Weekly outline
General
Pertemuan 1 Tanggal 12 Februari Pembahasan RPS, Kontrak Perkuliahan, dan pembagian Tugas
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dengan lingkup bahasan meliputi: Pengertian Dan Hakikat IPS Dalam Program Pendidikan Konsep Dasar Antropologi, Sosiologi Dan Psikologi Sosial, Konten IPS, Pengaruh Kebudayaan Luar Terhadap Kebudayaan Indonesia Perekonomian Indonesia, Lingkungan Fisik Wilayah Dan Hubungannya Dengan Kehidupan Manusia Serta Kemajemukan Ras, Etnik Dan Agama Nusantara Menggunakan Peta, Atlas, Dan Globe Untuk Mendapatkan Data Dan Informasi Spasial (Geospasial), Lingkungan Hidup Dan Keanekaragaman Sumberdaya Alam, Individu Masyarakat dan Negara.
Simak Pembagian kelompok di Excel dapat dilakukan secara otomatis, acak, maupun terstruktur menggunakan fitur Sorting
Pertemuan 2 Tanggal 19 Februari Pentingnya IPS dalam program pendidikan dan Hakikat IPS (Sejarah, pengertian, tujuan dan ruang lingkup)
Pendidikan Ilmu Sosia (IPS) memainkan peran penting dalam kerangka pendidikan, bertindak sebagai dasar untuk pengembangan karakter siswa dan kompetensi sipil dalam konteks dinamika sosial yang rumit. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip sejarah, geografi, ekonomi, dan sosiologi, IPS tidak hanya memberikan siswa wawasan tentang struktur sosial dan warisan budaya tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka untuk mengatasi tantangan sosial sambil menumbuhkan nilai-nilai empati dan toleransi. Akibatnya, IPS berfungsi sebagai alat strategis untuk menumbuhkan generasi yang cerdik secara intelektual, sadar sosial, dan mampu beradaptasi dengan bijaksana dalam lanskap global yang terus berkembang.
Prinsip inti Ilmu Sosif (IPS) merupakan penggabungan metodis dari beragam disiplin ilmu sosial dan humaniora, disesuaikan untuk tujuan pendidikan di lembaga terapan untuk menumbuhkan warga yang reflektif dan terlibat. Secara historis, IPS dipahami sebagai reaksi terhadap tantangan sosial yang rumit setelah Revolusi Industri dan sejak itu menyaksikan integrasi substansial ke dalam kerangka pendidikan kontemporer (seperti Studi Sosif di Amerika Serikat) untuk meningkatkan persatuan sosial. Pada dasarnya, IPS mewakili sintesis sejarah, geografi, ekonomi, dan sosiologi, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran peserta pendidikan akan masalah sosial, mempromosikan sikap mental yang konstruktif, dan memperlengkapi mereka untuk secara mahir mengatasi perbedaan yang ada di lingkungan mereka. Luasnya meliputi hubungan interpersonal, interaksi manusia dengan lingkungan, di samping dinamika perubahan temporal dan sistem nilai yang berkembang dalam masyarakat.
Bisa disimak Video Penjelasan lan sebagai sumber rujukan
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
- This week
Pertemuan 3 Tanggal 26 Februari Konsep Dasar Ilmu-Ilmu Sosial seperti Geografi, Sejarah, Ekonomi Dan Koperasi
Prinsip-prinsip dasar ilmu sosial menggabungkan berbagai sudut pandang untuk memahami kompleksitas keberadaan manusia, di mana Geografi menggarisbawahi interaksi spasial atau timbal balik antara individu dan lingkungannya, sementara Sejarah berkonsentrasi pada dimensi temporal yang mencatat transformasi dan kontinuitas kejadian sejarah. Sebaliknya, Ekonomi mengkaji perilaku manusia dalam alokasi sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan esensial, sebuah konsep yang, dalam kerangka Indonesia, ditambah dengan gagasan Koperasi sebagai pendidik sosial ekonomi yang memprioritaskan prinsip-prinsip ikatan keluarga dan kesejahteraan kolektif. Keempat komponen ini menyatu untuk membentuk kerangka holistik untuk menganalisis fenomena sosial, yang mencakup pertimbangan teritorial, asal usul sejarah, dan otonomi keuangan masyarakat.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 4 Tanggal 5 Maret Konsep Dasar Antropologi, Sosiologi, Psikologi Sosial Politik Dan Pemerintahan
Prinsip-prinsip dasar dalam kumpulan disiplin ilmu ini berkonsentrasi pada keberadaan kemanusiaan, baik sebagai entitas yang berbeda maupun sebagai komponen integral dari kerangka sosial yang lebih luas. Antropologi menyelidiki manusia melalui warisan budaya mereka, tradisi sejarah, dan evolusi biologis untuk mendapatkan wawasan tentang permadani identitas yang kaya, sedangkan sosiologi menganalisis dinamika hubungan interpersonal, struktur institusi sosial, dan perilaku kolektif yang membangun tatanan masyarakat. Sebaliknya, Psikologi Sosif berfungsi sebagai saluran antara bidang-bidang ini dengan mengeksplorasi bagaimana proses kognitif, respons emosional, dan tindakan individu dibentuk oleh pengaruh orang lain, sehingga menawarkan wawasan mendalam tentang motivasi dan persepsi manusia dalam konteks komunal.
