Forum Analisis Soal

Forum Analisis Soal

Forum Analisis Soal

Number of replies: 73

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menilai Indonesia tanpa gotong royong bisa bangkrut.

Pematangsiantar - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menilai kemanusiaan dan semangat gotong royong masyarakat Indonesia harus terus dipupuk dan digalakkan, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. 

Sebab, hal tersebut ia pandang dapat melawan berbagai bencana. Menurutnya, apabila gotong royong tidak ada, maka Indonesia bisa bangkrut. 

“Tanpa adanya gotong royong, Indonesia mungkin saja sudah bangkrut. Bahkan, Ibu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) dengan jujur mengatakan gotong royong mampu membantu yang kurang mampu dan sebagainya. Sehingga bangsa ini mampu bertahan menghadapi Covid-19 ini,” kata Romo Benny Susetyo, dalam keterangannya, Jumat, 5 Juni 2020.

Dia menekankan bahwasannya Pancasila dengan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan sosial, menjadi modal besar dalam menghadapi penyebaran virus corona atau Covid-19. 

“Pancasila menjadi modal bagi bangsa ini untuk mengatasi pandemi Covid-19. Kita bisa melihat gerakan gotong royong di semua lapisan bangsa. Ini membuktikan bahwa jiwa dan roh Pancasila telah diaplikasikan dalam cara berpikir, bertindak, berelasi anak bangsa, dan mewujudkan nilai kemanusian dan solidaritas," kata alumnus Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang tersebut.

Dengan semangat gotong royong tersebut, lanjut Romo Benny, masyarakat bisa saling membantu satu sama lain dalam menghadapi pandemi. Menurut dia, masyarakat yang mampu membantu mereka yang berada di ekonomi lemah, terjadi tanpa imbauan dari pemerintah. 

 “Gotong royong adalah roh bangsa ini. Tanpa diperintah pun masyarakat langsung melakukannya. Semangat ini harus terus digelorakan, tidak hanya saat pandemi corona, tetapi nanti kalau wabah ini sudah berakhir,” ujarnya. 

Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, dia memandang pemerintah perlu menerapkan teknologi, seperti di Korea dan India yang memantau warganya dengan menggunakan teknologi dalam upaya penerapan jaga jarak agar penyebaran Covid-19 tidak meluas. 

Dia berpendapat, Pemerintah RI bisa membuat aplikasi sendiri seperti yang ada di Korea atau India untuk mengatur dan mengawasi orang-orang agar mematuhi protokol kesehatan, seperti physical distancing atau jaga jarak aman. 

"Hal ini bisa saja diterapkan bagi orang yang ingin berbelanja di pasar agar mereka bisa memberi jarak antara satu dan lainnya, atau bisa juga untuk mengawasi ODP agar tidak keluar rumah,” kata Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP itu. 

 

Analisis soal

A.    Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042 གིས-
Azizah Arifiani Apriyanto
2311011042

A. sikap gotong royong dapat diwujudkan melalui langkah-langkah berikut:
- Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta: Persoalan yang kompleks membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Pemerintah perlu berperan aktif dalam mengkoordinasikan upaya dan memberikan kebijakan yang mendukung kerjasama ini. 
- Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat: Masyarakat perlu diberdayakan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penyelesaian persoalan, seperti melalui kampanye kesadaran, aksi sukarela, atau ikut serta dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
- Peningkatan solidaritas sosial: Sikap gotong royong dapat diwujudkan dengan meningkatkan solidaritas sosial, yaitu saling peduli dan membantu sesama. Ini bisa dilakukan melalui pembentukan komunitas, kegiatan sosial, penggalangan dana, atau proyek bersama untuk membantu mereka yang membutuhkan.
- Pendidikan dan pemahaman gotong royong: Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk sikap dan nilai-nilai. Pengenalan dan penyadaran tentang pentingnya gotong royong dapat dilakukan melalui pendidikan formal, non-formal, dan informal. 
- Mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan sukarela: Masyarakat Indonesia memiliki tradisi yang kuat dalam kehidupan berorganisasi dan kegiatan sukarela. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggalang partisipasi aktif dalam kegiatan sukarela yang mendukung tujuan gotong royong, seperti penghijauan, pembersihan lingkungan, pendidikan masyarakat, atau bantuan bagi mereka yang terkena bencana alam.
- Membangun jaringan kerjasama antar komunitas: Penting untuk membangun jaringan kerjasama antar komunitas untuk saling berbagi pengalaman, sumber daya, dan pengetahuan. Ini dapat menguatkan daya tahan sosial dan memperluas jangkauan gotong royong dalam menangani berbagai persoalan yang melanda bangsa.

B. - Menghormati keberagaman: Saya akan berusaha menghormati perbedaan budaya, agama, suku, dan latar belakang lainnya di lingkungan sekitar saya. Saya akan menanamkan sikap toleransi, saling menghargai, dan saling memahami agar harmoni terjaga.
- Komunikasi yang efektif: Saya akan mendukung komunikasi yang terbuka, jujur, dan empatik dengan tetangga dan anggota masyarakat lainnya. Saya akan mencoba untuk memahami perspektif mereka, mendengarkan perbedaan pendapat, dan berdiskusi dengan cara yang menghormati.
- Memperkuat pemahaman tentang keberagaman: Saya akan mengambil inisiatif untuk mendiskusikan dan memperkuat pemahaman tentang keberagaman dengan mengadakan pertemuan kecil, lokakarya, atau acara lainnya. Ini dapat membantu membuka kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam tentang keberagaman serta memperkuat hubungan antarindividu.
- Kolaborasi dalam proyek atau kegiatan komunitas: Saya akan mencoba untuk berkolaborasi dengan tetangga dan anggota masyarakat lainnya untuk mengorganisir kegiatan atau proyek komunitas. Misalnya, kegiatan kebersihan lingkungan, penghijauan, atau kegiatan sosial bersama untuk meningkatkan rasa saling peduli dan kesatuan.
- Menghormati ruang pribadi dan tradisi: Saya akan berusaha untuk menghormati ruang pribadi, budaya, dan tradisi masing-masing individu atau kelompok dalam lingkungan saya. Saya akan menghindari sikap merendahkan dan memperlakukan orang lain secara tidak hormat terkait dengan perbedaan mereka.
- Mengatasi konflik dengan pendekatan yang baik: Jika ada konflik atau perselisihan, saya akan berusaha untuk menyelesaikannya dengan pendekatan yang baik, seperti dialog, mediasi, atau mencari kesepakatan bersama. Saya akan berupaya untuk memperkuat hubungan harmonis, menghindari kebencian atau sentimen negatif yang dapat memecah belah.

C. Setiap kelompok/bangsa/negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara tersebut. Nilai-nilai dasar ini adalah prinsip-prinsip atau keyakinan fundamental yang diterima secara luas oleh anggota kelompok/bangsa/negara sebagai bagian penting dari budaya mereka. Nilai-nilai ini membentuk karakteristik, norma, dan etika yang mengarahkan perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat.
Contohnya, dalam konteks Indonesia, nilai-nilai dasar Pancasila menjadi acuan dan identitas nasional. Pancasila terdiri dari lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai-nilai ini mengandung prinsip-prinsip keberagaman, keadilan, persatuan, dan demokrasi yang menjadi dasar hukum dan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Demikian pula, nilai-nilai dasar yang merujuk pada identitas nasional di kelompok/bangsa/negara lain akan bervariasi sesuai dengan budaya, sejarah, agama, dan konteks mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan norma-norma sosial, keyakinan, tradisi, dan pola pikir kelompok/bangsa/negara yang membentuk identitas mereka.

D. Penghapusan 7 kata tersebut menunjukkan sikap inklusif para pendiri bangsa, dengan mengakomodasi berbagai kepercayaan dan keyakinan agama yang ada di Indonesia. Dalam konteks ini, perubahan tersebut merefleksikan prinsip bahwa negara Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi kebebasan beragama serta menghormati keberagaman agama.
Sikap tersebut sangat relevan dengan sikap bangsa di masa sekarang. Sebagai bangsa yang majemuk dengan berbagai agama, suku, dan kebudayaan, kita perlu tetap menjaga kerukunan dan menghargai perbedaan. Kita harus memiliki kesadaran dan sikap inklusif yang memungkinkan setiap individu mempraktikkan agama atau kepercayaan sesuai dengan keyakinan masing-masing, selama tidak mengganggu kehidupan sosial dan kohesi nasional.
Melalui sikap tersebut, kita dapat mendorong persatuan dan toleransi di antara semua warga negara Indonesia. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, termasuk semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” atau “Berbeda-beda tetapi tetap satu”, kita memperkuat persatuan dan menghormati keragaman dalam masyarakat.
Penting bagi kita untuk menghargai dan memahami bahwa setiap individu memiliki hak untuk beragama atau tidak beragama, serta mempraktikkan agama atau kepercayaan mereka tanpa ada bentuk diskriminasi. Dalam menghadapi perbedaan ini, sikap saling menghormati dan terbuka terhadap perbedaan akan membantu memperkuat persatuan dan kohesi sosial kita sebagai bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Nafisa Agesti གིས-
Nama :Nafisa Agesti
NPM:2311011002
1.1.Toleransi
Cara mensyukuri keragaman yaitu toleransi
2.Tidak mendiskriminasi teman terkait suku, agama, ras, gender, atau budayanya termasuk salah satu cara untuk mensyukuri
3.Saling menolong
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan orang lain. Di sekolah, kamu bisa menerapkan sikap tolong-menolong kepada sesama teman, guru, atau lainnya.
Tolong-menolong ini merupakan perilaku terpuji yang harus ditanamkan dalam diri setiap individu.
3.kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
4.menurut saya sikap para pendiri bangsa indonesia dalam rurmusan dasar negara bersikap sangat negarawan dengan penuh jiwa toleransi yang sangat tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Ummi Nur Aisyah གིས-
Nama : ummi nur aisyah
npm :2311011028


1. sikap yang dapat dilakukan adalah bersama sama memecahkan masalah dan persoalan yang ada di Indonesia dengan cara musyawarah dan mufakat
- tolong menolong dalam menyelesaikan segala urusan yang ada di dunia

b. toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati
tanpa membedakan suatu suku, ras, agama dan lain lain agar tidak terjadi nya perpecahan diantara masyarakat


c. yaitu nilai dasar Pancasila
yang menjadi dasar negara Indonesia dan pedoman hidup

d. menurut saya, itu diganti karena dinegara ini terdapat berbagai macam agama, dan jika terfokus pada agama Islam saja itu akan membuat perpecahan, makanya diganti agar tercipta nya toleransi antar masyarakat Indonesia
sebab diindonesia masyarakat berhak memilih agamanya masing-masing
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Arya Ferdyfasan Cu 2311011106 གིས-
Nama : Arya FerdyFasan Cu
NPM : 2311011106

Jawaban

A. Selalu mendengarkan nasihat para pembesar negara seperti, patuh pada omongan presiden, patuh kepada omongan para menteri, patuh pada omongan para TNI dan Polisi, dan tidak lupa selalu mendengarkan nasihat ibu dan sebagai warga negara yang baik kita harus selalu berdoa secara gotong-royong dan semoga pandemi ini cepat berakhir.

B. Dengan selalu bertoleransi dan bersilaturahmi dengan itu kita akan bisa menghadapi tekad untuk bersatu.

C. Kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah Pancasila

D. Menurut sayang itu adalah tindakan yang tepat karena di negara Indonesia ini terdapat banyak bangsa, agama, ras, dan suku. Dan dengan perubahan itu menurut saya tidak adanya diskriminasi antara agama.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Riziq Fatur Ramadan 2351011036 གིས-

Nama: Riziq Fatur Ramadan

NPM: 2351011036

Analisis soal

A.    Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

Jawab

dengan mendengarkan nasihat para pembesar negara seperti, patuh pada omongan presiden, patuh kepada omongan para menteri, patuh pada omongan para TNI dan Polisi, dan tidak lupa selalu mendengarkan nasihat ibu dan sebagai warga negara yang baik kita harus selalu berdoa secara gotong-royong dan semoga pandemi ini cepat berakhir.

B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

Jawab

dengan selalu bertoleransi dan bersilaturahmi dengan itu kita akan bisa menghadapi tekad untuk bersatu.

C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

Jawab

yang dimaksud dari setiap kelompok/ bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah Pancasila.

D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawab

ya saya sangat setuju, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam dari agamanya, rasa dan budaya. karena itu kita harus menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan tersebut.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Iren Natalia Br Sinuraya གིས-
Nama : Iren Natalia Br Sinuraya
NPM : 2311011108

1. Gotong royong yang dapat diwujudkan dalam menghadapi persoalan yang melanda bangsa indonesia
- Kegiatan sosial dalam membangun fasilitas umum
- mewujudkan sikap peduli lingkungan yang bermanfaat bagi khalayak ramai

2. Toleransi yang tinggi adalah salah satu cara yang paling penting di dalam keberagaman lingkungan bermasyarakat di tempat tinggal, menghargai orang lain juga akan menimbulkan sikap dihargai juga dan sikap peduli juga penting bagi kehidupan masyarakat. Jika semua orang sudah menanamkan sikap saling toleransi dan sikap peduli maka akan menciptakan keharmonisan dalam mewujudkan tekad untuk bersatu.

3. Pernyataan bahwa setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah suatu konsep yang dikenal sebagai "nilai-nilai nasional". Konsep ini mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok, bangsa, atau negara tertentu.

4. Saya merasa keputusan untuk mengubah isi pancasila tersebut adalah benar, karena pada dasarnya Indonesia adalah negara dengan penduduk yang beragam agama, suku, maupun budaya. Penetapan pancasila sebelumnya hanya tertuju bagi masyarakat muslim dengan mencantumkan "dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya" dengan secara langsung mengklaim bahwa agama yang ada di Indonesia hanya mengutamakan pemeluk syariat islam sedangkan ada banyak agama lain di Indonesia
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

ANGEL LOLA AGUSTINA གིས-
angel lola agustina
2351011010

1. Saat ini, gotong royong dapat diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia dengan cara berikut:
  • Masyarakat dapat membentuk kelompok atau komunitas kecil di tingkat desa atau kota untuk saling membantu dalam menyelesaikan masalah sehari-hari, seperti membersihkan lingkungan, mengumpulkan dana untuk kegiatan sosial, atau membantu anggota yang membutuhkan.
  • Saat terjadi bencana alam atau krisis, gotong royong dapat diwujudkan dengan memberikan bantuan darurat kepada mereka yang terdampak. Ini bisa berupa pemberian makanan, air bersih, pakaian, atau bantuan medis.
  • Gotong royong juga bisa diwujudkan dengan membersihkan lingkungan, mengelola sampah dengan benar, dan berkontribusi untuk mengurangi polusi. Ini akan membantu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
2. bagaimana individu dan masyarakat dapat menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar mereka dan menciptakan keharmonisan dalam masyarakat:
  • Meningkatkan pemahaman tentang keberagaman dan pentingnya menghargai perbedaan dengan cara mengadakan seminar, lokakarya, atau ceramah yang membahas topik ini.
  • Mengadakan forum terbuka untuk berbicara tentang isu-isu keberagaman dan menciptakan ruang aman di mana orang dapat berbagi pengalaman dan pandangan mereka.
  • Menekankan pentingnya toleransi, penghormatan, dan empati terhadap individu dan kelompok yang berbeda.

3. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, budaya, dan prinsip-prinsip yang dianggap penting oleh kelompok tersebut. Nilai-nilai dasar ini dapat beragam dari satu kelompok atau negara ke negara lainnya, dan mereka membentuk dasar bagi cara individu-individu dalam kelompok tersebut berinteraksi, membuat keputusan, dan mengatasi tantangan. Nilai-nilai dasar dapat berubah dari waktu ke waktu, tergantung pada perkembangan sosial, politik, dan budaya dalam suatu kelompok atau negara. Mereka membantu membentuk norma-norma sosial, hukum, dan kebijakan yang memandu tindakan dan keputusan individu serta pemerintah dalam suatu wilayah. Nilai-nilai ini juga dapat menjadi landasan identitas nasional dan mempengaruhi cara kelompok atau bangsa berinteraksi dengan dunia luar.

