Diskusi Pertemuan 2

Karakteristik pembelajaran kelas rangkap

Re: Karakteristik pembelajaran kelas rangkap

DAFFA RISWADI གིས-
Number of replies: 0
Nama: Daffa Riswadi
NPM: 2313053165

Izin menjawab diskusi,

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap video pembelajaran yang diberikan, dapat dianalisis bahwa kegiatan tersebut merupakan praktik Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) model 221, yaitu satu guru mengajar dua kelas berbeda dengan dua mata pelajaran dalam waktu yang bersamaan. Model ini umumnya diterapkan pada kondisi keterbatasan tenaga pendidik.

Pada pelaksanaan pembelajaran, guru telah menunjukkan kemampuan dalam mengelola kelas dengan baik. Guru memberikan instruksi awal yang jelas kepada masing-masing kelompok, kemudian mengatur kegiatan belajar secara bergantian. Saat guru fokus pada satu kelas, kelas lainnya diarahkan untuk melakukan kegiatan mandiri seperti diskusi atau mengerjakan tugas. Hal ini menunjukkan bahwa guru berperan tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator dan pengelola pembelajaran.

Dari sisi peserta didik, terlihat bahwa siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan cukup baik. Mereka menunjukkan sikap mandiri, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Aktivitas ini mencerminkan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered), di mana siswa tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran guru dalam setiap proses belajar.

Pembelajaran PKR model 221 memiliki beberapa kelebihan, di antaranya efisiensi dalam kondisi keterbatasan guru, melatih kemandirian siswa, serta meningkatkan tanggung jawab dan kerja sama. Namun demikian, terdapat juga beberapa tantangan, seperti tuntutan kemampuan guru dalam mengatur waktu dan kelas secara efektif, serta potensi kurang kondusifnya suasana belajar ketika guru tidak berada di salah satu kelompok.

Jika dikaitkan dengan penggunaan media pembelajaran, model ini sangat memungkinkan untuk dikombinasikan dengan Computer Assisted Instruction (CAI) dan Computer Based Instruction (CBI). CAI dapat membantu menyampaikan materi secara interaktif saat guru fokus pada kelompok lain, sedangkan CBI mendukung siswa belajar secara mandiri melalui media berbasis komputer. Dengan demikian, penggunaan teknologi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran kelas rangkap.

Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PKR model 221 merupakan solusi yang efektif dalam kondisi tertentu, namun memerlukan perencanaan yang matang, keterampilan manajemen kelas yang baik, serta dukungan media pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.