Soal

1

Petunjuk: Bacalah setiap soal dengan cermat dan jawablah seluruh 3 soal secara analitis. Jawabannya tidak cukup berupa resolusi atau hafalan, tetapi harus menunjukkan kemampuan menghubungkan konsep ruang, wilayah, negara, kekuasaan, dan batas wilayah dalam perspektif Geografi Politik. Gunakan argumentasi yang logis dan contoh nyata untuk memperkuat jawaban. Waktu pengerjaan: 30 menit.

Soal 1 — Ruang dan Politik

“Dalam Geografi Politik, persoalan politik tidak hanya berkaitan dengan siapa yang berkuasa, tetapi juga di mana kekuasaan tersebut berlangsung.”
Analisis pernyataan tersebut dengan menjelaskan bagaimana lokasi, ruang, dan wilayah dapat mempengaruhi suatu persoalan politik. Gunakan satu contoh nyata untuk menunjukkan hubungan antara faktor geografis dan kekuasaan.

Soal 2 — Negara, Ruang, dan Kekuasaan

Suatu wilayah memiliki penduduk tetap, pemerintahan sendiri, wilayah yang dikuasai secara efektif, dan identitas politik yang kuat, tetapi statusnya sebagai negara masih diperdebatkan atau belum memperoleh pengakuan secara luas. Analisis fenomena tersebut dari perspektif Geografi Politik. Menjelaskan mengapa keberadaan wilayah dan penduduk belum tentu menyelesaikan persoalan kenegaraan, bagaimana kontrol terhadap ruang mempengaruhi kekuasaan politik, serta mengapa pengakuan penting dalam hubungan antarnegara. Gunakan satu kasus nyata sebagai contoh.

Soal 3 — Batas Wilayah dan Kedaulatan

“Batas wilayah bukan sekadar garis pada peta, tetapi merupakan hasil interaksi faktor fisik, budaya, sejarah, dan politik.”
Analisis pernyataan tersebut menggunakan satu contoh batas wilayah nyata . Menjelaskan di mana batas tersebut berada, mengapa batas tersebut terbentuk di lokasi tersebut, faktor apa yang paling dominan dalam pembentukannya, siapa aktor yang berkepentingan , serta bagaimana batas tersebut berkaitan dengan kekuasaan dan pengawasan negara . Akhiri dengan kesimpulan mengenai makna batas tersebut dalam perspektif Geografi Politik.