4. Dalam konteks masa kini, sikap ini masih sangat relevan. Indonesia adalah negara yang sangat beragam, baik dari segi agama, budaya, dan suku bangsa. Kepemimpinan yang bijaksana dan pemahaman akan nilai-nilai Pancasila yang inklusif sangat penting untuk memelihara persatuan dan kerukunan dalam masyarakat yang beragam ini.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Sella Marlina Anggraini གིས-
Nama : Sella Marlina Anggraini
NPM : 2311011020

A. Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi persoalan yang melanda bangsa Indonesia, yaitu dengan
• Melakukan kerja bakti dalam membersihkan lingkungan guna menjaga kebersihan lingkungan sekitar
• Bersama-sama dalam melestarikan budaya lokal agar dapat selalu dikenal dan dihargai masyarakat
• Berpartisipasi dalam menyumbangkan dana, buku, baju maupun tenaga kerja pendidik untuk membantu sekolah-sekolah terpencil dan kurang mampu
• Menjadi relawan atau memberikan bantuan yang diperlukan ketika terjadinya bencana alam dan masalah sosial lainnya
• membangun pola hidup yang sehat dengan mengadakan agenda olahraga bersama, pengecekan kesehatan secara berkala, dan lain sebagainya

B. Sebagai mahasiswa, banyak upaya yang dapat saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman karena di lingkungan sekitar terutama di lingkungan kampus, saya dikelilingi oleh keragaman yang dilatar belakangi oleh keyakinan, bahasa, suku, serta budaya. dengan begitu, saya berusaha untuk selalu mewujudkan tekad untuk bersatu dengan mentoleransi perbedaan yang ada, tidak mendiskriminasi, dan selalu menghargai karena hal tersebut membantu saya untuk tau keberagaman yang ada dari berbagai pandangan.

C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara yang merupakan ciri khas yang menjadi jati diri nasional yang dimiliki suatu negara dan membedakan negara satu dengan negara yang lain. Hal itu juga membantu negara tersebut untuk berkembang agar dapat mewujudkan cita-cita dari negara tersebut.

D. Sikap para pendiri bangsa tersebut menunjukkan bahwa adanya komitmen dari bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan mengingat bahwa bangsa Indonesia memiliki beragam keyakinan/kepercayaan sehingga hal tersebut nantinya dapat diterima oleh semua golongan masyarakat dan tidak mendiskriminasi golongan tertentu
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Rahma aliyati 2311011030 གིས-
Nama:Rahma aliyati
Npm:2311011030
A.dengan selalu mendengarkan nasihat para pembesar negara seperti,patuh pada omongan presiden,patuh pada omongan mentri ,patuh pada omongan para Tni dan polisi dan tidak lupa selalu mendengarkan nasihat ibu dan sebagai warga negara yang baik kita harus selalu berdoa secara gotong royong dan semoga pandemi cepat berakhir.
B.1.dengan selalu bertoleransi dan bersilaturahmi dengan itu kita akan bisa menghadapi tekad untuk bersatu,melalui gotong royong akan membangun keterikatan kerja sama diantara masyarakat dan mempererat ikatan anatar warga ,selain itu dengan menegakkan kegiatan gotong royong dapat memperkukuh solidaritas masyarakat yang saling membantu antar sesama sekaligus menjadi wujud persatuan bangsa,2.membangun solidaritas dan kebersamaan gotong royong melibatkan partisipasi aktif dari seluruh anggota masyarakat untuk bekerja bersama sama dalam kegiatan kegiatan sosial ,ekonomi,dan ,budaya .melalui gotong royong orang orang dari berbagai latar belakang etnik,agama , dan budaya bekerja bersama dengan semangat saling tolong menolong ,sehingga membentuk rasa solidaritas dan kebersamaan yang kuat di antara mereka 3.meningkatkan toleransi dan pengertian gotong royong melibatkan interaksi dan kolaborasi antara berbagai kelompok masyarakat.proses ini menciptakan kesempatan bagi orang orang untuk berkomunikasi ,saling memahami ,dan menghargai perbedaan budaya dan tradisi masing masing.hal ini dapat mebantu mengurangi prasangka dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang beragam.4.membnagun identitas nasional :gotong royong merupakan nilai yang tertanam dalam budaya indonesia sejak lama .praktik gotong royong membantu membentuk identitas nasional yang kuat.kerena menjadi bagian dari warisan budaya dan nilai nilai bersama yang di miliki oleh seluruh warga negara indonesia.5.menjaga keharmonisan sosial.tradisi gotong royong mendorong warga untuk hidup daam kebersamaan ,menghargai hak hak dan kepentingan orang lain,serta meresapi semangat saling membantu dan berbagi.ini dapat membantu mencegah konflik dan menjaga keharmonisan sosial di tengan keragamaan masyarakat.
C.yang di maksud dari setiap klompok/bangsa /negara mempunyai nili nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok /bangsa/negara adalah pancasila.
D.ya,saya sangat setuju ,karena bangsa indonesia adalah bangsa yang sangat beragam dari agamanya,rasa dan budaya karena itu kitaharus menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Sealshie Triangel Heavenly_2311011018 གིས-
Sealshie Triangel Heavenly
2311011018
a. sikap gotong royong yang bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa indonesia adalah
salah satu permasalahan yang melanda bangsa indonesia adalah covid 19, cara kita bergotong royong untuk membantu dokter/nakes yang sudah menangani banyak pasian covid 19 adalah dengan cara berdiam diri dirumah (keluar jika sangat perlu), jika keluar mematuhi protokol kesehatan seperti berjaga jarak, memakai masker, ,mencuci tangan. itu adalah salah satu cara kita bergotong royong untuk mengatasi covid 19. selain covid 19, negara indonesia juga sering dilanda bencana alam, cara kita bergotong royong adalah dengan memberikan bantuan kepada korban bencana alam. bisa seperti memberikan baju yang masih layak, memberikan makanan.
b. upaya yang saya lakukan adalah saling menghormati hak individu untuk memiliki keyakinan dan budaya yang berbeda, berbicara dengan orang-orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda untuk membangun pengertian dan persaudaraan. dengan upaya ini, saya yakin lingkungan sekitar akan terasa sangat harmonis karena bisa saling melengkapi dengan latar yang berbeda-beda.
c. setiap kelompok (sosial,etnis, agama, budaya) memiliki nilai nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas kelompok tersebut. nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, dan prinsip yang dianut oleh anggota kelompok tersebut. nilai dasar ini dapat mencakup kepercayaan agama, tradisi budaya, bahasa, norma sosial. misalnya suatu kelompok beranggapan bahwa budaya yang diwariskan harus tetap dijalankan sampai kapanpun karena itu adalah sebuah tradisi yang harus dilestarikan.
d. pendapat saya tentang dihapusnya 7 kata dan diganti menjadi YME adalah sikap para pendiri bangsa sangat bertoleransi dan tidak egois. karena mereka memikirkan agama lain yang ada di indonesia, sehingga tidak menimbulkan perpecahan agama islam dengan yang lainnya. walaupun mayoritas agama di indonesia adalah islam tetapi para pendiri bangsa tidak egois dengan mengganti 7 kata itu menjadi YME. maka dari itu, mereka bisa dijadikan contoh bagi kita untuk saling toleransi dan tidak boleh egois.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

MUTIA AZ ZAHRA གིས-
Nama : Mutia Az Zahra
NPM : 2311011034

A. sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gotong royong dalam mengatasi masalah, Media sosial dan kampanye kesadaran dapat digunakan untuk menginspirasi orang untuk berpartisipasi dalam gotong royong dan merasa bangga akan nilai-nilai ini.

B. Upaya yang saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal saya serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu yaitu dengan Ikut terlibat dalam kegiatan kolaboratif yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Misalnya, proyek sosial, kegiatan sukarela, atau kampanye kebersihan lingkungan (gotong royong).

C. Nilai-nilai dasar yang menjadi acuan identitas masional kelompok/bangsa/negara yaitu moral dan etika yang dipegang oleh suatu masyarakat atau negara membentuk dasar bagi perilaku individu.

D. menurut pendapat saya mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang. terkait dengan sila pertama Pancasila dapat bervariasi, tetapi penting untuk menjaga prinsip-prinsip keberagaman dan toleransi yang termaktub dalam sila tersebut agar tetap menjadi landasan yang kuat bagi identitas nasional Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

kadek linda yohani 2351011002 གིས-
Nama: Kadek Linda Yohani
NPM: 2351011002

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

Jawab :
Gotong royong adalah nilai dan budaya kerja sama serta kebersamaan yang penting dalam budaya Indonesia. Untuk menerapkannya dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia saat ini, beberapa sikap gotong royong yang bisa diwujudkan antara lain:

1. Solidaritas: Masyarakat Indonesia dapat menunjukkan solidaritas dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Ini dapat dilakukan melalui sumbangan dana, makanan, atau tenaga sukarelawan.

2. Kolaborasi: Berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, organisasi masyarakat, dan individu, dapat bekerja sama untuk mengatasi masalah-masalah seperti kemiskinan, bencana alam, atau krisis kesehatan.

3. Kebersihan lingkungan: Gotong royong juga mencakup menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat dapat bersama-sama membersihkan lingkungan mereka, seperti sungai, pantai, atau taman, untuk menjaga keindahan alam Indonesia.

4. Pendidikan: Mendorong pendidikan adalah cara untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia. Orang tua, guru, dan komunitas dapat bekerja sama untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.

5. Penanaman pohon: Melalui penanaman pohon secara bersama-sama, masyarakat dapat membantu mengatasi masalah deforestasi dan perubahan iklim.

6. Kepedulian sosial: Masyarakat dapat lebih peduli terhadap sesama dengan merespons kebutuhan mereka, baik dalam hal kesehatan, keamanan pangan, atau kebutuhan dasar lainnya.

Dengan menerapkan sikap gotong royong ini, bangsa Indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat dan bersama-sama mencapai cita-cita nasional yang lebih baik.


B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

Jawab :
1. Pendidikan: Mendorong pendidikan yang inklusif dan multikultural dapat membantu mengatasi stereotip dan prasangka. Sekolah-sekolah dapat mengintegrasikan kurikulum yang menghargai keberagaman budaya, agama, dan latar belakang.

2. Dialog dan Diskusi: Mengadakan forum dialog dan diskusi antara berbagai kelompok masyarakat untuk memahami perbedaan dan mencari titik persamaan. Ini dapat membantu memperkuat pemahaman dan toleransi antarindividu dan kelompok.

3. Penghormatan Terhadap Budaya Lain: Menghormati budaya, tradisi, dan agama orang lain adalah langkah penting dalam menjaga keharmonisan. Ini termasuk menghormati hari-hari libur agama lain, tradisi pernikahan, dan budaya lokal.

4. Program Keterampilan Antarbudaya: Mengadakan program pelatihan atau workshop tentang keterampilan antarbudaya dan kerja sama lintas budaya untuk membantu individu dan kelompok berinteraksi dengan lebih baik.

5. Media Sosial yang Bertanggung Jawab: Menggunakan media sosial dan informasi dengan bijak untuk mendorong pesan positif, mendukung dialog yang sehat, dan menghindari menyebarkan konten yang memicu konflik atau prasangka.

6. Kelembagaan Antidiskriminasi: Mendorong pembentukan lembaga atau organisasi yang berfokus pada hak asasi manusia, anti-diskriminasi, dan penyebaran informasi positif tentang keberagaman.

7. Keikutsertaan dalam Acara Budaya: Menghadiri acara budaya, festival, dan perayaan yang diadakan oleh kelompok berbeda adalah cara baik untuk memperluas wawasan dan membangun hubungan antarbudaya.

8. Keberagaman dalam Kepemimpinan: Mendorong keberagaman dalam kepemimpinan dan perwakilan politik dapat membantu memastikan bahwa kepentingan semua kelompok masyarakat diwakili dengan baik.

Setiap individu dan komunitas memiliki peran dalam mempromosikan keharmonisan dalam masyarakat. Dengan mengambil langkah-langkah ini, kita dapat bergerak menuju masyarakat yang lebih inklusif dan bersatu dalam keberagaman.


C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

Jawab :
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki seperangkat nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai dasar ini mencerminkan keyakinan, norma, dan prinsip-prinsip yang menjadi landasan budaya, moral, dan sosial suatu kelompok masyarakat. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai konsep ini:

1. Identitas Nasional: Nilai-nilai dasar adalah bagian integral dari identitas suatu kelompok atau negara. Mereka membantu menentukan siapa mereka, apa yang mereka anggap penting, dan bagaimana mereka memandang diri mereka sendiri dalam konteks global.

2. Budaya: Nilai-nilai dasar mencakup aspek-aspek budaya seperti bahasa, adat istiadat, seni, dan sejarah yang unik bagi kelompok atau bangsa tersebut. Ini membentuk ciri khas budaya dan menjaga warisan budaya mereka.

3. Moral dan Etika: Nilai-nilai moral dan etika adalah panduan perilaku dan interaksi sosial. Mereka menentukan apa yang dianggap baik atau buruk dalam suatu masyarakat dan dapat memengaruhi hukum, norma-norma, dan etika yang dianut oleh individu dan komunitas.

4. Prinsip-Prinsip Politik: Nilai-nilai politik, seperti demokrasi, keadilan, atau kebebasan, dapat menjadi dasar sistem politik suatu negara. Mereka mencerminkan tata nilai politik yang dipegang oleh masyarakat dan memengaruhi pembuatan kebijakan.

5. Solidaritas dan Kebersamaan: Nilai-nilai yang mengedepankan solidaritas, kerja sama, dan persatuan sering kali menjadi bagian penting dari identitas nasional. Ini membantu memperkuat ikatan antarwarga negara dan kelompok sosial.

6. Kepercayaan Agama dan Spiritual: Nilai-nilai keagamaan sering kali membentuk bagian yang sangat penting dari identitas nasional. Mereka memengaruhi praktik agama, moral, dan pandangan dunia dalam masyarakat.

7. Kebijakan Publik: Nilai-nilai dasar juga dapat tercermin dalam kebijakan publik, baik dalam hal kesejahteraan sosial, lingkungan, atau hak asasi manusia. Mereka dapat memandu arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Penting untuk diingat bahwa nilai-nilai dasar ini dapat beragam di seluruh dunia dan tidak selalu seragam dalam suatu negara. Nilai-nilai ini dapat berubah seiring waktu dan pengaruh eksternal, dan mereka mencerminkan perkembangan dan evolusi masyarakat dan bangsa tersebut. Nilai-nilai dasar ini juga dapat menjadi titik sentral dalam upaya menjaga dan memperkuat identitas nasional serta mempromosikan persatuan dalam keberagaman.



D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawab:
Sikap para pendiri bangsa Indonesia saat mengatasi perbedaan dalam rumusan Pancasila sangat mencerminkan pemahaman mendalam mereka tentang pentingnya persatuan dan toleransi dalam menciptakan negara yang beragam. Keputusan untuk mengganti kata-kata yang bersifat eksklusif dengan "Yang Maha Esa" adalah tindakan bijaksana yang memungkinkan Pancasila menjadi dasar yang lebih inklusif bagi semua warga negara, tanpa memandang agama atau kepercayaan mereka.

Sikap ini memiliki relevansi yang kuat dengan masa sekarang. Sebagai bangsa yang beragam dalam segala hal - budaya, agama, etnis, dan lain-lain - sikap inklusif, toleransi, dan menghormati perbedaan adalah kunci untuk menjaga harmoni dan persatuan dalam masyarakat Indonesia saat ini. Beberapa implikasi sikap ini di masa kini meliputi:

1. Toleransi Antaragama: Sikap inklusif dalam Pancasila mengingatkan kita semua untuk menghormati hak setiap warga negara untuk beribadah sesuai dengan kepercayaan mereka sendiri. Ini mendorong kita untuk mewujudkan toleransi antaragama dan menghindari konflik keagamaan.

2. Persatuan Nasional: Sikap ini juga mengajarkan kita untuk bersatu sebagai bangsa meskipun beragam. Ini penting dalam menghadapi berbagai tantangan seperti bencana alam, krisis ekonomi, dan isu-isu sosial.

3. Kehidupan Berdemokrasi: Sikap inklusif mencerminkan prinsip-prinsip demokrasi yang menghargai hak setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik tanpa diskriminasi.

