terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari, dan mengubah strategi pembelajaran agar siswa mencapai penguasaan yang optimal.
In reply to First post

Re: Diskusi

by darista darista -
Nama : Darista
Npm : 2113053303
Izin menjawab
Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilakukan selama proses pembelajaran untuk mengukur kemajuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
1. Penilaian atau asesmen formatif bertujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, asesmen formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.
2. Melalui asesmen ini, guru dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar murid, hambatan atau kesulitan yang mereka hadapi, serta untuk mendapatkan informasi perkembangan murid. Informasi tersebut kemudian dijadikan umpan balik baik bagi murid maupun guru.
3. Bagi murid, asesmen formatif berguna untuk berefleksi, dengan memonitor kemajuan belajarnya, tantangan yang dialaminya, serta langkah-langkah yang perlu ia lakukan untuk meningkatkan terus capaiannya. Hal ini merupakan proses belajar yang penting untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Penilaian atau asesmen sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
1. Asesmen sumatif dapat dilakukan setelah pembelajaran berakhir, misalnya pada akhir satu lingkup materi (dapat terdiri atas satu atau lebih tujuan pembelajaran), pada akhir semester, atau pada akhir fase. Sementara khusus pada akhir semester, asesmen sumatif bersifat pilihan.
2. Asesmen sumatif bisa dilakukan pada akhir semester jika guru merasa masih memerlukan konfirmasi atau informasi tambahan untuk mengukur pencapaian hasil belajar murid. Sebaliknya, jika guru merasa bahwa data hasil asesmen yang diperoleh selama 1 semester telah mencukupi, maka tidak perlu lagi dilakukan asesmen pada akhir semester. Hal yang perlu ditekankan, untuk asesmen sumatif, guru dapat menggunakan teknik dan instrumen yang beragam, tidak hanya berupa tes, namun dapat menggunakan observasi dan performa (praktik, menghasilkan produk, melakukan projek, atau membuat portofolio).
3. Umpan balik dari asesmen hasil akhir ini (sumatif) dapat digunakan untuk mengukur perkembangan murid, untuk memandu guru merancang aktivitas pada pembelajaran berikutnya.

kedua jenis evaluasi tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam membantu meningkatkan pemahaman siswa dan membuat pembelajaran menjadi lebih efektif.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Pandu Adithia R 2113053298 -
Nama : Pandu Adithia. R
NPM : 2113053298

Evaluasi formatif biasanya dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuannya adalah untuk memantau perkembangan siswa dan memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasilnya digunakan untuk memodifikasi dan memperbaiki proses pembelajaran yang sedang berlangsung.

Sementara itu, evaluasi sumatif dilakukan pada akhir periode pembelajaran atau kursus. Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasilnya biasanya digunakan untuk penilaian akhir atau penentuan nilai.

Jadi, evaluasi formatif lebih fokus pada proses, sementara evaluasi sumatif lebih fokus pada hasil.

Menurut saya lebih baik evaluasi formatif dibandingkan evaluasi sumatif karena setiap manusia harus menghargai setiap proses yang ia lalui sedari duduk dibangku sekolah dasar, dengan menghargai proses kita akan lebih mengetahui tumbuh kembangnya peserta didik lewat proses yang berlangsung serta selalu melihat dan memperhatikan setiap proses belajar peserta didik
In reply to First post

Re: Diskusi

by AINUN AINUN RAZELLA DAMA PUTRI -
Nama : Ainun Razella Dama Putri
Npm : 2113053093

Izin menjawab,
Menurut saya evaluasi yang lebih baik yaitu evaluasi formatif dimana formatif sendiri keutamaan nya yaitu dapat mengetahui perkembangan peserta didik, dimana formatif juga selain memantau proses pembelajaran tetapi juga memperbaiki serta evaluasi pencapaian tujuan pembelajaran, tetapi evaluasi formatif juga harus di iringi dengan evaluasi sumatif untuk hasil yang lebih efektif karena pada dasarnya keduanya saling berkaitan dan melengkapi.
In reply to First post

Re: Diskusi

by RIVA. SYAFA21 -
Nama : Riva Syafa Azzahra
Npm : 2113053210

Izin menjawab Pak
Evaluasi formatif ini lebih menunjukkan informasi perkembangan dan kendala apa saja yang dihadapi oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dan asesmen ini dilakukan sejak tahun ajaran dimulai tanpa menggunakan indeks angka untuk mengukur pemahaman siswa.
Evaluasi formatif adalah penilaian atau asesmen yang bertujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Tujuan evaluasi formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.

Evaluasi sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan.
Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Jadi, keduanya saling melengkapi dan memiliki peran masing-masing.
Evaluasi formatif sebagai penilaian atau asesmen yang bertujuan memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian pembelajaran.
Sedangkan evaluasi sumatif sebagai pencapaian hasil belajar murid dengan cara membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapain tujuan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi

by MUHAMMAD YOGYA ANDIKA -
Nama : M. Yogya Andika
Npm : 2113053144

Izin menjawab pak evaluasi formatif dan sumatif keduanya memiliki peran yang sama pentingnya sebab jenis evaluasi formatif yang dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran dan evaluasi sumatif yang terjadi setelah proses pembelajaran berakhir, memegang peran yang tak tergantikan dalam konteks pendidikan. Evaluasi formatif memberikan umpan balik berkelanjutan yang memungkinkan guru dan siswa untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran mereka sepanjang waktu, dengan fokus pada pemahaman siswa dan peningkatan kinerja. Di sisi lain, evaluasi sumatif menawarkan tinjauan holistik terhadap prestasi siswa secara keseluruhan, membantu dalam menilai pencapaian akhir dan efektivitas keseluruhan dari program pembelajaran.

Tidaklah tepat untuk mengatakan bahwa salah satu jenis evaluasi lebih unggul daripada yang lain, karena keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda. Evaluasi formatif membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan seiring berjalannya proses pembelajaran, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang hasil akhir pembelajaran. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal, penting bagi pendidik untuk menggunakan kedua jenis evaluasi secara simultan sebagai bagian integral dari siklus evaluasi yang komprehensif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat terus ditingkatkan dan diarahkan menuju pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal.
In reply to First post

Re: Diskusi

by JULIA QOIRINA PUTRI -
Nama : Julia Qoirina Putri
NPM : 2113053043

Izin menjawab,
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif merupakan jenis evaluasi yang sama bagusnya. Namun menurut saya evaluasi formatif jauh lebih efektif dan lebih bagus karena evaluasi ini dilaksanakan dari awal pembelajaran hingga akhir pembelajaran. Jadi seorang pendidik akan mendapatkan penilaian yang lebih optimal terhadap peserta didik karena menggunakan evaluasi formatif dan tidak akan ada yang terlewat, dibandingkan evaluasi sumatif yang dilakukan di akhir pembelajaran saja. Namun evaluasi sumatif tetap penting untuk dilakukan, tetapi penilaian yang konkrit tetap lebih bagus menggunakan evaluasi formatif.

Terima kasih