Kuliah ini akan mengkaji dinamika hubungan internasional di Asia Timur yang difokuskan pada empat aktor utama, yaitu Cina, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, dan Taiwan. Sebagai salah satu kawasan yang sangat dinamis di dunia, terutama pasca-Perang Dingin, di satu sisi, Asia Timur merupakan salah satu poros ekonomi dunia. Beberapa indikator utama yang terkait dengan capaian ekonominya terlihat mengagumkan. Hal itu dimungkinkan karena kedisiplinan masyarakatnya dalam memaknai identitas dan ketekunan menghormati nilai-nilai filosofis dalam kehidupan (Asian values), kecerdasan dalam mengelola beragam industri, kepiawaian dalam memanfaatkan keterbukaan pasar, serta integrasi ekonomi (kerja sama perdagangan)-nya yang relatif kuat secara global. Dalam konteks kekinian, kebangkitan ekonomi Cina menjadi suatu pembahasan yang penting dan menarik.

Namun, pada sisi lain, di Asia Timur terdapat pula sejumlah konflik yang sangat krusial bagi stabilitas regional mengingat terdapat beberapa negara yang memiliki kekuatan nuklir. Selain itu, serangkaian persoalan sosial dan sengketa perbatasan (klaim wilayah kedaulatan) antarnegara juga semakin memperuncing rasa saling curiga. Terlebih lagi, dari aspek historis, kehadiran dua kekuatan adidaya – Amerika Serikat dan Uni Soviet/Rusia – menjadikan dinamika politik, keamanan, dan perimbangan kekuatan di kawasan ini kian kompleks dan relatif tidak pasti; khususnya krisis di Semenanjung Korea dan upaya reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan.

Pada bagian awal kuliah ini, mahasiswa akan diajak untuk memahami dimensi geografis, historis, demografis, dan kebudayaan kawasan Asia Timur. Selain itu, dalam upaya memahami kawasan ini dengan lebih terarah, mahasiswa akan diajak pula untuk memahami kerangka/ pendekatan teoritis hubungan internasional di Asia. Perkuliahan akan dibagi menjadi serangkaian topik yang dipandang penting dan krusial untuk dipelajari. Bukan berarti bahwa beragam topik lain yang tidak dibahas di dalam perkuliahan ini adalah tidak penting; mahasiswa diharapkan dapat mengkaji pelbagai topik lain itu agar pemahaman mereka tentang kawasan Asia Timur semakin dalam dan luas.

Mata kuliah Matematika Bisnis   mencakup berbagai macam konsep penggunaan perhitungan matematika, memahami secara luas matematika bisnisi yang diterapkan dalam dunia Kerja  dan pekerjaan dalam rangka penerapan Matematika Bisnis  yang berguna bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi matematika dan perhitunganya, serta menerapkanya didalam kehidupan sehari-hari. Berbagai peran manajer dalam penerapan Matematika Bisnis   di dunia Kerja  juga akan dicakup dalam mata kuliah ini.