4. Kerja Sama Internasional: Sikap ini juga dapat memengaruhi hubungan Indonesia dengan negara-negara lain di tingkat internasional, dengan menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang menghormati keberagaman dan mendukung perdamaian dunia.

Namun, penting untuk diingat bahwa dalam praktiknya, menjaga nilai-nilai Pancasila ini dalam masyarakat yang semakin kompleks dan beragam dapat menjadi tantangan. Oleh karena itu, pendidikan, dialog antaragama, dan upaya konkret untuk mempromosikan toleransi dan inklusivitas tetap penting agar kita dapat meneruskan warisan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

ELSYA GUSTI LESTARI གིས-

Nama : Elsya Gusti Lestari

NPM : 2311011014


A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

Jawaban : Gotong royong dapat dilakukan dengan cara membangun fasilitas umum di lingkungan sekitar, seperti jalan atau jembatan bagi pemukiman yang masih terkendala akses jalanan. Dan juga gotong royong bisa dengan membersihkan lingkungan sekitar dan menanam tanaman disekitarnya supaya untuk mengurangi polusi dan juga mengurangi terjadinya kebanjiran saat musim hujan.

 

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

Jawaban : Upaya yang saya lakukan adalah yaitu dengan saling toleransi dan menghargai serta menghormati antar sesama atas perbedaan yang kita miliki masing – masing, untuk menjaga tali silahturahmi dan juga menjaga keharmonisan masyarakat sehingga mengurangi timbulnya perpecahan antar sesama.

 

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara!

Jawaban : Pernyataan bahwa setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah suatu konsep yang dikenal sebagai "nilai-nilai nasional" atau "nilai-nilai budaya nasional." Konsep ini mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok, bangsa, atau negara tertentu. Yang mana di Indonesia nilai – nilai dasar tersebut dikenal dengan sebutan Pancasila.

 

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawaban : Menurut saya mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut sudah benar apabila sila pertama diganti menjadi “Ketuhanan yang maha esa” karena apabila tetap sama seperti sila sebelumnya itu seperti hanya mencakup masyarakat yang beragama islam, sementara itu agama di Indonesia ini tidak hanya islam saja melainkan masih banyak agama – agama yang lainnya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Vani Vadilah Rihma Yanti 2311011132 གིས-
Nama : Vani Vadilah Rihma Yanti
NPM : 2311011132

A. bangsa Indonesia harus bergotong royong untuk dapat melewati berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia, dengan saling tolong menolong satu sama lain ketika sedang kesusahan, contohnya seperti menggalang dana untuk korban bencana dan juga saling mengingatkan untuk mencapai tujuan bersama, contohnya seperti saling mengingatkan untuk menjaga jarak pada saat pandemi corona.

B. upaya dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar adalah dengan menerapkan sikap toleransi dan menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika sehingga dapat tercipta integritas bangsa serta kedaulatan bangsa dan kedamaian kehidupan bermasyarakat.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, prinsip, dan norma yang dianggap penting oleh masyarakat dalam kelompok tersebut, dan mereka membentuk landasan moral dan kultural yang mengikat bersama.

D. menurut pendapat saya sikap para pendiri bangsa sudah benar. berkorelasi dengan sikap bangsa di masa sekarang yang sangat menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama keputusan untuk menghapus 7 kata menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa sangat mencerminkan rasa toleransi antarumat beragama dimana saat ini bangsa Indonesia memiliki 6 agama secara resmi. sehingga Pancasila sebagai dasar negara dapat diterima dengan baik oleh bangsa Indonesia tanpa memandang agama yang dipeluk atau dianut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Diva Aulia Rahma_2311011120 གིས-
Nama: Diva Aulia Rahma
NPM: 2311011120

A. Sikap gotong royong yang dapat diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu dengan kerja sama masyarakat, di sini masyarakat saling membantu dalam menghadapi persoalan satu sama lain, contohnya pada saat terjadi pandemi covid-19. Selain itu dapat melalui program sosial, yang dapat dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, contoh kegiatannya adalah relawan covid-19.

B. Upaya yang saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal saya serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu adalah saling menghargai keberagaman, saling menghormati, saling membantu, saling bekerja sama, melakukan kegiatan bersama, melakukan komunikasi, serta saling mengingatkan diri sendiri dan orang lain.

C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara agar suatu kelompok/bangsa/negara tidak kehilangan jati dirinya. Ini artinya setiap kelompok/bangsa/negara memiliki landasan atau pedoman utama yang membentuk karakteristik khas dari kelompok/bangsa/negara tersebut.

D. Sikap pendiri bangsa terhadap hal tersebut merupakan sikap yang sangat bijaksana mengingat terdapat banyak agama dan kepercayaan lain di Indonesia, dan Indonesia bukan merupakan negara Islam. Perubahan tersebut lebih fleksibel dengan masa sekarang. Dengan perubahan itu pula, mencegah terjadinya perpecahan.

Sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang adalah untuk selalu toleransi sebab Indonesia merupakan negara yang majemuk dengan berbagai perbedaan. Maka kita harus selalu berpegang teguh kepada Pancasila dengan menerapkan nilai-nilai pancasila yang salah satunya adalah nilai persatuan. Kita harus selalu mengingat Bhinneka Tunggal Ika yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Sutriyah Sutriyah གིས-
Nama : Sutriyah
NPM : 2311011076

Tugas : Menganalisis Soal (Pertemuan 2)

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab :
Gotong Royong pada saat ini sebagai contoh personal yang melanda bangsa Indonesia seperti pada saat Covid-19 yaitu perilaku saling membantu menjaga dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 yang harus dilakukan bersama-sama bukan hanya perorangan saja.

Persoalan lainya adalah ketika terjadi musibah sosial dan hal ini sering terjadi di Indonesia, telah tertanam dalam diri rakyat Indonesia keharusan dan pergerakan membantu sebagai wujud sikap kemanusiaan berasas gotong royong.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab :
Menghadapi keberagaman adalah dengan mencintai keberagaman itu sendiri sehingga tercipta keharmonisan sosial. Upaya yang saya lakukan adalah menghargai keberagaman tersebut. Sikap saling menghargai dan toleransi adalah kunci utama dalam harmonisasi keberagaman. Menghargai perbedaan baik suku, agama, rasa dan antar golongan di tempat tinggal saya dan membantu sesama tanpa membeda-bedakan keberagaman tersebut seperti mengirimkan makanan yang dibuat.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawab :
Hal tersebut merupakan identitas nasional yaitu kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya. Identitas ini selaras dengan kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Sebagai contoh Pancasila sebagai identitas nasional merupakan ciri khas yang hanya dimiliki bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab :
Bahwa para pendiri bangsa menyadari sepenuhnya hak-hak minoritas dalam bingkai negara Indonesia dan berlandaskan pada kebersamaan dan kesetaraan dan perubahan tersebut demi persatuan dan kesatuan bangsa. Korelasi dengan sikap kita sebagai bangsa dimasa sekarang adalah untuk tidak mudah di provokasi terlebih konteks beragama. Mayoritas dan Minoritas semua sama didepan Pancasila yaitu warga negara Indonesia yang harus mematuhi dan menjalankan Pancasila. Memiliki hak-hak yang sama dan secara aktif berkomitmen dalam persatuan dan kesatuan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Dian Dwi Anggraini 2311011130 གིས-
NAMA : DIAN DWI ANGGRAINI
NPM : 2311011130

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memajukan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia adalah dengan meningkatkan kesadaran dan semangat gotong royong di seluruh lapisan masyarakat. Hal ini bisa dilakukan melalui edukasi, kampanye, dan tindakan konkret seperti membantu sesama dalam situasi sulit, terutama dalam menghadapi krisis seperti pandemi Covid-19. Gotong royong juga dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, bakti sosial, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal adalah dengan mempromosikan dialog antarbudaya, menghormati perbedaan, dan membangun pemahaman yang lebih baik tentang budaya dan agama orang lain. Ini bisa mencakup mengadakan acara-acara dialog antaragama, pertukaran budaya, dan kegiatan kolaboratif yang menggalang kerjasama antarberagam kelompok masyarakat. Penting juga untuk membuka ruang bagi berbagai kelompok untuk saling berbicara dan mendengarkan satu sama lain sehingga dapat mewujudkan keharmonisan dalam masyarakat.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, budaya, dan sejarah yang membentuk karakteristik masyarakat tersebut. Nilai-nilai dasar ini sering kali mencakup prinsip-prinsip moral, agama, norma-norma sosial, dan keyakinan politik yang dianut oleh masyarakat. Nilai-nilai ini dapat memengaruhi cara masyarakat berinteraksi, membuat keputusan, dan membentuk identitas mereka sebagai kelompok atau bangsa tertentu.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Sikap para pendiri bangsa Indonesia yang merumuskan Pancasila dengan mengganti 7 kata yang mencantumkan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya dengan istilah "Yang Maha Esa" menunjukkan sikap inklusif dan kompromi. Mereka mampu mendengarkan tuntutan dan kepentingan berbagai kelompok masyarakat yang beragam, termasuk kelompok yang mewakili Indonesia Bagian Timur. Keputusan untuk mengganti frasa tersebut dengan "Yang Maha Esa" mencerminkan tekad untuk menjaga kesatuan dan keberagaman dalam negara yang baru terbentuk.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Rista Dwi Febriana གིས-

Nama: Rista Dwi Febriana

NPM: 2311011126

1. Sikap gotong royong memiliki nilai yang sangat penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia. Beberapa sikap gotong royong yang bisa diwujudkan dengan melakukan kolaborasi dimana Individu, kelompok, dan organisasi dapat bekerja sama secara aktif untuk mencari solusi bagi masalah yang dihadapi. Lalu, memahami bahwa semua rakyat berada dalam situasi yang sama dan berbagi tanggung jawab untuk mengatasi masalah bersama. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan yang memengaruhi mereka dan memberikan akses yang lebih besar terhadap informasi dan peluang. Mendukung dan membantu mereka yang terkena dampak buruk dari berbagai persoalan, seperti bencana alam dengan memberikan dukungan finansial. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gotong royong dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam masyarakat. 


2. Mengikuti seminar atau pendidikan formal untuk meningkatkan pemahaman tentang keberagaman, menghadiri pameran seni atau acara dari budaya lain guna memahami budaya lain, tidak membedakan beda kan dalam berteman.


3. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Ini adalah seperangkat prinsip, keyakinan, dan norma yang membentuk pandangan dunia, perilaku, dan budaya kelompok tersebut. Contoh nilai-nilai dasar nasional bisa beragam. Misalnya, konsep kebebasan individu, persamaan, dan keadilan adalah nilai-nilai dasar yang penting di banyak negara Barat. Di Indonesia, Pancasila dengan prinsip-prinsipnya seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan lain-lain, merupakan nilai-nilai dasar yang menjadi identitas nasional.


4. Sikap para pendiri bangsa saat merubah Sila Pertama Pancasila pada Piagam Jakarta mencerminkan kebijaksanaan dan adaptabilitas dalam menghadapi situasi yang berkembang. Perubahan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dinamika politik dan sosial saat itu. Hal itu memberikan pelajaran berharga bagi kita di masa sekarang tentang pentingnya fleksibilitas, toleransi, kerja sama, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam menghadapi perubahan zaman. Mereka telah menunjukkan bahwa nilai-nilai dasar yang kuat dan adaptabilitas adalah kunci untuk menjaga keharmonisan dan kemajuan sebagai bangsa.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

ARSANA INDERA WASPADA གིས-

NAMA: ARSANA INDERA WASPADA

NPM: 2311011060

KELAS: GENAP

A. Partisipasi dalam Program Kemanusiaan, Volunteerisme, Pemeliharaan Lingkungan, Pendukung Program Sosial, Pendidikan dan Keterampilan, Menggalang Sumber Daya, Pemantauan dan Pemantapan Demokrasi, Mengedepankan Dialog dan Toleransi, Pengembangan Keterampilan Komunitas, Mengedukasi Diri Sendiri

B. Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial Ikut serta dalam kegiatan sosial dan sukarelawan yang membantu masyarakat yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang mereka. Hal ini dapat menciptakan ikatan sosial yang kuat.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki seperangkat nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, dan prinsip-prinsip yang dianggap penting oleh masyarakat dan pemerintahan suatu entitas. Nilai-nilai dasar ini berperan sebagai panduan dalam membentuk kebijakan, norma sosial, dan tindakan individu serta pemerintah dalam masyarakat tersebut

D.Menghormati Keberagaman Perubahan dalam rumusan Pancasila menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman agama di Indonesia. Sikap ini mengajarkan kepada kita untuk menghormati hak dan keyakinan agama setiap individu tanpa diskriminasi. 

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Gusti Made Arsana 2311011068 གིས-
NAMA : GUSTI MADE ARSANA
NPM : 2311011068

A. Gotong royong merupakan nilai dan semangat kolaboratif dalam masyarakat Indonesia yang mengajak semua warga untuk saling membantu dan bekerja sama demi kepentingan bersama. Hal ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia dengan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, baik itu dalam penanggulangan bencana alam, krisis kesehatan seperti pandemi, atau mengatasi masalah sosial ekonomi. Sikap gotong royong menunjukkan bahwa rasa persatuan dan solidaritas masih kuat di kalangan masyarakat, dan hal ini menjadi modal berharga untuk mengatasi tantangan apapun yang dihadapi bangsa Indonesia.

B. Upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar adalah dengan membangun dialog dan komunikasi yang terbuka antar berbagai kelompok masyarakat. Penting untuk mendengarkan pandangan dan aspirasi dari setiap pihak, menghargai perbedaan, dan mencari titik temu untuk mencapai kesepakatan bersama. Selain itu, mengadakan kegiatan atau program bersama yang melibatkan berbagai kelompok juga dapat mempererat hubungan dan membangun rasa kebersamaan. Hal ini akan menciptakan atmosfer harmonis di masyarakat dan memperkuat tekad untuk bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi panduan dan ciri khas identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencakup keyakinan, norma, dan budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat dan menjadi landasan bagi kehidupan bersama. Nilai-nilai dasar ini mencerminkan jati diri suatu kelompok dan mengikat anggotanya dalam suatu komunitas. Mereka juga membentuk dasar moral dan etika yang membimbing perilaku dan interaksi sosial di dalam masyarakat.

D. Sikap para pendiri bangsa yang responsif terhadap tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur menunjukkan kebijaksanaan dan keterbukaan mereka dalam menghadapi perbedaan pendapat. Mereka mampu merespons perubahan situasi dengan bijak dan memutuskan untuk menghapus kata-kata yang dianggap kontroversial. Sikap ini menunjukkan komitmen mereka untuk membangun kesatuan dan persatuan di antara berbagai kelompok di Indonesia. Sebagai bangsa di masa sekarang, kita dapat belajar dari sikap ini untuk senantiasa membuka ruang dialog, menghargai perbedaan, dan mencari solusi bersama dalam menghadapi tantangan dan memajukan bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Kurnia dita indriana གིས-
Nama :kurnia dita indriana
NPM :2311011010
Tugas :menganalisis soal pertemuan 2


A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

Jawab:• Berpartisipasi dalam menyumbangkan dana, buku, baju maupun tenaga kerja pendidik untuk membantu sekolah-sekolah terpencil dan kurang mampu
• Menjadi relawan atau memberikan bantuan yang diperlukan ketika terjadinya bencana alam dan masalah sosial lainnya.
• Melakukan kerja bakti dalam membersihkan lingkungan guna menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

B.Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab:saling menghargai keberagaman,saling menghormati, saling membantu, saling bekerja sama, melakukan kegiatan bersama,melakukan komunikasi.

C.Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

Jawab:Konsep ini mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma,dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok,bangsa, atau negara tertentu.Yang mana di Indonesia nilai –nilai dasar tersebut dikenal dengan sebutan Pancasila.