Dalam domain otoritas, Politik dan Pemerintahan berfungsi sebagai mekanisme untuk orkestrasi kepentingan publik dan alokasi kekuasaan formal. Teori politik menggarisbawahi metodologi untuk memperoleh kekuasaan, seluk-beluk pengambilan keputusan, dan kebijakan yang mengatur kehidupan warga negara, sementara pemerintahan berkaitan dengan organisasi struktural dan proses administrasi negara dalam penegakan undang-undang. Interaksi antara pemahaman perilaku manusia (meliputi antropologi, sosiologi, dan psikologi) dan kerangka pemerintahan (mencakup politik dan pemerintahan) sangat penting untuk menumbuhkan tatanan sosial yang stabil, adil, dan demokratis.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 5 Tanggal 12 Maret
Pertemuan 6 Tanggal 19 Maret Mencari Fakta, Konsep, Generalisasi Dan Teori Dalam IPS
- Dalam bidang pembelajaran IPS, pemahaman dimulai melalui informasi faktual, yang mencakup data objektif atau peristiwa aktual yang telah terjadi, seperti tanggal proklamasi atau koordinat geografis lokal tertentu. Elemen-elemen faktual ini kemudian dikategorikan berdasarkan karakteristik bersama mereka untuk membangun konsep, yang berfungsi sebagai abstraksi yang menunjuk kolektif fakta (misalnya, konsep “migrasi,” “inflasi,” atau “budaya”). Fakta didefinisikan dan terbatas, sedangkan konsep mulai memberikan interpretasi yang lebih luas dari data mentah, memfasilitasi pemahaman kognitif. Selain itu, keterkaitan antara dua atau lebih konsep yang terhubung memuncak dalam generalisasi, didefinisikan sebagai pernyataan komprehensif yang menjelaskan hubungan sebab-akibat atau pola dominan perilaku masyarakat. Ketika generalisasi ini menjalani validasi berulang untuk akurasi dan diatur ke dalam kerangka pemikiran yang koheren yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena sosial secara menyeluruh, konstruksi teoretis muncul. Akibatnya, struktur IPS berkembang secara hierarkis dari data nyata ke abstraksi yang semakin rumit, meningkatkan kemampuan kita untuk memprediksi dan memahami seluk-beluk dinamika sosial.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 7 Tanggal 26 Maret Nilai Dan Sikap Dalam IPS
Dalam bidang pendidikan Ilmu Sosif (IPS), nilai berfungsi sebagai landasan filosofis yang menetapkan tolok ukur keunggulan dan kebenaran bagi siswa dalam keterlibatan komunitas mereka. Nilai-nilai tidak hanya berkomitmen pada ingatan; melainkan, mereka berasimilasi untuk menumbuhkan perspektif kritis dan etis. Sebagai pendidik, peran kami adalah untuk memfasilitasi pemahaman siswa tentang nilai-nilai teoritis melalui pembelajaran investigasi, nilai-nilai praktis untuk perolehan keterampilan hidup, dan nilai-nilai pendidikan yang memperoleh wawasan dari peristiwa sejarah atau fenomena sosial. Dengan memahami nilai-nilai ini, siswa tidak hanya menjadi sadar akan “apa” yang terjadi di dunia tetapi juga memahami “mengapa” mereka harus berinvestasi dalam kerangka sosial itu.
Bersamaan dengan itu, sikap mewakili ekspresi konkret atau tanggapan otentik siswa yang berasal dari nilai-nilai yang mereka junjung tinggi. Dalam konteks IPS, sikap mencakup kesiapan mental yang mengintegrasikan dimensi kognitif (pemahaman), afektif (perasaan), dan konatif (kecenderungan untuk bertindak). Misalnya, ketika seorang siswa mewujudkan nilai pengelolaan lingkungan, sikap yang dihasilkan adalah ketidaknyamanan dengan adanya polusi, yang pada akhirnya diterjemahkan ke dalam perilaku proaktif yang bertujuan menjaga kebersihan. Adalah tanggung jawab kami sebagai pendidik untuk melampaui penyebaran informasi belaka dan untuk memfasilitasi transformasi dalam sikap ini, memungkinkan siswa untuk berkembang menjadi warga negara yang demokratis dan toleran dengan empati sosial yang mendalam.
Interaksi antara nilai dan sikap adalah apa yang menumbuhkan kompetensi sosial yang komprehensif. Pendidikan IPS yang optimal diwujudkan ketika nilai-nilai yang ditinggikan diinternalisasi oleh siswa dan kemudian dimanifestasikan dalam sikap sehari-hari mereka, seperti menghargai pendapat yang berbeda atau berkolaborasi di tengah keragaman. Akibatnya, pengasuhan nilai-nilai dan sikap tidak dapat dicapai melalui kuliah satu dimensi; sebaliknya, itu membutuhkan keterlibatan sadar kita sebagai pendidik dan pembinaan lingkungan kelas yang reflektif. Dengan demikian, IPS melampaui subjek hafalan; itu berkembang menjadi wadah untuk mengembangkan karakter dan kemanusiaan.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 8 Tanggal 2 April UTS
Pertemuan 9 Tanggal 9 April Pengaruh Kebudayaan Luar Terhadap Kebudayaan Indonesia
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 10 Tanggal 16 April Perjuangan Indonesia Dalam Mencapai dan Mempertahankan Kemerdekaan
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 11 Tanggal 23 April Kegiatan Pokok Ekonomi BUMN, CV PT PERMA, Koperasi dan Bisnis Di Indonesia
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 12 Tanggal 30 April KUIS
Pertemuan 13 Tanggal 7 Mei Lingkungan Fisik Wilayah Nusantara dan Hubungan Dengan Manusia
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 14 Tanggal 14 Mei Kemajemukan RAS, Etnik dan Agama di Indonesia
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 15 Tanggal 21 Mei Sikap Sosial Masyarakt berdasarkan Struktur, Pranata dan Proses Sosial Budaya
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 16 Tanggal 28 Mei UAS