D.Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta.Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawab: iyaa benar karena pada dasarnya Indonesia adalah negara dengan beragam agama, suku, maupun budaya.Penetapan pancasila sebelumnya hanya tertuju bagi masyarakat muslim dengan mencantumkan "dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya" dengan secara langsung bahwa agama yang ada di Indonesia hanya mengutamakan pemeluk syariat islam sedangkan ada banyak agama lain di Indonesia
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Rahayu Agustin གིས-
Nama : Rahayu Agustin
NPM : 2311011128

A. Untuk menghadapi berbagai masalah yang saat ini melanda Indonesia, semangat gotong royong dapat diwujudkan dalam beberapa cara:
• Gotong royong memperbaiki jalan
• Membersihkan lingkungan bersama sama
• Gotong royong membangun fasilitas umum
• Menjadi sukarelawan untuk korban yang terkena bencana alam atau kegiatan sosial lainnya.

B. Dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal dan menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan, antara lain:
- Saling menghargai
contohnya mendengarkan pendapat orang lain.

- Membantu satu sama lain
contohnya, jika ada tetangga yang sedang kesulitan di bantu sebisa kita

- Gotong royong:
contohnya membersihkan lingkungan, memperbaiki jalan, dan membangun fasilitas umum.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional karena nilai-nilai tersebut merupakan pandangan hidup dan keyakinan yang dipegang oleh masyarakatnya. Nilai-nilai dasar ini dapat berupa nilai agama, moral, sosial, politik, dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di Indonesia, nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah nilai-nilai Pancasila.

D. Menurut saya para pendiri bangsa Indonesia menunjukkan sikap arif dan bijaksana dalam menghadapi tuntutan dari wakil masyarakat Indonesia Bagian Timur terkait rumusan Pancasila. Mereka menghapus 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan menggantinya dengan istilah “Yang Maha Esa”. Sikap para pendiri bangsa tersebut menunjukkan bahwa mereka mampu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok atau agama tertentu. Sikap ini seharusnya menjadi inspirasi bagi kita sebagai bangsa di masa sekarang untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Sanrina Ghaisan Aulia 2311011090 གིས-

Nama : Sanrina Ghaisan Aulia

NPM : 2311011090

A.    Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

Jawaban :

Menurut saya sikap gotong royong yang bisa diwujudkan saat ini adalah dengan lebih sering berinteraksi dengan lingkungan masyarakat, dapat dimulai dengan kerja bakti setiap hari minggu atau dengan bergotong royong memeriahkan hari kemerdekaan 17 Agustus. Saat ini gotong royong sudah mulai dilupakan karena pengaruh Globalisasi. Globalisasi menjadi salah satu persoalan yang membawa beberapa dampak buruk kepada Indonesia, karenanya kita harus bersama sama mencegah dampak buruk tersebut salah satunya dengan bergotong royong.

B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

Jawaban :

Upaya yang akan saya lakukan untuk menghadapi keberagaman tersebut tentu memulainya dengan diri sendiri, sebagai tetangga saya akan bersikap tegang rasa dengan menghormati perbedaan dan saling membantu satu sama lain tanpa memandang perbedaan tersebut. Lalu saya akan mencoba membuat acara seperti lomba 17 Agustus yang dapat diikuti oleh semua warga di tempat tinggal saya tanpa memandang perbedaan, sehingga walaupun mereka berbeda mereka dapat merasa nyaman dan aman di lingkukan tempat tinggal saya.

C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

Jawaban :

Menurut saya, setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai dasar yang menjadi acuan dalam menjalani kehidupan sehari hari mereka, artinya nilai dasar tersebut berkaitan erat dengan diri mereka yang akhirnya menjadi ciri khas atau identitas dari kelompok/bangsa/negara tersebut. Identitas tersebut merupakan hal yang membedekan mereka dengan negara lain

D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawaban :

Menurut saya, sikap para pendiri negara yang mengganti kalimat “dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya” diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” merupakan keputusan yang sangat baik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa negara Indonesia adalah negara yang menerima agama agama lain tidak hanya Islam saja. Selain itu, hal tersebut membuktikan bahwa pemimpin terdahulu memiliki sikap toleransi dan menghormati perbedaan, mereka bermusyawarah demi mendapat jawaban yang tidak merugikan salah satu pihak. Pada masa sekarang makin banyaknya keragaman yang hadir di Indonesia, karena itu kita harus bersikap seperti para pendiri bangsa yang mengubah isi pancasila, yaitu dengan menghargai semua perbedaan tanpa menghakimi salah satu pihak sehingga dapat terjadi kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Alfino Sindu Prasetya Alfino གིས-
Nama : Alfino Sindu Prasetya
Npm. : 2311011062
Manajemen B (genap)

A. Gotong royonh adalah suatu budaya kita buday yang siapapun bisa mewujudkannya dengan cara apapun selagi Hal yang dilakukan termasuk Hal yang baik. simpelnya gotong royong dalam lingkungan masyarakat seperti yang kita tahu. gotong royong ini juga merupakan Hal penting untuk memajukan suatu negara.

B. Mengamalkan pancasila memahami bhinneka tunggal ika. saya rasa itu cukup.

C. Setiap bangsa yang ada saat ini memiliki identitasnya masing-masing sesuai dengan keunikan, sifat dan karakter dari suatu bangsa. Hal ini tergantung dari bagaimana suatu bangsa terbentuk secara historis. Identitas nasional yang dimiliki oleh suatu bangsa tidak bisa dipisahkan dengan jati diri suatu bangsa.

D. Sikap pendiri bangsa tersebut merupakan sikap yang baik. demi benar mewujudkan nilai pancasila , juga bhinneka tunggal ika di Indonesia yang masyarakatnya beragam . begitu juga di masa sekarang
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

SAFNAH ZAQIYAH གིས-
SAFNAH ZAQIYAH
2311011038



A. Dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia, perwujudan sikap gotong royong yang dapat kita lakukan yaitu dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gotong royong dalam mengatasi masalah, Media sosial dan kampanye kesadaran dapat digunakan untuk menginspirasi orang untuk berpartisipasi dalam gotong royong

B. Upaya untuk menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu yaitu dengan Ikut terlibat dalam kegiatan kolaboratif yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Misalnya, proyek sosial, kegiatan sukarela, atau kampanye kebersihan lingkungan (gotong royong).

C. Nilai-nilai dasar yang menjadi acuan identitas masional kelompok/bangsa/negara yaitu moral dan etika yang dipegang oleh suatu masyarakat atau negara membentuk dasar bagi perilaku individu.

D. Terkait dengan sila pertama Pancasila dapat bervariasi, tetapi penting untuk menjaga prinsip-prinsip keberagaman dan toleransi yang termaktub dalam sila tersebut agar tetap menjadi landasan yang kuat bagi identitas nasional Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

NUZHA TUNNIDA _2311011032 གིས-
NAMA : NUZHA TUNNIDA
NPM : 2311011032
KELAS : GENAP
ANALISIS SOAL

1. - Saling membantu saat terkena musibah
Salah satu cara mengaplikasikan konsep gotong royong ialah dengan membantu orang-orang yang terkena musibah.Berbagai peristiwa bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti kebakaran, bajir, gempa bumi, da sebagainya.Hal tersebut memberikan dampak yang merugikan bagi masyarakat. Memberikan bantuan kepada mereka yang terkena bencana bisa dilakukan dengan membuka donasi baju layak pakai untuk orang-orang yang terkena musibah.

- Menghormati Perbedaan
Menghormati perbedaan merupakan salah satu bentuk toleransi dalam kehidupan sehari-hari.Toleransi merupakan salah satu perwujudan dari gotong royong yang bisa dilakukan, Adjarian.Misalnya, dengan menyediakan sarana beribadah bagi umat agama lain saat sedang melaksanakan hari besar agamanya.

- Ikut Kegiatan di Lingkungan Sekitar
Mengikuti berbagai kegiatan yang positif di lingkungan sekitar juga merupakan pengaplikasian konsep gotong royong.Misalnya, mengikuti kegiatan kerja bakti, ikut menjaga kelestarian lingkungan, dan sebagainya

- Gotong Royong di Sekolah
Melakukan kegiatan gotong royong di lingkungan sekolah bisa dengan berbagai hal, misalnya melaksanakan piket kelas dan membantu teman yang kesulitan.Selain itu, menjaga kebersihan sekolah dan fasilitas sekolah secara bersama-sama juga merupakan bentuk gotong royong.Hal ini menjadi bentuk pengaplikasian konsep gotong royong yang bisa kita lakukan saat berada di lingkungan sekolah.

 

2. - Saling Menghargai
Hal utama yang paling penting untuk bisa dilakukan yaitu dengan saling menghargai. Dengan saling menghargai, maka akan memberikan manfaat yang baik. Serta, tidak terjadi permasalahan yang memang tidak diperlukan. Tidak ada manfaat dari permasalahan yang terjadi. Sebaliknya, jika saling menghargai satu sama lain maka akan sangat bermanfaat. Cobalah untuk bisa menghargai baik Agama, suku, ras dan golongannya. Jangan jadikan hal tersebut sebagai perbedaan yang mendalam. Justru, sebaiknya bisa digunakan untuk membuktikan bahwa masyarakat Indonesia mencintai keberagaman. Dimanapun anda berada, tetaplah miliki rasa untuk bisa saling menghargai!

- Membantu Satu Sama Lain
Sejatinya, manusia merupakan makhluk sosial yang memang membutuhkan satu sama lainnya. Termasuk dalam hal menjalin keberagaman di Indonesia. Dengan membantu satu sama lainnya akan memberikan efek yang sangat besar. Terlebih, sesama masyarakat Indonesia memang seharusnya melakukan hal ini.
Seperti saat terdapat musibah maka bisa membantu satu sama lainnya. Bersikaplah baik untuk tetap membantu lainnya. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk tidak membantu. Tetapi, tetap berikan bantuan yang memang bisa bermanfaat untuk digunakan. Hal ini akan membuat pola kehidupan yang lebih baik.

- Tidak Saling Menjatuhkan
Sebagaimana mestinya seorang saudara, maka tidak boleh untuk saling menjatuhkan. Terutama, untuk membuat keberagaman di Indonesia tetap berjalan. Di Negara yang lainnya, tentu tidak memiliki keberagaman yang begitu banyak. Memang, tugas masyarakat Indonesia saat ini cukup berat. Karena, harus menjaga keberagaman ini agar tetap lestari.
Sebenarnya, hal tersebut berat jika dilakukan sendiri. Sebaliknya, jika dilakukan bersama-sama tentu tidak. Justru, akan sangat menyenangkan untuk dilakukan. Mulai dengan lingkungan sekitar terlebih dahulu. Buat lingkungan masyarakat yang nyaman, tentram dan aman. Kemudian, sampaikan kepada saudara yang lainnya bahwa hal ini penting untuk dilakukan!

- Saling Menjalin Kebersamaan
Baik dalam kondisi susah maupun senang, maka bisa untuk tetap menjalin kebersamaan. Jangan biarkan, saudara yang disana sedang susah maka tidak diberikan bantuan yang sesuai. Harus diberikan penanganan yang memang tepat. Padahal, saat ini sudah begitu banyak akses yang bisa dilakukan untuk tetap menjalin kebersamaan.
Tidak hanya pada kondisi senang saja, tetapi saat kondisi susah juga. Tetaplah menjadi bagian dari masyarakat yang memang siap membantu sesama.

3. Identitas nasional adalah kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya. Identitas nasional dalam kosteks bangsa cenderung mengacu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Sedangkan identitas nasional dalam konteks negara tercermin dalam simbol-simbol kenegaraan seperti: Pancasila, Bendera Merah Putih, Bahasa Nasional yaitu Bahasa Indonesia, Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika, Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila, Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945 serta Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Pahlawan – pahlawan rakyat pada masa perjuangan nasional seperti Pattimura, Hasanudin, Pangeran Antasari dan lain – lain.

4. Sikap pendiri bangsa tersebut mengutamakan kepentingan bangsa dan negara karena bangsa Indonesia memiliki berbagai suku bangsa serta agama. Disepakatinya perubahan pada 7 kata di belakang kata “Ketuhanan” mencerminkan bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi toleransi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Muhammad Aditya Ramandha གིས-
Muhammad Aditya Ramandha
2311011026

a. sikap gotong royong yang bisa diwujudkan adalah dengan melaksanakan musyawarah untuk mencapai kesepakatan tertentu kemudian bisa juga dengan kerja bakti membangun tempat ibadah maupun kerja bakti membangun kembali jalan yang rusak dan jembatan yang rubuh.

b. saya melakukannya dengan saling menghargai pendapat semua orang tidak melihat dari suku dan agamanya dengan saling tolong menolong dan tidak menganggu saat orang lain sedang beribadah.

c. nilai nilai dasar yang menjadi acuan berarti pandangan setiap kelompok/bangsa/negara agar mereka memiliki tujuan arah untuk perkembangan kedepannya, identitas nasional berarti kepribadian atau jati diri suatu kelompok/bangsa/negara yang membedakan dari kelompok/bangsa/negara yang lain seperti budaya dan adat istiadat nya.

d. menurut saya itu merupakan sikap yang sangat tepat karena dilihat dari bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam agama bukan hanya islam saja, jadi dengan perubahan rumusan pancasila itu membantu Indonesia dalam mewujudkan negara Bhineka Tunggal Ika.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Sultan Aznam Hossen གིས-
Nama: Sultan Aznam Hossen
NPM: 2351011026

Hasil analisis

A. Sikap gotong-royong yg dapat diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yg melanda bangsa Indonesia yaitu dengan kerja sama masyarakat, seperti pada saat covid-19 yaitu peduli terhadap sesama atau perilaku saling membantu menjaga dalam memutus rantai penyebaran covid-19 yg harus dilakukan demi kesehatan bersama. Gotong royong juga dapat dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan atau kegiatan lainnya yg bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

B. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan sukarelawan yg membantu masyarakat yg membutuhkan tanpa memandang latar belakang mereka. Hal ini dapat menciptakan solidaritas dan ikatan sosial yg kuat.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yg menjadi acuan dan identitas nasional karena nilai-nilai tersebut merupakan pandangan hidup/keyakinan yg dipegang teguh oleh masyarakat. Konsep ini mengacu pada prinsip, keyakinan, norma dan sikap yg dianggap penting oleh masyarakat, kelompok, bangsa atau negara dan nilai-nilai dasar tersebut terdapat dalam makna Pancasila.

D. Sikap itu merupakan sikap yg tepat karena dilihat dari bangsa Indonesia yg terdiri dari berbagai macam agama. Jadi dengan perubahan perumusan Pancasila itu membantu Indonesia dalam mewujudkan negara angin eka Tunggal Ika. Sikap para pendiri bangsa tersebut menunjukkan bahwa mereka mampu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan kelompok atau agama tertentu.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Muhammad Rafli Akbar གིས-
Nama:Muhammad Rafli Akbar
NPM:2311011046

1. dengan bersama sama memperbaiki fasilitas umum yang sudah tidak terurus lagi agar anggaran dana yang dikeluarkan pemerintah tidak sia-sia dan kita sebagai masyarakat dapat menikmati fasilitas yang diberikan negara
2. saling menghargai dan menghormati antara masyarakat sekitar dan mengurangi sifat iri dengki agar terhindar dari permusuhan
3. yang dimaksud dari setiap kelompok/ bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah Pancasila jadi bagi setiap kelompok,bangsa dan negara harus berlandaskan dengan asas asas pancasila agar tidak kehilangam identitas nasional
4. ya saya sangat setuju, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam dari agamanya,suku, ras dan budaya. oleh karena itu kita harus menghormati setiap orang dari agama manapim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Syihab Dzaky Alif Fakhruddin Syihab གིས-
Nama : Syihab Dzaky Alif Fakhruddin
NPM : 2351011014

A. Sikap gototong royong yang bisa kita wujudkan saat ini yaitu dengan meningkatkan solidaritas antara individu, kelompok,dan pemerintah dengan mendukung proyek-proyek lokal yang memajukan masyarakat secara keseluruhan serta mengadakan kegiatan sosial seperti bantuan kepada mereka yang membutuhkan

B. Yaitu dengan menghormati perbedaan dengan bekerja sama dalam kegiatan yang mempromosikan keragaman dan keharmonisan seperti acara kebudayaan bersama

C. Nilai-nilai ini mencerminkan budaya, sejarah, dan keyakinan yang menjadi bagian integral dari indentitas kelompok tersebut

D. Sikap para pendiri bangsa Indonesia yang mengubah rumusan Pancasila untuk mencapai kesepakatan dan menghindari konflik adalah contoh dari kepemimpinan yang bijak dan kompromis ini merupakan kemampuan mereka untuk mendengarkan dan merespons berbagai pandangan sikap ini bisa kita contoh untuk menghadapi perbedaan pendapat dan tantangan sosial yang kompleks , dengan fokus pada mencapai kesepakatan yang memajukan kepentingan bersama dan mewujudkan persatuan dalam keragaman
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Mohammad rifky Anandya གིས-
Nama mohammad rifky anandya
Npm 2311011066

1. Mendorong partisipasi masyarakat dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja sama.
Mempromosikan gotong royong dengan memberikan insentif kepada masyarakat untuk saling membantu.
Menumbuhkan rasa solidaritas dengan mengedepankan nilai-nilai dan tujuan bersama.
Menyediakan sumber daya untuk mendukung Inisiatif berbasis masyarakat. Hal ini dapat mencakup pendanaan, pelatihan, dan bantuan teknis.
Menekankan Pentingnya Disiplin dengan mendorong kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan pedoman lainnya.
2. saling menghormati perbedaan, termasuk agama, suku, ras, dan status sosial dengan mengakui dan menghargai keberagaman yang ada di masyarakat.
Saling membantu tanpa memandang perbedaan agar dapat menciptakan rasa kebersamaan dan mendorong cara hidup yang lebih baik.
Menghindari perilaku negatif seperti diskriminasi dan prasangka. Menjunjung tinggi persatuan dengan mengedepankan persaudaraan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
3. Setiap bangsa memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional. Nilai-nilai dasar tersebut mencerminkan kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya. Identitas nasional adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofi membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Dan acuan dan identitas yang dimaksud adalah PANCASILA
4. Saya setuju, karena indonesia memiliki suku, ras, dan agama yang beragam, agar tidak terjadi perselisihan, penghapusan tujuh kata tersebut dilakukan agar Indonesia dapat menjadi negara yang berdasarkan Pancasila, yaitu Ideologi yang menghargai keberagaman dan mengutamakan persatuan dan kesatuan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Kinanti Trisnajati གིས-
Nama:Kinanti Trisnajati
NPM:2311011078

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab:Dalam berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia, gotong royong bisa diwujudkan dengan melaksankan kerja bakti, menunjukkan sikap peduli antar sesama, dan membantu korban bencana secara bersama-sama.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
jawab:Upaya yang saya lakukan dalam menghadapi keberagaman adalah menghargai setiap perbedaan yang ada, tidak menjelekkan satu sama lain, dan saling membantu jika di lingkungan sekitar kita ada yg membutuhkan bantuan, tanpa membedakan ras, suku, dan agama, dan kita harus mengamalkan Bhineka Tunggal Ika yaitu "berbeda-beda tetapi tetap satu jua", agar tercipta lingkungan yang harmonis dalam kehidupan bermasyarakat

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawab:yang dimaksud dengan setiap kelompok/bangsa/negera mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah nilai nilai dasar inilah yang dijadikan pedoman dalam kehidupan bernegara, contoh di negara kita adalah Pancasila, pancasila merupakan identitas nasional, kita hidup mengacu pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.


D. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab:Menurut pendapat saya sikap tersebut adalah hal yang benar, karena dilingkungan negara kita tidak hanya ada agama Islam, tetapi banyak agama lainnya, jadi sikap tersebut relevan dengan masa sekarang yang sangat beragam ras,suku, budaya dan agama, dan secara tidak langsung sikap tersebut juga sudah mencerminkan sikap toleransi antar umat beragama, menghargai perbedaan yang ada.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Panca Hadi Prayoga གིས-
Nama : Panca Hadi Prayoga
NPM : 2311011056

A. Gotong royong merupakan sikap saling bahu membahu tanpa memandang ras, suku dan agama. Penerapan sikap gotong royong yang dapat di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu sikap peduli, menolong sesama, melek teknologi juga dapat meminimalisir penyebaran hoax di masyarakat dan imbang antara dorongan pemerintah dengan kedisiplinan masyarakat.

B. Melakukan sikap toleransi dan menghargai antar warga di lingkungan sekitar, serta mengadakan suatu perkumpulan dengan menghargai pendapat sesama warga sehingga terciptanya keharmonisan yang membuat lingkungan bersatu

C. Secara harfiah, identitas adalah ciri-ciri, jatidiri atau tanda yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang berguna untuk membedakannya dengan sesuatu yang lain. Kata nasional adalah identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang terikat karena kesamaan, baik kesamaan budaya, agama, fisik, keinginan, atau cita-cita. Maka kepribadian nasional atau jati diri nasional harus dimiliki suatu bangsa untuk membedakan bangsa, keunikan, sifat, karakter satu dengan bangsa yang lainnya. Juga sebagai landasan negara, sebagai pembeda dari negara lainnya, dan sebagai alat untuk mempersatukan bangsa.

D. Saya sangat setuju, 7 kata dalam rumusan piagam jakarta dihapus karna berpotensi terjadinya perpecahan bangsa juga demi kepentingan bangsa yang memiliki berbagai suku bangsa dan agama
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Davin Damalis Muti 2311011124 གིས-
Nama: Davin Damalis Muti
NPM: 2311011124

A. Cita cita nasional bangsa Indonesia dapat direalisasikan dengan cara gotong royong. Bentuk gotong royong yang dapat dilakukan antara lain :
1. Kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan cita cita nasional yang terkandung dalam UUD 1945
2. Saling membantu sesama tanpa memandang suku, ras dan agama untuk meningkatkan solidaritas masyarakat
3. Meningkatkan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya gotong royong dan dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat.

B. Upaya yang dapat saya lakukan :
- menghormati kebudayaan dan keberagaman disekitar saya
- menanamkan sikap toleransi dan saling memahami antar masyarakat
- gotong royong dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum agar dapat membangun lingkungan yang harmonis dan saling peduli

C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional dalam hal ini bangsa dan negara adalah Pancasila. Nilai Pancasila menjadi pemersatu bangsa. Pancasila menjadi identitas fundamental yang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga sebagai landasan negara, sebagai alat pemersatu bangsa.

D. Penghapusan 7 kata ditujukan untuk mencegah pemisahan masyarakat Indonesia timur yang tidak setuju dengan adanya kata tersebut. 7 kata tersebut dianggap kurang mengakomodir pemeluk agama dan kepercayaan diluar Islam. Menurut saya, sikap pendiri bangsa tersebut sangat tepat karena dengan dihapuskannya 7 kata tersebut mencerminkan sikap toleransi dan menghargai adanya perbedaan yang ada di Indonesia. Sikap pendiri bangsa ini juga menjaga persatuan Indonesia agar tidak terpecah belah.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

AZALIA AYU RAHMAWATI གིས-

Nama : Azalia Ayu Rahmawati

NPM : 2311011016

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia? Jawab = Gotong royong yang bisa dilaksanakan untuk saat ini adalah saling mengingatkan dalam menyaring informasi dari luar, isu-isu, atau hoax yang beredar di sosial media.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu? Jawab = Upaya yang akan saya lakukan adalah menjalin silaturahmi selalu kepada masyarakatbsekitar saya walaupun berbeda suku, agama, maupun ras. Lalu selalu menghargai perayaan ibadah tetangga saya yang berbeda agama dengan saya.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara! Jawab = Setiap kelompok/bangsa/negara harus memiliki identitas nasional agar menjadi ciri khas dari suatu kelompok/bangsa/negara yang membedakan dengan kelompok/bangsa/negara lain.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang? Jawab = Menurut saya perlakuan para pendiri bangsa ininsudah sangat benar karena di Indonesia ini kita memiliki beragam perbedaan tidak hanya agama saja. Untuk dapat menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke maka kita juga tidak boleh hanya mengakui 1 agama saja atau islam saja karena di Indonesia sendiri masyarakatnya memiliki agama lain yang mempunyai hak untuk dapat diakui pula.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Azahra Oktarizka 2311011098 གིས-
Nama : Azahra Oktarizka
NPM : 2311011098

A. Gotong merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkannya diperlukan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat bahwa dengan sikap gotong royong dapat melawan bencana. Beberapa sikap yang saat ini bisa diwujudkan
1. Kerjasama antarwarga, masyarakat bisa saja berkolaborasi melestarikan kearifan lokal atau mendirikan umkm sehingga dapat mengatasi masalah kemiskinan atau pengangguran.
2. Kegiatan sosial/ forum dapat menambah relasi, interaksi dan meningkatkan sikap solidaritas. Dengan mempunyai sikap solidaritas yang tinggi kita akan saling tolong menolong dalam menghadapi permasalahan.
3. Gotong royong mendirikan fasilitas umum, tentunya hal ini bermanfaat di masyarakat.

B. Upaya yang dapat saya lakukan yaitu menghargai keberagamaan dengan cara sebagai berikut
1.Tidak membedakan perlakuan antara teman yang berbeda SARA dengan teman yang mempunyai latar belakang yang sama dengan saya.
2. Menghargai ruang privasi yang dimiliknya dan memahami perbedaan tersebut serta tidak memaksa untuk menyamakannya.
3. Membuka forum diskusi mengenai pentingnya keberagamaan serta menggalakkan program cinta keberagaman.

C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas. Nilai-nilai dasar dianggap sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan berperilaku di masyarakat. Setiap kelompok harus mempunyai acuan/pedoman dalam berperilaku agar tidak terjadinya kekacauan. Jika dalam suatu negara tidak mempunyai acuan/pedoman maka pemerintah dalam memimpin suatu negara tidak mempunyai visi atau target yang ditetapkan oleh negara, dan masyarakat tidak mempunyai landasan dalam berperilaku, budaya dan adat yang berbeda serta cara pandang yang berbeda dan sikap merasa paling benar akan sangat menonjol di masyarakat jika tidak mempunyai suatu acuan yang sama.

D. Para pendiri bangsa sangat bijak dalam menanggapi masalah tersebut, meskipun aturan yang ada dalam agama Islam mencakup seluruh aspek kehidupan tetapi aturan tersebut tidak bisa dijadikan sebagai dasar negara mengingat masyarakat Indonesia yang beragam. Meskipun mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam tetapi kaum minoritas mempunyai hak untuk berperilaku di masyarakat sesuai ajaran agama mereka. Dengan mengubah bunyi sila pertama sama halnya dengan melaksanakan sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Apabila sila pertama tidak diubah maka kontradiksi dengan sila kelima, karena masyarakat minoritas tidak mempunyai hak yang sama dengan masyarakat mayoritas.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

M Dhiyas Ramadani Dawan 2351011008 གིས-
a. kita bisa berkolaborasi antara komponen komponen pemerintah, para artis, dan warga negara indosenia dalam menjaga kebersihan diwilayah indonesia seperti yang dilakukan oleh pandawara grub dalam membersihkan pantai dan sungai yang kotor di berbagai daerah diindonesia

b. saya akan memberi rekomendasi kepada warga lingkungan sekitar untuk bergotong royong dalam hal menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan, dengan contoh bergotong royong kerja bakti, ada juga bergotong royong dalam merenovasi musolla yang ada dilingkungan sekitar

c. maksud dari identitas seuatu negara atau kelompok yaitu, hal hal yang menjadi ciri khas dan yang menjadi pembeda dari yang lainnya

d. dihapusnya 7 kata dalam piagam jakarta karena tidak mengimplementasikan bangsa indonesia yang berkomodasi dengan agama agam yang lainnya, menurut saya itu baik karna tidak bersifat menginklusifkan satu agama saja karna indonesia memiliki banyak agama yang dianut oleh warganya
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Wike Handayani 2311011082 གིས-
Nama : Wike Handayani
NPM : 2311011082
1. Dengan disiplin dalam mematuhi protokol yang ada, serta bergotong-royong dalam menghadapi pandemi dengan saling membantu bilamana ada warga yang terjangkit virus covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri di rumah bukan malah mengucilkannya.
2. Selalu menjunjung kebersamaan dan persatuan dengan cara bergotong-royong, serta selalu bertoleransi dengan itu akan meningkatkan tekad untuk bersatu
3. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara yang disebut sebagai ideologi. Ideologi itu menjadi kepribadian atau jati diri yang dimiliki suatu kelompok/bangsa/negara yang membedakannya dengan kelompok/bangsa/negara lainnya. Ideologi negara itu menjadi pandangan dan pedoman untuk menjalankan suatu kelompok/bangsa/negara.
4. Saya sangat setuju dengan keputusan tersebut, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam dari agama, ras, suku serta budayanya. Oleh karena itu, perlu adanya rasa toleransi terhadap agama, ras, suku serta budaya lain yang ada di Indonesia untuk meminimalisir terjadinya konflik antar ras, suku budaya dan umat beragama agar terjalin kehidupan yang tentram dan damai.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

NILUH AYUNING RATIH EP_2311011012 གིས-
Nama : Niluh Ayuning Ratih
Npm : 2311011012
A. Untuk menghadapi masalah di Indonesia, kita perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya gotong royong. Masyarakat Indonesia bisa saling membantu dalam situasi sulit, saling berbagi, memberikan dukungan emosional, dan menggalang dana. untuk mengatasi tantangan seperti pandemi Covid-19 atau masalah lainnya.

B. Dalam lingkungan yang beragam, kita bisa menjunjung toleransi, menghormati, dan memahami perbedaan budaya, agama, dan latar belakang melalui dialog, pendidikan, dan kegiatan lintas budaya.

C. Setiap kelompok atau bangsa memiliki nilai-nilai dasar yang mencerminkan budaya dan prinsip yang penting bagi identitas mereka. Nilai-nilai ini membentuk norma dan tindakan sosial.

D. Pendiri negara menunjukkan kemampuan berdialog dan berkompromi dalam merumuskan Pancasila. Ini mencerminkan semangat toleransi dan kerjasama yang penting dalam masyarakat yang beragam.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 གིས-
Nama: Anggela Kurnia Ilmi
NPM: 2311011048

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawaban:
Selalu saling tolong menolong tanpa melihat status agama, suku, serta status sosial. Melaksanakan peraturan yang telah di buat oleh negara dan tidak melanggarnya. Mendengarkan setiap pendapat Masyarakat dan menerima pendapat tersebut.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawaban:
Menerima segala perbedaan yang ada di lingkungan Masyarakat, mendiskusikan tentang masalah yang terjadi di lingkungan kita dengan Masyarakat lingkungan itu, serta memimta pendapat setiap indivudu yang ada.
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawaban:
Nilai-nilai dasar adalah nilai yang tumbuh dan berkembang pada suatu kehidupan kelompok/bangsa/negara dan nilai-nilai tersebur mencerminkan budaya serta adat yang ada di daerah tersebut Jadi setiap kelompok/bangsa/negara memiliki nilai-niali yang di tanamkan untuk kelompok/bangsa/negara itu sendiri.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawaban:
Para pendiri bangsa Indonesia adalah orang-orang yang memiliki semangat juang yang kuat, persatuan, serta nasionalisme yang tinggi Agar Masyarakat Indonesia tetap utuh tanpa perpecahan. Mereka bukan hanya mementingkan Sebagian Masyarakat namun keseluruhan Masyarakat Indonesia. Karena setiap Masyarakat harus diberi haknya untuk memilih keyakinannya sendiri.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Gamaliel Felix Repi གིས-
nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

1. bersatu menghimpun dengan tidak membedakan ras, suku, agama, warna kulit, semakin berkembangnya zaman, semakin beraneka ragam hal yang harus dibenahi di Indonesia, jika masyarakat tidak bersatu gotong royong saling membantu, keadaan negara akan semakin porak poranda, sebagai contoh sekarang kita sedang dihadapi dengan polusi yang meningkat, dimulai dari kesadaran para masyarakat untuk mengurangi polusi yang ada, satu orang saja yang menyadari itu tidaklah cukup, perlu kesadaran yang banyak dari para masyarakat untuk dapat membenahi persoalan tersebut. kesadaran kesadaran seperti itulah yang harus dimiliki oleh warga negara Indonesia.

2. sapa menyapa, berusaha membantu tetangga sekitar dalam hal kebahagiaan maupun kedukaan, menghormati kegiatan peribadatan kepercayaan lain.

3. 3. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, dan prinsip-prinsip yang dianggap penting oleh masyarakat dan pemerintahan suatu entitas tersebut. Nilai-nilai dasar ini memainkan peran penting dalam membentuk budaya, moral, dan perilaku masyarakat serta menentukan cara mereka berinteraksi dan menjalani kehidupan bersama.
contoh:
•Moral dan Etika: Nilai-nilai etika dan moral yang dipegang oleh masyarakat dapat mencakup konsep seperti kejujuran, keadilan, kerja keras, dan empati. Nilai-nilai ini membentuk perilaku individu dan masyarakat secara keseluruhan.
•Politik dan Sosial: Nilai-nilai seperti demokrasi, kebebasan berpendapat, persamaan, dan hak asasi manusia adalah bagian dari identitas politik dan sosial suatu negara. Mereka menentukan sistem pemerintahan, hukum, dan hak-hak warga negara.
•Ekonomi: Nilai-nilai ekonomi seperti kapitalisme, sosialisme, atau pasar bebas memengaruhi cara ekonomi negara diatur dan beroperasi. Ini dapat mencakup pandangan tentang kepemilikan, distribusi kekayaan, dan peran pemerintah dalam ekonomi.
•Keamanan dan Pertahanan: Nilai-nilai yang berkaitan dengan pertahanan nasional dan keamanan, seperti kemerdekaan dan kedaulatan, dapat menjadi bagian penting dari identitas nasional.

4. 4. pendapat saya penggantian kata tersebut benar harus dilakukan, karena memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak dari salah satu aliran kepercayaan saja. penggantian kata tersebut juga menjadi hal yang positif di kalangan sekarang, jika tidak diganti, Indonesia akan terpecah belah karena dengan luasnya wilayah Indonesia, perbedaan pemikiran pasti akan terjadi, perbedaan pemikiran masyarakat dengan dasar negara dapat menjadi hal yang mengguncang negara, jika kata tersebut tidak diganti, menurut saya Indonesia tidak akan beda dengan negara negara konflik
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Alvin Zatya Vraja_2311011102 གིས-

NAMA: ALVIN ZATYA VRAJA

NPM: 2311011102

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

-Rasa kebersamaan 

dengan kentalnya rasa kebersamaan akan menciptakan suasana yang ceria dengan begitu persoalan yang terasa susah dan lelah perlahan akan selesai.

-Kekompakan

apapun yang kita lakukan dengan kompak akan mempercepat pekerjaan atau masalah yang kita hadapi.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

-Menghargai dan menghormati perbedaan

dengan adanya rasa menghargai dan menghormati akan menjadikan perbedaan sebagai persatuan bukan perpecahan.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

-Setiap kelompok/Bangsa/Negara memiliki Nilai dasar atau acuan berarti memiliki nilai yang harus dipenuhi dan ditaati semaksimal mungkin tanpa ada kekurangan.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

-menurut saya para pendiri bangsa memahami makna persatuan dan telah memikirkan efek jangka panjang dari masalah yang akan timbul,dengan kita meniru pemikiran para pendiri bangsa kita dapat menyelesaikan masalah dan berfikir lebih matang dan baik

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

QUEEN ANGGUN MARYAM 2311011054 གིས-
Nama : QUEEN ANGGUN MARYAM
NPM : 2311011054
KELAS : MANAJEMEN GENAP

Analisis soal pertemuan ke -2
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawaban:
Gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia adalah seperti pada waktu Indonesia sedang digemparkan oleh Covid-19, sikap gotong royong yang dapat kita realisasikan adalah melakukan protokol kesehatan dimanapun kita berada dengan cara jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan lain-lain. Lalu disaat tubuh kita merasa kurang fit atau seperti gejala covid 19 sebaiknya kita melakukan karantina sendiri tidak pergi bertemu dengan orang lain. Dengan begitu sudah cukup kita merealisasikan sikap gotong royong.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawaban:
Cara mensyukuri keragaman yang pertama yaitu bisa bersikap toleransi.Ketika hidup dan tinggal di tengah keragaman, sikap toleransi sangat penting dimiliki setiap individu supaya bisa hidup berdampingan dengan rasa damai serta aman.Contohnya, menghormati teman yang sedang beribadah dan tidak mengganggu, tidak bersikap sombong, serta tidak membenci dan menyakiti orang lain.
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawaban:
Setiap kelompok pasti mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuannya masing-masing. Nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, prinsip, budaya, tradisi dan lain-lain yang menjadi karakteristik kelompok tersebut. Nilai-nilai ini dapat menjadi landasan bagi mereka dalam membentuk suatu tatanan sosial.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawaban:
Menurut saya, sikap para pendiri patut dicontoh karena mereka sangat mementingkan persatuan dan saling menghargai dan menghormati. Bisa dilihat dari mereka setuju menggantikan “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.
menjadi “ menjadi “YME”. Karena di Indonesia memiliki agama yang beragam jika tidak diganti bisa menimbulkan perpecahan dan kerusuhan masyarakat indonesia yang beragam. Dengan menggantikan kalimat tersebut para pendiri sangat peduli terhadap Indonesia supaya negara Indonesia tidak terjadi perpecahan dan walaupun mayoritas di Indonesia adalah agama Islam dengan digantikan kalimat tersebut tidak terjadinya diskriminasi terhadap umat lain.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Bunga Ayuningtias གིས-
Bunga Ayuningtias
2311011118

A. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Sikap Gotong royong yang dapat diwujudkan dalam rangka menghadapi persoalan bangsa indonesia yaitu masyarakat Indonesia harus saling bahu membahu, saling tolong menolong, saling membantu sehingga bangsa indonesia mampu menghadapi persoalan itu sendiri.

B. Upaya saya yaitu menghargai perbedaan, menghormati keberagaman, misal di lingkungan sekitar saya ada yang berbeda agama, tetapi disaat hari raya kami ikut dalam memeriahkan, salah satu wujud kaharmonisan yang ada di lingkungan saya.

C. nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah sebagai ciri khas atau yang membedakan suatu negara dengan negara lainnya, untuk nilai dasar itu sendiri adalah pancasila

D. Menurut saya para pendiri bangsa sudah mengambil langkah yang tepat, alsan mengapa 7 kata diganti karena masyarakat indonesia tidak semuanya beragama islam, jika 7kata itu tidak diganti kemungkinan besar akan terjadi perpecahan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Desti riani 2311011122 གིས-
Nama : Desti Riani
NPM  : 2311011122
A.    Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab : gotong royong sendiri lahir dari rasa kepedulian dan solidaritas Indonesia yang tinggi, saling peduli dan paham dengan betul bahwa persoalan yang melanda Indonesia artinya adalah persoalan yang menimpah seluruh rakyat indonesia dan menjadi tanggungjawab bersama. Seperti masalah covid kemarin, menurut saya masalah tersebut bisa dikendalikan dan diatasi dengan baik karena masyarakat tidak bersikap egois dan mampu begotong royong saling membantu dan peduli antar sesamanya.

B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab: dengan bersikap toleransi dan sadar dengan sangat bahwa tidak ada agama yang salah, karena setiap agama tidak pernah mengajarkan keburukan, jadi tidak ada agama yang salah. Kepercayaan sendiri sejatinya adalah pilihan, menghormati pilihan orang lain adalah hal mendasar dalam bersosialisasi. saat saya smp dipringsewu dulu terdapat berbagai tempat ibadah berbeda agama, bahkan disekolah pun ada banyak anak-anak yang berbeda agama, tetapi bersikap toleran biarpun islam adalah mayoritas adalah cara agar interaksi antar siswa/masyarakat tetap terjalin dengan baik.

C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawab : nilai-nilai dasar yang dijadikan acuan adalah tujuan dan pedoman, sebagaimana Pancasila yang merupakan acuan, dasar, dan juga pedoman bagi Indonesia. Pancasila adalah awal perjuangan karena Pancasila sendiri adalah pondasi awal bagi Indonesia. Selain itu Pancasila juga merupakan identitas Indonesia. Dari 5 sila pada pancasila dapat terlambat bagaimana Indonesia itu sendiri. Sebagai contoh pada sila pertama menggambarkan bahwa identitas Indonesia adalah sebagai negara beragama, Indonesia tidak mengakui ateis dan juga LGBT.begitu pun pada sila-sila yang lain.

D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab: dengan dihapuskannya 7 kata tersebut menurut saya sudah sangat tepat. Karena dengan adanya 7 kata tersebut dapat menghilangkan nilai toleransi yang ada di Indonesia.  Islam memang merupakan mayoritas agama di Indonesia,  tetapi hal tersebut tidak menutup bahwa ada agama lain yang juga berada dan menjadi bagian dari Indonesia itu sendiri. Sehingga dengan dihilangkannya 7 kata tersebut bukan saja menjadikan Pancasila yang toleransi tetapi juga adil, karena semua rakyat Indonesia dengan agama apapun itu ikut tercantum dan bisa berpedoman pada Pancasila secara menyeluruh.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq གིས-
Nama: Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq
NPM: 2311011104

A.Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
jawab:
Untuk mewujudkan sikap gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia, pentingnya:

1. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta.
2. Pendidikan dan kesadaran publik tentang gotong royong.
3. Pemberdayaan komunitas lokal.
4. Solidaritas sosial.
5. Transparansi dan akuntabilitas.
6. Kepemimpinan yang mendorong partisipasi aktif.

Semua ini dapat membantu mengatasi masalah yang melanda bangsa Indonesia saat ini.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
jawab:
Upaya yang dapat di lakukan adalah menanamkan toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain dalam arti tidak mendiskriminasi atau membedakan seseorang berdasarkan suku, ras, agama, dan lain lain agar tidak terjadi perpecahan dan dapat mewujudkan tekad untuk bersatu

C.Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
jawab:
Jadi yang di maksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai nilai dasar yang menjadi tumpuan dan identitas dari kelompok/negara/bangsa tersebut. Itu juga membantu suatu kelompok/negara/bangsa tersebut untuk berkembang agar dapat mewujudkan cita cita dari negara tersebut.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
jawab:
menurut saya hal itu sangat efektif mengingat bangsa indonesia adalah bangsa yang sangat beragam terutama agama. Di Indonesia sendiri ada 6 agama yang di akui dan anut oleh rakyat Indonesia, dan dengan perubahan itu dapat menciptakan bangsa yang damai dan tidak saling mendiskriminasi satu sama lain.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Rahma Aulia Putri གིས-

Nama: Rahma Aulia Putri

NPM: 2311011080

 

Analisi Soal

 

A.      Secara sederhana kata gotong royong berarti mengangkat sesuatu secara bersama-sama atau dapat diartikan juga sebagai mengerjakan sesuatu secara bersama-sama. Sikap gotong royong yang dapat diwujudkan saat ini adalah dimulai dari lingkungan terkecil yaitu gotong royong di lingkungan masyarakar seperti RT dan RW. Hal yang dapat dilakukan adalah musyawarah dalam menentukan keputusan bagi lingkungan tanpa saling menjatuhkan, tidak membeda-bedakan dalam membantu orang lain, dan pastinya bertegur sapa dengan orang-orang sekitar untuk menguatkan tali silaturahim.

 

B.       Upaya yang dapat saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman adalah dengan toleransi. Dalam bertetangga kita harus bisa saling menghormati hak dan kewajiban tanpa membeda-bedakan, dengan begitu kita dapat menjaga kerukunan dalam bertetangga dan bermasyarakat.

 

C.       Yang dimaksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah suatu konsep yang dikenal dengan “nilai-nilai nasional”. Konsep ini mengacu pada prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang diyakini, dipegang teguh, pentin, dan mendasar bagi masyarakat, kelompok, bangsa, negara tertentu.

 

D.      Menurut saya apa yang dilakukan para pendiri bangsa sudah benar. Karena Indonesia adalah negara dengan keberagaman, tidak seragam. Maka dari itu, langkah yang diambil oleh para pendiri bangsa sudahlah pasti memikirkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan bagaimana kedepannya. Dengan diubahnya sila pertama Pancasila menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”, menunjukkan bahwa toleransi, Bhinneka Tunggal Ika itu bernar adanya dan bangsa Indonesia menerapkan itu dalam kesehariannya.

 

 


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Castyllus Devandra Oktafio གིས-
Nama : Castyllus Devandra Oktafio
NPM : 2311011004

1. - Memberikan bantuan sosial kepada mereka yang lebih membutuhkan
- bekerja sama dengan komunitas, pemerintah, atau lembaga lainnya dalam meningkatkan kesejahteraan
- Ikut serta dalam kegiatan organisasi pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
- bekerja sama mengembangkan ekonomi lokal

2. - Mengadakan acara budaya yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat
- melakukan dialog terbuka antar kelompok untuk memperkuat toleransi
- Bergaul dengan semua orang tanpa memandang ras,agama, maupun suku

3. Setiap kelompok/bangsa/negara pasti memiliki pasti memiliki nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional. Setiap negara memiliki nilai dasar negara yang berbeda-beda, Nilai-nilai ini sering mencerminkan sejarah, budaya,dan tradisi negara itu sendiri.
4. Menurut pendapat saya sikap yang dilakukan oleh pemimpin bangsa yaitu mengubah isi sila pertama menjadi "ketuhanan yang maha esa" merupakan tindakan yang menjunjung tinggi kebebasan dalam beragama. Karena di Indonesia kita hidup dengan berbagai keanekaragaman baik suku,agama, maupun budaya sehingga kita harus saling toleransi dan menghormati sesama.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Syayyidah Zahra Navisyah.M གིས-
Nama : Syayyidah Zahra N.M (2311011022)

1. Banyak persoalan yang saat ini terjadi di Indonesia, salah satunya sengketa kepemilikan pulau. Contohnya, sengketa pulau Ambalat antara negara Indonesia dan Malaysia. Lalu apa hubungan pemerapan sikap gotong royong dalam kasus ini?. Gotong royong yang bisa kita lakukan adalah dengan kita bersama sama menjaga, merawat, serta mengelola pulau dengan baik.

2. Upaya yang dapat kita lakukan dalam menghadapi dalam menghadapi keberagaman lingkungan sekitar adalah, yang paling utama tanamkan pada diri kita betapa pentingnya toleransi dan menyikapi sebuah perbedaan sebagai keberagaman bukan perpecahan. Sehingga dengan begitu keharmonisan akan terwujud dengan sendiri nya menjadi persatuan.

3. Setiap negara memiliki nilai-nilai atau aturan yang di jadikan sebagai pedoman untuk berperilaku sekaligus sebagai batasan tolak ukur kebenaran, serta identitas nasional menjadi ciri dari setiap bangsa

4. Menurut saya sikap yang di ambil oleh para pendiri negara pada saat itu sudahlah telat. Karena pada dasarnya di Indonesia sendiri hingga saat ini memiliki keberagaman agama yang dimana menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Jika pada saat itu para pendieu negara tetap mempertahankan 7 kalimat terakhir, maka kemungkinan dapat menimbulkan kecemburuan antar golongan dan terkesan mengedepankan satu golongan saja, dan bisa juga bisa menimbulkan perpecahan atas kecemburuan itu sendiri .
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

AZIKA EDRA AVIOLETA གིས-
Nama : Azika Edra Avioleta
Npm : 2311011044

1. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab: Persoalan yang melanda bangsa Indonesia sangatlah banyak saat ini, dan beberapa adalah dari segi pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Dalam pemberdayaan masyarakat, kita bisa bergotong royong untuk membantu masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk mengatasi masalah mereka sendiri, salah satu caranya dengan mengadakan pelatihan. Dalam peduli lingkungan, kita bisa melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab: upaya yang akan saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman adalah dengan melakukan gotong royong, gotong royong akan meningkatkan kebersamaan antar masyarakat, sehingga nya dapat mewujudkan rasa persatuan serta membina keharmonisan.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawab : Pancasila sebagai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional bangsa Indonesia. Pancasila menjadi landasan serta poros bangsa Indonesia, karena itulah disebut sebagai acuan dan identitas bangsa.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab: korelasi sikap para pendahulu dengan sikap kita sebagai bangsa sekarang adalah berkaitan dengan menjaga keberagaman bangsa, khususnya keberagaman agama. Karena baik dulu maupun sekarang Indonesia tidak hanya terdiri dari agama Islam aja, maka dari itu para pendahulu menghindari hambatan yang akan datang dikemudian hari dengan mengganti “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” menjadi “Yang Maha Esa”.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

INAYA MAULIDINA གིས-
NAMA: INAYA MAULIDINA
NPM : 2311011024

A. Bergotong royong untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di negara Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sama' mewujudkan cita cita bersama untuk negera Indonesia.
B. Membangun keharmonisan banyak caranya seperti bertoleransi antar umat beragama, menjaga silahturahmi agar tali persaudaraan tidak terputus, saling menghargai walaupun berbeda ras, suku dan daerah.
C. Pancasila merupakan nilai nilai sadar dan identitas negara Indonesia, dengan adanya nilai nilai dasar dapat menciptakan individu yang baik, norma dan etika setiap warga.
D. Keputusan yang di ambil sangat lah tepat karena Indonesia mempunyai agama yang beragam seperti islam, hindu, buddha, kristen dan konghucu,jika diganti akan memperlihatkan Indonesia mempunyai sikap toleransi yang tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Firman Tri Ambudi གིས-
Firman Tri Ambudi
NPM:2311011052
Soal:
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggalmu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

Jawaban:

A. Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia adalah dengan mempromosikan kerjasama dan solidaritas di antara masyarakat. Ini dapat dilakukan melalui partisipasi aktif dalam program-program sosial, kegiatan kebersihan lingkungan, serta membantu sesama dalam situasi sulit. Selain itu, penting untuk mendorong pemahaman yang lebih baik tentang berbagai masalah sosial dan mencari solusi bersama.

B. Untuk menghadapi keberagaman di lingkungan tempat tinggal saya, saya akan berusaha untuk memahami dan menghargai perbedaan budaya, agama, dan latar belakang lainnya. Saya akan terlibat dalam dialog antar-kelompok untuk mempromosikan pemahaman dan toleransi. Ini akan membantu menciptakan harmoni dalam masyarakat dan mewujudkan tekad untuk bersatu.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Ini mencakup budaya, sejarah, bahasa, agama, dan norma-norma sosial yang membentuk identitas kolektif. Nilai-nilai ini berfungsi sebagai landasan bagi tindakan dan kebijakan yang diambil oleh kelompok tersebut, dan mereka memainkan peran penting dalam membentuk jati diri dan pandangan dunia kelompok tersebut.

D. Sikap para pendiri bangsa Indonesia yang mengubah rumusan Pancasila untuk menciptakan kesepakatan yang lebih inklusif menunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dan komitmen terhadap persatuan dan keadilan. Hal ini berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa saat ini karena mengajarkan pentingnya menerima perbedaan, menghormati pluralitas, dan berupaya mencapai kesepakatan yang adil untuk kepentingan bersama. Sikap ini harus terus diperjuangkan dalam upaya membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

FARIDAH DUHA PUTRI གིས-
Nama : Faridah Duha Putri
Npm : 2351011018

A. bangsa Indonesia harus bergotong royong untuk dapat melewati berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia, dengan saling tolong menolong satu sama lain ketika sedang kesusahan, contohnya seperti menggalang dana untuk korban bencana dan juga saling mengingatkan untuk mencapai tujuan bersama, contohnya seperti saling mengingatkan untuk menjaga jarak pada saat pandemi corona.

B. upaya dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar adalah dengan menerapkan sikap toleransi dan menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika sehingga dapat tercipta integritas bangsa serta kedaulatan bangsa dan kedamaian kehidupan bermasyarakat.

C. Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, prinsip, dan norma yang dianggap penting oleh masyarakat dalam kelompok tersebut, dan mereka membentuk landasan moral dan kultural yang mengikat bersama.

D. menurut pendapat saya sikap para pendiri bangsa sudah benar. berkorelasi dengan sikap bangsa di masa sekarang yang sangat menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama keputusan untuk menghapus 7 kata menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa sangat mencerminkan rasa toleransi antarumat beragama dimana saat ini bangsa Indonesia memiliki 6 agama secara resmi. sehingga Pancasila sebagai dasar negara dapat diterima dengan baik oleh bangsa Indonesia tanpa memandang agama yang dipeluk atau dianut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Ni Nyoman Oktiana Jayati གིས-
Nama : Ni Nyoman Oktiana Jayati
Npm : 2351011006

A.dengan mendengarkan nasihat para pembesar negara seperti, patuh pada omongan presiden, patuh kepada omongan para menteri, patuh pada omongan para TNI dan Polisi, dan tidak lupa selalu mendengarkan nasihat ibu dan sebagai warga negara yang baik kita harus selalu berdoa secara gotong-royong dan semoga pandemi ini cepat berakhir.

B.- Menghormati keberagaman: Saya akan berusaha menghormati perbedaan budaya, agama, suku, dan latar belakang lainnya di lingkungan sekitar saya. Saya akan menanamkan sikap toleransi, saling menghargai, dan saling memahami agar harmoni terjaga.
- Komunikasi yang efektif: Saya akan mendukung komunikasi yang terbuka, jujur, dan empatik dengan tetangga dan anggota masyarakat lainnya. Saya akan mencoba untuk memahami perspektif mereka, mendengarkan perbedaan pendapat, dan berdiskusi dengan cara yang menghormati.
- Memperkuat pemahaman tentang keberagaman: Saya akan mengambil inisiatif untuk mendiskusikan dan memperkuat pemahaman tentang keberagaman dengan mengadakan pertemuan kecil, lokakarya, atau acara lainnya. Ini dapat membantu membuka kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam tentang keberagaman serta memperkuat hubungan antarindividu.
- Kolaborasi dalam proyek atau kegiatan komunitas: Saya akan mencoba untuk berkolaborasi dengan tetangga dan anggota masyarakat lainnya untuk mengorganisir kegiatan atau proyek komunitas. Misalnya, kegiatan kebersihan lingkungan, penghijauan, atau kegiatan sosial bersama untuk meningkatkan rasa saling peduli dan kesatuan.
- Menghormati ruang pribadi dan tradisi: Saya akan berusaha untuk menghormati ruang pribadi, budaya, dan tradisi masing-masing individu atau kelompok dalam lingkungan saya. Saya akan menghindari sikap merendahkan dan memperlakukan orang lain secara tidak hormat terkait dengan perbedaan mereka.
- Mengatasi konflik dengan pendekatan yang baik: Jika ada konflik atau perselisihan, saya akan berusaha untuk menyelesaikannya dengan pendekatan yang baik, seperti dialog, mediasi, atau mencari kesepakatan bersama. Saya akan berupaya untuk memperkuat hubungan harmonis, menghindari kebencian atau sentimen negatif yang dapat memecah belah.

C.setiap kelompok (sosial,etnis, agama, budaya) memiliki nilai nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas kelompok tersebut. nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, dan prinsip yang dianut oleh anggota kelompok tersebut. nilai dasar ini dapat mencakup kepercayaan agama, tradisi budaya, bahasa, norma sosial. misalnya suatu kelompok beranggapan bahwa budaya yang diwariskan harus tetap dijalankan sampai kapanpun karena itu adalah sebuah tradisi yang harus dilestarikan.

D.menurut pendapat saya sikap para pendiri bangsa sudah benar. berkorelasi dengan sikap bangsa di masa sekarang yang sangat menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama keputusan untuk menghapus 7 kata menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa sangat mencerminkan rasa toleransi antarumat beragama dimana saat ini bangsa Indonesia memiliki 6 agama secara resmi. sehingga Pancasila sebagai dasar negara dapat diterima dengan baik oleh bangsa Indonesia tanpa memandang agama yang dipeluk atau dianut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Mutia Nur Fajar Annisa_ 2311011070 གིས-
NAMA: MUTIA NUR FAJAR ANNISA
NPM : 2311011070
KELAS : MANAJEMEN GENAP

Analisis soal pertemuan ke -2

A.  Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
jawab:

Gotong royong bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan, misalnya persoalan yang baru baru ini terjadi yaitu masalah polusi di ibu kota. Seluruh warga DKI Jakarta harusnya saling bergotong royong bersama pemerintah juga untuk meminimalisirkan polusi yang terjadi. Dengan menerapkan WFH dan mengurangi mobilisasi keluar rumah menggunakan kendaraan. Dengan bergotong royong pasti masalah tersebut dapat bisa segera teratasi.

B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
jawab :
Upaya yang akan saya lakukan adalah dengan selalu menjaga silahturahmi dengan selalu menyapa dan salam jika bertemu tetangga, saling bantu dan bergotong royong jika ada sebuah masalah di lingkungan kita, dan juga tentunya menjaga keharmonisan dengan saling menghormati satu sama lain.

C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
jawab :
Jadi yang dimaksud dari setiap kelompok/ bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah Pancasila.
Karena pancasila sudah memiliki dua fungsi yaitu sebagai dasar negara juga pandangan hidup.


D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab
Ya menurut pendapat saya saya setuju, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki slogan BHINNEKA TUNGGAL IKA berbeda beda tetapi tetap satu jadi banyak beragam dari agamanya, rasa dan budaya. Maka dari itu kita harus saling menghormati agama satu sama lain.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Yesi Dwi Anggraheni 2351011012 གིས-
Nama: Yesi Dwi Anggraheni
NPM: 2351011012


A. Sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu dengan saling membantu sesama masyarakat, dan pada saat pandemi covid 19 seharusnya masyarakat Indonesia saling menjaga dan mengurangi dampak yang didapat dari covid 19 yaitu dengan memakai masker serta sosial distance.

B. Saling menghargai sesama manusia, hal tersebut dapat menjadi sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu.

C. Suatu konsep yang dikenal sebagai "nilai-nilai nasional" atau "nilai-nilai budaya nasional." Konsep ini mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok, bangsa, atau negara tertentu.

D. Sikap para pendiri bangsa tersebut sangatlah bijaksana dan adil. Karena tidak semua masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Atas dihapusnya 7 kata tersebut dan diganti menjadi "Yang Maha Esa" menurut saya rumusan Pancasila tersebut dapat mencakup semua agama yang ada di Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Devi Julianti གིས-
Nama : Devi Julianti
NPM : 2311011040

1. Melalui langkah langkah sebagai berikut :
1. kolaborasi antara pemerintah swasta dengan masyarakat sipil
2. mengedukasi untuk membentuk kesadaran masyarakat
3. memupuk rasa solidaritas dan empati sosial
4. Apabila ada konflik diatasi dengan kepala dingin
5. menerlibatkan masyarakat untuk mendorong partisipasi aktif dalam proyek-proyek sosial.

2. 1. Toleransi kepada tetangga yang berbeda agama dan suku budaya
2. Menyapa atau mengajak ngobrol meskipun berbeda
3. Menghargai orang lain yang sedang mengadakan kegiatan keagamaan serta kebudayaan.

3. Setiap kelompok bangsa atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan prinsip dan norma yang dianggap penting oleh masyarakat dan pemimpin mereka, dan mereka berfungsi sebagai panduan moral serta pondasi budaya.

4. keputusan mereka untuk menghapus 7 kata kontroversial dari rumusan Pancasila menunjukkan komitmen untuk menciptakan dasar negara yang inklusif, yang menghormati berbagai keyakinan dan agama yang ada di Indonesia.
Kita sebagai bangsa dapat belajar dari sejarah ini dengan mengedepankan sikap inklusif menghargai perbedaan dan berusaha mencari solusi bersama dalam menghadapi masalah.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Noval Ardiansyah གིས-
Nama: Noval Ardiansyah
Npm: 2311011096

1. Contoh sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan di Indonesia adalah dengan membuang sampah pada tempatnya dan gotong royong dalam hal membersihkan lingkungan. Seperti yang kita ketahui, ada pantai di Lampung yang masuk kedalam kategori pantai terkotor di Indonesia. Jadi kita dapat mengikuti kegiatan membersihkan sampah disana. Selain itu kita juga dapat bergotong-royong dalam hal keadilan hukum di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, banyak kasus-kasus yang tenggelam dan banyak kasus yang hukumannya tidak sesuai. Jadi kita harus bergotong-royong untuk meramaikannya di sosial media agar kasus tersebut tidak tenggelam dan tersangka dalam sebuah kasus mendapat hukuman yang sesuai.

2. Upaya yang saya lakukan
untuk menjaga keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal saya adalah dengan menerapkan beberapa upaya seperti, saling menghargai perbedaan agama, suku, ras, dan golongan. Tidak menganggap bahwa suku dan budaya saya adalah yang paling tinggi atau yang paling baik atau tidak memandang rendah suku atau budaya yang lain. Membantu tentangga sekitar yang sedang dalam kesulitan atau yang membutuhkan bantuan.

3.Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok tersebut. Di Indonesia, nilai-nilai dasar tersebut tertuang dalam Pancasila, yang merupakan dasar negara Indonesia dan memuat nilai-nilai luhur sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Para pendiri bangsa Indonesia pada masa lalu menunjukkan sikap yang arif dan toleran dalam menghadapi tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur terkait rumusan Pancasila. Mereka mempertimbangkan keragaman budaya dan agama beserta para pemeluknya di Indonesia sehingga terjadi perubahan rumusan Pancasila yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah "Yang Maha Esa". Sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang dalam hal toleransi dan penghormatan terhadap keragaman budaya dan agama di Indonesia. Kita harus menghargai perbedaan dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 གིས-

Nama : Alexander Michael Abraham Lumbantoruan

NPM : 2311011100


A. Saya setuju gotong royong merupakan salah satu hal untuk menyelesaiankan suatu masalah tetapi dalam mewujudkan gotong royong ada beberapa hal penting yang harus di perhatikan yaitu

1. Adanya kolaborasi antara pemerintah, dan masyarakat

2. Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya gotong royong

3. Pemberdayaan komunitas lokal.

4. Solidaritas sosial.

5. Transparansi dan akuntabilitas.

6. Kepemimpinan yang mendorong partisipasi aktif. 


B.     Upaya yang saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal saya serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu adalah toleransi dan saling menghargai, saya sebagai umat yang beragama Kristen Protestan suka menghargai teman saya yang beragama muslim yang sedang puasa bahkan saya ikut membantu menyiapkan bukaan bersama teman teman saya. 


C. Yang di maksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai nilai dasar yang menjadi tumpuan dan identitas dari kelompok/negara/bangsa tersebut adalah setiap kelompok/bangsa/negara memiliki perbedaan budaya dan cita cita yang ingin mereka wujudkan. 


D.   Menurut saya hal itu adalah hal yang bijak, mengingat Indonesia juga memiliki semboyan bhineka tunggal ika yang menjelaskan bahwa rakyat Indonesia memiliki keragaman salah satunya agama, Indonesia memiliki 6 keberagaman agama, sehingga dengan pancasila sila pertama yang sudah di revisi dapat di Terima oleh semua agama di Indonesia serta tidak terjadinya intoleransi

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

rafy rafy གིས-
Nama : Rafy
NPM : 2311011074

A. Mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan sukarela: Masyarakat Indonesia memiliki tradisi yang kuat dalam kehidupan berorganisasi dan kegiatan sukarela. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggalang partisipasi aktif dalam kegiatan sukarela yang mendukung tujuan gotong royong, seperti penghijauan, pembersihan lingkungan, pendidikan masyarakat, atau bantuan bagi mereka yang terkena bencana alam.

B.Memperkuat pemahaman tentang keberagaman: Saya akan mengambil inisiatif untuk mendiskusikan dan memperkuat pemahaman tentang keberagaman dengan mengadakan pertemuan kecil, lokakarya, atau acara lainnya. Ini dapat membantu membuka kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam tentang keberagaman serta memperkuat hubungan antarindividu.

C. Nilai-nilai ini mengandung prinsip-prinsip keberagaman, keadilan, persatuan, dan demokrasi yang menjadi dasar hukum dan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

D. saya sangat setuju karena penting bagi kita untuk menghargai dan memahami bahwa setiap individu memiliki hak untuk beragama atau tidak beragama, serta mempraktikkan agama atau kepercayaan mereka tanpa ada bentuk diskriminasi. Dalam menghadapi perbedaan ini, sikap saling menghormati dan terbuka terhadap perbedaan akan membantu memperkuat persatuan dan kohesi sosial kita sebagai bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Pinka Wianda Putri གིས-
Nama : Pinka wianda putri
NPM : 2311011006
A. menurut saya dengan adanya gotong royong dapat memudahkan kita untuk sama-sama saling membantu dan sama-sama merangkul agar dapat melewati semua hal dengan cara bersama.
B. Upaya yang saya lakukan dengan cara melakukan toleransi beragama,tidak mendiskriminasi,saling tolong menolong antar manusia,dan saling menjaga kerukunan antar tetangga.
C. kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
D. piagam jakarta sila pertama berisi tentang perintah menjalakan beribadah bagi umat islam saja sedangkan agama yg di anut oleh sebagian masyarakat indonesia bukan islam saja.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Zahra Putri Khumairah གིས-

Nama : Zahra Putri Khumairah 

NPM : 2311011084

A.    Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

jawaban : Gotong royong bisa tercermin dalam kampanye aksi pembersihan lingkungan dan kebijakan yang mendukung pelestarian alam. Sikap gotong royong membutuhkan kesadaran bersama demi kepentingan bersama.  Pemerintah, masyarakat sipil, lembaga non-pemerintah, dan sektor swasta dapat ikut serta dalam memfasilitasi dan mendukung praktik gotong royong untuk mencapai tujuan alam membangun dan menghadapi persoalan bangsa. 


B.     Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

Jawaban : upaya yang akan saya lakukan adalah dengan menghargai perbedaan dan menjaga tali silaturahmi dengan tetangga.


C.     Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

Jawaban : Nilai nilai dasar ini adalah nilai nilai nasional yang dijadikan acuan bagi suatu kelompok atau bangsa tertentu. Nilai-nilai ini mencerminkan norma, moralitas, prinsip dan tradisi budaya yang dianut oleh masyarakat.


D.    Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.  Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

jawaban : menurut pandangan saya, sikap tersebut sangat teapat karena di Indonesia ada 6 agama yang diakui. Dengan digantinya rumusan tersebut menciptakan dasar yang dapat diterima oleh berbagai  agama di Indonesia.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Muhammad Maulan Timur གིས-
NAMA : Muhammad Maulan Timur
NPM : 2351011032

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memajukan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia adalah dengan meningkatkan kesadaran dan semangat gotong royong di seluruh lapisan masyarakat. Hal ini bisa dilakukan melalui edukasi, kampanye, dan tindakan konkret seperti membantu sesama dalam situasi sulit, terutama dalam menghadapi krisis seperti pandemi Covid-19. Gotong royong juga dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, bakti sosial, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal adalah dengan mempromosikan dialog antarbudaya, menghormati perbedaan, dan membangun pemahaman yang lebih baik tentang budaya dan agama orang lain. Ini bisa mencakup mengadakan acara-acara dialog antaragama, pertukaran budaya, dan kegiatan kolaboratif yang menggalang kerjasama antarberagam kelompok masyarakat. Penting juga untuk membuka ruang bagi berbagai kelompok untuk saling berbicara dan mendengarkan satu sama lain sehingga dapat mewujudkan keharmonisan dalam masyarakat.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, budaya, dan sejarah yang membentuk karakteristik masyarakat tersebut. Nilai-nilai dasar ini sering kali mencakup prinsip-prinsip moral, agama, norma-norma sosial, dan keyakinan politik yang dianut oleh masyarakat. Nilai-nilai ini dapat memengaruhi cara masyarakat berinteraksi, membuat keputusan, dan membentuk identitas mereka sebagai kelompok atau bangsa tertentu.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Sikap para pendiri bangsa Indonesia yang merumuskan Pancasila dengan mengganti 7 kata yang mencantumkan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya dengan istilah "Yang Maha Esa" menunjukkan sikap inklusif dan kompromi. Mereka mampu mendengarkan tuntutan dan kepentingan berbagai kelompok masyarakat yang beragam, termasuk kelompok yang mewakili Indonesia Bagian Timur. Keputusan untuk mengganti frasa tersebut dengan "Yang Maha Esa" mencerminkan tekad untuk menjaga kesatuan dan keberagaman dalam negara yang baru terbentuk.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Naira Nathania Maida གིས-
Nama: Naira Nathania Maida
NPM:2351011016

A. Sikap gotong royong yang dapat diwujudkan dalam menghadapi persoalan yang melanda bangsa Indonesia salah satunya mewujudkan sikap peduli lingkungan yang bermanfaat bagi khalayak ramai

B toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati
tanpa membedakan suatu apapun.

C. Kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasionalnya adalah Pancasila.

D. Saya setuju,  karena menurut saya pada dasarnya Indonesia adalah negara dengan penduduk yang mempunyai beragam agama, suku, dan budaya. karena itulah kita sebagi warga Indonesia harus saling menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan apapun.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Faris Hasyid_2311011138 གིས-
Faris Hasyid
2311011138

A. Yaitu dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial, penggalangan dana , dan pembersihan daerah daerah yang lingkungan nya tidak bersih, untuk mendorong kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kegiatan gotong royong tersebut

B. Yaitu dengan tidak membeda bedakan keberagaman seperti suku dan agama, dengan tidak melarang kegiatan agama lain dan tidak mengucil kan suku minoritas di daerah tersebut

C. Pernyataan bahwa setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional adalah suatu konsep yang dikenal sebagai "nilai-nilai nasional" atau "nilai-nilai budaya nasional." Konsep ini mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok, bangsa, atau negara tertentu.

D. Menurut saya tindakan para pendahulu sudah tepat dengan mengganti sila pertama yang sebelumnya "Ketuhanan, dengan kewajiban melaksanakan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" menjadi "Ketuhanan yang maha Esa" karena Indonesia itu adalah negara yang memiliki bermacam agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu, bila sila pertama tetap berbunyi seperti di piagam Jakarta mungkin Indonesia bagian timur akan membentuk negara baru dan Pancasila akan menjadi dasar negara yang kurang memiliki toleransi umat beragama
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Aulia Syifa Putri གིས-
Nama : Aulia Syifa Putri
Npm : 2311011088

A.Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
jawab:
Untuk mewujudkan sikap gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia, pentingnya:

1. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta.
2. Pendidikan dan kesadaran publik tentang gotong royong.
3. Pemberdayaan komunitas lokal.
4. Solidaritas sosial.
5. Transparansi dan akuntabilitas.
6. Kepemimpinan yang mendorong partisipasi aktif.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
jawab:
Upaya yang dapat di lakukan adalah menanamkan sikap toleransi yang saling menghargai dan menghormati antara satu sama lain tanpa adanya diskriminasi atau membeda bedakan seseorang berdasarkan agama, suku, ras dan lain lain

C.Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
jawab:
adi yang di maksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai nilai dasar yang menjadi tumpuan dan identitas dari kelompok/negara/bangsa tersebut. Nilai-nilai dasar ini adalah prinsip-prinsip atau keyakinan fundamental yang diterima secara luas oleh anggota kelompok/bangsa/negara sebagai bagian penting dari budaya mereka. Nilai-nilai ini membentuk karakteristik, norma, dan etika.


D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
jawab:
saya sangat setuju karena di Indonesia tidak hanya satu agama, ras dan budaya tetapi banyak dan beragam sehingga dengan adanya prubahan tersebut dapat menjunjung tinggi toleransi terhadap keberagaman yang ada di indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Chalsa Dilla Anggel Restiana གིས-
nama : chalsa dilla anggel restiana
npm : 2361011002
1. mewujudkan sikap peduli lingkungan yang bermanfaat bagi khalayak ramai, mematuhi protokol yang diberikan oleh pemerintah, contohnya pada kasus covid-19 dan Gotong royong juga dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, bakti sosial, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.
2. dengan selalu bertoleransi, menghargai sesama manusia dan perduli terhadap sesama, bersilaturahmi dengan masyarakat di lingkungan sekitar maka kita akan bisa menghadapi tekad untuk bersatu.
3. pancasila menjadi acuan dan identitas nasional indonesia serta mengacu pada seperangkat prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting dan mendasar oleh masyarakat suatu kelompok, bangsa, atau negara tertentu.
4. ya saya sangat setuju, karena pada dasarnya Indonesia adalah negara dengan penduduk yang beragam agama, suku, maupun budaya. karena itu kita harus menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Intan Khairunisa གིས-
Nama: Intan Khairunisa
NPM: 2311011136

1. Sikap gotong royong yang bisa diterapkan iyalah dengan tolong-menolong rukun serta peduli dan menerapkan sifat simpati dan empati kepada sesama hal ini tentunya akan mewujudkan kepedulian satu sama lain dan mempererat tali kekeluargaan yang bisa memudahkan kita untuk mewujudkan persatuan itu sendiri

2. Upaya yang saya lakukan ialah menghormati tetangga saya yang berbeda agama yang tidak mengganggu mereka ketika mereka beribadah.

3. Nilai-nilai yang dimaksud bahwa kelompok memiliki nilai dasar serta acuan ialah, karena dengan banyaknya tujuan yang ada tetap pada akhirnya kita semua mengikuti prinsip-prinsip yang sesuai dengan Pancasila.. prinsip ketuhanan, berkeadilan, tolong menolong, toleransi, serta saling menghormati

4. Hal itu digantikan karena menurut para pahlawan atau proklamator yang telah berjuang, di Indonesia sendiri banyaknya keanekaragaman yang tidak bisa kita lepas sehingga perlunya kita ikut melibatkan banyak instrumen masyarakat untuk memenuhi standar persatuan itu sendiri terlepas dari apapun agamanya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Kholifatus Sabrina གིས-

Nama: Kholifatus Sabrina

NPM: 2311011116


A.Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?

jawab:

Berikut beberapa hal penting yang dapat membantu mewujudkan sikap gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia :


1. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta.

2. Pendidikan dan kesadaran publik tentang gotong royong.

3. Pemberdayaan komunitas lokal.

4. Solidaritas sosial.

5. Transparansi dan akuntabilitas.

6. Kepemimpinan yang mendorong partisipasi aktif.


Semua ini dapat membantu mengatasi masalah yang melanda bangsa Indonesia saat ini.


B.Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?

jawab:

Upaya yang dapat di lakukan adalah menanamkan toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain yang berarti tidak mendiskriminasi atau membedakan seseorang berdasarkan suku, ras, agama, dan lain lain agar tidak terjadi perpecahan dan dapat mewujudkan persatuan serta tekad untuk bersatu


C.Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !

jawab:

Yang di maksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai nilai dasar yang menjadi tumpuan dan identitas dari kelompok/negara/bangsa tersebut, juga membantu suatu kelompok/negara/bangsa tersebut untuk berkembang agar dapat mewujudkan cita cita dari negara tersebut.


D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?

jawab:

menurut saya hal tersebut sangat efektif mengingat bangsa indonesia adalah bangsa yang sangat beragam terutama dalam konteks agama. Di Indonesia sendiri ada 6 agama yang di akui dan dianut oleh rakyat Indonesia, dengan perubahan tersebut dapat menciptakan bangsa yang damai dan tidak saling mendiskriminasi satu sama lain.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Rehan Samli Albab གིས-
Nama : Rehan Samli Albab
NPM : 2351011038
1 dengan mendengarkan nasihat para pembesar negara seperti, patuh pada omongan presiden, patuh kepada omongan para menteri, patuh pada omongan para TNI dan Polisi, dan tidak lupa selalu mendengarkan nasihat ibu dan sebagai warga negara yang baik kita harus selalu berdoa secara gotong-royong dan semoga pandemi ini cepat berakhir.
2 dengan selalu bertoleransi dan bersilaturahmi dengan itu kita akan bisa menghadapi tekad untuk bersatu.
3 yang dimaksud dari setiap kelompok/ bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara adalah Pancasila
4 ya saya sangat setuju, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam dari agamanya, rasa dan budaya. karena itu kita harus menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Arta Prayoga Pangestu གིས-
Nama : Arta Prayoga Pangestu
NPM : 2311011114

A. Sikap gotong royong yang umum dilakukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang menimpa negara Indonesia adalah gotong royong masyarakat seperti pada masa Covid-19 khususnya kepedulian terhadap sesama atau perilaku tolong menolong sesama. lainnya. memutus rantai penyebaran Covid-19 yang harus dilakukan demi kepentingan kesehatan bersama. Gotong royong juga dapat dicapai melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan atau kegiatan lain yang bertujuan mempererat solidaritas dan persatuan.

B. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan menjadi sukarelawan untuk membantu mereka yang membutuhkan, apapun latar belakang mereka. Hal ini dapat menciptakan solidaritas dan kohesi sosial yang kuat.

C. Setiap golongan, bangsa atau bangsa mempunyai nilai-nilai fundamental yang menjadi acuan dan jati diri bangsanya karena nilai-nilai tersebut merupakan visi hidup/keyakinan yang tertanam dalam masyarakat. Konsep ini mengacu pada prinsip, keyakinan, norma, dan sikap yang dianggap penting oleh suatu masyarakat, kelompok, bangsa atau negara dan nilai-nilai dasar tersebut terkandung dalam makna Pancasila.

D. Sikap tersebut benar karena tercermin di Indonesia yang memiliki banyak agama yang berbeda. Dengan demikian, perubahan rumusan Pancasila membantu Indonesia menciptakan negeri angin Tounggal Ika Eka. Sikap para pendiri bangsa ini menunjukkan bahwa mereka tahu bagaimana mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok atau agama tertentu.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

FARIDAH DUHA PUTRI གིས-
Nama : Faridah Duha Putri
Npm : 2351011018

A. Gotong royong saat ini adalah tentang memperkuat kerja sama, membantu sesama, mendukung program pemerintah, menjaga kebersamaan, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

B. Untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat yang beragam, penting untuk berdialog, memahami perbedaan, menciptakan ruang positif, dan mendukung kegiatan yang mempromosikan toleransi lintas budaya.

C. Setiap kelompok memiliki nilai-nilai dasar yang mencerminkan keyakinan, budaya, dan norma, membentuk identitas mereka, dan mencakup prinsip-prinsip moral, sosial, agama, dan politik.

D. Sikap bijaksana para pendiri bangsa dalam mengatasi perbedaan dalam rumusan Pancasila mengajarkan pentingnya mendengarkan pandangan beragam dan mencari solusi inklusif dalam menghadapi perbedaan di masyarakat yang beragam seperti Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

Amanda Rahmawati གིས-
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

A.Gotong royong merupakan istilah abangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab : Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia adalah dengan meningkatkan kolaborasi antara individu, komunitas, dan pemerintah. Ini melibatkan kerja sama dalam menangani masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Gotong royong juga dapat diterapkan dalam pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial untuk memperkuat solidaritas dan mencapai kemajuan bersama.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu ?
Jawab :
1. Toleransi terhadap sesama individu supaya dapat hidup berdampingan dengan rasa aman dan damai
2. Tidak mendiskriminasi terkait perbedaan baik agama, suku, ras, budaya, maupun sosial
3. Saling tolong menolong, karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri
4. Mau belajar satu sama lain
yaitu mempunyai rasa ingin tahu dan mau belajar satu sama lain mengenai budaya orang lain untuk menambah wawasan dan lebih sadar terhadap perbedaan.


C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara
jawab : Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, norma, budaya, dan sejarah yang membentuk karakteristik khas kelompok tersebut. Nilai-nilai ini dapat mencakup aspek seperti agama, keadilan, kebebasan, persatuan, atau sifat-sifat lain yang dianggap penting oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan bersama dan membangun identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini memainkan peran penting dalam membentuk norma sosial, hukum, kebijakan, dan perilaku masyarakat dalam suatu kelompok atau negara.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasia yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan nummusan Pancasila yang termaktub calam Pacam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dan wakil yang mengalamamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata "Ketuhanan, yaitu dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihopusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian har den diganti dengan istilah Yang Maha Esa Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai skap para pendin bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab : Perubahan dalam rumusan Pancasila menunjukkan kedewasaan politik para pendiri bangsa Indonesia dalam mengatasi perbedaan pandangan. Ini mengajarkan kita pentingnya dialog, toleransi, dan kompromi dalam menjaga persatuan dan keberagaman di masa sekarang. Sikap ini harus menjadi landasan untuk menjaga harmoni sosial dan membangun bangsa yang kuat di era kontemporer.